5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
73. Pertempuran Dengan Bandit Gunung


__ADS_3

Booomm... Bommmmm...Duarrr...


Suara benturan ledakan terjadi antara serangan ke 5 Saudara ini dengan kelompok bandit gunung.


"Heeiiii"


"kenapa kalian menyerang kami?.." tanya kelompok bandit gunung yang berada pada ranah Penyempurnaan.


"Hahahaha bukan kah kalian yang terlebih dahulu menyerang kami dan ingin merampok kami? Sekarang lebih baik serahkan apa yang kalian miliki" ucap ling bai.


"Sepertinya tidak ada pilihan lain kita serang bersama. Mereka juga hanya tahap penyempurnaan saja". Ucap salah satu anggota bandit gunung itu.


"Tunggu" !!!


Teriak anggota bandit gunung yang memiliki ranah bumi awal.


"Kalian tidak akan sanggup menahan serangan mereka! Lebih baik kita mundur ke markas dan laporkan pada ketua!


"Tidak perlu, bukan kah mereka hanya ranah Penyempurnaan saja mereka ada 6 orang penyempurnaan sedangkan kita ada 8 orang, dan hanya pak tua yang di kereta kuda saja yang tahap bumi awal, sepertinya kemenangan jumlah berpihak pada kita, dan tidak perlu merepotkan ketua." ucap kembali anggota kelompok bandit gunung.


"Kalian ini keras kepala sekali, bukan kah ketua memerintahkan bahwa kita tidak membunuh korban dan kita hanya merampok saja." Kembali anggota bandit gunung yang memiliki ranah bumi awal bersuara.


"Kita sudah terlanjur dalam keadaan ini. Serang saja mereka"


"Ayo serang" teriakan anggota bandit gunung lain nya.


Ling zia long kembali berkumpul di atas kereta kuda bersama para saudara nya, dan memerintahkan Ling xuan dan ling yu membuat perisai pertahanan.


"Bommmmm... Bomm.... Bommmm...."


Setelah menerima serangan dari kelompok bandit gunung kembali ling zia long memerintahkan Ling feng dan Ling bai menyerang, juga dibantu oleh anggota paviliun baozang yang memiliki ranah bumi awal.


"Serang" teriak Ling zia long


"Bommmmm... Bom... Bommmm.


"Ahhhhhh... Akkhhhhh...."


Serangan dari Ling zia long dan para saudara nya membuat kelompok bandit gunung ini terpental kebelakang, Hanya 2 orang ranah bumi awal saja yang masih bertahan Dengan perisai pertahanan nya.


Ling xuan yang melihat 2 orang masih bertahan mengendalikan palu kapak nya, membesar di atas ke dua orang itu dan


"Booommmm...."

__ADS_1


"Ukhuk... ukhuk.."


Kedua orang ini bertahan di tanah yang telah berbentuk kawah akibat Pukulan palu kapak Ling xuan tetapi beruntung hanya mengeluarkan darah saja dari mulut nya karena luka ringan, Berkat pertahanan mereka sebelum nya dan ranah kedua orang itu yang berada pada ranah bumi awal.


"Sayap phoenix" ling feng kembali mengeluarkan jurus nya menyerang kelompok yang terpental sebelum nya.


"Duar.. Duar... Duar ....."


"Booomm....." suara ledakan kembali terjadi


"tidaaakkkkkk" teriak kedua orang anggota kelompok bandit gunung yang masih bertahan didalam lubang, dan tak sempat Melindungi anggota lain nya.


"Aaakkkkhhhhh.... "


Kedelapan orang yang masih menahan sakit pun terkena serangan ling feng dan mengalami luka parah, tetapi mereka masih bertahan.


Ling bai kembali mengeluarkan 2 belati ditangan nya dan 5 belati angin yang melayang lalu melesat cepat


Jleb... jleb... Jleb... Aakkhhhhh


Seketika ke 8 orang yang memiliki ranah Penyempurnaan ini meregang nyawa. Akibat serangan Ling bai yang melesat cepat menusuk jantung dan titik vital lain nya Tanpa dapat menghindar karena memang baru saja terkena serangan Ling feng.


"Lariii" kedua orang ini bersuara dan melarikan diri dengan langkah meringankan tubuh. Mereka lari secepat mungkin tidak menghiraukan rekan yang sebelum nya telah tewas.


Di belakang nya ling zia long dan para saudara nya mengejar mereka dengan langkah masing masing secepat mungkin. Begitu pun anggota Paviliun baozang yang berada pada ranah bumi awal mengikuti mereka mengejar bandit gunung itu.


Untuk mayat para bandit gunung Sebelum nya di urus oleh A ling dan Li chen. Sedangkan Ling yu memilih menunggu di kereta kuda saja bersama anggota Paviliun baozang yang lain.


Ling zia long memerintahkan 3 saudara nya ini agar mengejar dengan memberi jarak supaya mereka dapat mengikuti nya ke markas bandit gunung.


Semakin lama mengejar mereka di arahkan ke hutan pinggiran kota kekaisaran, dan semakin terlihat banyak pondokan gubuk kayu dan juga tenda tenda yang menjadi tempat tinggal para warga.


Warga disekitar hutan ini tampak tidak terlihat baik mereka seperti gelandangan dan juga anak anak terlantar. Dengan pakaian mereka yang dipenuhi dengan jahitan - jahitan sambungan kain. Dan juga terlihat lemah dan kurus seperti kelaparan.


Ling zia long tidak memperdulikan keadaan sekitar mereka tetap mengejar 2 anggota kelompok bandit gunung yang melarikan diri.


Saat melewati pemukiman tersebut Kembali para saudara ini di hadang beberapa orang yang memiliki ranah penyempurnaan.


"Berhenti"


teriak dari anggota yang menghadang jalan itu.


"Bruk buk bak buk bam bam bam"

__ADS_1


penghadang jalan ini dibuat kembali terpental oleh Ling zia long dan para Saudara nya.


mereka berhasil melewati nya dengan serangan fisik yang cepat, itu membuat para penghadang nya terpental mundur.


Para saudara ini Masih mengejar sedangkan dibelakang nya anggota bandit gunung uang menghadang dan terpental mengikuti di belakang para saudara ini. Semakin jauh mengejar semakin dalam hutan tersebut. dan arah tujuan anggota bandit gunung adalah sebuah air terjun di kedalaman hutan itu. Di sisi air terjun itu banyak terlihat para pendekar yang sedang berkumpul. Saat melihat kedatangan para saudara ini mereka semua kembalj menghadang pergerakan para saudara.


"Berhenti"


"Siapa kalian"? ucap salah satu yang ada di kelompok itu dan mendekat ke hadapan Ling zia long dan para saudaranya orang itu berada pada ranah bumi awal *2 sedangkan 2 orang yang di kejar para saudara ini adalah ranah bumi awal *1


"Menyingkap lah, kami sedang mengejar 2 perampok yang melarikan diri. Apakah kalian bagian dari perampok itu juga?" tanya Ling zia long


"Seperti nya kalian salah sasaran anak muda? Kami tidak melakukan perampokan selama ini, lalu siapa yang kalian maksud perampok itu? Ucap kembali orang yang berbicara tadi.


"Lalu jika kalian bukan bagian dari perampok mengapa menghalangi jalan kami mengejar perampok tadi? Kali ini suara ling bai yang terdengar.


"Anak muda seperti nya kalian salah tempat, semua yang berada di tempat ini dan di hutan ini adalah saudara kami, apapun yang terjadi mereka ada di perlindungan kami dan ketua kami". Ucap kembali orang yang bicara sebelum nya.


"Kaka pertama dan saudara semua, seperti nya percuma kita berbicara pada mereka. Kita serang saja bersama sama" Ling feng mengajukan pendapat nya


"Tunggu sebentar," ling zia long menahan saudara nya.


"Baiklah karena disini adalah perkumpulan kalian dan ini semua saudara kalian. Panggilkan ketua kalian. Aku akan berbicara dengan nya, jika tidak jangan kan 8 orang sebelum nya yang kami bunuh. Bahkan kalian akan kami habisi! Ancam Ling zia long.


"Anak muda, jangan terlalu arogan disini dan siapa juga yang kalian bunuh Sebelum nya, hanya mengandalkan ranah Penyempurnaan dan juga seorang pengawal yang berada ranah bumi awal? Apa kalian pikir mudah menghancurkan kami?" kembali orang itu bersuara. Dia adalah ketua pasukan di Kelompok ini dan menjadi murid dari ketua kelompok di hutan ini.


"Ketua kami tidak mudah untuk di temui oleh siapapun jadi sebaiknya kalian pergi saja sebelum kami bertindak lebih jauh anak muda!" ucap kembali ketua Pasukan


"Baiklah jika kalian memilih untuk dihancurkan. Saudara semua bersiap" teriak Ling zia long yang mengangkat jangan nya dan mengeluarkan 100 pedang di udara menghadap ke arah kelompok itu.


Ling feng dan Ling bai mengeluarkan sayapnya dan melayang di atas kanan dan kiri Ling zia long. Dengan mengeluarkan senjata masing masing. Ling xuan dengan perisai nya melayang di atas kepala Ling zia long bersiap membentuk pertahanan.


Untuk anggota Paviliun baozang berada tepat di belakang Ling zia long untuk membantu serangan dan juga pertahanan dengan perisai energi nya.


" maaf tetua kami merepotkan mu kembali dalam pertempuran ini" ucap Ling zia long pada anggota Paviliun baozang yang berada di belakang nya.


Anggota kelompok di hutan ini pun membuat perisai dan mengeluarkan senjata masing masing dan mengelilingi Ling zia long dan para saudara nya.


"Seranggggg......" Teriak Ling zia long


"Bommm.... Bomm... Bommmmm... Duarrrr."


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

__ADS_1


__ADS_2