Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
35


__ADS_3

Mei datang ke apartemen/ rumahnya Reyhan,Nagi menghubunginya


karna bosan di rumah sendirian.


Kak Dimas sedang pergi ke luar kota dan Reyhan pergi ke


agensi melakukan pemotretan.


Nagi mengajari Mei membuat boneka sesuai janjinya,namun dari


tadi Mei terus melamun tatapan mata kosong merki kedua tangannya masih menjahit


kain yang akan di buat boneka tapi pikirannya entah kemana.


‘’MEI!!’’Teriak Nagi menghentikan Mei yang menusuk jarinya


lebih dalam.


‘’Apa yang kau lakukan.’’Nagi beranjak mendekati Mei.


‘’Ah.’’Mei tersadar  mencabut jarum di tangannya.


‘’Maaf.’’Kata Mei menunduk.


‘’Ada apa? Apa kau ada masalah dari tadi aku perhatikan kau


melamun terus?’’Tanya Nagi yang memberikan tisu untuk menghentikan darah yang


mengalir dan plester.


‘’Tidak ada apa apa.’’Jawab Mei menerimanya.


‘’Apa ini ada hubungannya dengan kak Reyhan jadi


model.’’Tebak Nagi,Mei tersentak mendengernya.


‘’Hah,ini nih yang aku takutkan.’’Kata Nagi


‘’Bukan kok! Beneran,tidak ada apa apa.’’Kata Mei berbohong.


‘’Sudah,lebih baik kita hentikan aku tidak mau kamu menusuk


jari mu lagi.’’Nagi memberes semuanya.


‘’Maaf,aku mengcaukannya dan membuat mu repot. ’’Kata Mei


merasa bersalah dan membantu membereskan.


‘’Jangan di pikirkan, bagaimana kalau kita memanggang kue


saja.’’Usul Nagi.


‘’Untuk mengganti suasana hati yang murung. ’’Lanjutnya.


‘’Ayo,kita buat kue.’’Mei tersenyum dia tidak mau membuat


Nagi khawatir padanya atau lebih parahnya bertengkar dengan Reyhan karnanya.


‘’Oke,kita ke dapur.’’Kata Nagi,dia menarik tangan Mei.


‘’Dan nanti kita suruh kak Rey mencobanya.’’Kata Nagi


semangat,


‘’Hm.’’Mei tersenyum senang.


‘Aku akan minta maaf pada Reyhan soal kemarin.’Batin Mei.


Mereka pun membuat kue dengan senang sesekali mereka meleper


tepung terigu hingga berserakan di lantai setelah mereka tertawa saling


meledek.


‘’Jadi!’’Teriak Nagi setelah mengeluarkan kue yang mereka


panggang dari oven.


‘’Akhirnya  jadi,ayo


coba.’’Kata Mei,dia mengambil satu dan memberikan satu pada Nagi.


‘’Em,enak.’’Kata Nagi.


‘’Iyah,biarkan kuenya dingin dulu.’’Kata Mei.


Mereka membuat berbagai kue kering dan bolu ke sukaan Reyhan.


‘’Sebaiknya kita membereskan kekacaan yang kita buat sebelum


Reyhan pulang dan memarahi kita.’’Kata Mei seraya mengambil sapu.


‘’Ah benar,sekarang dapurnya seperti kapal pecah.’’Kata Nagi


yang melihat terigu berserakan di mana mana .


Kurang lebih 30 menitan mereka membersihkan dapur. Setelah


rapi mereka menata kue yang tadi di buat di toples dan menaruhnya di di meja


menunggu Reyhan pulang.


Selama 3 jam mereka menunggu Reyhan pulang tapi tak kunjung


datang juga bahkan sekarang sudah lewat jam makan malam.


‘Ah,aku lupa katanya Reyhan pernah mengunjungi rumah


Alexsa,pasti sekarang Reyhan ada di sana.’Batin Mei nanar.


Drrrtt

__ADS_1


Mei melihat ponselnya yang terdapat notifikasi dari ibunya.


‘’Nagi maaf,aku harus segera pulang .’’Kata Mei pamit.


‘’Kenapa? Tunggu sebentar lagi saja,pasti kak Reyhan akan


pulang.’’Kata Nagi membujuk Mai.


‘’tidak bisa ibu ku meminta ku untuk pulang.’’Kata Mei.


‘’Begitu yah! Yah sudah aku yang akan menyampaikannya pada


kakak.’’Kata Nagi.


‘’Terima kasih,aku pulang yah.’’setelah pamit Mei pulang.


Tak bisa dia pungkiri ada rasa kecewa yang dia rasakan dan


perih saat dia mengetahui kalau benar adanya kekasihnya pergi ke rumah gadis


lain.


‘’Ck,dasar kak Rey bodoh kenapa belum pulang juga sih?’’Nagi


terus mengomel pada Reyhan setelah Mei pulang.


‘’Kamu ngapain nngatain kakak.’’Kata Reyhan yang mendengar


adiknya terus mengejeknya.


‘’Oh,kakak ku yang bodoh udah pulang.’’Kata Nagi berbalik


menghadap ke Reyhan.


‘’Habis dari mana saja,baru pulang.’’Tanya Nagi sinis.


‘’Kamu kan tahu kakak itu habis pemotretan.’’Jawab Reyhan


sambil mengambil bolu dan memakannya.


‘’Kakak tahu Mei menunggu kakak lama,dia itumembuat kan kue


untuk kakak tapi kakaknya baru pulang.’’Setelah mengatakan itu Nagi langsung


pergi kekamarnya dan menguncinya karna kesal.


‘’Mei ke sini?’’Tanya Reyhan.


‘’Nagi apa bener itu.’’Reyhan menghampiri kamar Nagi dan


mengetuknya.


‘’Aku tidak mau bicara dengan kak Reyhan .’’Teriak Nagi di


dalam.


Reyhan terpaksa ke kamarnya  ,dia tahu benar bagaimana sifat adik


Setelah membersihkan badan dia langsung membaringkan


tubuhnya,hari ini banyak pemotretan yang diambil jadi dia sangat lelah.


‘’Besok saja aku tanya sama Mei.’’Kata Reyhan sebelum


tertidur.


……


‘’Tunggu Mei kau kenapa? ’’Tanya Ayumi terlihat samar ada


lingkaran hitam di mata Mei dengan mata yang sayu.


‘’Waw,muka mu galau banget.’’Ledek Anggun.


‘’Aku baik baik saja.’’Kata Mei.


‘’Darimananya?’’Kata Anggun.


‘’Aku punya sesuatu untuk mu agar tak galau lagi.’’Ayumi


mengambil seseuatu dari sakunya.


‘’Jeng…jeng…jeng…’’mengeruarkan sebuah kunci.


‘’Ini kunci sihir,katanya kalau sepang kekasih menulis nama


di kuncinya mereka akan langgeng.’’Kata Ayumi.


‘’Kunci….sihir?’’Tanya Mei antara bingung dan tak percaya.


‘’Sena sudah memberikan satu pada Reyhan.’’Kata Ayumi.


‘’Reyhan juga punya.’’Tanya Mei.


‘’Iyah,kami membeli sepasang untuk kalian dan untuk


kami.’’Jawab Ayumi.


‘’Terima kasih.’’Kata Mei tersenyum manis.


‘’Iya,sama sama.’’Ayumi pun tersenyum.


‘’Udah yuk kekantin ,ter jam istirahat keburu habis.’’Kata


Anggun.mereka berdua pun mengangguk.


Sepanjang jalan menuju kantin Mei terus memperhatikan kunci


pemberian Ayumi.


‘Aku harus minta maaf segera pada Reyhan.’Batin Mei.

__ADS_1


‘’Wah apa itu imutnya.’’Kata Alexsa yang ada di depan Mei.


‘’Itu seperti milik Rey!’’Alexsa tersenyum manis.


‘Rey,apa Reyhan meminta Alexsa memanggilnya begitu.’Pikir Mei


sendu.


‘’Karna itu sepasang dengan punya Reyhan.’’Jawab Ayumi.


‘’Bagus,kalian memang pasangan yang serasi.’’Kata Alexsa


memuji.


Tapi bagi Mei itu terdengar seperti sindiran meski di ucapkan


dengan lembut dan tulus.


‘’Sudah yah,dah.’’Alexsa pergi melanjutkan langkahnya.


‘Sebaiknya aku lupakan rumor itu,aku harus percaya pada


Reyhan.’Batin Mei sambil menatap punggung Alexsa yang menjauh.


‘’Ayumi,Anggun kalian duluan saja,nanti aku menyusul ke


kantin.’’Kata Mei yang berlari untuk mencari Reyhan.


‘’Mei mau kemana?’’Tanya Ayumi,Anggun hanya mengangkat


bahunya acuh dan melanjutkan langkah mereka.


Reyhan yang asiyk bermain game onlain bersama Hendri,Sena dan


Indra di bangku taman sekolah. Sudah lama mereka tidak pernah berkumpul lagi.


‘’Eh,Reyhan kamu tidak memasang kunci pemberian ku tadi


yah.’’Tanya Sena melihat ponselnya polos taka da gantungannya.


‘’Harusnya kamu gantung di ponsel mu.’’Lanjutnya.


‘’Oh,nanti aku akan memasngnya.’’Jawab Reyhan tanpa


mengalihkan pandangannya ponselnya.


‘’Cepat di pasang ya?’’Kata Sena.


‘’Iya,iyah.’’Kata Reyhan.


‘’Jangan bohong.’’Kata Sena.


‘’Iyah iyah.’’Jawab Reyhan.


‘’Ada apa,apa kau merasa malu.’’Kata Sena meledeknya,dia juga


mengatakan apa yang di katakan Ayumi pada Reyhan.


‘’Sena diam,kau berisik.’’Teriak Indra yang terganggu.


‘’Yah kalah.’’Katanya kesal lalu menatap tajam Sena.


‘’Gara gara kau aku jadi kalau.’’Kata Indra menyalahkan Sena.


‘’Kau saja yang tidak bisa main,ngapain nyalahin orang.’’Kata


Sena tak terima.


‘’Aku saja yang kalah duluan biasa saja.’’Lanjutnya.


Mei yang melihat Reyhan dan yang lainnya tersenyum


senang,saat dia akan menghampiri Reyhan Mei mendengar beberapa sisiwi sedang


bergosip.


‘’Hei,kamu sudah membaca wawancara Alexsa?’’Katanya.


‘’Katanya,dia sedang jatuh cinta dengan seseorang!.’’


‘’Katanya dia itu model seperti dirinya dan terlihat seperti


seorang pangeran.’’


‘’Itu pasti Reyhan kan.’’Kata satunya.


‘’Bahkan ada rumor kalau dia pernah ke kontrakan


Alexsa.’’Lanjutnya.


‘’Kalau gitu Mei dalam masalah.’’


‘’Bagaimana pun kelihatannya,Reyhan dan Alexsa itu pasangan


yang serasi.’’


‘’Itu Benar.’’


‘’Hahaha.’’Mereka tertawa riang.


Mei berbalik dan berlari ke kalasnya,dia mengambil tasnya dan


pulang. Hatinya sangat sangat perih bagai di tusuk pisau.


Ayumi dan Anggun yang menyusul Mei karna Mei tak kunjung


datang sambil membawakan makanan buatnya takut Mei tidak sempat makan.


Mereka melihat Mei yang keluar pergi membawa tasnya,mereka


saling memandang ada rasa cemas di hati mereka terlebih mereka tadi mendengar

__ADS_1


anak lain menggosipkan Reyhan dan Alexsa lagi.


__ADS_2