5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
19. Pulau Tersembunyi


__ADS_3

Kembali ke laut tak berujung disana terdapat beberapa pulau, diantara nya pulau tebing hitam dan pulau es,


di arah barat laut ada sebuah ke pulau an kecil yang hanya dihuni oleh beberapa makhluk saja, dipulau itu lebih terlihat seperti penangkaran kura kura dan penyu dan makhluk melata lain nya seperti kadal air, salamander, dan beberapa ular.


Beberapa pulau yang terdapat disana terlihat sepertk mengapung diantara luas nya samudra pulau itu saling berhubungan.


Ditengah pulau (pusat) adalah istana Kura kura. Walaupun hanya sebutan saja Istana, tetapi bentuk nya terlihat seperti benteng benteng batu yang menjulang tinggi. tak ada yang menyadari jika dipulau ini terdapat kehidupan.


Pulau ini lebih tepat disebut Pulau Kura kura, karena tempat ini lah tempat Kura kura tinggal sebelum mecapai dewasa untuk melakukan migrasi keberbagai lautan. Dan kembali tulang setelah melakukan perjalanan panjang,


Pulau ini juga tempat bagi kura kura bertelur dan berhibernasi dalam waktu yang sangat lama.


Berjalan seorang anak usia 10tahun di pesisir pantai menuju kedalaman hutan bagian luar dipulau. Karena Pulau ini terdiri dari pulau luar, pulau dalam dan pusat yang disebut istana kura kura.


Dipulau bagian luar berbagai macam binatang melata tinggal disana


Untuk bagian dalam adalah binatang yang telah berevolusi atau memiliki ranah kultivasi.


Untuk Bagian pusat nya hanya binatang tingkat tinggi yang terpilih lah yang dapat menuju kesana.


Pulau apa ini? kenapa banyak sekali telur telur berserakan dan ada kura kura dimana mana, Seperti peternakan saja. Dalam pikiran anak itu


Dia berjalan menelusuri pesisir pantai berjalan kekedalaman hutan karena berfikir tidak ada hewan buas yang berbahaya di tempat itu. Dia berniat mencari makanan, entah itu hewan buruan atau buah buahan yang dapat di makan. Karena semenjak dia ditinggal dipulau itu ia tersadar hanya ada beberapa pakaian dalam kantong kain dan juga tulisan surat saja yang berisi "5 tahun kemudian titik penjemputan ada di perbatasan luar hutan siluman dan hutan kematian, mengarah ke laut kematian.


Dia adalah Ling xuan yang ditinggalkan Sesepuh saat tidak sadarkan diri dipulau terpencil ini.


Yuhuuuuu apakah ada orang disini?


Yuhuuuuuu dia berteriak teriak Seperti orang gila saja.


Semakin kedalam hutan dia menemukan beberapa pohon kepala, Ling xuan memanjat begitu saja dan mengambil beberapa buah.


Dengan memanfaatkan pecahan bebatuan yang bersudut runcing akhir nya kelapa habis tak tersisa. Tak ketinggalan dia juga mengambil ikan untuk dibakar. Bahkan ada beberapa telur yang diam diam dicuri nya untuk dimakan.


Beberapa hari berlalu dia merasa bosan karena tak tahu apa yang harus dilakukan dipulau itu. Bahkan binatang pun tak ada yang mendekat!


Dengan rasa penasaran dan mengumpulkan keberanian nya. Ling xuan berjalan semakin kepedalaman melihat disana perbatasan antara pulau luar dan dalam dibatasi dengan lautan dia memilih menyelam sambil mencari ikan


Kebetulan hari menjelang malam banyak binatang disana yang kembali ke gua atau tempat tinggal masing masing jadi Ling xuan berenang dengan aman dan damai. Lagipula dia hanya manusia biasa yang tidak memiliki aura. Jadi binatang disana tidak merasakan adanya bahaya.


Malam hari nya dia tiba di pedalaman Pulau, berbeda dari pulau sebelum nya yang lebih di dominasi pasir pantai dan beberapa pepohonan saja saat ini lebih sepertj hutan belantara yang memiliki pohon yang tinggi tinggi dan cukup lebat.


Pagi hari telah berganti Ling xuan dikejutkan dengan beberapa hewan buas yang besar besar mengelilinginya. Ada salamander air, kadal, dan ular. Dengan menjulurkan lidah nya seperti melihat mangsa


Tolong tolong


Toloooong Toloooooongg


Ling xuan berteriak kencang.


Tetapi aneh nya para binatang melata itu tiba tiba saling menyerang satu sama lain. Menandakan bahwa mereka bersaing mendapatkan Ling xuan.


Memanfaatkan kondisi yang kacau dia berlari semakin ke pedalaman hutan. Tetapi sial nya didalam hutan Ling xuan bertemu kembali dengan binatang lain yang berjenis ular besar dan kura kura air (penyu) sedang bertarung entah apa yang diperebutkan nya.


Ling xuan tetap berlari ke arah binatang yang bertarung karena dia pun sedang dikejar oleh beberapa binatang yang tadi ingin memamgsa nya. Dia terlintas dipikiran nya untuk mengadu mereka semua.


Dengan menghindar dan melompat berlari dan berguling guling Ling xuan semakin mendekat ke tengah pertarungan.


Saat didepan pertarungan Ling xuan kembali berteriak


Tolong

__ADS_1


Tolong


Tolong


Akibat teriakan itu membuat ular hilang fokus pertarungan nya dan dimanfaatkan oleh kura kura melukai ular.


Duuuuummmm


Suara ledakan di tubuh ular.


Ling xuan terus berlari tanpa memikirkan hal lain nya dia hanya ingin menyelamatkan diri. Kedalam hutan lebih jauh.


Cukup jauh berlari dan kelelahan Ling xuan Beristirahat sembunyi dalam gundukan batu dan tanah. Tetapi itu tidak terhindar dari kura kura yang mengejar.dengan menghancurkan batu itu Akhirnya Ling xuan dapat ditemukan oleh kura kura.


Karena takut dia kembali berlari walau masih lelah melanda.


Kura kura hanya mengejar saja tanpa melakukan serangan kejadian kejar kejaran tersebut memakan waktu hingga menjelang malam.


Hingga pada kedalam hutan dan dapat melihat lautan kembali Ling xuan kembali berteriak agar ada yang mendengar nya.


Tetapi kura kura itu mengeluarkan suara juga Tetapi terdengar lucu


Owakkk, owakkk owakkk


suara seperti memanggil kawanan nya.


Dan saat tiba di lautan


Byur, byur, byurrr Jbyurrr


Ada bebebrapa kura kura besar yang mengelilingi nya. Bahkan besar nya seperti banteng.


Ling xuan yang melihat hanya terduduk lemas, dan pasrah dengan keadaan nanti nya. Melihat para kura kura besar itu mendekat.


BERHENTI


Ling xuan yang mendengar suara seperi manusia itu akhirnya dapat bernafas.


Wwwuuuussssshhhh


Jdummmmm


Suara seperti pendaratan sebuah batu besar.


Dalam kepulan air itu keluar sosok pria paruh baya. Dengan kepala botak dan tempurung dibelakang nya


Semua kura kura besar menundukan kepala dan berbicara salam hormat ketua.


Ling xuan yang mendengar ternyata kura kura besar itu dapat berbicara.


Sang ketua kura kura mendekat dan berbicara.


Anak manusia apa yang kamu lakukan disini. Sejak kapan Pulau inj jadi tempat bermain?


Ling xuan menngakupkan tangan dan menunduk setengah badan.


Salam tetua ling xuan memberi hormat.


Saya tidak tau ini ada dimana tapi sepertinya saya tersesat di pulau ini. Ucap Ling xuan.


Lalu ada masalah apa sehingga para kura kura ini mengepung mu.

__ADS_1


Ling xuan hanya menggelengkan kepala nya. Karena dia juga tidak tau akan dikejar oleh kura kura.


Owak , owak, owak.


Suara kura kura yang tadi mengejar nya. Berjalan mendekat kearah pria sepuh itu


Pria sepuh hanya tersenyum masam.


Anak manusia, tidak perlu takut kura kura ini mengatakan bahwa kau telah membantunya mengalahkan siluman ular di hutan sana. Sebenar nya dia ingin berterima kasih.


Hanya saja karena kekuatan nya masih rendah dia belum dapat bicara. lagipula dia menahan mu untuk tidak masuk ke pulau bagian pusat karena bagi siapapun tidak diperbolehkan memasuki pulau pusat ini. Dan kau telah melewati perbatasan nya sehingga kura kura yang lain menghadang.


Ling xuan bangkit dan menggaruk belakang kepala nya yang tidak gatal. Maafkan aku tetua, aku tidak mengetahuinya aku kira aku akan dijadikan santapan mereka.


Sudahlah tak perlu dipikirkan hari sudah menjelang malam bubar semua nya, ucap pri sepuh kura kura.


anak manusia bagaimana dengan mu? Lanjut nya


Maafkan aku tetua aku sebenernya tidak tahu cara kembali. Mungkin dalam beberapa waktu ijinkan aku tinggal disini.


Baiklah ikut aku, akan berbahaya jika tinggal disini seorang diri. Ucap tetua kura kura


Terima kasih tetua kura kura. Jawab Ling xuan


Kemudian dia dibawa lompat jauh dari sana


Woaawww


Ling xuan takjub akan hal itu karena saat melompat berbeda dengan saat dibawa sesepuh klan terbang dia tidak tahan dengan terpaan angin yang kencang.


Tiba dipulau pusat,


Mereka masuk kedalam sebuah gua yang cukup besar, Nah kita telah sampai di kediaman ku, kau dapat tinggal sementara waktu disini, karena hanya aku seorang yang menjaga pulau pusat ini. Karena belum ada generasi selanjutnya yang diakui oleh istana kura kura di dalam pulau sana. Tetua kura kura menjelaskan


Terima kasih tetua tempat ini sungguh nyaman.


Ling xuan berbaring diatas batu yang datar dan seketika saja tertidur karena lelah setelah seharian berlari tanpa henti.


Esok hari nya terbangun dan keluar gua Ling xuan melihat tetua kura kura sedang asyik nya menyantap buah buahan segar yang baru saja dipetik nya.


Makan saja buah itu aku sengaja mengambil buah lebih banyak. Sambil menunjuk meja batu yang berada di depan gua.


Dengan lahap Ling xuan menyantap buah. Setelah slsei makan. Ling xuan menatap tetua kura kura dan bertanya, " tetua bisakah kau ajarkan lompatan Seperti kemarin mungkin jika memiliki kemampuan melompat lebih tinggi aku dapat melihat tempat ku dan dapat kembali kesana.


Uhukkkk


Seketika tetua kura kura terbatuk mendengar perkataan Ling xuan yang menurutnya lompatan itu hanya lompatan biasa.


Ekhem,


Butuh waktu lama untuk melakukan itu apa kau sudah siap nak.


Kapan pun itu aku siap tetua. Jawab cepat ling xuan takut tetua kura kura berubah pikiran.


Sekarang apakah kau sebelum nya berlatih karena tidak ada aura yang terpancar di tubuh mu. Tanya tetua kura kura


Sebelum nya aku belum pernah berlatih tetua hanya pembelajaran saja mengenai pengetahuan. Jawab Ling xuan


Begini saja nak karena kamu belum pernah berlatih sekarang kamu harus memperkuat tubuh mu dulu. Mungkin kedepan nya akan dapat belajar seni bela diri. Ucap tetua


Mohon bimbingan nya tetua, apa yang harus dilakukan? Tanya Ling xuan

__ADS_1


Sementara tak perlu banyak banyak, cukup berlari kembalilah kepulau pusat ini dalam waktu singkat. Tiba tiba Tetua itu sudah melemparkan nya kepulau luar pantai tempat pertama kali Ling xuan tiba.


__ADS_2