
Keesokan hari nya, Ling zia long telah di dikunjungi oleh pihak paviliun baozang, kebetulan manager paviliun baozang kembali di temani oleh putra nya Li dong dan juga anggota paviliun yang Sebelum nya mereka bantu. Jadi pembicaraan mereka lebih akrab.
Ling zia long pun menyelesaikan pembayaran kediaman tersebut dengan harga 5 juta keping emas menurut paviliun baozang ini harga tersebut termasuk murah karena memang lokasi nya yang jauh dari pusat kota dan juga bangunan yang sudah lama tak terpakai.
Selain itu juga paviliun baozang memberikan token kependudukan dengan jumlah 100 token secara cuma cuma, itu di maksudkan untuk membalas kebaikan dari Ling zia long dan para saudaranya. Semua dilakukan agar hubungan antara mereka semakin dekat.
Selesai dengan pembayaran dan pengurusan mengenai kediaman, ling zia long bersama pasukan nya memperbaiki bangunan tersebut. Dengan bantuan pihak paviliun baozang yang memperkerjakan beberapa pihak mengenai pembangunan, kediaman tersebut dirubah menjadi lebih megah.
Butuh waktu untuk membangun kediaman tersebut, saat ini para saudara memanfaat kan waktu dengan berlatih kembali dan juga menikmati suasana ibukota kekaisaran Li. Bahkan li chen dan A ling kembali menutup diri untuk melakukan kultivasi, Li Chen dan A ling juga memanfaatkan situasi ini untuk menyerap buah persik bumi yang sebelum nya didapat dari Ling zia long. Saat Li chen menyerap persik bumi tersebut A ling selalu membantu menyerap energi nya. Saat menyerap energi dari buah abadi tersebut Li chen menemukan hal aneh pada tubuhnya karena energi yang diserap nya tidak membentuk dantian nya tetapi seperti mengalir terus menerus di meridian. Bahkan meridian nya tampak lebih kuat dan lebih besar, tubuh Li chen pun berubah menjadi seorang pria berotot. Hal ini membuat A ling pun Kebingungan jadi mereka memutuskan untuk mempertanyakan hal ini pada Ling zia long. Berbeda dengan Li chen justru A ling yang diuntungkan dengan buah abadi ini dengan menyerapnya dia telah menembus ranah kultivasi pembentukan Qi*8 dari pembentukan Qi*4 A ling menerobos berturut turut karena selain buah persik bumi tersebut, dia juga masih memiliki herbal pemberian Ling xuan sebelum nya.
Hari hari berlatih pun dilalui oleh Ling zia long dan para saudara nya, Ling zia long juga kembali memberikan arahan pada pasukan nya terutama ji wou dan zu lei mengenai metode pelatihan fisik nya.
Selain berlatih di kediaman Ling zia long Sering kali mengunjungi paviliun baozang untuk membeli kebutuhan dan juga sumber daya bagi pasukan nya. dan hubungan antara Ling zia long dengan Li dong pun semakin dekat.
Saat ini ling zia long di temani oleh Li dong mengunjungi Alkemis di paviliun baozang kekaisaran, tepat nya di sebuah kediaman yang ada di belakang paviliun baozang itu sendiri. karena rasa penasaran ling zia Long atas pasokan pil energi yang selalu di beli nya dalam jumlah banyak, dan juga untuk melihat proses pembuatan pil secara langsung. Sebenarnya Ling zia long ingin membuat sendiri pil energi dengan mengikuti arahan kitab 1000 pengetahuan nya dan juga tungku pil yang dibeli nya saat pelelangan di kerajaan Luo. Tetapi karena pengalaman yang belum pernah mencoba mempelajari alkemis, jadi Ling Ia long tidak dapat memahami kitab 1000 pengetahuan nya.
Tiba di kediaman belakang paviliun, ling zia long diperlihatkan suasana ramai para pengunjung yang berniat membuat pil pribadi nya, ada juga beberapa orang dalam keadaan yang memprihatinkan terkena penyakit. Para pengunjung yang terkena penyakit ini biasa nya diperiksa oleh tabib Tetapi ada beberapa kasus bahwa tabib tidak dapat menyembuhkan nya, sehingga mereka datang untuk mencari solusi atas penyakit nya kepada alkemis untuk di berikan pil penyembuh tingkat tinggi atau pun untuk mencari solusi dari penyakit nya.
Dikarena kan Ling zia long disana bersama Li dong yang adalah tuan muda paviliun baozang, setiap pelayan pun melayani nya dengan baik bahkan pelayan itu mempersilahkan nya untuk menemui alkemis yang sedang membuat Pil.
Li dong pun mengajak Ling zia long ke tempat alkemis membuat Pil, dan memperkenalkan ling zia long kepada seorang alkemis sepuh yang sebagai tetua di paviliun baozang. Pria sepuh ini memiliki kultivasi tinggi berada pada ranah langit tinggi dan juga memiliki gelar master Alkemis.
__ADS_1
Dalam gelar alkemis itu dapat dikategorikan kedalam beberapa gelar,
Diantara nya adalah
Gelar Alkemis Pemula dapat membuat pil tingkat pemula.
Gelar Alkemis lanjutan dapat membuat pil tingkat menengah.
Gelar Alkemis tinggi dapat membuat pil tingkat tinggi.
Gelar Alkemis master dapat membuat pil tingkat bumi awal
Gelar alkemis master sempurna dapat membuat pil tingkat bumi tinggi
Gelar grand master dapat membuat pil tingkat langit awal.
Gelar grand master sempurna dapat membuat pil tingkat langit tinggi.
__ADS_1
"Selamat datang tuan muda ada gerangan apa tuan muda berkunjung ke kediaman Alkemis tua ini". Ucap sesepuh alkemis tersebut
" maaf kan aku tetua telah menyita waktu tetua. Aku hanya ingin mengajak rekan ku berkunjung ke tempat pemurnian pil disini, rekan ku ini merasa tertarik terhadap Alkemis." ucap Li dong memperkenalkan Ling zia long.
"Jika tuan muda yang melihat, Silahkan saja kalian berkeliling dan melihat pemurnian pil. Hanya saja tidak diperkenankan menganggu proses pemurnian pil. Jika kalian ada pertanyaan mengenai pengetahuan pil tanyakan pada pak tua ini. Agar tidak menggangu yang lain nya!" kembali alkemis tua itu berkata.
Li dong dan Ling zia long pun berkeliling untuk memperhatikan proses pemurnian pil. Tetapi yang diperbolehkan untuk mereka perhatikan hanya hanya untuk proses pemurnian pil tingkat pemula hingga tingkat inti saja.
Walau begitu Ling zia long dapat memahami pembuatan pil, dan untuk pemurnian pil tingkat penyempurnaan akan dipelajari nya seiring berjalan nya waktu. Karena dalam kitab nya tertulis berbagai pengetahuan mengenai alkemis beserta resep pembuatan nya.
Setelah puas memperhatikan proses pembuatan nya ling Zia long pun banyak bertanya mengenai dasar dasar pemurnian pil pada Alkemis sepuh yang diperkenalkan oleh Li dong. Alkemis tersebut tanpa sungkan memberikan arahan pada ling zia long karena memang sedang bersama Li dong yang sebagai tuan muda nya di paviliun baozang, dengan begitu alkemis sepuh berharap Li dong akan sedikit tertarik akan hal pemurnian pil tersebut. Dan benar saja setelah mendengar penjelasan mengenai alkemis Li dong pun menjadi bersemangat untuk mempelajari alkemis
"terima kasih banyak tetua mulai besok aku akan mencoba berlatih mengenai Alkemis bersama rekan ku ini, tetua tunggu saja kabar baik nya dari Paviliun alkemis, karena jika aku sudah mampu memurnikan sebuah pil aku akan mendaftarkan diri disana sebagai alkemis". Ucap Li dong yang berkeinginan menjadi alkemis. Karena dia tau sebenar nya Ling zia long berkeinginan membuat pil dan pasti menginginkan menjadi alkemis. Dengan dia ikut serta dalam pembelajaran bersama nya Li dong pasti akan mendapatkan arahan juga.
"Kalian jangan terburu buru nak, alkemis itu bukan lah sesuatu yang dapat di pelajari dengan mudah, selain harus mendapatkan herbal sebagai bahan nya, juga dibutuhkan ketelitian, jadi di saran kan jangan terlalu terburu buru ya." kembali Alkemis tua itu memberikan saran nya.
"Terima kasih banyak tetua, kami akan mengingat nya," ucap Ling zia long dengan hormat sekaligus berpamitan untuk meninggalkan kediaman alkemis tersebut.
Ling zia long dan Li dong pun kembali ke tempat masing masing. Dan akan kembali bertemu esok hari di kediaman Ling zia long dan saudara nya.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
__ADS_1