
Setelah pertarungan latih tanding tersebut Ling zia long kembali memberikan arahan pada para saudara nya mengenai jurus nya dalam pengendalian pedang, karena para saudara nya itu penasaran akan jurus yang mengendalikan pedang, dan dapat bergerak sesuai keinginan pengguna nya. Apalagi jurus itu dapat digunakan untuk melayang di udara seperti kebanyakan para kultivator yang memiliki ranah yang tinggi. Sangat cocok digunakan untuk menyerang lawan dari udara.
Setelah mengetahui Teknik mengendalikan pedang atau Pedang semesta jurus pertama. Para saudara ini antusias mencoba mempelajari nya, terutama bagi saudara ke 2 dan ke 3 nya yang memang pengguna pedang, Ling feng yang sebelum nya mempelajari pengendalian sayap energi dapat dengan mudah untuk melakukan jurus ini, dia akhirnya dapat mengendalikan 10 pedang untuk di gerakan, ling feng pun mencoba jurus ini dengan mengendalikan anak panah yang biasa dia gunakan.
Untuk Ling yu sedikit lama tapi tetap berusaha untuk mengendalikan pedang, hingga akhirnya dia juga dapat mengendalikan 10 pedang dengan memanfaatkan kekuatan jiwa nya. Ling yu menyadari jika pengendalian Pedang ini sama Seperti jurus pedang ke 4 nya yaitu bayangan Pedang es. Dalam jurus itu dibutuhkan kekuatan jiwa untuk menghasilkan 5 buah pedang es yang muncul dari bayangan lingkaran di belakang tubuh nya.
Ling bai juga mencoba memperagakan nya dengan ke dua belati milik nya meski agak sulit bagi nya dalam mengikuti para saudara nya tapi dia tidak menyerah begitu saja. Semakin lama berlatih akhirnya ling bai pun dapat mengendalikan nya, meski hanya dapat mengendalikan Kedua belati nya saja, mungkin di kemudian hari dia juga akan seperi para saudara nya yang dapat mengendalikan 10 pedang, selain itu Ling bai juga mempelajari cara yang di gunakan oleh Ling feng dalam membuat sayap energi. Justru teknik ini lebih mudah, dia pelajari karena memang terbiasa dia gunakan adalah energi angin nya, terutama dia juga memiliki jurus langkah hembusan angin. Yang bila menggunakan langkah itu Ling bai seperti melangkah mengikuti pergerakan angin berhembus. Dan untuk membuat sayap energi nya Ling bai menggunakan energi atribut air.
Berbeda dari para saudara nya yang berlatih pedang, Ling xuan hanya mencoba teknik pengendalian itu untuk menggerakkan palu kapak milik nya karena memang dia hanya ingin menggunakan senjata itu saja. Tetaoi Ling zia long berjanji jika nanti nya dia mendapatkan teknik dengan penggunaaan kapak, itu akan di berikan pada nya.
Dan untuk mengikuti saudara nya yang melayang di udara ling xuan menggunakan perisai Tempurung kura kura nya untuk dikendalikan sebagai pijakan, jadi ling xuan pun dapat melayang dan juga bertarung di udara seperti para saudara nya yang lain. Dan karena pengendalian ini Tempurung itu bahkan dapat membesar dan mengecil sesuai keinginan Ling xuan, bahkan jika dia melayang Tempurung itu terlihat seperti sebuah kapal yang melayang diudara. Para saudara Ini pun takjub bahkan beberapa kali mencoba menaiki Tempurung besar itu bersama sama. Hanya saja enggan dilakukan kembali karena membutuhkan energi sangat besar untuk menggerakan nya.
Kini hanya Ling yu saja yang belum menguasai teknik terbang karena masih berada pada ranah pembentukan inti, energi pada ranah pembentukan inti belum mampu membentuk energi nya menjadi sayap, untuk saat ini hanya dapat membentuk pedang energi saja dalam jurus nya.
Tetapi atas saran dan arahan dari Ling feng, ling yu mempelajari teknik yang digunakan Ling feng sebelum nya menggunakan jubah bersayap nya itu. Kini jubah bersayap kelelawar darah nya itu telah menjadi milik Ling yu walau terlihat kelonggaran, hanya saja jika nanti singgah di kota, ling feng akan merubah jubah itu sesuai keinginan Ling yu.
Hari pun berlalu dalam perjalanan mereka, tidak ada yang menjadi hambatan dalam perjalanan. Dalam perjalanan para saudara ini dimanfaatkan untuk melatih jurus jurus yang didapat, terutama teknik terbang yang mereka ketahui, karena memang cocok dalam melakukan latihan nya pada saat perjalanan. dan juga setiap saudara nya ini selalu mendapat arahan dari Ling zia long pada setiap latihan nya.
__ADS_1
Ling bai pun kini telah mendapat kan jurus untuk belati nya, meski sebenarnya Ling zia long tidak mendapat kan kitab menggunakan belati, tapi ling bai diberikan Teknik Pedang kembar, yang cocok dengan ling bai yang menggunakan ke dua belati milik nya.
* teknik belati kembar
- Jurus pertama adalah Tebasan kembar, dengan gerakan tangan ling bai dan tebasan belati nya akan mengeluarkan siluet bayangan Pedang sabit berbentuk silang (X)
- jurus ke 2 adalah tarian belati kembar, dengan gerakan tangan dan tubuh nya ling bai menghasilkan puluhan belati angin dan belati air yang menghujani arah serangan.
- Jurus ke 3. Adalah tusukan taring tajam,
Dengan gerakan tangan dan belati ling bai menghasilkan siluet bayangan 2 harimau yang menyerang dengan gigi dan cakaran nya.
Teknik belati kembar ini sebelum nya adalah pedang kembar yin dan yang, yang mengharuskan penggunanya mengeluarkan energi Berbeda. Tetapi karena Ling bai menggunakan energi yang berkesinambungan antara air dan angin jadi serangan yang digabungkan nya itu malah semakin besar, karena energi air yang di dorong oleh angin.
Dalam pelatihan ini juga A ling dan Li chen mendapatkan arahan. Meski mereka tidak mendapat kan jurus terbang atau jurus hebat seperti para tuan muda nya, tetapi A ling dan Li chen juga di berikan sumberdaya untuk menunjang pelatihan nya.
__ADS_1
Aling pun bertanya dalam sesi pelatihan nya itu, "Tuan muda apakah aku tidak dapat melakukan teknik yang sama untuk dapat melayang itu?.
Mendengar pertanyaan, Ling zia long geleng geleng kepala saja. Dan menjawab
"Bukan nya kalian tidak akan diberikan teknik iti, hanya saja energi kalian pada pembentukan Qi masih lah terbatas. Jika kalian ingin mencoba nya celah tingkatkan kekuatan kalian hingga ranah penyempurnaan barulah kalian dapat mengikuti arahan itu. Sebaiknya kalian pelajari jurus lain dahulu,"
" karena Li chen sudah dapat mengendalikan energi nya, jadi A long belajar lah teknik penggunaan tongkat ini". Ling zia long berkata dan menyerahkan sebuah salinan kitab mengenai Teknik pengendalian tongkat.
A ling yang penasaran dari sejak pelelangan kembali menanyakan mengenai buah abadi pada pelelangan.
" tuan muda an_ anu, itu mengenai buah abadi pada saat pelelangan apakah kita akan mendapatkan nya kembali di tempat lain atau di kekaisaran, seperti nya buah persik bumi itu cocok untuk Saudara Li chen. Untuk membentuk dantian nya. Tanya A ling yang berharap jika di kota lain akan mencoba mendapatkan buah abadi.
"Oh kalian menginginkan kan, ambilah! Tapi saat kita istirahat dalam kurun waktu lama barulah kalian menyerapnya. Ling zia long melemparkan 2 buah persik bumi.
" ah ini?!, bukan kah yang mendapatkan nya adalah orang lain? Jawab A ling.
"Tak perlu dipikirkan kalian simpan saja dulu karena kita masih dalam perjalanan". Lanjutan ucapan long zia long
__ADS_1
Mereka pun sibuk dengan pelatihan nya masing masing
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-