Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
01


__ADS_3

POV.


Nama ku Mei Tachibana meski namaku terdengar seperti nama orang Jepang tapi sebenarnya aku tidak ada sedikit pun darah Jepang. Itu karna sewaktu ibuku hamil dia suka menonton pertandingan


sepak bola dari yang nyata sampai yang anime dan ibu ku sangat suka dengan karakter Tachibana bersaudara di anime Tsubasa dan ibu ingin nanti saat anaknya lahir ada nama Tachibananya.


Sekarang aku kelas 11 di SMA


GARUDA dan selama ini aku tidak memiliki teman satu pun karna bagi ku yang namanya teman itu hanya bisa saling memanfaatkan dan menyakiti.


Kenapa aku bilang begitu?karna


saat aku sekolah dasar aku mengalami sebuah pengkhianatan dari seorang teman baik ku, hanya karna dia tidak mau di salahkan dan di marahi oleh guru dia melimpahkan semua kesalahannya pada ku.


Membuat teman teman yang lain memojokankan ku dan menyalahkan ku atas apa yang tidak aku lakukan,setiap hari mereka suka


mengejek dan meledek ku.


Ironis bukan!yang tidak bersalah malah di ejek dan di hujat tapi yang bersalah malah di sanjung dan puji-puji.


Dan itu membuat ku menyadari satu


hal mereka akan baik pada kita saat ada yang bisa di manfaatkan dan saat mereka tersudut mereka akan mengorbankan seseorang yang dekat dengannya yang sudah


tidak bisa di manfaatkan lagi.


POV.END!


Mei terbangun membuka matanya dia


bangun dan berjalan ke kamar mandi menggosok giginya lalu mandi.


‘Hah,Kenapa aku mengingat hal itu


lagi.’Batin Mei,dia mengguyur kepalanya dengan sower untuk menghilangkan ingatan itu.


‘’Mei…..kalau sudah memcuci


rambutnya sowernya di matikan.’’Teriak mamahnya Mei Sarah di dapur.


Mei mematikan sowernya dan


menyelesaikan mandinya lalu dia segera mengenakan seragam SMA GARUDA.


‘’Mei sarapannya sudah siap, ayo


kita sarapan.’’Kata mamah Sarah.


‘’Iyah ibu.’’Jawab Mei dan


menghampiri ibunya.


‘’Sepertinya akan hujan.’’Kata


Sarah.


‘’Bukannya agak terlambat


yah.’’Kata Mei duduk di kursi makan.


‘’Tidak ada kata terlambat


terlebih jaman sekarang yang tak  bisa di prediksi dengan tepat.’’Kata Sarah.


‘’Terserah ibu sajalah.’’Mei


melanjutkan sarapanya.


Mereka berdua sarapan bersama


dengan hikdmat,Ayahnya Mei bekerja sebagai nahkoda kapal jadi jarang pulang dan berkumpul bersama.


‘’Aku berangkat.’’Kata Mei setelah


dia salim pada ibunya.


‘’Hati –hati,yah.’’kata Sarah


mengantar putrinya dengan senyum.


Mei berjalan menuju halte bis  ,sesampainya di sana Mei melihat beberapa siswa yang mengenakan seragam sama seperti dirinya sedang bercanda.


‘’Hei lihat ada si suram.’’Kata


salah satu dari mereka pada Mei.


‘’Hahahaha.’’Teman temannya


metertawakannya.


Mei mengabaikan mereka dia


mengambil earphone yang ada di sakunya dan memasangnya di telinga dia memilih mendengarkan musik dari pada mendengarkan hal yang tak berguna sambil menunggu


ke datangan bis.


………….


‘’Hei Mei sudah berapa lama kamu


menjomblo.’’Tanya seorang siswi dengan nada mengejek pada Mei saat berjalan menuju ke kelasnya.


Mei terus saja berjalan tanpa


memperdulikan mereka yang sedang mengejeknya.


‘’Loh, aku di abaikan.’’Kata siswi


tadi


‘’Tidak sopan lho mengabaikan


orang lain.’’Kata siswi yang lain


‘’Benar –benar.’’Kata yang


satunya,mereka terus cekikikan mengejek Mei.


‘Pacar….yah di usia ku yang sudah


enam belas aku memang belum mempunyai pacar.’Pikir Mei


‘Jangankan pacar, aku juga tidak

__ADS_1


punya teman,’


‘Dan aku akan mempertahankannya.’


‘Dulu aku juga punya yang namanya


‘teman’tapi jika apa yang di sebut teman itu adalah saling memanfaatkan dan


menyakiti,’


‘Maka aku tidak membutuhkannya di


hidup ku, lebih baik aku sendirian.’


Mei menaruh tasnya di meja setelah


menarik kursi dia duduk dan membaringkan kepalanya di meja.


Reyhan dan Sena sedang berjalan ke


kelas mereka  dengan Sena yang menggerutu kesal.


‘’Hah menyebalkan.’’Keluh Sena.


‘’Ah Reyhan…..tahu tidak.’’Kata


Sena yang bersemangat.


‘’Katanya cewek –cewek di SMA


HARAPAN itu cantik –cantik dan seksi.’’Kata Sena dengan wajah mesumnya.


‘’Benarkah?’’Kata Reyhan.


‘’Jangan pura –pura tidak tahu ,aku


dengar kemarin kau pergi ke kraoke bersama mereka kan.’’Tanya Sena.


‘’Iyah.’’Jawab Reyhan.


‘’Bangaimana penampilan


mereka?terus –terus apa tubuh mereka terlihat seksi lalu apa dada mereka besar?’’Tanya Sena penuh semangat.


‘’Emm,entahlah menurut ku mereka


biasa saja.’’Kata Reyhan biasa saja.


‘’Hmm,cowok yang ganteng


sesekolahan dan popurel serta baik pada semua orang memang beda.’’Kata Sena dengan nada mengejek.


‘’ Kau sedang meledek ku.’’Kata Reyhan.


‘’Tidak!’’Kata Sena.


‘’Lalu apa kau memndapatkan  nomer telepon mereka.’’Tanya Sena.


‘’Tidak .’’Jawab Reyhan.


‘’Kok?’’Kata Sena


‘’Bagaimana bisa?!’’Tambahnya


‘’Kenapa?’’Tanya Reyhan tak mengerti


dengan respon berlebihan Sena.


‘’Kau tanya kenapa?’’Kata Sena


mendramatisir.


‘’Kau menghilangkan kesempatan


yang bagus kawan.’’Sena berteriak sedikit.


‘’Maaf deh.’’Reyhan tersenyum.


‘’Karna  merututku mereka tak seistimewa itu.’’Reyhan


mengangkat bahunya.


‘’Yah untuk cowok popular yang


mendapat julukan ‘’pria termanis se SMA GARUDA’’ mah beda.’’Kata Sena.


 ‘’Bagi mu mungkin mereka itu biasa saja dan tak berarti apa –apa,karna kamu selalu di kelilingi cewek - cewek cantik dan seksi.’’Lanjutnya.


‘’Kau terlalu melebih –lebihkan


.’’Kata Reyhan.


‘’Jangan meremehkan insting


seorang Sena Maulana.’’Kata Sena dengan gaya keren.


‘’Reyhannn.’’Teriak Ayumi berlari


menghampiri Reyhan dan Sena.


‘’Ayumiii.’’Sena melangkah ingin


memeluk Ayumi tapi Ayumi menghindar dan berdiri di depan Reyhan.


‘’Selamat pagi.’’Sapa Ayumi manis


menghiraukan Sena yang berdiri kaku  dengan kedua tangannya terangkat siap memeluk.


‘’Pagi.’’Reyhan membalasnya dengan


senyuman.


‘’Kemarin aku melihat mu pergi


dengan anak SMA lain.’’Kata Ayumi sebal.


‘’Kenapa kau tidak mengajak ku


juga.’’Tambahnya.


‘’Maaf,lain kali aku akan


mengajakmu .’’Kata Reyhan ramah.

__ADS_1


‘’Benarkah!.’’Kata Ayumi senang.


‘’Hm.’’Reyhan mengangguk membuat


Ayumi tersenyum.


‘’Kalau gitu dah,sampai nanti


Reyhan.’’Ayumi pergi.


‘’Sena sedang apa kau?’’Tanya


Reyhan pada Sena yang belum berubah dari posenya.


‘’Hey Reyhan.’’Sena menurunkan


tangannya lalu berbalik menghadap Reyhan.


‘’Kau tidak mengincar Ayumi ku


kan.’’Teriak Sena.


‘’Hah?’’Kata Reyhan binggung.


‘’Ayumi itu adalah……bidadari ku


yang paling cantik.’’Kata Sena dengan mata berbinar.


‘’Terutama bagian depannya…hehe.’’Kata Sena dengan wajah mesum.


‘’Jadi kau hanya tertarik pada


dadanya saja.’’Kata Reyhan.


‘’Tentu saja tidak.’’Bantah Sena


‘’Ayumi itu…….’’Sena mundur ke


belakang .


Brug


Sena menabrak Mei yang akan pergi


ke lapangan Mei menatap tajam Sena dan Reyhan membuat Reyhan terpesona saat melihat matanya.


‘’Maaf…..aku tidak sengaja.’’Kata


Sena.


Mei berdiri dan langsung pergi


tanpa mengucapkan apa –apa.


‘’Ish, dia itu memang aneh.’’Kata


Sena mengelengkan kepala.


‘’Siapa…itu?’’Tanya Reyhan yang


matanya masih melihat tertuju pada Mei.


‘’Kau tidak mengenalnya.’’Kata


Sena heran.


‘’Dia itu teman sekelas


kita.’’Lanjutnya.


‘’Teman sekelas!tapi kenapa aku


merasa tidak pernah melihatnya.’’Tanya Reyhan binggung.


‘’Dia itu duduknya di belakang


paling pojok dan dia juga tidak pernah mengobrol atau pun berbicara dengan


siapa pun.’’Jelas Sena.


‘’Bahkan belum ada siapa pun yang


mendengar suara.’’Lanjut Sena.


‘’Siapa namanya.’’Tanya Reyhan.


‘’Mei Tachibana.’’Jawab Sena.


‘’Dia keturunan Jepang.’’Tanya


Reyhan.


‘’Mana aku tahu,tanyakan saja


padanya langsung.’’Kata Sena .


‘’Woi kalian berdua…… kenapa masih


di sini cepat ke lapangan.’’Teriak Bayu ketua kelas 11 B.


‘’Ah iya aku lupa,hari ini kan


upacara.’’Sena segera masuk kelas dan menaruh tasnya.


‘’Mei Tachibana….. menarik.’’Gumam


Reyhan dengan senyum tulus dan menaruh tasnya di meja.


‘’Reyhan cepat nanti si Bayu marah


–marah lagi.’’Kata Sena.


‘’Belum lagi nanti bisa kena hukum


bu Isti.’’Lanjutnya.


Mereka sampai di lapangan dan


hampir semua murid sudah berbaris semua,mereka berjalan menuju barisan kelas 11 B Reyhan yang melihat Mei berbaris di bagian belakang tersenyum lalu berjalan


menghampiri Mei dan ikut berbaris di samping Mei.


‘’Hah,kenapa Reyhan berdiri  di sana.’’Kata Sena heran dengan tidakkan teman baiknya itu.

__ADS_1


__ADS_2