5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
107. Memanfaatkan Situasi


__ADS_3

Ling zia long dan pasukan bayangan malam nya memperhatikan pertarungan dari kejauhan. Mereka menyamarkan diri mereka dan menyembunyikan aura keberadaan nya. Dengan begitu mereka akan memanfaatkan kesempatan saat pertarungan usai. Siapapun yang memenangkan pertarungan Ling zia long tidak akan membiarkan nya begitu saja. Kelompok dengan pakaian hitam seluruh nya ini kerap kali membuat masalah dengan nya dan dimana pun pertemuan mereka pastilah terjadi pertarungan. Kelompok pakaian hitam ini telah menjadi target nya karena memiliki energi kegelapan yang mana mereka adalah kelompok aliran hitam.


Pertarungan terus berlanjut tanpa ada yang mau menyerah.


Kedua ekor ular binatang iblis ini kesulitan menerima serangan dari belasan anggota kelompok aliran hitam. Bagi pasukan bayangan malam nya mereka menghela nafas panjang karena setelah ini mereka lah yang akan melawan salah satu kelompok yang bertarung entah itu kelompok aliran hitam ataupun ke dua ular binatang iblis tersebut.


Ling zia long dan ke 3 saudara nya masih memperhatikan pertarungan dari tempat persembunyian, Dan bersiap siap dalam serangan dadakan. Dilihat dari situasi nya kedua ular binatang iblis ini telah kehabisan energi nya dan kelompok aliran hitam meski kelelahan tetapi masih mendominasi dalam pertempuran.


"Matilah kalian ular sialan" teriak kelompok aliran hitam tersebut.


"Booommm......"


Ledakan energi kegelapan kembali terdengar dari pertarungan dan menewaskan ke 2 ular binatang iblis.


Segera saja Ling zia long dan 3 saudaranya melesat ke area pertempuran dan dengan gerakan cepat ke dua ular binatang iblis telah dimasukan nya kedalam cincin penyimpanan Ling zia long. Kejadian ini menyulut emosi belasan orang kelompok aliran hitam.


"Bajingan kalian",


"berani sekali mengambil hasil buruan kami." teriak salah satu dari kelompok aliran hitam.


"Buruan"??


"bukan nya kalian menginginkan energi iblis dari kedua ular ini?" ucap Ling zia long yang suara nya pelan tapi dapat didengar oleh semua orang karena menyalurkan energi angin pada suaranya.


Belasan kelompok aliran hitam itu terkejut karena orang yang menganggu nya itu mengetahui niat mereka.


"Siapa kalian sebenar nya? Apakah kalian akan menghentikan kegiatan kami?" Ucap salah seorang kelompok aliran hitam yang berbicara sejak awal.


"Seharus nya kami lah yang bertanya, siapa kalian yang menyusup mengikuti kompetisi beladiri ini?". Ucap Ling zia long


"Bajingan kalian"


"Serang...." salah seorang yang tadi berbicara kini telah tersulut emosi dan mengajak belasan rekan nya untuk menyerang Ling zia long.


"Booommmmm" serangan energi kegelapan di lepaskan pada ling zia long dan saudara nya.

__ADS_1


"Dinding bumi"


"Boom...." ling zia long dan Ling xuan mengeluarkan teknik pertahanan nya yang menahan serangan energi kegelapan.


"Tapak api phoenix"


"Cakar harimau"


Teknik jurus dikeluarkan ling feng dan ling bai secara bersamaan menghasilkan siluet bayangan tapak burung phoenix yang diselimuti api dan juga cakar harimau yang diselimuti energi angin.


"Booommm... Bommmm..."


Serangan gabungan dari ling feng dan Ling bai berhasil memukul mundur belasan anggota kelompok aliran hitam yang melindungi tubuh mereka dengan diselimuti energi kegelapan.


"Ternyata kekuatan mereka lebih tinggi, dengan keadaan kita yang kelelahan atas pertarungan sebelum nya kemungkinan kematian akan tiba." ucap salah satu anggota yang terluka terkena serangan Ling feng dan Ling bai.


"Tuan muda biarkan kami yang melawan mereka, ke 7 orang pasukan bayangan malam memasuki area pertempuran."


Belasan anggota kelompok aliran hitam kembali di buat terkejut ternyata masih ada orang lain dalam kelompok yang menjadi lawan nya.


"Baiklah jika kalian tidak sanggup segera mundur dan biarkan kami mengurus sisa nya". Ucap Ling zia long


"Trang... tring... trang.... trang."


Suara benturan senjata terdengar, antara pasukan bayangan malam nya melawan belasan kelompok aliran hitam.


"Bommm... Bommmm... Bommm..."


Beradu energi pun tak terhindarkan dalam pertarungan tersebut.


Setelah sekian lama dalam pertempuran.


Pasukan bayangan malam nya dipukul mundur karena mereka memang kalah jumlah dan juga sebelum nya tak henti henti nya bertarung dan bergerak sesuai perintah Ling zia long.


"Kalian mundur lah sisa nya serahkan padaku."

__ADS_1


Setelah berkata itu Ling zia long yang melihat pasukan nya tak bisa meneruskan kembali pertarungan mengalirkan energi nya dan membentuk seperti benang energi.


Benang energi itu mengambil paksa senjata pedang baik itu dari pasukan bayangan malam maupun dari kelompok aliran hitam, dan pedang itu bergerak dan berkeliling diatas kepala Ling zia long .


"Seribu pedang"


Ling zia long mengucapkan jurus nya dan pedang - pedang yang ada di atas kepala nya meluncur dengan cepat ke arah kelompok aliran hitam.


"Jleb jleb jleb jleb jleb...."


"Aaahhhhhhhh" teriakan dari anggota kelompok aliran hitam sekaligus mengakhiri hidup nya yang terkena tusukan dari jurus pedang Ling zia long..


Pasukan bayangan malam nya terkejut dengan mata terbuka lebar melihat situasi ini, mereka tidak bisa membayangkan akan sehebat itu jurus tuan muda nya. Hanya sekali serang saja belasan orang bahkan jika itu ada puluhan orang akan meregang nyawa. "Pantas saja tuan muda sangat keras melatih kami" gerutu salah satu pasukan bayangan malam.


"Apa kalian tidak menginginkan pedang kalian kembali" suara Ling zia long membuyarkam keterkejutan pasukan nya.


Segera saja pasukan bayangan malam nya bergegas mengambil senjata mereka sekaligus mengambil cincin penyimpanan dan juga senjata kelompok aliran hitam.


Setelah melihat semua nya kembali berkumpul Ling feng mengeluarkan api merah nya membakar mayat kelompok aliran hitam tersebut.


Mereka meninggalkan api yang masih berkobar menuju kedalam gua dekat area pertempuran sebelum nya.


"Kita beristirahat di dalam gua ini. Dan aku akan memeriksa gua lebih dalam. Seperti nya ini adalah sarang ke dua ular binatang iblis sebelum nya." ling zia long pun pergi begitu saja setelah memberikan pil penyembuh pada pasukan bayangan malam, di ikuti oleh ke 3 saudara nya. Gua itu semakin kedalam semakin membesar yang terlihat seperti jalan lorong yang dapat dilewati ular raksasa.


Semakin berjalan jauh kedalam gua Ling zia long dan ke tiga saudaranya semakin merasakan tekanan yang menahan nya.


"Tekanan apa ini seperti menahan pergerakan kita" ucap Ling bai yang merasa tertekan.


"Bertahan lah, anggap saja sebagai pelatihan fisik untuk kalian". Ucap ling zia long yang tidak terlalu merasa tertekan.


Semakin jauh melangkah semakin berat tekanan yang dirasakan oleh ke 3 saudara ling zia long.


" jika kalian tidak kuat lagi hentikan langkah kalian dan mulai berkultivasi tekanan ini akan melatih kekuatan jiwa kalian. Kembali ling zia long memberi masukan pada para saudara nya.


Satu persatu saudara nya mulai menyerah, ling bai yang pertama menyerah dan terduduk melakukan kultivasi disusul oleh ling xuan yang tidak jauh jarak mereka.

__ADS_1


Semakin kedalam Ling feng menyusul terduduk bermeditasi menstabilkan kekuatan jiwa nya. Sebenarnya setelah melewati lebih jauh dari ke dua saudara nya Ling feng ingin menyerah, hanya saja tekanan ini bagus untuk melatih kekuatan jiwa nya yang berguna dalam bidang alkemis.


Hingga saat ini Ling zia long yang masih terus melangkah kekedalaman gua.


__ADS_2