Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
55


__ADS_3

Setelah berkeliling menaiki berbagai wahana Reihan membawa


Mei ke kedai yang sangat di rekomendasikan oleh para pengunjung yang pernah ke


sana.


‘’Ini sangat enak.’’Kata Mei senang sambil memakan


makanannya.


‘’Lalu churros nya juga sangat enak.’’Puji Mei.


‘’Kedengarannya kamu sangat menikmatinya.’’Kata Reyhan seraya


tersenyum senang karna Mei terlihat sangat bahagia,namun kesenangannya harus


berakhir saat suara yang sangat di kenal memanggilnya.


‘’Kakak!.’’Panggil Nagi yang menarik Dimas menghampiri


Reyhan.


‘’Nagi!’’Reyhan terkejut melihat adik dan kakak ada di sini.


‘’Kamu juga,kak Dimas?’’Kata Reyhan.


‘’Kakak!’’Kata Mei yang terkejut juga.


‘’Wah,kebetulan sekali.’’Kata Nagi.


‘’Tak ku sangka kalian di sini juga.’’Lanjutnya sambil


tersenyum manis.


‘’Ku pikir apa? Sampai Nagi terus menerus memaksa ku


membawanya ke sini hari ini.’’Kata Dimas yang mengeluh tentang kelakuan adik


bungsunya.


Bug


Nagi menyikut perut Dimas membuat niatnya ketahuan.


‘’Nagi.’’Tegus Reyhan.


Dia tahu Nagi tidak akan semudah itu mundur dan dia


seharusnya tahu kalau adiknya sedang merencanakan seseuatu.


‘’Hehehe.’’Nagi cengengesan menanggapi teguran Reyhan.


‘’Hallo Nagi,apa kabar.’’Sapa Mei.


‘’Baik.’’Balas Nagi.


‘’Oh kak Daichi kamu sudah boleh pulang sekarang.’’Kata Nagi


menoleh pada Dimas.


‘’Apa?’’Kata Dimas bingung.


‘’Lalu kamu bangaimana kalau kakak pulang.’’Kata Dimas.


‘’Tidak apa apa,di sini kana da kak Rey dan juga Mei juga ada


di sini.’’Kata Nagi.


‘’Hah!’’mereka bertiga terkejut dengan ucapan seenaknya Nagi.


‘’Tidak apa apa kan Mei?’’Tanya Nagi.


‘’hm iya!’’Kata Mei menyetujuinya.


‘’Yata.’’Nagi berhabur ke pelukan Mei.


‘’Harusnya kamu bertanya dulu sebelum menyatakannya.’’Kata


Reyhan sebal,akan tingkat adiknya yang akan mengganggu waktu berdua’annya


dengan Mei.


‘’Baiklah,kalau begitu aku akan pulang.’’Kata Dimas.


‘’Tolong jaga Nagi,yah.’’ Lanjutnya.


‘’Maaf ,yah!’’Dimas melihat Reyhan dan Mei bergantian dia


menyesal karna mengganggu kencan mereka.


‘’Hm.’’Balas Reyhan


‘’Sudah,yah!’’Dimas berbalik pergi sambil melambaikan


tangannya.


‘’Kamu benar benar menyukai Mei.’’Kata Reyhan sinis.


‘’Aku kan sudah bilang ingin bertemu dengan Mei.’’Kata Nagi.


‘’Kan kak sudah bilang-‘’Nagi memotong protesan Reyhan.


‘’Kakak itu pasti tidak bisa membuat Mei bersenang senang


jadi aku ada di sini untuk membuat Mei bersenang senang.’’Kata Nagi.


‘’Sudahlah,lebih baik kita pergi sekarang.’’Kata Mei


menengahi perdebatan kakak beradik itu.

__ADS_1


‘’Dasar…’’Reyhan mengacak acak rambut bagian belakangnya.


‘’Sebenarnya ada yang ingin aku katakan.’’Kata Nagi


‘’Apa?’’Tanya Mei.


‘’Aku sudah punya teman.’’Kata Nagi senang.


‘’Benarkah,bagaimana rasanya?’’Kata Mei.


‘’Sangat menyenangkan.’’Nagi tersenyum ceria.


‘’Ha,aku ingin naik itu.’’Tunjuk Nagi pada wahana


rorolcoster.


‘’Ap-‘’Mei shok


‘’Apa kamu takut?’’Ledek Nagi melihat ekspresi Mei.


‘’Tentu saja tidak!’’Bantah Mei walau sebenarnya dia tidak


mau lagi menaiki wahana itu.


‘’Kalau begitu,ayo ke sana.’’Nagi menarik tangan Mei.


‘’Kakak juga cepat.’’Teriak Nagi,Reyhan hanya tersenyum


melihat dua perempuan yang dia sayangi terlihat sangat dekat dan saling


menyayangi.


Mei yang terus di tarik tersenyum,dia senang karna ada


seseorang yang mau bertemu dengannya,sesuatu yang tak pernah terpikirkan


olehnya dulu.


…….


‘’Lexsa.’’Alisa mengetuk pintu kontrakan milik Alexsa.


Beberapa hari sejak kejadian di tempat karaoke Alexsa tidak


ada kabar bahkan dia tidak ke sekolah mengambil rapornya.


Alisa sangat khawatir ,dia bahkan berulang kali


menghubunginya tapi tidak bisa,jadi dia pergi ke kontrakan milik Alexsa walau


dia tahu kalau dia akan di usir menurutnya itu lebih baik dari pada tidak


melihatnya sama kekali.


‘’Apa kamu ada di dalam,cepat buka pintunya.’’Kata Alisa yang


terus mengetuk pintu.


‘’kamu ke sini cuman mau mengolok –olok ku saja,bukan?’’Kata


Alexsa.


Alias tertegun mendengar ucapan Alexsa.


‘’Kamu juga hanya berakting sajakan mau berteman dengan ku’’Kata


Alexsa.


‘’Tapi di belakang ku kau mentertawakan ku.’’Lanjutnya.


‘’Tidak.’’Bantah Alisa.


Dia memang tulus mau berteman dengan Alexsa selama ini,itulah


sebabnya dia bilang untuk berhenti mengejar Reyhan sebelum dia tidak mau Alexsa


sakit hati.


‘’Alexsa,aku benar banar bersungguh sungguh mau berteman dengan


mu.’’Lanjunya.


‘’Aku tidak berakting sama sekali.’’Kata Alisa lilih,bohong


kalau dia tidak sakit hati atas ucapan Alexsa yang mengatakan kalau dia cuman


berakting berteman dengannya.


‘’Pergi sana.’’Teriak ALexsa lagi.


‘’Orang orang selalu saling mengkhiati dan memanfaatkan satu


sama lain.’’Kata Alexsa


‘’Itu lah yang aku pikirkan ,apa salah kalau mau menginginkan


seseorang di samping dan menemaniku.’’ Lanjutnya


Alexsa mengubur kepalanya di kedua kakinya,air matanya


kembali mengalir.


Alias menunduk,matanya berkaca kaca,dia mengepal kan


tangannya saat mendengar harapan Alexsa lalu pergi dari kontrakan Alexsa seraya


menutup mulut agar tidak menangis.


……

__ADS_1


‘’Dasar.’’Reyhan menggendong Nagi yang sudah terlelap karna


kelelahan.


‘’Nagi punya cara sendiri untuk bersenang senang.’’Lanjutnya.


‘’Hehe,sudahlah.’’Kata Mei yang membukakan pintu kamar hotel.


Reyhan segera menidurkan Nagi di salah satu kasur dan


menyelimutinya.


Mei tertegun melihat kamar yang akan mereka gunakan,sangat


luas dan juga ada sofa seperti ruang tamu.


‘’Ini pasti mahal kan.’’Tanya Mei.


‘’Tidak,ada yang melakukan pembatalan,jadi pihat hotel


memberi potongan harga.’’Kata Reyhan lalu mendudukkan diri ke sofa.


Mei melangkah ke jengdela untuk mengurangi perasaan gugupnya.


Untuk pertama kalinya dia menginap di luar kota dengan seorang laki laki.


‘Apa yang harus aku lakukan sekarang ,ibu?’Pikir Mei


‘’Mei.’’Panggil Reyhan.


‘’A-ada apa?’’Balas Mei gugup.


‘’Kamu sedang apa?’’Tanya Reyhan


‘’Apa kamu senang? Padahal ini seharusnya waktu untuk kita


berdua berkencan.’’ Lanjutnya.


‘’Maaf yah kamu jadi harus menjaga Nagi.’’Kata Reyhan merasa


tak bersalah.


‘’Kita bahkan tidak bisa melihat pawai karna Nagi tertidur.’’Kata


Reyhan


‘’Ini sudah cukup,aku sangat senang.’’Kata Mai


‘’Aku sudah lama tidak ke taman hiburan,terakhir kali saat


aku masih kecil jaadi tidak terlalu ingat.’’Kata Mei melanhkan dan duduk di


sofa tunggal.


‘’Ini sangat menyenangkan,aku suka.’’Mei melihat Reyhan yang sudah


berbaring di sofa tertidur.


Dia menghapiri Reyhan, membungkuk lalu berisik di telinga


Reyhan.


‘’Terima kasih,telah merencakan semua ini untuk ku.’’Kata Mei


tulus.


‘’Akhh.’’Reyhan menarik pinggang Mei membuatnya ikut


berbaring di sofa bersama Reyhan.


‘’R-Rey ada Nagi nant..’’Kata Mei yang di potong Reyhan.


‘’Dia sudah terlelap jadi dia akan bangun nanti pagi.’’Kata


Reyhan.


‘Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?’Pikir Mei


gelisah.


‘’Rambut mu sudah mulai panjang .’’Reyhan membelai rambut


Mei.


‘’Oh yah,maaf hari ini aku banyak berkeringat.’’Kata Reyhan


saat melihat Mei memejamkan matanya.


‘’Aku yakin badan ku pasti bau.’’Lanjutnya sambil


tersenyum,Mei mendongkakan kepalanya melihat Reyhan.


‘’Kamu tidak bau.’’Bantah Mei lalu menunduk kembali karna


malu.


‘’Tidak apa apa.’’Kata Mei.


‘’Mei…’’Reyhan tersenyum dan mengeratkan pelukannya.


‘’Bisakah kita seperti ini sementara waktu?’’Tanya Reyhan.


‘’Ya.’’Mei menyamankan pelukannya.


‘Aku senang Mei sudah mulai terbuka dengan ku walau meski


sedikit demi sedikit.’Batin Reyhan.


‘Aku akan selalu menjaga mu.’Reyhan mencium dahi Mei yang

__ADS_1


sudah tertidur.


__ADS_2