
‘’Kau baik baik saja Sena.’’Tanya Alvin.
‘’Uh …sial.’’Keluh Sena mengusap dahinya.
‘’Siapa sih yang naruh pohon disini.’’Kata Sena marah.
‘’Kayanya kepala Sena ke bentur cukup keras dah!sampai gila
gitu.’’Kata Leon pelan pada Kenan di sampingnya.
‘’Kaya gitu.’’Balas Kenan.
‘’Hey Sena sebaiknya……DARAH!’’Teriak Kenan saat melihat
hidung Sena mimisan.
‘’Astaga hidung mu berdarah… bagaimana ini?….apa yang harus
kita lakukan,bisa gawatkan kalau kau mati ke habisan darah ….kan tidak lucu
kalau mati cuma gara gara tak sengaja menabrak pohon.’’Teriak Kenan heboh
sendiri.
‘’Sepertinya bukan hanya Sena yang gila.’’Kata Leon.
‘’Apa gila termasuk penyakit menular.’’Tanya Leon
‘’Entahlah.’’Balas Alvin yang hanya melihat ke hebohan yang
di lakukan Kenan ,dia tidak berusaha menghentikanya.
‘Lumayan ada tontonan gratis tidak perlu mencari di yu***b
untuk menghilangkan bosan,bisa hemat kuota.’Pikir Alvin
‘’Woy !aku yang mimisan kenapa kau yang heboh.’’Kata Sena.
‘’Sudahlah lebih baik ke UKS saja dari pada di sini bisa bisa
aku tertular jadi gila.’’Lanjut Sena lalu pergi menuju UKS untuk menghentikan
mimisannya dan mengobati kepalanya yang sepertinya benjol.
‘’Seenaknya saja bilang aku gila,dasar Sena sialan.’’Kata
Kenan kesal.
‘’Masih untung ada yang mau mengkhawatirkan mu.’’Tambahnya.
‘’Sudah selesai.’’Tanya Alvin.
‘’Iyah?’’Jawab Kenan yang bingung.
‘Apa nya yang selesai?’pikir Kenan.
‘’Yah sudah.’’Alvin beranjak pergi dan begitu pun Leon.
‘’Oi,tunggu,kok pada ninggalin sih!’’Kenan mengejar mereka.
Sena berjalan ke UKS sambil menggerutu karna tidak bisa
mencari Ayumi.
‘’sial…gara gara menabrak pohon aku jadi tidak bisa mencari
Ayumi .’’Keluh Sena.
Sena mendengar
percakapan saat sudah dekat UKS,dia mengerutkan dahinya dan menguping.
‘’Lebih baik kau itu mencemaskan diri mu sendiri dari pada
orang lain.’’Kata Teri.
‘’Kau tahu para laki laki menyebut mu apa?’’Tanya Teri.
‘’Pelac*r berdada besar.’’Tunjuk Teri pada Ayumi.
Ayumi yang berdiri di belakang Mei menunduk sendu.
‘’Hey kalian!’’Sena masuk kedalam saat mendengar kata pelac*r.
‘’Berhenti menghinanya, hanya karna kalian iri.’’Kata Sena.
‘’He.’’Mereka terkejut melihat Sena tiba tiba masuk.
‘’Asal kalian tahu yah,dada besar itu menunjukan seberapa
besar impiannya.’’Lanjut Sena.
‘’Dan beberapa orang bilang ukuran yang terbaik adalah ukuran
yang pas di telapak tangan.’’kata Sena
‘’Itu lah kenapa laki laki suka dengan dada besar ,aku juga
suka dengan dada yang besar ,jadi…..’’Tiba tiba darah yang di hidung Sena
mengalir kembali membuat mereka salah paham dan berpikir Sena mimisan karna
memikirkan hal mesum,Sena langsung menutupnya dengan tangan.
‘’Cih mimisan,menjijikan.’’Kata Nata menatap jijik pada Sena.
‘’Kau dengar cepat layani dia.’’Kata Teri dengan nada
menghina.
Ayumi berlari pergi dari sana air matanya sudah mengalir di pipinya.
‘’Hahahahaha.’’Teri dan Nata tertawa
‘’Ayumi tunggu….’’Sena merasa bersalah .
Mei mengejar Ayumi dan Sena pun menyusulnya,saat melihat
__ADS_1
Ayumi pergi ke atap Mei tidak mengejarnya dia berdiri di dekat tangga.
‘’Ayumi….’’Sena datang ,melihat Mei menatap tangga dia pun
berhenti.
‘’Apa dia benar benar marah?’’Kata Sena sendu.
‘’Hal itu sudah menggangunya sejak lama.’’Kata Mei.
‘’Tapi dia berusaha untuk tak memperdulikannya.’’Lanjut Mei.
‘’Kenapa?’’Tanya Sena.
‘’Dada besar kan bagus.’’Tambahnya.
‘’Itu hanya dari sudut pandang mu.’’Mei menoleh pada Sena.
‘’Terkadang hal itu pada akhir akan menyakiti seseorang tanpa kita
sadari,kalau cuman mengatakan apa yang kamu pikirkan.’’Lanjut Mei.
‘’Aku tidak bermaksud menghinanya atau pun
merendahkannya.’’Kata Sena semakin bersalah.
‘’Aku tidak pernah melihat dia marah sebelumnya,walau mereka
terus menghinanya.’’Kata Mei.
‘’Ku pikir mungkin kau memiliki tempat istimewa di
hatinya,sehingga dia bersikap seperti itu.’’Sena tersentak mendengar ucapan
Mei.
‘’Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang.’’Tanya Sena,dia
tidak mau menyakiti orang yang dia sukai lebih dari ini.
‘’Ku rasa …..mungkin kau harus jujur dengan perasaan mu
sendiri.’’Kata Mei tak yakin.
‘’Begitu yah….Baiklah.’’Kata Sena menyakinkan diri.
‘’Terima kasih …Mei.’’Kata Sena lalu naik ke atas menemui
Ayumi sebelum terlambat.
‘’Hah,apa aku pantas memberi nasihat itu?’’Kata Mei.
‘’Jujur dengan perasaan mu sendiri.’’Mei menunduk sendu dan
pergi dari sana.
‘’Ayumi…’’Panggil Sena.
Ayumi menghapus air matanya,dia berputar pergi menuju ke arah pintu keluar.
‘’Tunggu sebentar.’’Cegah Sena saat Ayumi mau kabur.
Ayumi berhenti.
‘’Aku minta maaf atas ucapan ku tadi.’’Kata Sena.
‘’Aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu dan mempermalukan
mu.’’Lanjut Sena.
‘’Mei sudah bilang semua pada ku jadi …..maaf kan aku.’’Sena
menunduk dia menarik nafas.
‘’Aku tidak seperti Reyhan.’’Sena mengangkat kepalanya dengan
mata yang memancarkan keseriusan.
‘’Tapi aku benar benar memperdulikan dirimu lebih dari siapa
pun!’’Kata Sena.
‘’Aku menyukaimu….Ayumi!’’Lanjut Sena.
Ayumi terkejut dengan pernyataan Sena dia berbalik ingin
melihat apa di sungguh sungguh atau hanya candaan seperti biasa,dia tertegun
melihat tatapan penuh keseriusan di mata Sena.
‘’Tentu saja aku menyukai dada besar itu benar.’’kata Sena.
‘’Tapi bukan hanya itu saja yang aku sukai dari mu.’’Lanjut
Sena.
‘’Aku suka melihat senyum mu saat kamu senang dan aku suka
dengan apa pun yang kau lakukan juga suara mu ketika kamu tertawa.’’Tambah
Sena.
‘’Apa pun itu kamu selalu membuat membuat ku tergila –gila.’’Kata
Sena.
‘’Aku ingin menjadi orang pertama yang melihat semua itu dan
berada di sisi mu saat kamu bersedih.’’Sena tersenyum dan berjalan mendekati
Ayumi.
‘’Aku benar benar mencintai mu….Ayumi.’’Kata Sena tegas.
Mata Ayumi berkaca kaca ,lalu memeluk Sena sambil menangis
bahagia Sena tersenyum dan memeluknya juga.
__ADS_1
‘’Jadi Reyhan ada apa kau memanggil kami.’’Kata Indra
langsung.
Setelah bel istirahat berbunyi Indra langsung ke kelas Hendri
dan menyeretnya ke gudang belakang sekolah untuk menemui Reyhan.
‘’Tak bisakah kita makan dulu ,perut ku sangat lapar.’’Keluh
Hendri ,karna tadi dia langsung di bawa ke sini.
Pluk
Reyhan melempar plastik ke arah Hendri dan di tangkap dengan
sempurna olehnya saat di buka isinya roti,kue dan minuman kotak.
‘’Jadi!’’Setelah mendapat bayarannya,dia pun memakannya.
‘’Dasar.’’Kata Indra melihat kelakuan Hendri,dia mengambil satu roti dari Hendri dan memakannya.
‘’Aku ingin minta tolong kalian untuk menemukan orang yang
menampar Mei.’’Kata Reyhan
‘’Mei!siapa dia?’’Tanya Indra.
‘’Teman sekelas ku.’’Jawab Reyhan.
‘’Nama lengkapnya Mei Tachibana.’’Lanjut Reyhan.
‘’Sejak kapan sekolah kita kedatangan murid asing.’’Tanya
Hendri heran.
‘’Sekolah kita kan tidak pernah melakukan pertukaran pelajar
dan setahu ku kita juga tidak kedatangan murid baru.’’Tambahnya.
‘’Dia itu bukan murid pindahan atau pun petukaran pelajar
asing.’’Kata Reyhan.
‘’Namanya memang seperti nama orang Jepang tapi dia asli
orang Indo.’’Tambahnya.
‘’Apa hubungan mu dengannya hingga kau mau mencari orang yang
membulinya.’’Tanya Indra setelah melahap habis rotinya.
‘’Tidak ada hubungan apa pun,lebih tepatnya belum.’’Kata
Reyhan.
‘’Belum yah!kau tertarik padanya.’’Tanya Indra yang mulai
penasaran dengan orang membuat Reyhan seperti ini.
Reyhan hanya tersenyum menjawab pertanyaan Indra.
Drrrt drrrtttt
Reyhan mengambil ponsel yang bergetar di sakunya.
‘’Halo Sena ,ada apa?’’Kata Reyhan mengangkat telepon dari
Sena.
‘’Kau dimana?’’Tanya Sena.
‘’Aku ada urusan,memangnya kenapa?’’Tanya Reyhan.
‘’Oh!aku cuman mau meneraktir mu soalnya…’’’Jeda Sena.
‘’AKU SUDAH JADIAN DENGAN AYUMI.’’Teriak Sena senang membuat
Reyhan menjauhkan teleponnya.
‘’Kalian sudah jadian yah,selamat.’’Reyhan memberi ucapan
selamat.
‘’Hehehe,ini semua berkat Mei.’’Kata Sena sedikit malu malu.
‘’Mei?’’Kata Reyhan.
‘’Iyah ini berkatnya,oh yah aku mau memberi tahu mu.’’Kata
Sena.
‘’Ayumi bilang Mei di tampar sama dua cewek karna membelanya.’’Lanjut
Sena.
‘’Kalau tidak salah mereka itu anak kelas 12 namanya….Teri
sama Nata kalau aku tidak salah ingat.’’Kata Sena.
‘’Bernarkah, kau yakin.’’Tanya Reyhan memastikan.
‘’Tentu apa kau lupa siapa aku.’’Kata Sena dengan bangga.
‘’Iyah –iyah ,terima kasih yah sudah memberi tahu ku tentang
ini.’’Kata Reyhan.
‘’Apaan sih,pake terima kasih segala lagian kita kan teman
dan Mei itu gadis yang sudah membuat mu tertarik
jadi aku ingin kau jadi seorang bucin
juga hahahaha.’’Kata Sena dan di akhiri tawa.
‘’Sudah yah, bay.’’Sena menutup teleponnya.
__ADS_1
‘’Kita menemukannya.’’Kata Reyhan tersenyum menyeramkan
membuat siapa pun merinding.