
‘’Ah! Disini kamu rupanya.’’Kata Ayumi sambil menarik tangan
Anggun.
Mei menghapus kasar air matanya agar tak ketahuan Ayumi dan
Anggun.
‘’Kami mencari mu dari tadi,kamu tahu Anggun punya kupon kue
dan dia mengajak kita sepulang sekolah.’’Lanjutnya .
‘’Aku sudah tidak sabar memakan berbagai jenis kue yang ada
di sana.’’Katanya membayangkan berbagai macam kue.
‘’Kamu akan ikutkan Mei….’’Betapa terkejutnya Saat Ayumi
berada di depan Mei dia melihat mata Mei yang merah.
‘’Kamu kenapa Mei?’’Tanya Ayumi.
‘’Tidak apa apa.’’Jawab Mei yang menundukan kepalanya.
‘’Kamu tidak akan menangis kalau tidak terjadi apa apa.’’
Kata Ayumi khawatir.
Anggun menghampiri mereka saat mendengar ucapan Ayumi.
‘’Tidak ku sangka kau bisa menangis juga ,Mei.’’Kata Anggun.
‘’Anggun.’’Tegur Ayumi.
‘’Tidak terjadi apa apa kok.’’ Kata Mei yang menghapus air
matanya yang tak mau berhenti.
‘’Kalau tidak terjadi apa apa berhentilah menangis,kau
membuat Ayumi tambah khawatir tahu.’’Anggun mencengram kerah baju Mei karna kesal
dengan tingkah Mei yang sok kuat.
‘’Sudah hentikan ,Anggun.’’ Kata Ayumi berusaha menghentikan.
Plak
Ayumi reflek menampar Anggun ,agar Anggun melepaskan
cengkramannya.
‘’Maaf Anggun.’’Kata Ayumi merasa bersalah.
Anggun pun melepaskan cengkramannya dan duduk di samping Mei.
‘’Mei aku juga minta maaf.’’ Ayumi menundukan kepalanya.
‘’Sebenarnya aku menyadarinya…’’Kata Ayumi
‘’Saat itu di pemotretan dan saat pulang sekolah kemarin juga.’’lanjutnya
‘’Aku dengan bodoh mengatakan itu,maaf.’’Kata Ayumi.
‘’Kamu pasti selalu menagis sendirian.’’Ayumi memeluk Mei.
‘’Kalau ada apa apa kamu bisa bicara pada kami,kamu sudah
membantu ku sebelumnya,dan aku jga ingin membantu mu juga.’’Kata Ayumi.
Akhirnya Mei meluapkan kecemasan dan kekhawatirannya,dia
menangis sambil memeluk Ayumi,dia pun menceritakan semua yang dia rasakan
selama ini.
‘’Reyhan tidak pernah menceritakan kalau dia pergi ke
kontrakan Alexsa.’’Kata Mei.
‘’Meski aku tahu dia tidak akan menceritakan sesuatu yang
membuat ku sedih dan bisa membuatnya dalam masalah juga.’’Lanjutnya
‘’Aku ingin percaya tapi,aku tidak bisa. Aku berusaha untuk
menyeseikan masalah kegelisahan ku sendiri.’’Kata Mei.
‘’Hm,setiap perempan pasti tidak akan suka melihat pacarnya
mengunjungi rumah perempuan lain.’’Kata Ayumi.
‘’Kamu juga?’’Tanya Mei
‘’Iyah,Cuma melihat Sena berbicara dengan gadis lain saja
membuat ku galau,rasa cemas terus menghanyuiku.’’Jawab Ayumi.
‘’Aku tidak hanya takut,kamu tidak akan percaya
berapa banyak pria yang membohongi ku.’’Kata Anggun kesal mengingat masa
lalunya.
‘’Ya,walau merasa cemas itu bukanlah hal yang salah.’’Kata
__ADS_1
Anggun.
‘’Itu adalah salah satu cobaan dalam hubungan untuk menguji
kalian.’’Lanjutnya.
‘’Kalau kamu bisa merobohkan dinding itu,berarti kamu bisa bergerak maju ke tahap berikutnya.’’Kata
Anggun.
‘’Aku bahkan tidak tahu berapa banyak dinding yang sudah ku
robohkan.’’Kata Anggun tersenyum kecil.
‘’Kamu pun harus berusaha untuk merobohkan dinding itu
sendiri.’’Kata Anggun.
‘’Bukannya kamu mencintai Reyhan?’’Tanya Anggun,Mei berbalik
menghadap Anggun.
‘’Jangan khawatirkan seberapa besar kamu mencintanya atau apa
pun.’’Kata Anggun.
‘’Gunakan kata –kata atau tindakan untuk menunjukan perasaan
mu padanya ,jangan malu.’’ Lanjutnya.
‘Aku…aku ….benar –benar..’Mei berdiri dari duduknya lalu lari
membuat Ayumi dan Anggun saling menatap lalu tersenyum.
Mei berlari menghampiri Reyhan di rasa sudah dekat dia
memelankan langkahnya,dia merati dasi Reyhan saat dia sudah di hadapannya dia
berjijit.
Cup
Mei mencium bibir Reyhan di hadapan beberapa siswa yang sedang
berkumpul membuat mereka terkejut dan menganga dengan Aksi berani yang di
lakukan Mei.
‘Aku benar –benar sudah jatuh cinta padanya.’Batin Mei.
Setelah melakukan aksinya Mei berlari menjauh sambil menutupi
wajahnya yang merah seperti kepiting rebus.
‘’Mei?’’Reyhan yang masih linglung memegang bibirnya lalu
‘’Akhirnya aku kembali lagi ke kota ini juga.’’ Kata seorang
pria yang baru keluar dari mobil.
‘’Tunggulah pembalasan ku.’’Katanya sambil tersenyum menatap
awan.
…….
‘’Mei ayo kita pulang bersama.’’Ajak Reyhan.
‘’Ayo.’’Mei membereskan buku bukunya dan memasukannya ke
dalam tas.
Setelah rapi Mei berdiri,Reyhan langsung mengengam tangan Mei
dan meninggalkan kelas dangan bergandengan tangan.
‘’Sudah lama kita tidak pulang bersama lagi.’’Kata Reyhan.
‘’Maaf yah akhir akhir ini banyak pemotretan jadi kita jarang
bersama.’’Lanjutnya dengan raut menyesal.
‘’Tidak apa apa kok.’’Jawab Mei yang terus melirik tangan
Reyhan lebih tepatnya gelang yang ada di tangannya.
Dia kembali teringat dengan foto saat Reyhan bersilangan
tanya dengan Alexsa memakai jam tangan yang dimana gelangnya tidak di pakai
sama sekali.
‘Meski aku yang menyuruhnya jadi model tapi…’Batin Mei.
‘’Ada apa?’’Tanya Reyhan melihat Mei yang melamun.
‘’Tidak ada apa apa.’’Jawab Mei.
‘’Terus kenapa kamu jadi agak pendiam.’’Kata Reyhan.
‘’Dari dulu juga begitu.’’Jawab Mei.
‘’Benar juga sih!.’’Kata Reyhan.
‘’Mei kita ke taman sebentar yah sebelum ke tempat kerja mu.’’Kata
__ADS_1
Reyhan sambil menaiki motornya.
‘’Boleh.’’Jawab Mei yang sedang mengenkan helmnya.
Mei menaiki motor Reyhan di rasa sudah nyaman Mei memeluk
pinggang Reyhan tanpa ragu,Reyhan tersentak saat Mei memeluknya dengan
sendirinya tanpa Reyhan yang menuntunnya.
Reyhan tersenyum bahagian hari ini adalah hari
terindahnya,setelah tadi Mei menciumnya dan sekarang dia memeluknya,betapa
bahagianya dia.
Reyhan menyalakan mesinnya dan melajukan motornya
meninggalkan parkiran sekolah menuju taman yang tidak terlalu jauh dari kafe
tempat Mei bekerja.
Sesampainya di sana Reyhan menuntun Mei duduk di bangku
tangan,Reyhan menyandarkan kepalanya di bahu Mei.
‘’Oh yah,kamu tahu Mei sekarang si putih sudah mulai besar.’’Reyhan
mengangkat kepalanya.
‘’Anak anjing juga akan tumbuh tidak selamanya dia akan jadi
anak anjing.’’Jawab Mei.
‘’Benar juga.’’Kata Reyhan.
‘’Tapi yah,aku tidak rela dia tumbuh dengat cepat. ’’Lanjutnya
dengan cemberut.
‘’Hahaha,kamu seperti seorang ayah yang tidak ingin anaknya
cepat cepat dewasa saja.’’Kata Mei.
‘’Hah,senangnya bisa mendengar tawa mu lagi Mei.’’Kata Reyhan yang tersenyum.
Bluussh
Pipi Mei memerah karna ucapan Reyhan tadi sudah lama mereka
tidak menghabiskan waktu berdua.
‘’Bisa menghabiskan waktu berdua dengan mu adalah yang
terbaik.’’Kata Reyhan
‘’Kalau kamu mau curhat pada juga boleh Mei,aku juga akan
melakukan hal itu.’’Kata Reyhan yang tak menyadari raut sedih di wajah Mei.
‘Apa yang kamu dan Alexsa lakukan saat berduan saja di
rumahnya.’Batin Mei.
‘Aku ingin bertanya hal itu pada m tapi…’Lanjutnya.
‘’Ada apa Mei?’’Tanya Reyhan karna Mei diam saja.
‘’Tidak apa apa.’’Jawab Mei
‘’Oh yah, Alexsa meminta k uterus menjadi model pasangannya.’’Tanya
Reyhan yang tak menyadari bahwa pertanyaannya melukai hati Mei.
‘’Itu terserah pada mu saja.’’jawab Mei acuh.
‘’Kata mu aku terlihat keren saat melakukannya,jadi aku pikir
aku akan mencobanya sedikit lebih lama lagi.’’Kata Reyhan senang.
‘’Apa?’’Tanya Mei yang bingung karna Reyhan memegang
tangannya.
‘’Aku pikir,aku akan memberi mu kejut sekali lagi dan membuat
mu tergila gila pada ku.’’Kata Reyhan sambil tersenyum.
‘’Aku bukan orang seperti itu,dasar mesum.’’Kata Mei.
‘’Eh-.’’Reyhan merasa kecewa mendengar ucapan Mei.
‘’Itu benar benar bukan yang aku harapkan.’’Reyhan melepaskan
genggamannya tangannya.
Reyhan mengambil tasnya dan menggedong tasnya,Mei tersadar
dengan ucapannya.
‘’Aku mau pulang!.’’Reyhan pergi meninggalkan taman
meninggalkan Mei sendiri.
‘Ini pertama kalinya Reyhan melepaskan genggaman tangannya.’Batin
__ADS_1
Mei,dia meremas dadanya yang terasa sakit.