
Keesokan hari nya Kompetisi kembali dilanjutkan 50 besar tahap pembentukan inti.
Dengan penuh semangat Ling yu yang ditemani a ling dan li chen bersama para bawahan lain nya memasuki tempat peserta kompetisi untuk mendapatkan posisi 25 besar.
Mereka tiba sangat pagi sekali tiba ketika matahari baru menunjukan sinar nya, tidak hanya mereka bahkan beberapa peserta dari sekte dan klan besar terlihat juga di sana.
Kali ini kompetisi berlanjut tanpa mengambil no urut karena masih mengikuti no urut sebelum nya.
Matahari bersinar semakin terang dan kembali tetua mo shan zhu sebagai juri terbang di atas arena dan mengumumkan jika kompetisi dimulai.
Peserta yang dipanggil pun memasuki arena.
Disana terlihat A ling telah memasuki arena pertandingan.
Ada juga dari pasukan kota huatao dan juga pasukan bayangan malam.
Tanpa berlama lama dari masing masing peserta melakukan serangan dan perlawan jual beli serangan pun terjadi. Hingga beberapa saat akhirnya keluar pemenang dari masing masing arena termasuk a ling yang menang tipis meski pun ranah nya masih di tahap pembentukan inti *2 dan lawan nya pembentukan inti *3
Begitu pula pasukan kota huatao dan pasukan bayangan malam melaju pada babak selanjutnya.
Pertandingan selanjut nya tiba lah Li chen dan beberapa pasukan kota huatao memasuki arena. Meski Li chen tidak terlihat tingkat kultivasi nya karena memang pelatihan nya adalah pelatihan fisik dan teknik pernafasan nya. Akhirnya Li chen dapat memenangkan pertarungan kembali dan melaju pada babak selanjut nya.
semua orang terkagum dengan bakat yang di miliki oleh Li chen tersebut bahkan beberapa orang dari kekaisaran dan juga Klan Li memikirikan hal licik untuk membawa nya kembali ke klan dan kekaisaran bagaimana pun cara nya.
Mereka berfikir teknik yang dilatih nya itu dapat digunakan bagi para prajurit atau pun keluarga mereka yang memiliki kecacatan akibat peperangan ataupun kecelakaan dalam pertarungan.
Disisi lain ada juga peserta dari kerajaan Luo yaitu pangeran Luo zhi yang juga melaju pada babak selanjut nya karena memang kultivasi nya lebih tinggi dari pada peserta lain nya, walaupun tidak bisa dibandingkan dengan para pangeran dari kekaisaran dan juga kerajaan lain.
Pertandingan pun berlanjut dan telah mendapatkan 20 peserta yang mengikuti babak selanjut nya, hingga pertandingan terakhir kembali Ling yu memasuki arena bersama peserta lain yang melakukan pertandingan.
Kali ini lawan dari Ling yu adalah pasukan kota huatao yang sudah pasti sangat menghormati tuan putri nya tersebut.
"Sungguh sial lawan ku adalah tuan putri," ungkap peserta dari kota huatao dalam benak nya.
Dan hasilnya pun langsung di tentukan karena saat pertandingan dimulai lawan dari Ling yu langsung saja berteriak menyerah.
"Aku menyerah"
__ADS_1
" Aku tidak mungkin bertarung dengan tuan putri yang aku hormati, meski ini hanya kompetisi biasa dan memang dari tingkat kultivasi tuan putri berada jauh di atas ku." pasukan kota huatao berbicara sambil menundukkan badan nya hormat.
Setalah penentuan pemenang yaitu Ling yu dan beberapa peserta lain nya kompetisi pun usai dan dilanjutkan deng istirahat beberapa waktu untuk mengembalikan energi dsri masing masing peserta.
Kembali ke arena kompetisi dilanjutkan dan dari 25 peserta ini kembali mengambil no urut secara acak. Jika mendapati no 25 maka peserta akan menunggu hingga mendapati 12 besar dan akan menantang dari salah satu peserta untun menggantikan posisi 12 besar.
Keberuntungan berpihak pada Ling yu kali ini dia mendapatkan no urut ke 25 yang artinya lolos untuk ke babak selanjut nya.
Ke 24 peserta lain langsung saja memulai pertandingan dalam 4 arena yang di sediakan untuk Ling yu kembali ke pada kursi peserta dan menunggu bersama para saudara nya yang terus bermeditasi dan menunggu hasil dari kompetisi.
Dalam pertandingan ini A ling dan Li chen berjuang keras untuk dapat lolos pada babak selanjut nya.
Naas bagi a Ling yang mendapatkan lawan pangeran Luo zhi yang sudah dikenal nya.
Dan pangeran sendiri telah lebih dulu menapaki ranah pembentukan inti jadi pangeran ini lebih tinggi kultivasi nya dibandingkan A ling.
Li chen tetap mendapatkan keberuntungan dan lolos ke babak selanjut nya, kemenangan ini karena lagi lagi lawan nya meremehkan Li chen karena tidak merasakan energi kultivasi nya.
Komandan Pasukan kota huatao yaitu za noe juga berhasil lolos memasuki babak selanjuta nya dan juga 2 orang pasukan bayangan malam yaitu hao lu dan sin dou yang berhasil lolos pada 12 besar ini.
Sebelum memilih lawan nya terdengar teriakan dari salah satu peserta
"Nona cantik sebaiknya kau pulang saja tidak perlu meneruskan dan memilih melawan salah satu dari kami. Kemungkin kau akan terluka karena kau lah satu satu nya peserta wanita yang beruntung memasuki 12 besar ini!
" bagaimana jika tunggu aku memenangkan kompetisi ini dan kau harus menemaniku atau menjadi calon istri ku." ucap salah satu peserta yang terus menerus berkata pada Ling yu dan merasa percaya diri memenangkan pertarungan dengan kultivasi nya yang berada pada pembentukan inti *6
Sontak saja beberapa peserta lain dan juga beberapa orang penonton mengeluarkan tekanan kultivasi dan aura energi yang ditujukan pada peserta yang lancang tersebut hingga membuat nya terduduk merasakan tekanan dari beberapa orang meskipun tekanan itu tidak begitu kuat tapi karena banyak nya yang melakukan tekanan aura tersebut tetap saja dirinya merasa berat menahan aura energi yang tertuju padanya.
Ling yu yang sudah tau dari mana saja aura tersebut berasal dengan tegas mengeluarkan suara nya memprovokasi.
"Hanya dengan kekuatan mu yg tidak seberapa itu apakah layak untuk menyita waktu ku untuk menemani mu. Apakah kau tidak pernah berkaca diri, lebih baik tunjukan pada ku apakah benar kau akan memenangkan pertarungan?" ucap ling yu yang melambaikan tangan sebagai tanda bagi beberapa orang untuk melepas tekanan aura energi nya
Mendengar provokasi ling yu peserta tersebut bangkit dari duduk nya dan melompat ke arena untuk segera membuktikan ucapan nya.
Alhasil pertandingan pun dimulai dengan aba aba dari juri.
"Bruk "
__ADS_1
"Brak"
"Trang trang trang"
"Bugh"
"Bughh...."
Suara suara beradu serangan dan beradu senjata terdengar saat mereka bertanding, belum lama waktu dimulai mereka telah beradu serangan puluhan kali dan masih membaca kelemahan masing masing.
"Nona sudah kukatakan lebih baik menyerah saja, pedang ku dan pukulan ini tidak memiliki mata takut nya akan merobek kulit mulus mu itu" ucap lawan.
Ling yu yang sudah merasa tersulut emosi tapi masih ditahan nya sedari awal. Akhirnya dengan kesal mengeluarkan aura energi kultivasi nya yang berada pada pembentukan inti *9 dan juga tekanan jiwa yang begitu kuat, untuk menekan lawan.
Memang selain melatih kultivasi nya itu Ling yu juga terus berlatih teknik kultivasi jiwa bahkan beberapa kali membantu saudara pertama dan ke 2 nya dalam mengolah pil dengan pengendalian kekuatan jiwa.
Disisi lain lawan nya telah tersungkur membentur tanah tak kuasa menahan tekanan yang dikeluarkan Ling yu. Bahkan badan nya tak bisa digerakkan kembali.
Ling yu mendekati lawan nya tersebut dan menempelkan pedang pada leher nya.
Saat ini lawan nya yang tadi begitu sombong kini terkejut dan ketakutan dengan tingkatan dari Ling yu apalagi saat ini leher nya telah siap tertebas pedang dari Ling yu.
Dengan sekuat tenaga sambil menahan sakit dan tekan yang diterima, akhirnya pihak lawan tersebut mengeluarkan suara dengan perlahan yang mengandung sisa energi nya.
"Aaa.. Kuuu.. Mmmeeee meenyerah"!!!
" hidup tuan putri"
"Hidup nona muda"
"Hidup tuan putri"
Teriakan kembali terdengar dari berbagi tempat baik dari tim peserta yang telah gugur maupun dari kursi para penonton.
Dengan berakhir nya pertandingan maka kompetisi pun usai dengan terpilih nya 12 besar dan akan dilanjutkan esok hari untuk kompetisi ranah penyempurnaan.
Semua orang akhirnya kembali ke tempat masing masing tinggal atau menginap.
__ADS_1