
Hari hari dilalui oleh para saudara ini dalam pelatihan tertutup nya. A ling pun tak luput melakukan kultivasi tetapi dia melakukan nya hanya pada saat malam hari dan saat berjaga di depan ruangan para tuan muda nya. Karena sebelum nya para saudara ini memilih kamar mewah nya saling berdekatan dan berada lantai yang sama. jadi mudah bagi A ling dan juga Li chen untuk bergantian berjaga di depan ruangan mereka.
Jika A ling yang berjaga di depan ruangan maka Li chen berada di depan penginapan atau di restoran. Untuk bertemu dengan pangeran atau rekan kelompok lain yang ingin menyampaikan pesan pada para tuan muda nya. Begitu pun sebaliknya mereka bergantian selama masa pelatihan tertutup para tuan muda nya itu.
Yang sering kali mengunjungi mereka yakni adalah nona shui yang selalu berkeinginan untuk permohonan maaf dan juga tidak membatalkan rencana pelelangan yang akan diadakan nya.
Dan selalu saja Li chen yang menghadapi nya. Tetapi ada perbedaan dari sikap nona shui yang sebelum nya. Sebenar nya Li chen pun enggan bertemu dengan nya dan selalu mengatakan jika tuan muda nya sedang tidak dapat diganggu karena pelatihan tertutup nya,
Tetapi nona shui tetap kembali esok hari nya. Setiap hari selalu saja menemui Li chen dan juga meminta maaf pada Li chen karena kesalahan sebelum nya. Li chen pun akhirnya tidak mempermasalahkan kejadian sebelum nya karena memang dirinya telah terbiasa menerima hinaan seperti itu. Tetapi kali ini nona shui benar benar memperlakukan hal yang berbeda. Bahkan setiap kali bertemu Li chen pun menemaninya untuk makan di restoran penginapan bulan perak.
Karena hari telah terlewati satu minggu yang ditentukan tuan muda nya jadi kini mereka dapat kembali dengan aktifitas lain nya seperti biasa nya A ling ingin berkeliling kota bersama Li chen ataupun dapat berkultivasi diruangan nya sendiri saat ini A ling telah mencapai ranah pembentukan Qi *4 setelah melakukan kultivasi hasil menyerap pil dan juga sumber daya dari tuan muda nya. Karena kini tengah sore hari menjelang malam. A ling yang menyadari kedekatan Li chen dan nona shui beberapa hari ini. akhirnya untuk menghilangkan penasaran nya itu A ling mendekati meja tempat Li chen menemani nona shui makan. A ling bergabung dan memesan makanan di restoran itu.
Li chen pun tidak keberatan dengan ada nya A ling bahkan dia merasa senang karena ada orang lain yang membantu menemani nona shui berbicara.
"Apakah tidak bosan nona mengunjungi tuan muda dan tidak dapat menemui nya" ucap A ling membuka pembicaraan karena menurut nya 2 orang didepan nya ini telah lama duduk tapi tidak ada yang dibicarakan.
"Tidak apa apa saudara . . . ."
"A ling nona" ucap A ling yang memotong ucapan nona shui yang menggantung. Karena dia yakin nona shui ini tidak mengenal nya.
__ADS_1
"Saudara A ling Walaupun tidak bertemu dengan tuan muda tapi setidaknya dapat bertemu kembali dengan saudara Li chen" ucap nona shui!
"Kami tidak bertemu sudah lebih dari 10 tahun jadi wajar saja jika aku ingin mengajaknya berbicara dan juga sebenarnya perkataan ku yang sebelum nya itu hanya candaan saja. Karena memang kita berasal dari klan yang sama. Ucap nona shui kembali
Li chen yang mendengarnya hanya diam saja tidak menanggapi pembicaraan nona shui, karena memang sebenar nya mereka adalah klan yang sama, dan juga tidak bertemu lebih dari 10 tahun
"Oh, jadi kalian memang saling mengenal sejak lama?. Tanya A ling
"Ya tentu saja kami saling mengenal. Bahkan kami sering bermain bersama saat masih kecil, dan juga orang tua kami pun saling mengenal dekat. Karena jendral Li chi juga sering melakukan tugas pengawalan terhadap paviliun baozang pusat dikekaisaran. Hanya saja Li chen di jauhi oleh rekan sebaya karena tidak dapat berkultivasi dan juga rumor mengatakan jika li chen adalah anak cacat dan tidak memiliki dantian. Karena itulah dia sering mengasingkan diri. Sampai akhirnya kami kehilangan kabar, bahkan di klan menyebutkan bahwa dirinya telah tewas yang ikut menjalankan misi bersama ayah nya. Kaisar Li sebenar nya menyesalkan tewas nya jendral Li chi, walaupun status nya hanyalah jendral rendah, tetapi itu mengurangi kekuatan dari kekaisaran tetapi apa daya setelah menelusuri kasus ini, Bahkan kekaisaran pun tidak menemui jejak dari jendral Li chi! Dan untuk Li chen yang saat itu masih berusia 10 tahun pun tidak di ketemukan. Maka dari itu klan Li menyebutkan bahwa li chen tewas juga bersama ayah nya". Nona shui menjelaskan
"Apakah benar saudara Li chen bahwa ayahmu adalah jendral kekaisaran?" tanya kembali A ling yang masih penasaran.
"Sebenarnya ayah ku bukan berasal dari Klan Li awalnya dia hanya seorang prajurit klan Li, dengan hasil kerja kerasnya dia dapat menjadi seorang pendekar hebat. dan diberikan gelar marga oleh klan, sehingga kami memiliki marga Li, dia sering melakukan misi berbahaya menelusuri dan menumpas para bandit yang meresahkan kekaisaran. Dan juga sering menjalankan misi pengawalan dari pihak kekaisaran Sehingga kekaisaran pun menjadikan ayah sebagai jendral rendah yang memimpin pasukan dari klan Li dan Pasukan kekaisaran. Tetapi kejadian naas 10 tahun silam saat ayah menyelidiki pergerakan dari bandit di kerajaan Luo, saat itu ayah mengijinkan ku karena itu hanya lah sebuah misi penyelidikan dan tidak akan ada peperangan. Maka dari itu ayah jendral pun hanya membawa pasukan 30 orang saja.
Memang saat itu aku menginginkan untuk ikut karena di klan pun tidak ada yang memperdulikan karena aku hanya anak cacat yang berdiam diri di klan, bahkan sering kali banyak hinaan yang dilontarkan, dan juga tidak ada saudara lain di sana selain ayah jendral karena ibu ku sendiri telah meninggal saat aku dilahirkan, karena itulah lebih baik aku mengikuti ayah dalam menjalan kan misi. Hingga kejadian penyergapan oleh para bandit yang tidak diketahui dan terjadilah pertempuran. Tetapi kami tidak mengetahui nama dari kelompok bandit itu. Dan akhirnya menewaskan semua pasukan karena bandit itu lebih Banyak dari pasukan ayah jendral. Saat aku melarikan diri ke kedalaman hutan malah aku tertangkap oleh kelompok bandit itu dan akhirnya dijadikan sebagai budak. Dan dijual kepada saudagar Pedagang kuda Di desa. Beruntung nya aku bertemu dengan tuan muda jadi aku di bebaskan dan juga diajarkan beberapa teknik hingga saat ini.
Sejak saat itulah aku berjanji akan mengikuti tuan muda dan menjadi pelayan nya sepanjang hidup ku.
Li chen menjelaskan masa lalu nya terhadap A ling dan juga nona shui.
__ADS_1
"Jadi, sekarang saudara chen dapat berkultivasi? Tetapi aku tidak merasakan aura mu seperti para pendekar lain nya!" Tanya nona shui kembali
" hahahaha nona shui" jangan menganggap kekuatan seorang pendekar itu dilihat dari ranah kultivasi nya. Jawab A ling yang mengelak ucapan nona shui.
" betul saudari shui, tuan muda sering mengingatkan kami bahwa kekuatan itu dihasilkan dari cara kita berlatih. Bukan dari ranah kultivasi seseorang. tuan muda menjelaskan jika kita memiliki kekuatan dan teknik yang sesuai, bahkan kultivasi yang lebih tinggi sekalipun kita dapat mengalahkan nya! Ucap Li chen yang kini memanggil dengan sebutan saudari
"Lalu metode apa yang saudara chen latih itu". Tanya kembali nona shui yang penasaran karena baru kali ini dia mendengar ada pelatihan khusus Walaupun tidak memiliki dantian.
" jika nona shui ingin tahu lebih baik nona coba saja latih tanding dengan saudara chen ini. Bukan kah nona berada pada ranah pembentukan Qi *5, Kebetulan dia sedang mempelajari teknik pemberian tuan muda. A ling menyeringai agar li Chen dapat menghajar nona shui ini.
"Bagaimana cara mereka berlatih bahkan mereka adalah para budak yang diselamatkan oleh tuan muda, itu berarti mereka berlatih kurang dari 10 tahun. tetapi saat ini mereka sudah setara dengan para generasi muda klan besar. Aku saja dapat mencapai ranah pembentukan qi pada usia 20 tahun. gumam nona shui dalam pikiran nya yang penasaran.
"Baiklah kita akan latih tanding esok hari di
Pusat kota. Di sana ada panggung bela diri, untuk setiap tantangan duel ataupun untuk latih tanding". Jawab nona shui yang menyetujui perkataan A ling.
"Ekhem" suara terbatuk terdengar oleh mereka
"Tu_tuan muda"
__ADS_1
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_