5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
26. Melawan Binatang Iblis


__ADS_3

Booommmm


Duaaarrff


Wuuuusssshhhhh


Booommmmmmmm


Terdengar suara suara ledakan daei penyerangan burung gagak emas yang mengekuarkan api dan elang perak yang mengeluarkan badai angin.


Para poendekar bersiap dengan mengeluarkan jurus masing masing sebagai oertahanann agar ke dua burung tersebut tidak masuk kedalam desa.


Dengan melontarkan anak panah yang dibalut Dengan energi para pendekar memberikan perlawanan terhadap ke dua burung. Tetapi tetap saja tidak ada yang dapat melukai para burung yang memiliki kekuatan tingkat 3 tersebut.


Disaat semua pendekar di desa panik karena tidak dapat melukai binatang buas tersebut bahkan energi nya telah terkuras melakukan serangan jarak jauh dengan busur panah.


Berbeda dengan Ling feng yang melakukan lompatan ke udara sangat tinggi mendekati para burung yang nenyerang dan melancarkan serangan serangan dengan busur panah kepada burung burung tersebut. Dan juga pertahanan menggunakan perisai nya yang membuat serangan buring tersebut tidak melukai ling feng, berbeda dengan keadaan para burung yang mendapatksn Beberapa luka dari tebasan pedang dan panah Ling feng di udara.


Yang membuat para binatang terjatuh ke hamparan kebun dan tanah para warga desa.


Dengan cepat Ling feng menghampiri gagak emas yang terluka karena berfikir dengan inti binatang nya itu dapat digunakan sebagai sumberdaya atribut api milik nya.


Tebasan tebasan dari jarak jauh diudara menyerang gagak emas yang terluka sebelum nya.


Wussshhhh booommmm


Wwwwwuuuusss Booommmmm


kwaaakkk kwaaakkkkk


Suara suara ledakan dari serangan Ling feng. Gagak emas yang sudah terluka hanya dapat bertahan tidak melakukan serangan balik.


Tuan pendekar ampuni kami. Ampun tuan pendekar. Terdengar suara dalam pikiran nya seketika membuat Ling feng menghentikan serangan.


Ling feng berjalan menghampiri gagak emas seketika elang perak melindungi nya membuat pertahanan dengan sayapnya.


Kwakkk kwaaakkk kwaaakkk


Ling feng mendekat dengan menyimpan kembali Pedang dan busurnya hanya kedalam kantung ruang. Dan hanya perisai saja yang berada di tangannya.


Aku tidak akan menyerang kalian lagi jika kalian berhenti menyerang desa ini. Suara Ling feng terhadap ke dua burung yang sudah mendapatkan luka luka di sekujur tubuh nya.


Kembali terdengar suara dalam pikiran ling feng, kami hanya menjalankan perintah saja tuan pendekar ampuni kami. Kami tidak berniat menyerang warga desa. Kami hanya membuat keributan saja agar warga desa keluar dari desa ini dan setelah keluar desa tuan kami adalah kelelawar darah, dan dia akan membunuh para manusia dan menyerap darah nya. Kami tidak dapat menolak perintah kelelawar darah itu karena kekuatan nya diatas kami.


Oh jadi kalian hanya sebagai umpan saja.


Lalu dimana tempat kelelawar darah berada. Tanya ling feng


Saat malam hari kelelawar darah akan keluar dan menyergap para warga desa di hutan belakang desa ini.


Ucap suara dalam pikiran Ling feng kembali. Itu adalah suara gagak emas dengan tingkatan nya saat ini ia hanya dapat berbicara melalui pikiran nya.


Baiklah aku tidak akan membunuh kalian tapi dengan syarat. setelah membunuh kelelawar darah itu aku ingin kalian membantu ku. Bagaimana? Ucap Ling feng kepada 2 burung dihadapannya.


Baik tuan pendekar kami akan mengikuti apapun perkataan tuan pendekar.


Sekarang pergilah dari sini dan bersembunyi lah. makan herbal ini, Ling feng berkata dan melemparkan herbal penyembuhan yaitu daun kunyit darah yang berkhasiat menyembuhkan luka luar ataupun dalam bagi para pendekar


Ling feng kembali melompat dan berlari ke desa. Sorak sorai suara para warga dan pendekar terdengar menggema meneriakan


Pahlawan muda


hidup pahlawan muda


Hidup pahlawan muda.


Para warga mengira bahwa Ling feng telah membunuh para binatang buas burung itu.


Tak memperdulikan teriakan warga Ling feng berlari menuju kepala desa.


Pak tua kemana arah penduduk yang bersembunyi dihutan mereka akan berbahaya disana, karena ada binatang iblis lain yang akan menghadang nya. Dan ini sudah larut malam. Mari kerahkan pasukan untuk menyusul mereka


Dengan tergesa gesa kelapa desa memerintahkan para pendekar melakukan apa yang di perintahkan Long feng dan kepala desa sendiri yang akan memimpin, karena bagaimana pun kepala desa memiliki ranah kultivasi Pembentukan inti *5 itu berada 4 tingkat dibawah ranah Ling feng.

__ADS_1


Dengan berlari kencang para pendekar dan kepala desa mengikuti arah ling feng yang ditunjukan oleh kepala desa ke arah belakang desa yang terdapat hutan rimbun sebagai tempat bersembunyi.


Aaahhhhhh tolong


Tolong ada ibliss


Tolonggg


Didalam hutan terdengar banyak suara teriakan para warga yang melihat warga lain nya terbunuh dengan hanya tersisa tulang yang dibalut kulit saja seperti terhisap semua vitalitas nya.


Pelaku pembunuhan ini adalah binatang Iblis kelelawar darah yang memiliki kekuatan tingkat 4 awal. Walaupun bentuknya sebesar manusia dewasa saja tetapi karena tingkat kultivasi nya sehingga banyak manusia, dan binatang buas lain yang menjadi korban nya. Dengan menghisap darah dari mangsa nya kelelawar darah inj dapat meningkatkan kan Kultivasi.


Ling feng berlari lebih cepat saat mendengar teriakan warga desa.


Dengan pijakan kaki yang di baluti energi di melompat jauh kekeurmunan warga.


Menyadari ada pendekar kuat yang mendekat kelelawar darah menghentikan penyerapan dan bersiaga akan serangan hsng ditimbulkan oleh Ling feng


Wush wush wush


Anak Ranah di lontarkan oleh Ling feng ke arah kelelawar darah.


Tetapi Binatang iblis itu dapat menghindari serangan nya. Tanpa menunggu serangan berikut nya kelelawar darah menyerang balik ling feng.


Duk brak booommmm


Duarrr booommmm


Serangan serangan beradu fisik dan lemparan energi yang beradu menimbulkan hutan sekitar seketika terbakar akibar energi atribut api dari kelelawar darah dan Ling Feng.


Kedua nya beradu puluhan jurus hingga terjadi ledakan


Booooommm


Ledakan yang melemparkan Ling feng beberapa puluh meter kebelakang.


Setelah menstabilkan tubuh nya dsn melihat kini para pendekar dan kepala desa telah tiba. Ling feng meminta para pendekar melakukan serangan membantu nya. Karena sadar bahwa tingkat kekuatan dari binatang iblis itu diatas ling feng .


Para pendekar tersebut dan kepala desa bersiap membantu Ling feng dan para pendekat yang lain membantu mengevakuasi warga.


Para pendekar berpencar memberikan serangan jarak jauh dari berlainan arah. Termasuk kepala desa yang memiliki atribut api.


Saat kelelawar disibukan dengan serangan berbagai macam atribut nya


Ling feng melompat melayang diudara memberikan serangan terkuat nya.


# Jurus sayap phoenik


Keluar siluet burung phoenix yang membentangkan sayang dan mengeluarkan buku bulu phoenix tajam seperti pedang.


Belum juga serangan mengenai kelelawar, ling feng dengan lompatan nya yang masih melayang diudara, mengeluarkan jurus kembali


Murka Phoenix pukulan yang mengeluarkan energi dari burung phoenix menerjang ke arah kelelawar darah.


Trang trang trang


Serangan pertama bulu bulu phoenix dapat ditahan oleh sayap kelelawar sebagai perisai. Tetapi serangan susulan yang menyerupai bayang an burung phoenix api itu menghantam tubuh nya


Booommmm booommmm


Suara kelelawar terjatuh dari langit.


Memanfaatkan keadaan kelelawar yang sedang lemah. ling feng kembali menyusul dan menebaskan Pedang nya


#Tebasan phonix


Sraakkkkk


Suara tebasan pedang dengan kobaran api, membuat luka dalam pada leher kelelawar darah dan mengeluarkan banyak darah.


Oeaakkk


Tubuh kelelawar darah terkulai lemah Karena darah yang terus keluar. Hingga mati kehabisan darah

__ADS_1


Para warga dan pendekar yang kelelahan akibat serangan energi jarak jauh nya bersorak bahagia karena telah membunuh binatang iblis yang membuat teror di desa.


Hidup pahlawan muda hidup pahlawan muda


Suara suara teriakan menggema meneriaki pukukan untuk Ling Feng.


Waktu berlalu Kembali ke desa. Para warga membawa mayat kelelawar darah Untuk di potong potong.


ling feng yang menyadari akan hal itu memberikan arahan agar tidak memakan nya karena kelelawar itu beracun.


Kepala desa menyetujui Ling feng dan hanya mengambil inti siluman nya saja


Pak kepala desa kalo boleh aku menginginkan sayap nya. Dan sisa nya terserah pak tua saja, dia berfikir akan membuat perisai dari sayap nya karena melihat kelelawar dapat menghindari serangan dengan sayap nya itu. Dan juga seperti nya dapat digunakan sebagai alat untuk menunjang teknik terbang nya.


Taring dan cakar nya pak tua dapat gunakan sebagai pisau atau belati, pembuluh darah nya dapat menetralkan racun. Ucap Ling feng melanjutkan


Kepala desa berterimakasih kepada pahlawan muda. Jika pahlawan muda ingin membawa sayap itu tak perlu sungkan. Jawab kepala desa.


Beberapa saat berlalu para warga desa kembali aktifitas nya


Ling feng kembali ke penempa senjata membawa sayap dari kelelawar.


Pak tua aku kembali teriak ling feng di depan pintu.


Apa yang dapat di bantu pak tua ini pendekar muda. Jawaban dari penempa senjata


Ling feng menjelaskan dengan rinci maksud nya. Dia ingin membuat armor seperti jubah dari kulit binatang dan kain, di bagian pundak, dada dan punggung nya ditambahkan pelepah kayu sebagai perisai pelindung, bagian lengan nya ditambahkan sayap kelelawar menyatu dengan jubah bagian pinggangnya


Sungguh pengerjaan yang rumit. Tetapi jika berhasil ini dapat mejadi uji coba pembuatan sebuah jubah pelindung.


Baiklah akan kucoba sepertinya memakan waktu lama buruh 2 hari pengerjaan nya. Bagaimana pendekar muda. Ucap pak tua penempa meminta waktu


tak masalah pak tua yang penting selesai aku akan menunggu di penginapan saja, sepertinya penginapan dan toko sudah dapat beraktifitas. Ucap ling feng yang meletakan 5 koin emas diatas meja sebagai bayaran. Penempa


Ling feng kembali mencari pakaian dan penginapan untuk ditinggali nya selama 2 hari dia membeki pakaian dan biaya menginao hanya menghabiskan 1 koin emas saja


Karena kebanyakan warga disana masih menggunakan koin perak


1 koin emas \= 1000 koin perak


Untuk mengisi waktu nya kadang ling feng singgah ke tempat kepala desa, dan dia pun memberikan arahan kepada kepala desa mengenai kultivasi atribut api sesuai persamaan Atribut mereka. dan juga Ling feng memberi beberapa Buah persik api yang menurut kepala desa itu seharga ratusan ribu keping emas.


2 hari berlalu Ling feng telah mengenakan jubah bersayap nya. Dia menggunakan jubah itu terlihat sangat gagah dan berwibawa. Bahkan orang tidak menyangka bahwa usia nya belum genap 17 tahun.


Dengan melakukan percobaan di ladang kebun yang luas berkali kali ling feng mencoba teknik terbang nya dan akhir nya berhasil dia dapat terbang walau tidak terlalu tinggi. Hanya setinggi atap rumah saja. Mungkin jika Dalam perjalanan dan semakin lama mengasah teknik menggunakan atribut angin nya ini dia dapat terbang tinggi melewati benteng istana.


Hari berlalu Kini Ling feng beranjak pergi dari desa menuju ke kota.


Para pendekar dan kepala desa mengantar kepergian Ling feng dengan bahagia. Terutama kepala desa yang mendapatkan sumber daya dan arahan dari Ling feng.


Dengan memusatkan energi pada pijakan nya Ling Feng melompat tinggi ke udara dan dengan teknik terbang nya dia melayang bagaikan seekor burung


Para penduduk desa dan kepala desa yang melihat itu berdecak kagum. Meski kultivasi nya belum mencapai ketinggian taoi dapat melakukan hal hal yang dilakukan oleh psrs kultivator tingkat tinggi.


Masa depan yang cerah akan menanti pendekar muda aling feng.


Ling feng terbang diudara dan bersiul sehingga dua burung besar yang sebelum nya akan dibunuh menghampiri Ling feng.


Kwaaakkk kwaaakkk kwaaakkk


Bagaimana Keadaan kalian berdua?. Tanya ling feng


Tuan muda sungguh luar biasa walau tingkat Kultivasi nya belum tinggi tapi dapat terbang mengimbangi kita berdua. Suara dalam pikiran Ling feng Kembali terdengar.


Itu hanya keberuntungan saja. Jawab ling feng


Dalam perjalanan dengan melayang diudara Ling feng melihat hutan yang luas dan ladang kebun yang luas.


Dengan menikmati suasana diatas udara ditambah Dengan teman bicara dari dua burung terbang. Perjalan tak terasa lelah


Kita akan pergi menuju hutan siluman atau hutan kematian apa kalian pernah mendengarnya.


Gagak kembali berkata dalam pikiran nya.

__ADS_1


Tuan muda itu perjalan an yang panjang kita akan melewati beberapa kota kemudian melewati kerajaan lalu dilanjutkan dengan menuju kekaisaran atau pusat dari benua timur.


__ADS_2