
Selang beberapa waktu kemudian Ling feng dan Ling bai berada di restoran penginapan bulan perak untuk makan malam, mereka mendengarkan apa yang dibicarakan oleh para pengunjung, dan juga para pendekar.
Tetapi tetap saja tidak ada informasi lain nya, hanya informasi seperti yang mereka dapat saja, yaitu mengenai keadaan kota dan juga mengenai serangan racun yang belum ada penawarnya, bahkan para tabib istana dan di kota ini tidak mengetahui jenis racun ini. Tapi dari informasi yang didapat ada beberapa orang yang yang dikirim untuk mencari tabib di kota lain nya tak pernah terlihat kembali ke kota. Dengan spekulasi ini Ling feng dan Ling bai hanya membuat akumulasi bahwa ada pihak yang merencanakan semua kejadian di kota kerajaan.
Mereka kembali melanjutkan hal seperti biasa menikmati suasana kota dan membeli kebutuhan untuk mereka. Bahkan mereka sempat membuat jubah dari binatang buas dan pelepah kayu yang Ling feng bawa, sebagai pertahanan terkadang mereka mengunjungi para binatang buas jin mu dan yin yi yang berada di hutan luar kota dengan alasan berpatroli sekitaran kota bagian luar tetapi tidak ada tanda kelompok atau pihak lain yang mencurigakan.
**************
Beberapa hari kemudian di luar gerbang kota ada sekelompok orang yang memasuki gerbang kota dengan kereta kuda yang tampak unik karena kereta kuda tersebut berbeda dari yang lain nya, kereta kuda ini gabungan dari dua kereta kuda bagian depan seperti kereta barang tetapi di tempati oleh 2 orang remaja, dan bagian belakang nya kereta penumpang yang tertutup. Dan kereta ini ditarik oleh kuda siluman yang tampak gagah karena selain ukuran nya yang besar dan juga memiliki tanduk kecil di dahi nya.
Saat didepan gerbang kota mereka seperti biasa diperiksa mengenai identitas dan tujuan mereka.
"Selamat datang di kota kerajaan Luo, Apakah ada yang akan dilakukan di kota ini pendekar muda." kali ini dekan Gu yang turun tangan langsung memeriksa rombongan ini karena dilihat dari jauh saja sudah mencolok dan terlihat bahwa mereka adalah para pendekar muda.
Ling xuan dan A ling yang memegang token identitas mereka pun menunjukan bahwa mereka dari kota huatao, dan akan singgah di kota kerajaan Luo untuk beristirahat dan juga mengunjungi paviliun baozang membeli kebutuhan perjalanan.
Dekan Gu mempersilahkan mereka memasuki kota dan berpesan untuk tetap berhati hati karena keadaan kota sedang masa darurat. Jadi sering kali para pendekar yang tidak bergabung dalam pasukan penjaga kota selalu dicurigai, lalu dekan Gu merekomendasikan penginapan bulan perak untuk mereka jadi kan tempat bermalam karena hari menjelang malam.
Saat rombongan, Memasuki kota dan berlalu pergi dekan gu kembali melaporkan keadaan ini pada pangeran mahkota yang berada di akademi Kerajaan.
"Hormat pangeran mahkota, saat berjaga di gerbang kota ada sekelompok pendekar muda yang memasuki kota ini. Mereka menunjukan identitas dari kota huatao di kerajaan Bing. Dalam kelompok ini ada 1 orang yang memiliki kultivasi ranah Penyempurnaan jika Pangeran ingin memeriksa dan bertemu dengan nya hamba telah merekomendasikan mereka ke penginapan bulan perak". Dekan Gu yang memberi laporan pada pangeran
"Pendekar muda dengan kultivasi tinggi. Berarti Dia lebih hebat dari ku" apakah kerajaan bing memiliki pendekar muda seperti itu?" lalu kenapa dekan Gu tidak merekrut nya saja?"
Ucap pangeran yang memberi pertanyaan.
"Bukan nya tidak mau" pangeran pasti paham jika mereka memiliki ranah kultivasi tinggi Dengan usia masih muda, berarti setidak nya mereka adalah murid akademi kerajaan disana dan juga pasti memiliki latar belakang tidak biasa. Apakah layak jika aku merekrut nya?" "Dan lagi pasti wakil ketua akademi mencurigai nya kembali seperti sebelum nya. Lebih baik kita berhubungan baik saja dengan mereka, dan jika merekadapat membantu pangeran berarti itu menjadi berkah bagi kerajaan kita ini. Apa pangeran paham maksud ku?"
Kembali dekan gu yang menjelaskan dan juga membuat pangeran Luo berfikir. Ada baik nya jika berhubungan baik dengan mereka, jika dapat membantu ini hal baik bagi kedua kerajaan, karena selama ini kerajaan Luo dan kerajaan Bing tidak pernah berseteru. Dan juga tidak melakukan kerja sama, hanya berdiri sendiri sendiri saja tidak mengusik satu sama lain.
"Terima kasih dekan gu, Baiklah aku akan berkunjung menemui mereka, sekaligus bertemu saudara feng dan saudara bai. Sudah beberapa hari ini kita tidak melakukan pertemuan". Lanjut pangeran Luo
__ADS_1
Di penginapan bulan perak ling xuan dan lain nya tiba dan memesan 3 kamar Penginapan, 2 kamar mewah untuk ling xuan dan ling zia long, dan ling yu terpisah sendiri, 1 kamar umum untuk A ling dan Li chen. Meski mereka pada awal nya hanya meminta istirahat di kereta kuda saja, tapi tetap di berikan kamar meskipun hanya kamar sederhana.
Sebelum memasuki kamar penginapan mereka memilih untuk berkunjung ke restoran tempat berkumpul nya para pengunjung, di sana mereka ingin mencari informasi mengenai kota kerajaan ini. Mereka memilih tempat di pojokan dekat dengan jendela,
Ling yu mendengarkan apa yang dibicarakan kebanyak orang, dia dapat mendengar mengenai sakit nya raja dan para petinggi kerajaan yang terserang racun. Hingga saat ini belum juga dapat penawar nya dan juga belum menemukan titik terang dari bencana ini. Apalagi dengan ada nya kelompok yang dinamakan serigala hitam yang menjadi teror bagi penduduk kota kerajaan Luo.
Kaka pertama seperti nya kelompok yang kita hancurkan sebelum nya hanya sebagian dari kelompok ini. Sepertinya sebagian lagi telah memasuki kota kerajaan. Bisik Ling yu pada Ling zia long.
Sedang asyik nya Ling yu mendengarkan pembicaraan para pengunjung restoran, dari arah pintu tampak ada 3 orang pria yang memperhatikan mereka dengan tatapan tajam. Tidak ingin mengulang kejadian sebelum nya Ling yu membuat susuan formasi pada meja nya agar siapapun tidak dapat mendekati meja Ling yu dan lain nya.
Melihat kakak ke 3 nya waspada membuat Ling xuan dan lain nya berdiri dengan sikap waspada juga.
Ketiga orang pria itu melangkah mendekat ke meja Ling yu, yang tidak mengendurkan formasi nya.
"Pangeran Luo mendatangi restoran" teriak salah satu pengunjung membuat semua orang yang ada di restoran berlutut semua nya. Terkecuali meja Ling yu yang tampak biasa saja, bahkan A ling dan Li chen yang ingin ikut berlutut pun ditahan oleh Ling xuan.
"Hohoho apakah yu'er kecilku bersikap begini saat bertemu dengan ku?" ucap suara pria dari salah satu yang menghampiri mereka.
Sontak membuat Ling yu dan yang lain nya pun terkejut mendengar.
Ling yu membuka susunan formasi dan
Wussshh...... Wushhh.......
Booooommmmmmm
Ling xuan dan Ling bai melompat beradu tinju.
Booommmm...
__ADS_1
Booommm....
Beberapa Pukulan mereka kerahkan membuat semua orang yang berlutut tadi bergegas keluar tidak ingin menderita karena dampak serangan mereka berdua. Pangeran dan Ling zia long yang berada di meja membuat pertahanan dari energi mereka masing masing
"Aduhhh aw aw adu_ _ duuhhhhh"
"Aduuuhhhh"
"Hentikan"
"apa kalian ingin menghancurkan penginapan ini", suara Ling yu terdengar dengan kedua tangan nya menempel pada telinga Ling bai dan Ling xuan
" ampunnnnn kaka ke 3"
Teriak Ling bai dan Ling xuan bersamaan.
Ling zia long, Ling feng dan pangeran Luo hanya menggeleng kepala melihat tingkah mereka berdua.
"Apa kalian akan menghancurkan penginapan ini huh? Teriak Ling yu kembali.
"Hahahahaha"
"jika hancur bukan kah nanti kaka pertama akan mengganti nya?" ucap Ling bai yang kembali menjawab.
"Sudah sudah kalian duduklah kita makan bersama" suara Ling zia long yang menengahi keributan para saudara nya.
Mereka para saudara Ling berkumpul dan juga bersama pangeran didalam restoran tersebut. Karena pengunjung lain telah berhamburan jadi hanya mereka saja yang berada di restoran itu. Dengan mengeluarkan koin emas 30 keping itu membayar kerugian atas berhamburan nya para pengunjung yang belum membayar.
Mereka di dalam restoran pun makan bersama dan berkumpul. Yang awal nya pangeran ingin berbicara mengenai tujuan merekrut nya untuk membantu kerajaan akhirnya tertunda karena acara bahagia pertemuan para saudara ini.
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_--_
__ADS_1