5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
87. Kompetisi Alkemis II


__ADS_3

Kembali ujian dilanjutkan pada babak ke 2. Dalam ujian kali ini adalah ke 60 peserta harus memisahkan 20 bahan yang telah disiapkan. Bahan tersebut harus dipisahkan antara herbal pengobatan dan herbal beracun. Dalam babak ke 2 ini kembali terpilih 30 orang yang berhasil memisahkan masing masing 10 herbal beracun dan juga herbal penyembuhan dalam babak ini Li dong dan Ling feng tidak dapat memasuki peringkat 5 besar. Karena memang mereka belum memahami secara penuh mengenai bahan bahan pembuatan pil.


Sedangkan wu hei, zen lu, dan putri Li wu yi kembali masuk dalam peringkat 3 teratas.


Wu hei dan zen lu telah memahami bahan bahan karena pembelajaran mereka setiap hari nya sebagai murid paviliun alkemis. Sedangkan Putri Li wu yi memang sering mempelajari alkemis di dalam istana kekaisaran. Dan 2 lain nya adalah perwakilan dari akademi kerajaan Han dan juga kerajaan Qin.


Ujian berlanjut pada ujian ke 3 yaitu memilih ke 32 herbal sebelum nya untuk menentukan resep pil apa saja yang akan di buat dengan bahan tersebut. Kali ini tersisa 20 peserta yang berhasil memilih paling banyak menentukan resep pil yang akan di buat. Dalam pemahaman resep pil ini Li dong berada pada urutan terendah pada peringkat 20 sedangkan Ling feng masih berada dalan urutan 10 besar. Untuk peringkat 5 besar tetap sama seperti sebelum nya wu hei, zen lu dan putri Li wu yi yang berada pada peringkat pertama.


Setelah babak ke 3 kompetisi pun usai dan akan dilanjutkan kembali esok hari untuk ujian ke 4 dan ke 5 yaitu pemurnian pil.


Pada akhir acara kompetisi wu hei bergegas mengejar Li dong yang berjalan meninggalkan paviliun alkemis bersama Ling zia long. Setelah menahan amarah nya seharian ini wu hei berfikir kini saat nya untuk melampiaskan kekesalan nya langsung terhadap Li dong. Karena memang sebelum nya wakil ketua paviliun terus saja menahan wu hei untuk tidak membuat ulah di acara kompetisi alkemis.


"Tungguuuu" teriak wu hei menghentikan Langkah Li dong


"Li dong sialan" dimana rekan rekan ku saat ini. Urusan kita akan diselesaikan hari ini juga aku akan memberi perhitungan dengan mu jika terjadi apa apa pada mereka. Teriak Wu hei yang terdengar di luar area Paviliun alkemis.


Li dong yang mendengar nya merasa kesal,


"Apa yang kamu maksud wu hei?


"Rekan mu?"


"Bahkan aku saja tidak melihat mereka".


Ucap Li dong yang membalas perkataan Wu hei.


Wu hei pun tidak tinggal diam, karena sudah menahan sejak lama amarah nya tanpa sadar dia melepaskan pukulan terhadap Li dong.


"Pukulan api membara"

__ADS_1


teriak Wu hei mengeluarkan jurus


"Dhuaaaarrrrrr"


"Booommmm"


Pukulan Wu hei di tahan oleh Ling zia long dengan energi nya, karena memang ranah Kultivasi wu hei dibawah nya jadi pukulan api membara wu hei dapat di tahan dengan mudah.


Ling zia long hanya menahan nya dan tidak melakukan perlawanan. Karena memang Ling zia long sadar jika melakukan serangan di paviliun alkemis, grand master dan para alkemis lain nya pasti akan tetap menyalahkan nya.


"Wu hei apa yang kau lakukan apakah dengan serangan mu ini paviliun alkemis dan paviliun baozang ku akan memulai permusuhan?" teriak marah Li dong yang merasa beruntung karena Ling zia long menyelamatkan nya.


Mendengar teriakan Li dong dan juga suara serangan pihak paviliun alkemis beserta grand master ketua dan wakil ketua nya keluar dari paviliun


"Apa yang kalian lakukan? Bukan kah sudah jelas dilarang melakukan pertarungan di paviliun alkemis?" Teriak ketua paviliun


"Hormat guru"


"Aku akan memberikan pelajaran pada Li dong karena tidak mengakui jika mereka yang terlibat dalam hilang nya rekan rekan ku!" ucap wu hei pada ketua alkemis dan wakil nya.


"Anak muda dan Tuan muda li dong, apakah kalian mengetahui keberadaan murid kami? Ucap wakil ketua yang jelas mengetahui maksud dari wu hei.


"Apakah ini sebuah pertanyaan atau ancaman dari Paviliun alkemis?" tanya Ling zia long


"Jika ingin tahu lebih jelas tanyakan saja pada wu hei itu kemana mereka pergi bukan kah sudah jelas murid murid alkemis tak akan pergi jika tak ada tugas yang di perintahkan?" kembali Ling zia long mengeluarkan pernyataan.


"Mereka berbohong guru dan ketua paviliun. Mereka lah pasti yang terlibat atas hilang nya rekan ku itu." ucap kembali Wu hei


"Cukup."

__ADS_1


"Acara kompetisi alkemis akan dilanjutkan esok hari kalian segera pergi dan persiapkan kompetisi besok." ucap grand master ketua alkemis yang menghentikan perdebatan mereka.


Li dong, ling feng dan Ling zia long bersama lain nya segera bergegas pergi dari Paviliun alkemis. Dan wu hei kembali ke dalam Paviliun sesuai perintah ketua.


Diperjalanan Li dong yang penasaran akan hal sebelum nya kembali bertanya pada Ling zia long.


"Saudara long sebenar nya apa yang sedang terjadi apa kah ini ada kaitan nya dengan mu?


Ling zia long pun kembali menjelaskan.


"murid murid itu sebenar nya di perintahkan oleh Wu hei untuk mengikuti kita saat kita keluar dari paviliun alkemis di waktu pendaftaran lalu. Tetapi karena mereka telah menunjukan niat jahat dan menyerang ku, maka pasukan ku menyergap mereka dan menahan nya. Dan sekarang mereka telah manjadi bawahan ku. Jika paviliun alkemis bertindak maka kami pun tak akan segan terhadap mereka."


Mendengar penjelasan Ling zia long itu Li dong pun semakin geram sekaligus bersemangat.


"Jika itu yang terjadi paviliun baozang pun tak akan segan terhadap paviliun alkemis. Aku akan memberitahukan hal ini pada tetua lain nya agar bersiap esok hari saat final kompetisi.


Kita akan bergabung memberi pelajaran pada wu hei yang terkenal arogan itu. Ucap Li dong


Kembali setelah perbincangan usai mereka pun berpisah dan kembali ke kediaman masing masing.


Tiba di kediaman Long pasukan bayangan malam nya bersorak gembira karena Ling zia long bersama Ling feng memasuki babak final atau babak ke 4 dan ke 5.


Esok hari nya kembali Ling Zia long beserta ling feng bergegas ke acara kompetisi.


Dan untuk pasukan nya yang di pimpin 3 sesepuh xin menjadi penonton. Karena kali ini pihak paviliun alkemis menyelenggarakan babak selanjutnya di alun alun terbuka pusat ibukota kekaisaran Li, jadi semua peserta dapat disaksikan oleh pengunjung dan warga ibukota kekaisaran Li.


Sesuai pembahasan Ling zia long sebelum nya bahwa pihak paviliun alkemis pasti tidak akan terima ke 4 murid nya bergabung kedalam pasukan bayangan malam nya atau disebut "ying long" jadi pasukan nya selain menjadi penonton sekaligus bersiap jika ada terjadi keributan dengan Paviliun alkemis.


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_

__ADS_1


__ADS_2