Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
24


__ADS_3

‘’Maaf,kami tidak tahu kalau kamu itu alergi dengan


debu.’’Kata Ayumi yang merasa bersalah dengan keadaan Hendri sekarang.


‘’Tidak apa apa,lagian aku juga cuman alergi ringan jadi tak


perlu dimasalahkan.’’Kata Hendri.


Sekarang ini mereka sedang berada di klinik terdekat sekolah


mereka,karna UKS sudah tutup jadi mereka membawa Hendri ke klinik.


‘’Apa maksudnya?’’Tanya Anggun bingung dengan penjelasan


Hendri.


‘’Bukannya alergi mu cukup parah sampai merah merah begitu,padahal


kan baru satu jam di dalam.’’Lanjutnya.


‘’Iyah ,ini masih gejala ringan karna kalau parah biasanya si


punya alergi bisa pingsan atau sesak nafas kalau berada di ruangan


berdebu.’’Jelas Hendri.


‘’Dan alasan kenapa aku bisa merah merah karna tadi tak


sengaja menjenggol patung dan debunya terkena pada ku, jadinya aku gatal


gatal.’’Lanjutnya.


‘’Kalau tidak kena debu aku tidak akan mengalami gatal gatal


meski berada lama di ruangan yang penuh debu,itu sebabnya gejala ku masih


tergolong ringan.’’Tambahnya.


‘’Oh begitu.’’Kata Anggun.


‘’Siapa yang punya ide mengurung kami semua di gudang?’’Tanya


Indra sedikit kesal.


‘’Aku! Kenapa?’’Kata Anggun.


‘’Ha ,sudah ku duga! Tidak mungkin Mei ke pikiran soal ini


apa lagi Ayumi.’’Kata Indra.


‘’Kalau sudah tahu kenapa tanya lagi.’’Kata Anggun.


‘’Hanya ingin memastikan saja,hehehe.’’Kata Indra yang


cengengesan.


‘’Oh yah! Apa kalian sudah berbaikkan?’’Tanya Ayumi.


‘’Tanya tuh sama pacar mu.’’Kata Indra.


‘’Apa?’’Sena menatap Indra sebal.


‘’Jadi apa kalian sudah berbaikkan.’’Tanya ulang Ayumi pada


Sena.


‘’Aku masih harus memikirkannya.’’Jawab Sena.


‘’Begitu yah!’’Meski Ayumi kecewa karna Sena dan yang lain


belum berbaikkan sepenuhnya dia tidak mungkin memaksakan kehendaknya.


‘’Dimana Mei?’’Tanya Reyhan yang baru sadar kalau Mei tidak


ada.


‘’Kau baru menyadarinya yah.’’Kata Anggun.


‘’Dia tadi pamit ke tempat kerja setelah mengunci


kalian.’’Jelas Anggun.


‘’Katanya kalau kalian sudah berbaikkan di suruh


menghubunginya.’’Kata Ayumi.


‘’Oh begitu.’’Balas Reyhan,dia menoleh pada Hendri.


‘’Kau sudah tidak apa apakan Hendri.’’Tanya Reyhan memastikan


keadaan temannya.


‘’Yah sudah lumayan.’’Jawab Hendri.


‘’Baiklah kalau begitu aku duluan.’’Kata Reyhan pamit pergi


duluan..


‘’Mau kemana buru buru amat.’’Tanya Indra.


‘’Menemui Mei.’’Jawab Reyhan.


‘’Tunggu aku ikut.’’Kata Ayumi.


‘’Kamu mau pergi bersama Reyhan.’’Tanya Sena sedikit tidak


suka.


‘’Aku mau bertemu dengan Mei dan melaporkan hasilnya


langsung.’’Kata Ayumi


‘’Sudah ,lebih baik kalian semua ikut dengan ku.’’Kata


Reyhan.


‘’Aku akan traktir kalian.’’Lanjutnya.

__ADS_1


‘’Beneran,baiklah ayo.’’Hendri segera turun dari bangkar


penuh semangat.


‘’Asyik.. kuylah.’’Indra pun sama semangatnya.


Mereka semua pergi ke tempat kerja Mei mengunakan mobil


Anggun sama seperti saat mereka membawa Hendri walau harus berdesakan.


‘’Cepat keluar kaki ku sakit.’’Teriak Indra yang tercepit


Sena sesampainya disana.


‘’Sebentar ini susah,Hendri bangun.’’Kata Sena.


Reyhan cepat cepat keluar pinggangnya sudah sakit di susul


Hendri lalu sena dan Indra yang kebetulan mereka berdua berada di tengah.


‘’Siapa suruh kalian naik ke mobil ku semua.’’Kata Anggun


mendengar keluhan mereka.


‘’Hehehe,aku tidak mungkin membiarkan mu bersama


mereka.’’Kata Indra sambil menunjuk Sena,Hendri dan Reyhan.


‘’Alasan,bilang aja mau tumpangan gratisan.’’Cibir Hendri.


‘’Pake alasan ‘tak akan membiarkan mu’ bulsit.’’Sena ikut


mencibir.


‘’Kenapa kalian mengkomeni ucapan ku.’’kata Indra kesal.


‘’Hihihi.’’Ayumi terkekeh mendengar perdebatan teman


temannya.


‘’Kalian mau terus berdebat di sana.’’Kata Reyhan yang sudah


melangkah ke dalam kafe.


‘’Apa Mei kerja di sini?’’Tanya Ayumi yang sudah berada di


samping Reyhan.


‘’Iyah ayo masuk.’’Kata Reyhan membuka pintu kafe.


‘’Oh lihat! siapa yang datang?.’’Kata Rani saat melihat Reyhan


dan teman temannya masuk.


‘’Mei pacar mu datang.’’Teriak Rani lalu terkekeh melihat


ekpresi malu malu Reyhan.


Teriakan Rani membuat pengunjung dan sebagian pelayan menatap


kearah mereka.


yang tertawa kecil karna raut wajah Reyhan.


‘’Maruk amat kau jadi orang Reyhan, semua tempat kau


embat.’’Kata Indra sebal.


‘’Jadi mau apa kesini ,menjemput Mei atau makan.’’Tanya Rani.


‘’Tapi ini kan bukan waktunya Mei pulang.’’Rani berpose


berpikir untuk menggoda Reyhan.


‘’Atau kau datang ke sini untuk mengawasi Mei,takut ada yang


akan membawanya yah.’’Kata Rani sambil menaik turunkan alisnya.


‘’Hahaha,kami kesini untuk makan kok! Bukan untuk mengawasi


Mei bekerja.’’Kata Reyhan canggung.


‘’Kami permisi.’’Reyhan segera pergi mencari kursi kosong


,dia tidak mau terus di goda  oleh Rani.


Teman temannya juga ikut menyusul Reyhan yang kabur. Tapi


walau merarika diri dari Rani dia masih kena di goda pegawai lainnya.


‘’Mei pacar mu datang cepat layani sebelum di ambil


Alin.’’Teriak Kiki ikut mengoda.


‘’Hahahaha.’’Indra,Hendri dan Sena mentertawakan wajah Reyhan


yang jengah jadi bahan godaan.


‘’Apa apaan sih kak Kiki teriak teriak.’’Kata Mei kesal dari


tadi di teriaki pacarnya datang.


‘’Bikin malu aja.’’Lanjutnya.


‘’Tuh pacar mu.’’Kata Kiki.


‘’Terus mau di apakan di pakaikan dres.’’Kata Mei sebal.


‘’Hahaha boleh juga.’’Balasnya lalu pergi ke dapur.


‘’Ck.’’Mei berdecik dan menghampiri mereka.


‘’Mei.’’Sapa Ayumi tersenyum,Mei pun membalas dengan


senyuman.


‘’Mau pesan apa kalian?’’Tanya Mei.

__ADS_1


‘’Tak bisa kah basa basi dulu.’’Kata Indra.


‘’Tidak ! aku sedang bekerja.’’Balas Mei tegas.


‘’Mei benar jangan menggangunya.’’Bela Anggun.


‘’Aku tidak menggangunya.’’Kata Indra.


‘’Mei aku pesan jus jeruk dan cheesecake yah.’’Kata Anggun


menghiraukan ucapan Indra.


‘’Aku greentea sama chocolava yah.’’Kata Ayumi.


‘’Oke,kalian berempat.’’Tanya Mei.


‘’Aku ayam katsu minumnya jus stawberi.’’Kata Reyhan.


‘’Omraic enggak ada yah.’’Tanya Hendri.


‘’Ini bukan kafe makanan Jepang.’’Jawab Mei.


‘’Tapi ayam katsu ada.’’Kata Hendri.


‘’Karna kafe ini menyediakan berbagai hidangan ayam,jadi


ada.’’Balas Mei.


‘’Kalau gitu ayam bakar madu dan jus jeruk saja deh.’’Kata


Hendri.


‘’Samakan saja dengan Anggun.’’Kata Indra.


‘’Ayam geprek minumnya air putih saja.’’Kata Sena.


‘’Airnya, panas yah.’’Lanjutnya.


‘’Baiklah tunggu sebenar.’’Mei pergi untuk menyerahkan


pesanan mereka.


‘’Hei.’’Kiki datang menghampiri Reyhan lagi.


‘’Aku cuman mau memberi tahu mu satuhal.’’Kata Kiki pelan.


‘’Ada apa yah?’’Tanya Reyhan ramah.


‘’Kau lihat, laki laki yang berada di pojok itu.’’Tunjuk


Kiki.


‘’Iyah lalu kenapa?’’Reyhan bingung.


‘’Sepertinya dia menyukai Mei.’’Kata Kiki pelan.


‘’Darimana kamu tahu kalau dia menyukai Mei?’’Tanya Reyhan.


‘’Setiap kemari matanya tidak pernah lepas dari  Mei bahkan dia pernah mengambil foto Mei diam


diam.’’Jelas Kiki.


‘’Benarkah!’’Reyhan terkejut.


‘’Hm,untungnya aku melihatnya dan langsung


menghapusnya.’’Kata Kiki.


‘’Terima kasih.’’Kata Reyhan bersyukur.


‘’Tidak masalah.’’Balas Kiki.


‘’Ngapain kak Kiki di disini.’’Tanya Mei yang melihat Kiki di


samping Reyhan.


‘’Tidak ada,hanya memberikan infromasi.’’Jawab kiki.


‘’Infromasi apa?’’Tanya Mei.


‘’Rahasia.’’Jawabnya.


‘’Dari pada kakak berdiri saja di sini ,lebih baik membantuku


membawa pesanan.’’Kata Mei dan meletakan pesanan Ayumi dan Anggun serta Indra.


‘’Terima kasih Mei.’’Kata Ayumi bersemangat tidak sabar


memakannya.


‘’Baiklah akan aku bantu.’’Kiki pergi mengambil pesanan yang


di minta Mei.


Mei menyusul Kiki untuk membawa pesanan yang lainnya.


‘’Kalian membicarakan apa?’’Tanya Anggun penasaran karna melihat


Reyhan terkejut.


‘’Tidak ada hanya mengoda ku tentang Mei.’’Jawab Reyhan.


‘’Oh.’’Kata Anggun.


‘’Ini pesanan kalian ,maaf menunggu lama.’’Mei menata piring


pesanan mereka dan Kiki membawa minuman mereka.


‘’Terima kasih.’’Kata Reyhan.


‘’Aku ke sana dulu,kalau butuh sesuatu panggil saja.’’Kata


Mei melangkah pergi.


Reyhan melihat Mei yang pergi melayani pelanggan yang lain,lalu


matanya tidak sengaja melihat pria yang di katakan Kiki dan benar dia sedang

__ADS_1


melihat Mei dengan tatapan yang sulit di artikan.


‘Sepertinya pria itu benar  tertarik pada Mei.’Batin Reyhan.


__ADS_2