Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
06


__ADS_3

‘’Hamp’’Mei terus melahap makanan yang ada di meja dia masih


kesal dengan tindakan Reyha yang seenaknya menyeretnya dan membawanya ke tempat


karaoke bersama teman –temannya.


‘’Rey,bukannya tadi kau itu mengangkat telepon kenapa datang


–datang bisa bawa Mei?’’Tanya Sena pelan yang hanya bisa di dengar oleh Reyhan.


‘’Aku tahu kalau kau itu menyukainya tapi bukannya kau agak


keterlaluan memaksanya .’’Lanjut Sena yang melihat wajah Mei kesal.


‘’Aku tidak memaksanya dan aku hanya membawa kemari karna


motornya sedang di perbaiki di bengkel jadi dari pada menunggu di bengkel


bukannya lebih baik di sini.’’Jelas Reyhan.


‘’Tapi dia keliatanya kesal.’’Kata Sena.


‘’Reyhan kamu kan belum bernyanyi satu lagu pun.’’Kata Tea.


‘’Baiklah.’’Reyhan mengambil tablet untuk memilih lagu dia


mengusap bibirnya membuatnya terlihat seksi.


Para gadis menjerit histeris saat melihat Reyhan


melakukannya.


Mei yang terkejut mendengar jeritan mereka dan tanpa di


sengaja matanya melihat Reyhan yang mengusap bibirnya.


Dia tersedak saat teringat adegan saat Reyhan menciumnya tadi


membuatnya bersemu merah.


‘’Uhuk’’Mei menepuk –nepuk dadanya ,Reyhan beranjak dan


segera memberikan segelas air pada Mei.


‘’Kau tidak apa –apa Mei?’’Tanya Reyhan khawatir dia pindah


ke samping Mei.


‘Astaga kenapa aku harus teringat tentang tadi’Pikir Mei


sambil meminum air yang di berikan Reyhan dan memalingkan wajahnya dari Reyhan.


‘Apa –apa dengan pipiku yang memerah.’Teriak Mei tak terima.


karna di ruangan itu ada kaca yang cukup besar dan kebetulan


Mei duduk menghadap kaca jadi dia bisa melihat wajahnya yang merona.


‘Bodoh…bodoh…bodoh.’Rutuk Mei dalam hati.


‘’Mei apa kau mau bernyanyi.’’Tanya Reyhan.


‘’Hah.’’Mei menoleh ke Reyhan.


‘’Tidak.’’Jawabnya singkat.


‘’Bgaimana kalau kita nyanyi bareng.’’kata Reyhan lagi.


‘’Tidak.’’Tolak Mei.


‘’Ayo lah bagian pertama saja.’’Reyhan mendekatkan


mikroponnya ke Mei.


‘’Ku bilang tidak.’’Mei menepis tangan Reyhan membuat


Mikroponnya jatuh.


Mereka yang ada di sana melihat ke arah Mei dan Reyhan,karna


rishi di lihat Mei keluar dari tempat karaoke.


Mei melihat sekitar mencari angkutan umum untuk mengantarnya


kembali ke tempat dia bekerja.


Saat melihat ke depan dia terkejut ternyata tempat dia


bekerja ada di sebrang jalan tepatnya di depannya dia berdiri sekarang.


‘’Hah,kenapa baru sadar.’’Keluh Mei.


‘’Tau gini tadi aku langsung ke kafe saja.’’lanjutnya.


‘’Mei apa kamu mau pulang .’’Tanya Reyhan yang mengikutinya


keluar.


‘’Ngapain kau mengikuti ku.’’Kata Mei.


‘’Cuman mau mengajak pulang bareng.’’Jawab Reyhan santai.


‘’Mau langsung pulang ke rumah atau ke tempat kerja mu


dulu.’’Tanya Reyhan


‘’Tempat kerja.’’Kata Mei sambil menengik kiri dan kanan.

__ADS_1


‘’Aku antar yah.’’Kata Reyhan.


‘’Tidak usah.’’Kata Mei yang berjalan menyebrang ,Reyhan


mengikutinya.


Mei masuk ke kafe dan pergi menghampiri menejernya untuk


menjelaskan masalah tadi Reyhan masih mengikuti di belakang.


‘’Begitu yah!’’Kata menejernya.


‘’Nanti kalau motornya sudah beres kamu tingal beritahu saja


,saya yang akan menangung pembayarannya.’’Tambahnya.


‘’Baik pak.’’Jawab Mei.


‘’Saya permisi pak.’’Kata Mei,dia pergi ke lokernya untuk


mengambil tasnya.


Setelah berpamitan dengan yang lain Mei pulang karna jarak


antara rumahnya dan kafe tidak terlalu jauh Mei hanya berjalan kaki untuk pulang


ke rumahnya.


‘’Sampai kapan kau akan terus mengikuti ku terus?’’Tanya Mei


kesal dan berbalik.


‘’Sampai kamu sampai rumah dengan selamat.’’Jawab Reyhan


sambil tersenyum.


‘’Tidak perlu aku bisa pulang sendiri.’’Kata Mei.


‘’Jadi mending sekarang kamu pergi jangan menikuti ku


lagi.’’Lanjut Mei


Mei berjalan pergi meninggalkan Reyhan dan Reyhan tidak


mendengarkan perkataan Mei dia masih mengikutinya di belakang.


Mei mempercepat langkahnya begitu pun Reyhan, mereka jadi


saling kejar sampai rumah Mei.


‘’Oke sudah cukup !’’Kata Mei yang sudah jengkel.


‘’Sekarang pulanglah.’’Lanjutnya.


‘’Kan tadi aku bilang akan mengantarmu sampai rumah.’’Kata


Reyhan yang tak terpengaruh .


susun.


‘’Kamu tinggal di sini.’’Tanya Reyhan.


‘’Yah sekarang pulang.’’Kata Mei.


‘’Baiklah aku akan pulang.’’Kata Reyhan ,membuat Mei lega.


‘’Tapi setelah melihat mu masuk ke dalam rumah.’’Lanjut


Reyhan yang membuat Mei cemberut.


‘’Terserah kau saja.’’Kata Mei kesal dia pergi meninggalkan


Reyhan dan naik ke lantai 3 menuju rumah.


Setelah melihat Mei masuk Reyhan pun pulang dia sangat senang.


‘’Apa –apaan dia itu?’’Mei masuk ke dalam rumah sambil


mengomel.


‘’Dia pikir dia siapa?’’Dia membanting pintu kamarnya saking


kesalnya.


BRAMM


Sarah yang sedang di dapur terkejut mendengarnya sampai


–sampai pisau yang dia pegang terjatuh.


‘’Astaga Mei ,Pelan pelan.’’Kata Sarah yang sedikit keras.


‘’Maaf.’’Kata Mei di dalam kamar.


‘’Untung pisaunya tidak kena kaki.’’Sarah mengambil kembali


pisaunya.


Dia melanjutkan lagi acara masaknya yang terganggu karna ulah


putrinya.


Di dalam kamar Mei memukul –mukul boneka beruag yang besar


miliknya melampiaskan kekesalannya dia membayangkan wajah Reyhan saat


memukulnya.

__ADS_1


Setelah semua masakannya selesai Sarah meletakan semuanya di


meja makan lalu memanggil Mei.


Tok tok tok


Cklek


‘’Mei ayo kita makan.’’Kata Sarah setelah membuka pintunya.


‘’Mei!’’Sarah terkejut karna Mei belum juga ganti baju dan


sedang memukul –mukul boneka.


‘’Kamu belum ganti baju.’’Lanjut Sarah


‘’Cepat mandi dan ganti baju setelah itu makan.’’Perintah


Sarah.


‘’Iyah bu.’’Mei bergegas ke kamar mandi takut ibunya marah.


Mei duduk di kursi makan bersama ibunya mereka makan dengan


hidmat.


‘’Mei kalau masuk rumah itu salam dulu jangan membanting


pintu ,itu tidak sopan namanya.’’Nasihat Sarah setelah mereka makan.


‘’Maaf ibu,Mei lupa hehehe.’’Kata Mei sambil menggaruk


pipinya yang tidak gatal.


‘’Ya sudah lain kali jangan di ulangi lagi.’’Kata Sarah.


‘’Iyaa,ibu akan Mei usahakan.’’Mei memelamkan suaranya di


bagian akhir.


‘’Ya sudah sana istirahat ini biar ibu yang kerjakan.’’Kata


Sarah.


Mei kembali ke kamarnya dan mengerjakan prnya sebelum tidur.


(Mei berdiri sambil


membaca buku dia sedang menungu seseorang,dari arah lain ada seorang pria yang


berlari menghampiri Mei.


‘’Kenapa lama


banget.’’Kata Mei ,dia menghentakan kakinya dan menyimpan bukunya.


‘’Aku sudah menunggu 10


menit tahu.’’Mei mengembungkan pipinya karna kesal.


‘’Maaf….maaf tadi ada


sedikit masalah.’’Pria itu mencubit pipi kembung Mei.


‘’Alasan pasti bicara


dulu dengan cewek kan.’’Kata Mei kesal.


‘’Outu…tututu,gemesnya


kalau lagi cemburu.’’Pria itu mencubit kedua pipi Mei.


‘’Ihhh,le-lepas sakit


tahu.’’Kata Mei sebal.


‘’Hehe maaf habis kamu


gemesin sih.’’Pria itu menyengir.


‘’Sudahlah bisnya sudah


datang.’’Mei naik ke bis dan pria itu pun ikut naik.


Karna semua tempat


duduk penuh Mei dan pria itu berdiri ,tiba tiba bis mengerem mendadak membuat


Mei hampir jatuh kalau tidak ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya.


‘’Kau tidak apa –apa


Mei.’’Tanya pria itu wajahnya sangat dekat dengan wajah Mei beberapa senti lagi


mereka bisa ciuman.)


‘’Hah…haah.’’Mei bangun dengan raut antara bingung dan


gelisah.


‘’Kenapa aku memimpikan dia sih.’’Mei menusap wajahnya.


‘’Sudahlah lupakan..lupakan.’’Kata Mei.


Dia bangun dan langsung mandi mendinginkan kepala supaya


melupakan mimpinya.

__ADS_1


Mei terus melamun dari sarapan sampai dia sampai di sekolah


semakin dia ingin melupakan mimpinya malah semakin  jelas mimpinya itu.


__ADS_2