
Apa yang kamu lakukan.
Bruk bruk bruk
Orang itu bersujud tiga kali dihadapan Ling xuan setelah mendengar suara.
Terima hormat hamba tuan, terima kasih telah menyelamatkan hamba yang lemah ini, terima kasih telah memberikan berkah mu tuan muda. Terdengar suara dari orang yang di tolong Ling xuan
Aihhhh sudah sudah bangkitlah, itu tidak perlu dilakukan, ini hanya sebuah kebetulan saja.
Lagipula Aku juga hanya sendiri dikapal ini!
Oh iya bagaimana keadaan mu saat ini? Suara ling xuan terdengar ramah
Tidak tuan, hamba akan selalu mengingat budi baik ini,
Tuan ijinkan hamba berbakti kepada tuan hidup dan mati hamba ada di tangan tuan saat ini. Mulai saat ini akan menjadi budak tuan
Ucap kembali orang tersebut.
Ling xuan teheran mendengar ucapan orang itu. Hingga akhir nya Ling xuan menerima permintaan dari orang tersebut, toh dia juga membutuh kan teman berbicara dan sebagai penunjuk arah.
Baiklah jika keinginan mu seperti itu, tapi tak perlu menjadi budak ku, aku tidak biasa! kita ini sesama manusia jadi Anggap saja seperti saudara. ya? Ucap ling xuan
Tidak tuan hamba tidak berani, hamba akan melayani tuan dengan segenap hati. Ucap Kembali orang itu dengan sungguh sungguh.
Ling xuan sudah pusing dibuatnya dan menerima saja apa yang diucapkan oleh orang tersebut.
Baiklah terserah saja, tapi jangan menggunakan dengan sebutan hamba ya, dan juga jangan terlalu formal, panggil tuan muda saja karena aku pun masih muda. Ucap ling xuan yang risih dengan perkataan orang tersebut. Dan juga siapa nama mu dan apakah kamu masih mengingat apa yang terjadi dan dimana kita saat ini? Tanya ling xuan berturut turut
Maaf kan aku lancang, nama ku A Ling tuan muda, Aku tidak mengingat kita ada dimana tuan muda, hanya saja yang aku Ingat saat itu aku tersesat dilautan lepas dan melihat sebuah pulau karena sudah kelelahan dan berpikir tak memiliki harapan lagi kemudian tidak sadarkan diri.
Ya sudah lah jika tidak mengetahui nya kita akan mencari jalan kembali saja bersama sama. Apakah sudah siap melanjutkan perjalanan? Ucap ling xuan kembali
Siap tuan muda aku siap mengarungi lautan luas ini. Jawab a ling
Aku akan mengajari mu cara menggunakan perahu ini.
Ling xuan duduk di sebuah kursi bagian belakang perahu dengan kaki di atas pedal baling baling penggerak, Gerakan kaki mu dan kapal kita akan bergerak jika ingin menambah kecepatan alirkan energi ke kaki mu. Semakin besar kekuatan energi mu semakin cepat pula perahu ini melaju. Pegangan tangan ini berguna untuk mengendalikan arah Laju kapal atau disebut kemudi. Layar ini berfungsi jika kita memanfaatkan arah angin untuk bergerak dan dikanan kiri batang pohon itu, sebagai stabilitas agar kapal tidak mudah terbalik.
Dan jika lelah kita dapat beristirahat di dalam ruangan. Apakah kamu mengerti? Ling xuan menjelaskan
__ADS_1
Mengerti tuan muda. Ini sungguh rancangan perahu yang bagus dan menarik. Bahkan para nelayan pun pasti berebut untuk mendapat kan perahu ini. dari mana tuan muda mendapatkan nya. Tanya a ling
Sudah tak usah dipikirkan ini hanya perahu pribadi ku saja. Jika kamu mau ambil saja setelah kita sampai di daratan, ucap ling xuan acuh
Ah... aku tidak berani tuan muda.
Toh selama mengikuti tuan muda aku dapat menggunakan perahu ini terus.
Ehhhh memang kamu tidak ingin kembali ke keluarga mu? Tanya Ling xuan terkejut yang mendengar a ling akan mengikuti nya terus.
Tidak tuan muda keluarga ku sudah lama meninggal dan Aku pun belum berkeluarga, aku hanya tinggal sebagai pesuruh kepala desa saja, dan juga sebagai nelayan.
Ling xuan akhirnya sadar akan perkataan sebelum nya yang akan mengikuti nya terus.
Jika seperti itu baiklah. Anggap saja kamu menjadi pelayan ku saat ini dan jika tiba di klan kau bisa bekerja untuk klan.
Sambil perahu melaju mereka terus berbincang bincang seakan waktu tak terasa mereka lalui.
Dalam perjalanan ini juga Ling xuan berbagi cerita banyak hal dari mulai kultivasi dan seni beladiri, bahkan tak tanggung tanggung Ling xuan mengajarkan beberapa teknik bela diri dasar sebagai pendekar. Dan juga mereka sering melakukan perburuan binatang buas laut untuk melatih a ling yang lebih cocok dengan berlatih di laut karena memiliki atribut air. Saat ini A ling telah menembus ranah pemula *3 dengan bantuan Ling xuan dalam menyerap energi yang terkumpul dari telur batu di perahu nya, dengan telur batu itu pula ling xuan terhindar dari berbagai macam binatang buas dilautan.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Ling xuan mengambil Alih kemudi perahu agar lebih cepat berlabuh dan juga membiarkan A ling beristirahat.
Tibalah mereka di sebuah dermaga salah satu desa nelayan yang ramai akan hiruk pikuk keramaian desa. Banyak nelayan yang menjajakan hasil nelayan nya dan juga banyak pedagang lain di sana.
Mereka berlabuh di dermaga, a ling baru menyadari dia telah sampai di tempat tinggal nya selama ini dimana dia sering menjual hasil tangkapan dan juga membantu kepala desa sebagai pesuruhnya. A ling tidak menyadari nya karena dia beristirahat di ruangan bermeditasi.
Tuan muda, saat ini kita berada di desa shanu, desa ini terkenal dengan hasil laut nya dan biasa nya para bangsawan dan saudagar pedagang kota shan selalu membeli hasil laut kami, dan disinilah tempat tinggal ku selama ini. Apakah tuan muda dapat mengijinkan ku berpamitan dengan kepala desa. Dan mengambil beberapa barang dan pakaian dikediaman ku. Ucap a ling
Baiklah tunjukan jalan nya! Jawab ling xuan dan dengan kibasan tangan perahu yang selama ini di kendarai nya hilang tak terlihat. Sontak membuat aling terkejut sementara waktu.
Jangan terkejut sepeti itu nanti jika tiba dikota kita akan membeli kantong penyimpanan untuk mu. Ucap ling xuan
Dari perkataan itu A ling mengetahui bahwa tuan muda nya memiliki kantung penyimpanan.
Tiba di kepala desa.
A ling kamu masih hidup? Sebuah suara pria yang terlihat bahagia. Karena selama ini A ling lah yang selalu membantu nya. Walaupun mereka tidak memiliki ikatan keluarga tetapi selama ini Aling tinggal dibelakang rumah nya dan selalu menemani dan membantu pria paruh baya itu.
Bukan kah saat itu kamu dan para nelayan lain nya terkena musibah di lautan dan semua yang Pergi tidak ada yang kembali saat ini entah apa yang terjadi dengan nasib mereka. Lanjut dari suara pria paruh baya itu.
__ADS_1
Pak tua zhu ini mungkin adalah anugrah bagi ku, aku diselamatkan oleh tuan muda ini dilautan dan diberikan berkah oleh nya. Dengan mengeluarkan ranah kultivasi pemula *3 nya agar pak tua zhu merasakan energi nya. Tentu saja pak tua zhu kepala desa itu dapat merasakan nya karena dia pin adalah salah satu pendekar di desa ink dengan ranah pembentukan Qi*8.
Hohohoh sungguh luar biasa nak anugrah dari sebuah musibah.
Ah maaf kan yang tua ini tuan muda, tidak memperkenalkan diri, nama pak tua ini zhu lu dan sebagai kepala desa disini. Mari silahkan singgah dikediaman ku tuan muda. Ucap kepala desa dengan ramah karena tidak dapat melihat Kultivasi nya,
"Meski masih sangat muda tetapi memiliki kultivasi tinggi. Seperti nya berhubungan baik akan menjadi berkah bagi ku dimasa depan. Gumam kepala desa
Aku permisi dulu tuan muda untuk mengambil barang dan pakaian ku. Ucap A ling
Ling xuan hanya diam saja mengikuti kepala desa ke kediaman nya. Dari pembicaraan ini dia tau saat ini berada di bagian utara benua timur, tepat nya berada di kekuasaan kerajaan bing dan jarak tercepat ke wilayah timur tempat Hutan siluman dsn Hutan kematian dengan melewati kekaisaran. Di wilayah tengah benua timur
Setelah beberapa saat A ling Kembali kekediaman kepala desa.
Pak tua zhu aku sekalian ijin pamit, karena saat tuan muda ini menyelamatkan ku, aku sudah bersumpah akan menjadi pelayan nya seumur hidup ku, jadi maaf kan aku yang tak bisa membantu pak tua zhu kembali.
Tidak apa apa A ling selama ini kau sudah sangat membantu pak tua ini, dimasa depan jangan pernah kecewakan tuan muda ini, dan jika ada kesempatan di lain hari singgah lah ke desa ini bagaimana pun ini tanah kelahiran kamu dan juga orang tua mu. Ucap pak tua zhu
Kami undur diri pak tua zhu untuk melanjutkan perjalanan.. Ucap Ling xuan menangkupkan tangan nya tanda memberi salam
Tuan muda ijinkan pak tua ini mengantar kepergian tuan muda hingga ke kota shan. Kebetulan juga aku kesana untuk menjual beberapa buruan dari nelayan. Ucap Pak tua zhu yang ingin mempererat hubungan baik.
Ide yang bagus pak tua zhu, ijin kan aku mengucapkan terima kasih sebelum nya. Ucap ling xuan hormat.
A ling apa kamu siap melakukan perjalanan dengan membawa barang sebanyak itu, Ling xuan melihat A ling membawa bungkusan kain yang besar seperti menutupi tubuhnya.
Tuan muda barang ku sebenarnya sedikit tetapi aku membawa barang peninggalan orang tua ku juga.
Ling xuan hanya menggeleng kepala saja melihat nya, kembali mengibas kan tangan dan semua barang menghilang itu sontak membuat kepala desa juga terkejut.
Mari tuan muda, aku siapkan kereta kuda terlebih dahulu. Ucap pak tua zhu yang telah sadar dari keterkejutan nya.
Beberapa saat kemudian tibalah kereta kuda penumpang dan kereta barang yang membawa barang barang.
Silahkan tuan muda maafkan pak tua ini karena kreta kuda yang kecil jadi hanya tuan muda saja yang didalam kereta kuda dengan Beberapa barang, dan pak tua sebagai kusir saja ditemani A ling.
Tidak apa apa, aku tau kalian akan menghabiskan waktu dengan berbincang banyak sebelum pergi. Jika seperti itu silahkan saja ucap Ling xuan yang memasuki kereta kuda.
Kereta kuda melaju ke kota shan jarak yang ditempuh membutuhkan satu hari penuh perjalanan. Kepala desa dan A ling terus saja berbincang mengenai pengalaman Aling dilautan, terkadang saling bergantian untuk menjadi kusir kereta kuda.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
__ADS_1