
Mei datang ke apartemen/ rumahnya Reyhan,Nagi menghubunginya
karna bosan di rumah sendirian.
Kak Dimas sedang pergi ke luar kota dan Reyhan pergi ke
agensi melakukan pemotretan.
Nagi mengajari Mei membuat boneka sesuai janjinya,namun dari
tadi Mei terus melamun tatapan mata kosong merki kedua tangannya masih menjahit
kain yang akan di buat boneka tapi pikirannya entah kemana.
‘’MEI!!’’Teriak Nagi menghentikan Mei yang menusuk jarinya
lebih dalam.
‘’Apa yang kau lakukan.’’Nagi beranjak mendekati Mei.
‘’Ah.’’Mei tersadar mencabut jarum di tangannya.
‘’Maaf.’’Kata Mei menunduk.
‘’Ada apa? Apa kau ada masalah dari tadi aku perhatikan kau
melamun terus?’’Tanya Nagi yang memberikan tisu untuk menghentikan darah yang
mengalir dan plester.
‘’Tidak ada apa apa.’’Jawab Mei menerimanya.
‘’Apa ini ada hubungannya dengan kak Reyhan jadi
model.’’Tebak Nagi,Mei tersentak mendengernya.
‘’Hah,ini nih yang aku takutkan.’’Kata Nagi
‘’Bukan kok! Beneran,tidak ada apa apa.’’Kata Mei berbohong.
‘’Sudah,lebih baik kita hentikan aku tidak mau kamu menusuk
jari mu lagi.’’Nagi memberes semuanya.
‘’Maaf,aku mengcaukannya dan membuat mu repot. ’’Kata Mei
merasa bersalah dan membantu membereskan.
‘’Jangan di pikirkan, bagaimana kalau kita memanggang kue
saja.’’Usul Nagi.
‘’Untuk mengganti suasana hati yang murung. ’’Lanjutnya.
‘’Ayo,kita buat kue.’’Mei tersenyum dia tidak mau membuat
Nagi khawatir padanya atau lebih parahnya bertengkar dengan Reyhan karnanya.
‘’Oke,kita ke dapur.’’Kata Nagi,dia menarik tangan Mei.
‘’Dan nanti kita suruh kak Rey mencobanya.’’Kata Nagi
semangat,
‘’Hm.’’Mei tersenyum senang.
‘Aku akan minta maaf pada Reyhan soal kemarin.’Batin Mei.
Mereka pun membuat kue dengan senang sesekali mereka meleper
tepung terigu hingga berserakan di lantai setelah mereka tertawa saling
meledek.
‘’Jadi!’’Teriak Nagi setelah mengeluarkan kue yang mereka
panggang dari oven.
‘’Akhirnya jadi,ayo
coba.’’Kata Mei,dia mengambil satu dan memberikan satu pada Nagi.
‘’Em,enak.’’Kata Nagi.
‘’Iyah,biarkan kuenya dingin dulu.’’Kata Mei.
Mereka membuat berbagai kue kering dan bolu ke sukaan Reyhan.
‘’Sebaiknya kita membereskan kekacaan yang kita buat sebelum
Reyhan pulang dan memarahi kita.’’Kata Mei seraya mengambil sapu.
‘’Ah benar,sekarang dapurnya seperti kapal pecah.’’Kata Nagi
yang melihat terigu berserakan di mana mana .
Kurang lebih 30 menitan mereka membersihkan dapur. Setelah
rapi mereka menata kue yang tadi di buat di toples dan menaruhnya di di meja
menunggu Reyhan pulang.
Selama 3 jam mereka menunggu Reyhan pulang tapi tak kunjung
datang juga bahkan sekarang sudah lewat jam makan malam.
‘Ah,aku lupa katanya Reyhan pernah mengunjungi rumah
Alexsa,pasti sekarang Reyhan ada di sana.’Batin Mei nanar.
Drrrtt
__ADS_1
Mei melihat ponselnya yang terdapat notifikasi dari ibunya.
‘’Nagi maaf,aku harus segera pulang .’’Kata Mei pamit.
‘’Kenapa? Tunggu sebentar lagi saja,pasti kak Reyhan akan
pulang.’’Kata Nagi membujuk Mai.
‘’tidak bisa ibu ku meminta ku untuk pulang.’’Kata Mei.
‘’Begitu yah! Yah sudah aku yang akan menyampaikannya pada
kakak.’’Kata Nagi.
‘’Terima kasih,aku pulang yah.’’setelah pamit Mei pulang.
Tak bisa dia pungkiri ada rasa kecewa yang dia rasakan dan
perih saat dia mengetahui kalau benar adanya kekasihnya pergi ke rumah gadis
lain.
‘’Ck,dasar kak Rey bodoh kenapa belum pulang juga sih?’’Nagi
terus mengomel pada Reyhan setelah Mei pulang.
‘’Kamu ngapain nngatain kakak.’’Kata Reyhan yang mendengar
adiknya terus mengejeknya.
‘’Oh,kakak ku yang bodoh udah pulang.’’Kata Nagi berbalik
menghadap ke Reyhan.
‘’Habis dari mana saja,baru pulang.’’Tanya Nagi sinis.
‘’Kamu kan tahu kakak itu habis pemotretan.’’Jawab Reyhan
sambil mengambil bolu dan memakannya.
‘’Kakak tahu Mei menunggu kakak lama,dia itumembuat kan kue
untuk kakak tapi kakaknya baru pulang.’’Setelah mengatakan itu Nagi langsung
pergi kekamarnya dan menguncinya karna kesal.
‘’Mei ke sini?’’Tanya Reyhan.
‘’Nagi apa bener itu.’’Reyhan menghampiri kamar Nagi dan
mengetuknya.
‘’Aku tidak mau bicara dengan kak Reyhan .’’Teriak Nagi di
dalam.
Reyhan terpaksa ke kamarnya ,dia tahu benar bagaimana sifat adik
Setelah membersihkan badan dia langsung membaringkan
tubuhnya,hari ini banyak pemotretan yang diambil jadi dia sangat lelah.
‘’Besok saja aku tanya sama Mei.’’Kata Reyhan sebelum
tertidur.
……
‘’Tunggu Mei kau kenapa? ’’Tanya Ayumi terlihat samar ada
lingkaran hitam di mata Mei dengan mata yang sayu.
‘’Waw,muka mu galau banget.’’Ledek Anggun.
‘’Aku baik baik saja.’’Kata Mei.
‘’Darimananya?’’Kata Anggun.
‘’Aku punya sesuatu untuk mu agar tak galau lagi.’’Ayumi
mengambil seseuatu dari sakunya.
‘’Jeng…jeng…jeng…’’mengeruarkan sebuah kunci.
‘’Ini kunci sihir,katanya kalau sepang kekasih menulis nama
di kuncinya mereka akan langgeng.’’Kata Ayumi.
‘’Kunci….sihir?’’Tanya Mei antara bingung dan tak percaya.
‘’Sena sudah memberikan satu pada Reyhan.’’Kata Ayumi.
‘’Reyhan juga punya.’’Tanya Mei.
‘’Iyah,kami membeli sepasang untuk kalian dan untuk
kami.’’Jawab Ayumi.
‘’Terima kasih.’’Kata Mei tersenyum manis.
‘’Iya,sama sama.’’Ayumi pun tersenyum.
‘’Udah yuk kekantin ,ter jam istirahat keburu habis.’’Kata
Anggun.mereka berdua pun mengangguk.
Sepanjang jalan menuju kantin Mei terus memperhatikan kunci
pemberian Ayumi.
‘Aku harus minta maaf segera pada Reyhan.’Batin Mei.
__ADS_1
‘’Wah apa itu imutnya.’’Kata Alexsa yang ada di depan Mei.
‘’Itu seperti milik Rey!’’Alexsa tersenyum manis.
‘Rey,apa Reyhan meminta Alexsa memanggilnya begitu.’Pikir Mei
sendu.
‘’Karna itu sepasang dengan punya Reyhan.’’Jawab Ayumi.
‘’Bagus,kalian memang pasangan yang serasi.’’Kata Alexsa
memuji.
Tapi bagi Mei itu terdengar seperti sindiran meski di ucapkan
dengan lembut dan tulus.
‘’Sudah yah,dah.’’Alexsa pergi melanjutkan langkahnya.
‘Sebaiknya aku lupakan rumor itu,aku harus percaya pada
Reyhan.’Batin Mei sambil menatap punggung Alexsa yang menjauh.
‘’Ayumi,Anggun kalian duluan saja,nanti aku menyusul ke
kantin.’’Kata Mei yang berlari untuk mencari Reyhan.
‘’Mei mau kemana?’’Tanya Ayumi,Anggun hanya mengangkat
bahunya acuh dan melanjutkan langkah mereka.
Reyhan yang asiyk bermain game onlain bersama Hendri,Sena dan
Indra di bangku taman sekolah. Sudah lama mereka tidak pernah berkumpul lagi.
‘’Eh,Reyhan kamu tidak memasang kunci pemberian ku tadi
yah.’’Tanya Sena melihat ponselnya polos taka da gantungannya.
‘’Harusnya kamu gantung di ponsel mu.’’Lanjutnya.
‘’Oh,nanti aku akan memasngnya.’’Jawab Reyhan tanpa
mengalihkan pandangannya ponselnya.
‘’Cepat di pasang ya?’’Kata Sena.
‘’Iya,iyah.’’Kata Reyhan.
‘’Jangan bohong.’’Kata Sena.
‘’Iyah iyah.’’Jawab Reyhan.
‘’Ada apa,apa kau merasa malu.’’Kata Sena meledeknya,dia juga
mengatakan apa yang di katakan Ayumi pada Reyhan.
‘’Sena diam,kau berisik.’’Teriak Indra yang terganggu.
‘’Yah kalah.’’Katanya kesal lalu menatap tajam Sena.
‘’Gara gara kau aku jadi kalau.’’Kata Indra menyalahkan Sena.
‘’Kau saja yang tidak bisa main,ngapain nyalahin orang.’’Kata
Sena tak terima.
‘’Aku saja yang kalah duluan biasa saja.’’Lanjutnya.
Mei yang melihat Reyhan dan yang lainnya tersenyum
senang,saat dia akan menghampiri Reyhan Mei mendengar beberapa sisiwi sedang
bergosip.
‘’Hei,kamu sudah membaca wawancara Alexsa?’’Katanya.
‘’Katanya,dia sedang jatuh cinta dengan seseorang!.’’
‘’Katanya dia itu model seperti dirinya dan terlihat seperti
seorang pangeran.’’
‘’Itu pasti Reyhan kan.’’Kata satunya.
‘’Bahkan ada rumor kalau dia pernah ke kontrakan
Alexsa.’’Lanjutnya.
‘’Kalau gitu Mei dalam masalah.’’
‘’Bagaimana pun kelihatannya,Reyhan dan Alexsa itu pasangan
yang serasi.’’
‘’Itu Benar.’’
‘’Hahaha.’’Mereka tertawa riang.
Mei berbalik dan berlari ke kalasnya,dia mengambil tasnya dan
pulang. Hatinya sangat sangat perih bagai di tusuk pisau.
Ayumi dan Anggun yang menyusul Mei karna Mei tak kunjung
datang sambil membawakan makanan buatnya takut Mei tidak sempat makan.
Mereka melihat Mei yang keluar pergi membawa tasnya,mereka
saling memandang ada rasa cemas di hati mereka terlebih mereka tadi mendengar
__ADS_1
anak lain menggosipkan Reyhan dan Alexsa lagi.