
‘’Hamp’’Mei terus melahap makanan yang ada di meja dia masih
kesal dengan tindakan Reyha yang seenaknya menyeretnya dan membawanya ke tempat
karaoke bersama teman –temannya.
‘’Rey,bukannya tadi kau itu mengangkat telepon kenapa datang
–datang bisa bawa Mei?’’Tanya Sena pelan yang hanya bisa di dengar oleh Reyhan.
‘’Aku tahu kalau kau itu menyukainya tapi bukannya kau agak
keterlaluan memaksanya .’’Lanjut Sena yang melihat wajah Mei kesal.
‘’Aku tidak memaksanya dan aku hanya membawa kemari karna
motornya sedang di perbaiki di bengkel jadi dari pada menunggu di bengkel
bukannya lebih baik di sini.’’Jelas Reyhan.
‘’Tapi dia keliatanya kesal.’’Kata Sena.
‘’Reyhan kamu kan belum bernyanyi satu lagu pun.’’Kata Tea.
‘’Baiklah.’’Reyhan mengambil tablet untuk memilih lagu dia
mengusap bibirnya membuatnya terlihat seksi.
Para gadis menjerit histeris saat melihat Reyhan
melakukannya.
Mei yang terkejut mendengar jeritan mereka dan tanpa di
sengaja matanya melihat Reyhan yang mengusap bibirnya.
Dia tersedak saat teringat adegan saat Reyhan menciumnya tadi
membuatnya bersemu merah.
‘’Uhuk’’Mei menepuk –nepuk dadanya ,Reyhan beranjak dan
segera memberikan segelas air pada Mei.
‘’Kau tidak apa –apa Mei?’’Tanya Reyhan khawatir dia pindah
ke samping Mei.
‘Astaga kenapa aku harus teringat tentang tadi’Pikir Mei
sambil meminum air yang di berikan Reyhan dan memalingkan wajahnya dari Reyhan.
‘Apa –apa dengan pipiku yang memerah.’Teriak Mei tak terima.
karna di ruangan itu ada kaca yang cukup besar dan kebetulan
Mei duduk menghadap kaca jadi dia bisa melihat wajahnya yang merona.
‘Bodoh…bodoh…bodoh.’Rutuk Mei dalam hati.
‘’Mei apa kau mau bernyanyi.’’Tanya Reyhan.
‘’Hah.’’Mei menoleh ke Reyhan.
‘’Tidak.’’Jawabnya singkat.
‘’Bgaimana kalau kita nyanyi bareng.’’kata Reyhan lagi.
‘’Tidak.’’Tolak Mei.
‘’Ayo lah bagian pertama saja.’’Reyhan mendekatkan
mikroponnya ke Mei.
‘’Ku bilang tidak.’’Mei menepis tangan Reyhan membuat
Mikroponnya jatuh.
Mereka yang ada di sana melihat ke arah Mei dan Reyhan,karna
rishi di lihat Mei keluar dari tempat karaoke.
Mei melihat sekitar mencari angkutan umum untuk mengantarnya
kembali ke tempat dia bekerja.
Saat melihat ke depan dia terkejut ternyata tempat dia
bekerja ada di sebrang jalan tepatnya di depannya dia berdiri sekarang.
‘’Hah,kenapa baru sadar.’’Keluh Mei.
‘’Tau gini tadi aku langsung ke kafe saja.’’lanjutnya.
‘’Mei apa kamu mau pulang .’’Tanya Reyhan yang mengikutinya
keluar.
‘’Ngapain kau mengikuti ku.’’Kata Mei.
‘’Cuman mau mengajak pulang bareng.’’Jawab Reyhan santai.
‘’Mau langsung pulang ke rumah atau ke tempat kerja mu
dulu.’’Tanya Reyhan
‘’Tempat kerja.’’Kata Mei sambil menengik kiri dan kanan.
__ADS_1
‘’Aku antar yah.’’Kata Reyhan.
‘’Tidak usah.’’Kata Mei yang berjalan menyebrang ,Reyhan
mengikutinya.
Mei masuk ke kafe dan pergi menghampiri menejernya untuk
menjelaskan masalah tadi Reyhan masih mengikuti di belakang.
‘’Begitu yah!’’Kata menejernya.
‘’Nanti kalau motornya sudah beres kamu tingal beritahu saja
,saya yang akan menangung pembayarannya.’’Tambahnya.
‘’Baik pak.’’Jawab Mei.
‘’Saya permisi pak.’’Kata Mei,dia pergi ke lokernya untuk
mengambil tasnya.
Setelah berpamitan dengan yang lain Mei pulang karna jarak
antara rumahnya dan kafe tidak terlalu jauh Mei hanya berjalan kaki untuk pulang
ke rumahnya.
‘’Sampai kapan kau akan terus mengikuti ku terus?’’Tanya Mei
kesal dan berbalik.
‘’Sampai kamu sampai rumah dengan selamat.’’Jawab Reyhan
sambil tersenyum.
‘’Tidak perlu aku bisa pulang sendiri.’’Kata Mei.
‘’Jadi mending sekarang kamu pergi jangan menikuti ku
lagi.’’Lanjut Mei
Mei berjalan pergi meninggalkan Reyhan dan Reyhan tidak
mendengarkan perkataan Mei dia masih mengikutinya di belakang.
Mei mempercepat langkahnya begitu pun Reyhan, mereka jadi
saling kejar sampai rumah Mei.
‘’Oke sudah cukup !’’Kata Mei yang sudah jengkel.
‘’Sekarang pulanglah.’’Lanjutnya.
‘’Kan tadi aku bilang akan mengantarmu sampai rumah.’’Kata
Reyhan yang tak terpengaruh .
susun.
‘’Kamu tinggal di sini.’’Tanya Reyhan.
‘’Yah sekarang pulang.’’Kata Mei.
‘’Baiklah aku akan pulang.’’Kata Reyhan ,membuat Mei lega.
‘’Tapi setelah melihat mu masuk ke dalam rumah.’’Lanjut
Reyhan yang membuat Mei cemberut.
‘’Terserah kau saja.’’Kata Mei kesal dia pergi meninggalkan
Reyhan dan naik ke lantai 3 menuju rumah.
Setelah melihat Mei masuk Reyhan pun pulang dia sangat senang.
‘’Apa –apaan dia itu?’’Mei masuk ke dalam rumah sambil
mengomel.
‘’Dia pikir dia siapa?’’Dia membanting pintu kamarnya saking
kesalnya.
BRAMM
Sarah yang sedang di dapur terkejut mendengarnya sampai
–sampai pisau yang dia pegang terjatuh.
‘’Astaga Mei ,Pelan pelan.’’Kata Sarah yang sedikit keras.
‘’Maaf.’’Kata Mei di dalam kamar.
‘’Untung pisaunya tidak kena kaki.’’Sarah mengambil kembali
pisaunya.
Dia melanjutkan lagi acara masaknya yang terganggu karna ulah
putrinya.
Di dalam kamar Mei memukul –mukul boneka beruag yang besar
miliknya melampiaskan kekesalannya dia membayangkan wajah Reyhan saat
memukulnya.
__ADS_1
Setelah semua masakannya selesai Sarah meletakan semuanya di
meja makan lalu memanggil Mei.
Tok tok tok
Cklek
‘’Mei ayo kita makan.’’Kata Sarah setelah membuka pintunya.
‘’Mei!’’Sarah terkejut karna Mei belum juga ganti baju dan
sedang memukul –mukul boneka.
‘’Kamu belum ganti baju.’’Lanjut Sarah
‘’Cepat mandi dan ganti baju setelah itu makan.’’Perintah
Sarah.
‘’Iyah bu.’’Mei bergegas ke kamar mandi takut ibunya marah.
Mei duduk di kursi makan bersama ibunya mereka makan dengan
hidmat.
‘’Mei kalau masuk rumah itu salam dulu jangan membanting
pintu ,itu tidak sopan namanya.’’Nasihat Sarah setelah mereka makan.
‘’Maaf ibu,Mei lupa hehehe.’’Kata Mei sambil menggaruk
pipinya yang tidak gatal.
‘’Ya sudah lain kali jangan di ulangi lagi.’’Kata Sarah.
‘’Iyaa,ibu akan Mei usahakan.’’Mei memelamkan suaranya di
bagian akhir.
‘’Ya sudah sana istirahat ini biar ibu yang kerjakan.’’Kata
Sarah.
Mei kembali ke kamarnya dan mengerjakan prnya sebelum tidur.
(Mei berdiri sambil
membaca buku dia sedang menungu seseorang,dari arah lain ada seorang pria yang
berlari menghampiri Mei.
‘’Kenapa lama
banget.’’Kata Mei ,dia menghentakan kakinya dan menyimpan bukunya.
‘’Aku sudah menunggu 10
menit tahu.’’Mei mengembungkan pipinya karna kesal.
‘’Maaf….maaf tadi ada
sedikit masalah.’’Pria itu mencubit pipi kembung Mei.
‘’Alasan pasti bicara
dulu dengan cewek kan.’’Kata Mei kesal.
‘’Outu…tututu,gemesnya
kalau lagi cemburu.’’Pria itu mencubit kedua pipi Mei.
‘’Ihhh,le-lepas sakit
tahu.’’Kata Mei sebal.
‘’Hehe maaf habis kamu
gemesin sih.’’Pria itu menyengir.
‘’Sudahlah bisnya sudah
datang.’’Mei naik ke bis dan pria itu pun ikut naik.
Karna semua tempat
duduk penuh Mei dan pria itu berdiri ,tiba tiba bis mengerem mendadak membuat
Mei hampir jatuh kalau tidak ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya.
‘’Kau tidak apa –apa
Mei.’’Tanya pria itu wajahnya sangat dekat dengan wajah Mei beberapa senti lagi
mereka bisa ciuman.)
‘’Hah…haah.’’Mei bangun dengan raut antara bingung dan
gelisah.
‘’Kenapa aku memimpikan dia sih.’’Mei menusap wajahnya.
‘’Sudahlah lupakan..lupakan.’’Kata Mei.
Dia bangun dan langsung mandi mendinginkan kepala supaya
melupakan mimpinya.
__ADS_1
Mei terus melamun dari sarapan sampai dia sampai di sekolah
semakin dia ingin melupakan mimpinya malah semakin jelas mimpinya itu.