5 Pendekar Ling

5 Pendekar Ling
98. Pertempuran Melawan Salamander Api


__ADS_3

Li chen kembali bergerak ke arah salamader api yang ada di sebelah selatan batu besar.


Kembali li chen melakukan pergerakan hanya dengan tubuh fisik nya untuk menyelinap mendekat ke sisi salamander api.


Saat tiba di sisi salamander api Li chen kembali melakukan pernafasan naga dan mengalirkan energi pada kaki nya dan melakukan tendangan pada leher salamander api. Menyadari bahaya salamander api bergerak mundur untuk menghindar, tetapi tetap saja tendangan Li chen yang telah dipenuhi energi tenaga dalam nya tetap berhasil mengenai leher salamander api itu karena tendangan nya begitu cepat.


"Booommmm......."


Kembali salamander api yang memiliki ranah tingkat 3 itu di buat terpental akibat tendangan Li chen.


Ke 4 pasukan kota huatao kini sudah siap melakukan serangan dan kembali menggabungkan energi mereka.


"Booommmmmm" gabungan serangan energi telah di lepaskan dan mengenai dada salamander api dan menghancurkan nya.


Tanpa mengeluarkan suara teriakan binatang, salamander api tersebut telah kehilangan nyawa nya.


Ke 4 pasukan kota huatao berdecak kagum pada Li chen yang memang tidak merasakan aura energi pada tubuh nya tetapi dapat menumbangkan binatang siluman tingkat 3 dengan mudah. Mereka berfikir teknik apa yang digunakan oleh Li chen meskipun tidak dapat menggunakan energi tetapi dampak serangan nya menakutkan. Kemungkinan jika mereka yang mendapat serangan tersebut akan berakhir sama dengan salamander yang mereka serang.


Li chen kembali berlari ke arah salamander lain nya, tetapi kali ini kedua salamander itu bergabung untuk merasakan serangan Li chen karena ke dua salamander lain telah dilumpuhkan.


Saat Li chen melakukan pukulan pada salah satu salamander dengan memusatkan energi pada tangan nya. Salamander api lain nya mengibaskan ekor nya sehingga mengenai Dan menghempaskan Li chen cukup jauh dan menabrak batu yang cukup besar.


"Booommmm....."


Batu yang ditabrak Li chen pun hancur karena pukulan Li chen yang mengenai batu tersebut.


"Saudara cheeeenn..." teriak A ling yang melesat ke arah Li chen terjatuh.

__ADS_1


Li chen keluar dari bebatuan yang telah hancur dan menunjukan wajah nya pada A ling,


"Aku baik baik saja, kita harus bergabung dengan yang lain." ucap Li chen


Segera A ling membawa Li chen ke batu besar tempat mereka berkumpul sebelum nya.


Li chen yang merasakan sakit di tubuh nya menelan pil penyembuh dan kembali menyerap energi alam untuk menstabilkan tubuh nya. Untuk yang lain nya tetap melakukan serangan dan bertahan.


Setelah dirasakan tubuh nya cukup baik, li chen kembali bersuara. "Sepertinya kita harus memisahkan ke dua binatang siluman itu supaya aku dapat melumpuhkan salah satu nya".


"Saudara chen kamu bisa fokus pada binatang siluman yang melukai mu, dan aku akan mengurus satu nya lagi. Untuk yang lain tetap melakukan penggabungan serangan seperti sebelum nya". Kali ini A ling yang memberi arahan pada mereka.


"Tapi saudara, itu akan berbahaya untuk kalian berdua. Lebih baik kami yang melakukan nya". Ucap salah satu pasukan kota huatao yang bernama Jun li.


"Tidak perlu, kalian tetap lakukan serangan seperti sebelum nya karena gabungan energi kalian yang dapat mengakhiri nyawa binatang siluman itu." ucap A ling kembali


Li chen dan A ling kini melesat ke arah kedua salamander api hanya dengan kekuatan fisik saja. Saat mendekati kedua Salamander itu A ling mengeluarkan senjata, dan mengendalikan tongkat nya itu pada bentuk memanjang dan memukul salamander api dari kejauhan. Beruntung ke dua salamander api menyadari adanya bahaya yang terdapat dari tongkat tersebut, sehingga kedua binatang siluman itu berhasil menghindar, tetapi A ling tidak berhenti disitu saja energi air keluar dari tongkat nya dan menyerang salamander api.


Justru hal ini lah yang dimanfaatkan oleh Li chen yang kembali untuk membuat gerakan memukul pada binatang siluman yang menjadi target A ling. Tidak menyadari serangan yang dikeluarkan oleh Li chen salamander yang sedang bertarung dengan A ling pun terpental akibat pukulan Li chen.


"Booommmm"


Salamander api itu terpental jauh ke arah batu yang di tempati pasukan kota huatao. Kembali ke 4 pasukan kota huatao menggabungkan energi nya dan melakukan serangan pada salamander api yang terkena serangan Li chen.


"Eh kenapa target ku kau pukul juga"? Ucap A ling yang tidak terima diganggu oleh Li chen.


"aku akan menyiksa siluman yang melukai ku untuk yang terakhir."ucap Li chen yang langsung melesat ke arah salamander api target nya.

__ADS_1


" Hmmmm"


A ling yang melihat nya hanya geleng kepala saja karena melihat Li chen yang masih sempat nya untuk bermain main dalam pertempuran. A ling pun mendekati arah pertempuran Li chen untuk melihat Li chen menyiksa target nya.


"Booommm... Booom.... Boooooom....." ledakan serangan Li chen pun bertubi tubi mengenai salamander api tersebut.


"Saudara chen jangan hancurkan tubuhnya untuk penilaian" teriak A ling dari kejauhan.


Ke 4 pasukan yang memperhatikan penyiksaan oleh Li chen pun kembali terkejut sekaligus kagum, mereka melihat sebelum nya Li chen terluka dan kali ini pertempuran A ling yang memiliki senjata menakjubkan dan juga Li chen yang menyiksa mangsa nya kembali untuk membalas dendam.


"Groooaaahhhh... Groaarrr.... Groaaahhh..." teriak kesakitan dari salamander api akibat siksaan Li chen yang bertubi tubi melakukan pukulan dengan memanfaatkan pernafasan naga dan energi tenaga dalam nya.


Setelah Li chen melihat salamander api itu sudah tidak bernyawa, li chen menghentikan siksaan nya pada salamander api. Dan meninggalkan nya untuk menyembuhkan dan menstabilkan energi di tubuh nya.


Ke 4 pasukan kota huatao bergegas mendekat pada A ling dan membantu mengumpulkan binatang siluman tersebut. A ling memasukan ke 4 salamander api itu kedalam cincin penyimpanan nya dan menjelaskan pada mereka semua jika hasilnya tetap akan mereka dapatkan saat melewati ujian didalam dunia kecil ini.


Setelah beberapa waktu dilewati untuk memulihkan diri A ling dan Li chen bersama 4 orang pasukan kota huatao melanjutkan perjalanan menelusuri dunia kecil ini.


Ditempat yang lain Ling yu tetap menelusuri perjalanan dengan berburu binatang siluman, dan mengumpulkan herbal yang ditemukan. Ling yu di temani oleh 4 pasukan kota huatao melakukan perjalanan dan kini sedang asyik mengumpulkan herbal tiba tiba dikagetkan dengan kedatangan 2 orang lain nya, kedua orang itu tampak kelelahan dan terluka setelah melewati pertempuran.


"Nona muda dan rekan rekan semua, segera pergi dari sini. Kami dikejar oleh sekelompok orang tidak dikenal dan mereka mengenakan pakaian hitam seluruh nya. Saat ini peserta lain tengah bertarung bersama dan sudah banyak peserta yang kehilangan nyawa. Beruntung kami ber 2 berhasil melarikan diri karena fokus kami adalah menemukan nona muda dan menjaga keamanan nona". Ucap salah satu dari ke 2 orang yang berlari ke arah Ling yu! Ke dua orang tersebut adalah Pasukan bayangan malam dan memiliki nama hao lu dan Sin dou yang mendapat tugas dari sesepuh xin menjaga keamanan dari nona muda Ling yu, pasukan bayangan malam yang memasuki dunia kecil ini selain sebagai peserta untuk pengalaman mereka dan juga memiliki tugas menjaga keamanan Ling yu karena hanya Ling yu seorang yang termasuk dalam kelompok peserta pembentukan inti. Sedangkan saudara lain nya berkumpul pada ranah penyempurnaan.


Ling yu pun segera menghampiri mereka dan memerintahkan pasukan lain untuk mengikuti nya untuk bersembunyi. Segera saja semua orang berlari untuk mencari tempat persembunyian.


Dikarenakan saat ini ling yu telah memasuki sebuah hutan lebat jadi ling yu memutuskan untuk bersembunyi didalam gua bersama pasukan nya untuk menyembuhkan ke dua pasukan bayangan malam yang terluka.


Kini didalam gua tersebut Ling yu di bagian terdalam bersama dua orang yang terluka. Dan untuk 4 orang pasukan kota huatao tetap menjaga di mulut gua bagian dalam sambil bersembunyi. Dan menutupi pintu gua dengan menggunakan pohon dan bebatuan agar tidak diketahui keberadaan nya.

__ADS_1


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


__ADS_2