
Waktu berlalu Ling zia long dan keledai berlari menelusuri hutan sambil berbicara mengenai keadaan benua ini.
Di benua timur ini selain para kerajaan yang memiliki kekuatan ada juga akademi kerajaan tempat pelatihan para generasi muda. Setiap kerajaan memiliki basis kultivasi tertinggi hanya pendekar bumi tinggi berbagai tingkatan. Itu pun hanya pihak kerajaan dan pihak akademi kerajaan.
Jika sebuah klan memiliki kekuatan yang telah mencapai pendekar bumi itu akan di kategorikan klan kelas 1 dan menjadi klan pelindung kerajaan.
Dan untuk generasi muda yang memasuki akademi kerajaan itu adalah generasi muda yang memiliki ranah kultivasi pembentukan inti sebelum mencapai usia 30 tahun. Sedangkan generasi muda yang tidak dapat memasuki akademi kerajaan mereka hanya dapat memasuki sekte menengah atau kecil di wilayah kerajaan.
Untuk di kekaisaran kekuatan tertinggi adalah pendekar langit berbagai tingkatan
Dan di kekaisaran hanya ada sekte besar yang menjadi Pelatihan para generasi muda. Diantaranya ada sekte naga biru, sekte pedang langit dan juga sekte lembah bunga. Sekte besar ini mendukung sepenuh nya atas kekaisaran.
Karena kekuatan kekaisaran tergantung dari ke tiga sekte besar disana.
Menurut informasi lain bahkan ada sekte sekte yang tersembunyi beraliran hitam Tetapi tidak diketahui keberadaan mereka.
Dan diibukota kekaisaran tersebut memperbolehkan para pendekar untuk terbang selain mempersingkat waktu juga hanya para pendekar tahap langit lah yang mampu menguasai nya.
Terkecuali istana kekaisaran yang melarang terbang disana.
Jadi saat ini tuan muda akan melalui Ibukota kekaisaran atau memutar melalui hutan kerajaan lain. Tanya Keledai disela perjalanan nya
Kita akan melalui ibukota saja sekalian mencari informasi keberadaan para saudaraku.
Ah iya setelah kama kita jalan bersama aku tidak tau nama mu keledai? Tanya Lng Zia long
Ah taun muda jangan memanggilku sebutan keledai dong, bentuk ku memang sedikit unik tetapi aku ini ras kuda binatang suci. Berbeda dengan keledai dan kuda lain. Sebenernya aku memang tidak memiliki nama tuan muda. Ucap keledai akhem.
Ya sudah mungkin panggilan mu aku rubah saja. Jika tidak ingin dipanggil keledai, teyaoi aki tidak pandai membuat sebuah nama, bagaimana dengan panggilan "mu hua"
Ekhe ekhe ekhe
suara kuda berjingkrak bahagia.
Nama yang bagus tuan muda. Kembali bicara dalam pikiran
Memang kamu belum dapat berbicara dengan mulut mu itu? Tanya Ling zia long
Jika sudah mencapai tingkat 5 keatas mungkin dapat berbicara dengan fisik ku. Itu pun setelah melewati mutasi. Dan setelah mencapai tingkat 9 barulah dapat berubah menjadi setengah manusia. Itupun harus melewati waktu yang sangat lama
Berbeda dengan binatang ilahi yang legendaris mereka sudah memiliki kecerdasan sendiri sejak terlahir.
Mungkin tingkat 3 saja dapat berbicara dengan mulut nya
Setelah hutan berkabut ini kita akan menemui sebuah desa kecil sebelum menuju kota terdekat. Apa tuan muda akan singgah atau kita lanjutkan saja perjalan menuju kota. Tanya mu hua.
Kita hanya lewat saja dari desa itu, nanti kita akan beristirahat di kota saja. Jawab Ling zia long.
Kita akan memasuki desa tuan cepat lah naik ke punggung ku apa kata orang nanti tuan muda berjalan bersama tunggangan nya.
Toh kita hanya sebentar saja melewati desa kecil ini. Ucap mu hua
"Baiklah" jawab ling zia long singkat dan melompat ke punggung Mu hua.
Tiba di gerbang desa penjaga memberhentikan Ling zia Long. Selamat datang tuan muda di desa kabut. Apakah ada keperluan? Ucap para penjaga ramah karena melihat kultivasi anak muda yang telah mencapai ranah penyempurnaan *5 dan membawa pedang besar dipunggung nya. bahkan mereka saja para penjaga hanya tahap pembentukan Qi dua ranah dibawah Ling zia Long.
Aku hanya akan melewati desa saja, apakah dapat melalui desa ini. Lanjut Ling zia long Tanpa turun dari punggung Mu hua.
Tentu tuan muda silahkan! hanya saja didalam desa harap berjalan berhati hati karena masih banyak yang berjalan dan berjualan.
Baiklah tidak masalah jawab Ling zia long. Dengan perlahan mu hua berjalan memasuki desa.
Tuan muda belilah bakpao ini,
__ADS_1
Tuan muda daging bakar ini sungguh lezat tuan muda,
tuan muda ubi bakar nya masih hangat
Suara suara dari para pedagang saat Ling zia long melewati jalan pedesaan. Ling zia long hanya tersenyum senyum melihat nya.
Saat di gerbang keluar pedesaan kembali Ling zia long di berhentikan oleh penjaga.
Maaf tuan muda apakah ingin keluar desa, hari akan menjelang malam, tidak kah istirahat menunggu esok hari? Ucap penjaga
Tidak terima kasih memang aku sedang terburu buru melanjutkan perjalanan.
Jika seperti itu hati hati dijalan tuan muda, karena sering ada nya bandit atau perampok di perjalanan menuju kota. #Lanjut penjaga
Tidak masalah tuan penjaga jika ada bahaya kemungkinan aku akan menghindar. Dan terima kasih banyak atas saran nya, ucap Ling zia long dengan melemparkan buah apel bumi sumber daya tingkat tinggi langka. Dan berlalu memacu mu hua Dengan cepat.
Penjaga yang menangkap apel itu sangat kaget dan heran karena tidak mengetahui buah tersebut hanya saja merasakan energi yang sangat besar.
Saat komandan tiba disana untuk memberi perintah menutup gerbang, dia juga terkejut melihat penjaga memegang apel yang langka.
Darimana apel itu? Berikan pada ku ucap komandan.
Lapor komandan seorang anak muda dengan pedang besar dipunggung nya melewati gerbang beberapa saat yang lalu dan memberikan apel ini. Apakah komandan tau apel apa ini.
Aih bodoh nya kalian ini. Mengapa tidak menahan nya dan mengundang nya ke ke aula kepala desa. Asal kau tau saja ini apel bumi herbal tingkat tinggi sangat langka.
Mungkin hanya pihak kekaisaran yang memilikinya dan harga nya mungkin ratusan ribu koin emas bahkan jutaan.
Apaaaaa
Mulut para penjaga terbuka lebar mendengar itu buah langka,
Semua penjaga kaget karena anak muda yang melemparkan nya seperti melempar sebuah permen.
Komandan kembali berkata, rahasia kan ini aku akan melapor nya pada kepala desa dan kalian jika bertemu kembali jangan sungkan mengundangnya ke aula kepala desa. Ini berkah bagi desa kita.
Di gelap nya malam Ling zia long berlari bersama mu hua. Karena insting binatang itu lebih sensitif walau keadaan gelap gulita.
Booommmm
Booommmm
Duarrrrr
Tolong tolong tolong
Saat berlari semakin kedalam hutan Ling zia long mendengar teriakan seseorang meminta tolong.
Dihutan yang datar ada sebuah perkemahan ditempat itu terdapat para pedagang dan kereta kudanya dan juga ada beberapa pengawal yang sedang beristirahat dalam perjalanan menuju kota.
Hahahaha hahahaha
Berikan barang barang kalian, sudah ku bilang Jangan melawan kalian masih saja mencoba ingin mati. Ucap salah satu bandit setelah membunuh salah seorang pengawal pedagang.
Pedagang ini terdiri dari 3 orang (1 pria dewasa,1 pria muda, dan 1wanita dewasa ) seperti sebuah keluarga pedagang dengan membawa 2kereta kuda dengan perbekalan dan hasil pertanian yang akan dijual di kota.
Juga dikawal oleh 3orang pendekar ranah pembentukan qi *3 sebagai pengawal.
Trang trang trang suara senjata berbenturan, Aaahhhhh
Suara teriakan kesakitan daei pedagang pria dewasa karena terkena luka pada perut akibat tusukan dari bandit.
Bandit ini ada 5 orang dengan ranah pembentukan Qi *4 lebih tinggi dari para pengawal dan karena tingkat kultivasi dan jumlah yang menguntungkan bandit ini dapat mengalahkan rombongan pedagang yang sedang beristirahat itu.
__ADS_1
Tolong tolong teriakan seorang wanita dewasa itu sambil memeluk suami nya yang terluka tusukan dari bandit
Tolong
Tolong jangan bunuh kami
Aku akan memberikan semua dagangan ini tetapi jangan bunuh kami. Lanjut suara wanita
Hahahaha Ternyata ada wanita untuk menemani kami malam ini.
Jleb.
Tiba tiba sebuah tusukan Pedang besar tertusuk dipunggung salah satu bandit yang akan menghampiri para pedagang.
Para bandit lain nya berteriak murka dan menyerang Ling zia long.
Tetapi Karena kultivasi bandit yang rendah Ling zia long Hanya menggunakan tubuh fisik nya saja.
Srettt jleb sraaatttt
Kedua bandit terkena tebasan pedang Ling zia long yang langsung tak sadarkan diri. Dan hanya satu yang tersisa.
Dan bersujud memohon ampun dengan luka beberapa sayatan
Ampuni aku tuan ampun tuan
Hanya tikus tikus tak tau diri yang memiliki kekuatan rendah tapi sudah meresahkan.
Ampun tuan aku tak akan mengulangi. Ucap bandit yang hanya seorang diri.
Pergilah jangan sampai aku melihat ada rampok berkeliaran Kembali atau aku akan hancurkan markas dan keluarga kalian ucap Ling zia long.
Bandit itu buru buru pergi berlari kedalam hutan
Apakah kalian baik baik saja? Ling zia long bertanya. Kepada para pedagang
terima kasih pendekar atas pertolongan nya, Hanya saja suami ku terluka entah dapat diselamatkan atau tidak.
Ucap wanita dewasa disana. Memeluk suami nya yang tak sadarkan diri
Boleh kulihat luka nya, Ling zia long bergegas memeriksa luka.
Seketika dia mengeluarkan beberapa herbal penyembuhan dari kantong kain padahal daei cincin penyimpanan, karena cincin penyimpanan itu masih langka ditemukan di benua timur hanya beberapa petinggi saja yang memakainya para bangsawan kaya, para pemimpin klan, dan para pendekar tingkat tinggi
Dengan beberapa pengetahuan yang diketahui nya dari kitab 1000 pengetahuan dia menghancurkan herbal dan meletakan pada perut pedagang dewasa itu dan membalut nya. Ini luka yang cukup dalam, semoga saja keberuntungan masih berpihak pada tuan. Bawa lah ke dalam kereta kuda Untuk beristirahat ucap aling zia long memberitahukan.
Terima kasih atas pertolongannya tuan pendekar, suara seorang remaja menangkupkan tangan didepan Ling zia long kemudian membantu ibu nya membawa ayah nya ke kereta kuda.
Tuan pendekar tunggu, suara seorang wanita dewasa. Kemana kah tujuan tuan pendekar jika ke kota bisakah kita bersama menuju kota kami takut para bandit itu akan mengejar kami. Lanjut wanita dewasa.
Baiklah nyonya, kita akan ke kota bersama bagaimana dengan barang barang dagangan nyonya? Ucap Ling zia long
Ah itu sebenarnya kami dapat selamat saja sudah cukup. Tetapi barang dagangan ini untuk perbekalan kami di kona nanti. Karena kami sebenarnya tinggal dikota hanya sesekali saja melakukan perdagangan dari desa.
Ah begini saja karena hanya 1 kuda yang dapat melanjutkan perjalanan bagaimana jika kuda ku yang akan menarik kereta barang nya.
Apakah putra nyonya dapat mengendarai kereta kuda nya.
Kita akan melanjutkan perjalanan saat ini
Baiklah tuan pendekar kita lanjutkan perjalanan biar aku yang membawa kereta kuda karena putra ku belum terbiasa membawa kereta kuda bahkan saat ini pertama kali nya dia ikut meninggalkan rumah di kota.
Maaf kan kami tuan pendekar jadi menghambat waktu nya tetapi kami berjanji saat tiba dikota kami akan memberikan kompensasi yang setimpal. Ucap wanita dewasa
__ADS_1
Baiklah mari lanjut kan perjalanan ling zia long mengambil batang pohon yang dijadikan kayu bakar dan membalut nya kembali dengan kain yang diambil dari pakaian bandit.
Dengan penerangan api seadanya saja kereta kuda pedagang dan Ling zia long melanjutkan perjalanan.