
Setelah melakukan perjalanan dan matahari pun sudah terasa tampak redup pertanda sore hari menjelang malam. Kereta kuda nya memasuki jalur pegunungan dan hutan lebat yang menjadi perbatasan ibu kota kekaisaran. Sebelumnya orang orang Paviliun telah memberitahukan pada Li chen jika di hutan lebat ini ada sekumpulan perampok gunung dan sebaiknya beristirahat saja, Sebelum memasuki hutan jika malam hari di gunung itu sangat berbahaya.
Tetapi karena Li chen belum mendapatkan respon perintah dari Ling yu jadi dia tetap melanjutkan perjalanan hingga menemukan area lapang untuk nya beristirahat.
Tetapi tiba tiba kereta kuda diberhentikan oleh sekelompok orang
"Berhenti"
Terdengar suara dari salah satu orang dari kelompok yang memakai pakaian hitam dan wajah nya tertutup. Kelompok ini ada sekitar 8 orang Dengan ranah Penyempurnaan dan juga 2 orang ranah bumi awal.
"Siapa kalian? Mengapa kalian memasuki wilayah kami, bukan kah sudah perjanjian kami dengan para prajurit kekaisaran tidak ada yang boleh melewati gunung ini jika pada malam hari" ucap kembali salah satu anggota kelompok itu.
Li chen turun dari kereta kuda nya dan menangkupkan tangan untuk menghormati para anggota yang terlihat seperti assassin pembunuh itu. Karena memang tidak mengetahui mereka akan menjadi kawan untuk mempersilahkan jalan atau menjadi lawan yang akan menghadang jalan.
"Kami hanya ingin kembali ke ibu kota kekaisaran saja dan tidak menyangka bahwa gunung dan hutan yang luas ini ada Pemilik nya, bahkan sudah membuat perjanjian dengan prajurit kekaisaran. Ucap Li chen dengan tenang.
" kembali"?....
"Itu berarti kalian telah berada di luar kota kekaisaran cukup lama karena tidak mengetahui perjanjian ini?" ucap kembali anggota Kelompok berbaju hitam itu.
"Benar tuan kami memang sudah lama meninggalkan ibu kota kekaisaran. Dan baru kali ini melewati hutan perbatasan ini." Kembali Li chen berucap dengan tenang. Walaupun dalam hati nya dia merasa gugup tetapi karena keadaan nya saat ini tidak ada siapa siapa yang dapat maju untuk berbicara. Para saudara yang berlatih belum kembali ke kereta kuda, sedangkan nona muda nya masih dalam kultivasi di dalam kereta. Hanya ia dan orang orang Paviliun saja. Itu pun orang Paviliun hanya terdiam karena memang mereka sudah tahu aturan itu dan takut akan menghadapi bandit gunung yang kabar nya sudah meluas jika orang yang memasuki hutan ini di malam hari bandit gunung ini akan merampok nya.
"Baiklah karena kalian melewati tempat kami, maka serahkan harta benda kalian. Dan juga tinggalkan segera tempat ini." kembali bandit gunung itu berbicara.
Li chen tidak menyerah begitu saja, apalagi menyerahkan benda pemberian para tuan muda nya. Saat ini yang dipikirkan adalah Melindungi nona muda nya yang masih berkultivasi, walaupun dia tahu nona muda nya tidak butuh perlindungan nya.
"Lupakan saja lebih baik tidak akan kembali ke ibu kota jika tidak diperbolehkan melewati hutan ini."! Ucap Li chen yang berusaha menghindar.
Li chen pun berniat kembali naik ke kereta kuda nya dan mengarahkan kereta kuda pada arah berlawanan. Tetapi tetap saja kelompok berbaju hitam itu menghadang.
"Apa yang kalian lakukan? Bukan nya tidak boleh memasuki hutan ini, jadi sebaiknya kami pergi saja untuk apa kalian menghalangi"? Ucap li chen kembali.
"Hei bocah bukan kah sudah kubilang tinggalkan barang barang berharga kalian?" ucap salah seorang kelompok berbaju hitam berkata. Dan juga mengeluarkan energi api pada tangan nya bersiap menyerang.
__ADS_1
"jika kami tidak memiliki harta benda apapun apa kalian akan tetap menghalangi kami.? Tanya Li chen yang sudah berada di kereta kuda.
"Sialan kau bocah jangan mempermainkan kami? Aku tahu kalian pasti dari bangsawan kota kekaisaran kan. Tidak mungkin kalian tidak memiliki apapun?" kembali kelompok itu bersuara.
"Jika aku tidak memiliki apapun, apa yang akan kalian lakukan?" Kembali Li chen Berteriak.
Teriakan Li chen itu sengaja dilakukan nya agar Ling yu terbangun dari kultivasi nya dan memberikan perintah melarikan diri.
"Jadi kalian ingin mati, katakan bagaimana kalian ingin mati, hanya budak lemah saja berani bertingkah?" ucap salah satu anggota berpakaian hitam, yang melihat Li chen hanya sebagai manusia biasa saja.
Kelompok berpakaian hitam ini mengelilingi kereta kuda dan dengan energinya masing masing mereka bersiap menyerang.
"Walau aku hanya budak yang lemah itu lebih baik dari pada kalian anjing anjing penjaga yang tak berguna, hanya berani menakuti yang lemah!"
Li chen kembali mengeluarkan perkataan nya. Tetapi perkataan nya itu membuat perampok kembali berfikir untuk menyerang, karena jika itu orang lain atau para pedagang yang di rampok nya mereka akan ketakutan saat diancam, pasti nya akan menyerahkan harta benda mereka.
yang tidak disadari oleh Li chen perampok itu memang lah tidak pernah membunuh korban nya, dan kekuatan nya itu hanya untuk menakuti saja, bahkan perampok itu telah bekerja sama dengan kekaisaran untuk menjaga titik perbatasan hutan dengan kekaisaran dari pihak lain yang melewati nya. Karena mereka bukan warga kekaisaran Li ini jadi mereka hanya diperbolehkan menempati hutan perbatasan saja, Dan menahan setiap orang yang melewati hutan berbatasan. Seperti saat ini, mereka Bertindak seolah olah mereka adalah perampok sambil memeriksa orang yang melewati hutan perbatasan.
"Baiklah karena kalian angin mati aku akan mengabulkan nya!" Ucap kelompok itu.
Mereka sedikit geram saat Li chen terus menerus memprovokasi kelompok itu dan barulah mereka menyerang tetapi dalam serangan nya tidak ada niat membunuh yang mereka keluarkan itu hanya serangan energi saja,
"Buuummm.... " serangan nya dapat ditahan oleh perisai yang dikeluarkan oleh pria sepuh anggota Paviliun baozang yang duduk di samping Li chen.
meski itu serangan energi biasa saja Tetapi karena yang mengeluarkan nya salah seorang yang memiliki ranah penyempurnaan itu membuat getaran pada perisai dan juga membuat kereta kuda nya goyang karena kuda nya memberontak akibat ketakutan adanya serangan. Dan akhirnya Ling yu oun keluar dari kereta tertutup nya.
"Apa yang kalian lakukan? Mengapa menyerang kami?" tanya ling yu saat dia keluar dari kereta tertutup nya. Ling yu pun menembakan energi es nya ke udara
"Wussshhh Duar... Duarrrr...."
Suara ledakan pun terjadi di udara, ledakan itu pertanda pada para saudara nya yang masih berkeliaran berlatih.
Tak membutuh kan waktu lama, ke 4 saudara nya tiba dengan melayang di udara. A ling pun menyusul tiba walau dia hanya dengan berlari dengan gerakan meringankan tubuh saja, dan melompat ke depan kereta kuda seperti menghadang para perampok. Dengan memegang tongkat yang berada dipundak nya.
__ADS_1
"Ada apa ini?" tanya Ling feng yang masih melayang di udara.
"Yooooo kaka ke 3 apa ada yang menggangu jalan mu" ucap Ling bai bersuara.
Ling feng dan Ling bai kini telah memiliki sayap dan dapat melayang, berkat pelatihan mereka.
Anggota kelompok yang berada pada ranah bumi awal pun terkejut melihat para remaja yang berada pada ranah Penyempurnaan saja dapat melayang di udara. Dua remaja menggunakan sayap energi, dan dua lain nya menggunakan pedang dan perisai, merasa takjub dengan pencapaian para remaja didepan nya ini. Sedangkan dirinya saja harus seperti kultivator lain, menunggu pada ranah langit, Barulah dapat mengendalikan energi dan meringankan tubuh agar dapat melayang di udara.
"Sudah kami katakan sejak awal, berikan harta benda kalian, dan juga artefak yang membuat kalian dapat melayang itu. Apa kalian tidak takut mati ditangan kami." suara anggota kelompok berbaju hitam, tapi kini yang bersuara adalah yang memiliki ranah bumi awal. Karena rasa penasaran nya itu akan artefak yang membuat mereka melayang. Itulah yang kini ada di pikiran nya, dan juga melihat bahwa para remaja yang ada didepan nya ini hanya pada ranah penyempurnaan saja.
"Ohhh jadi kalian adalah perampok di hutan ini.". Ling zia long yang bersuara dan mendekat kearah kereta kuda.
"Jika kalian adalah kelompok perampok atau bandit, maka kami lah kelompok yang selalu membasmi para bandit dan perampok." jadi siapa yang akan mati nanti nya kita tidak akan tahu. Ling zia long pun kembali bersuara dan mengangkat tangan.
Ratusan pedang yang ada di cincin penyimpanan nya melayang di udara. Bahkan Pedang yang berada di tangan para perampok pun ikut melayang lepas dari genggaman tangan perampok itu.
Keempat saudara nya pun mengikuti hal yang sama, untuk bersiap menyerang.
Ling feng dengan mengeluarkan energi api nya membentuk 10 pedang api, Ling bai mengeluarkan 5 belati angin dan juga belati kembar nya di kedua tangannya. Ling yu di atas kereta kuda ikut mengeluarkan 10 pisau es nya dan mengeluarkan bayangan lingkaran diatas kepala nya dan siap mengeluarkan bayangan Pedang es nya untuk siap menyerang. Ling xuan yang kini mengendalikan kapak nya membesar, dan menempatkan posisi palu berada di atas kepala para perampok itu.
Ke 5 saudara ini bersiap menyerang, bahkan perampok itu pun terkejut akan kehebatan jurus dari masing masing remaja di hadapan nya.
Tak ingin terkena serangan kelompok ini menggabungkan energi nya untuk pertahanan. Mereka berkumpul membentuk bola energi yang menutupi mereka dari serangan.
Ling zia long yang melihat Kelompok perampok telah bersiap menerima serangan, dia berkata kembali
"apa kalian sudah siap memulai pertempuran ini? Tanya Ling zia long terhadap para perampok yang memang terlihat meremehkan Ling zia long bersama saudara nya karena terlihat mereka hanya mengeluarkan energi pertahanan saja dan tidak untuk menyerang.
"Seraaaanggggg........"
"Booommm... Bumm....Boommmm...."
"Dhuarrrrr"
__ADS_1