Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
10


__ADS_3

‘’Kau baik baik saja Sena.’’Tanya Alvin.


‘’Uh …sial.’’Keluh Sena mengusap dahinya.


‘’Siapa sih yang naruh pohon disini.’’Kata Sena marah.


‘’Kayanya kepala Sena ke bentur cukup keras dah!sampai gila


gitu.’’Kata Leon pelan pada Kenan di sampingnya.


‘’Kaya gitu.’’Balas Kenan.


‘’Hey Sena sebaiknya……DARAH!’’Teriak Kenan saat melihat


hidung Sena mimisan.


‘’Astaga hidung mu berdarah… bagaimana ini?….apa yang harus


kita lakukan,bisa gawatkan kalau kau mati ke habisan darah ….kan tidak lucu


kalau mati cuma gara gara tak sengaja menabrak pohon.’’Teriak Kenan heboh


sendiri.


‘’Sepertinya bukan hanya Sena yang gila.’’Kata Leon.


‘’Apa gila termasuk penyakit menular.’’Tanya Leon


‘’Entahlah.’’Balas Alvin yang hanya melihat ke hebohan yang


di lakukan Kenan ,dia tidak berusaha menghentikanya.


‘Lumayan ada tontonan gratis tidak perlu mencari di yu***b


untuk menghilangkan bosan,bisa hemat kuota.’Pikir Alvin


‘’Woy !aku yang mimisan kenapa kau yang heboh.’’Kata Sena.


‘’Sudahlah lebih baik ke UKS saja dari pada di sini bisa bisa


aku tertular jadi gila.’’Lanjut Sena lalu pergi menuju UKS untuk menghentikan


mimisannya dan mengobati kepalanya yang sepertinya benjol.


‘’Seenaknya saja bilang aku gila,dasar Sena sialan.’’Kata


Kenan kesal.


‘’Masih untung ada yang mau mengkhawatirkan mu.’’Tambahnya.


‘’Sudah selesai.’’Tanya Alvin.


‘’Iyah?’’Jawab Kenan yang bingung.


‘Apa nya yang selesai?’pikir Kenan.


‘’Yah sudah.’’Alvin beranjak pergi dan begitu pun Leon.


‘’Oi,tunggu,kok pada ninggalin sih!’’Kenan mengejar mereka.


Sena berjalan ke UKS sambil menggerutu karna tidak bisa


mencari Ayumi.


‘’sial…gara gara menabrak pohon aku jadi tidak bisa mencari


Ayumi .’’Keluh Sena.


 Sena mendengar


percakapan saat sudah dekat UKS,dia mengerutkan dahinya dan menguping.


‘’Lebih baik kau itu mencemaskan diri mu sendiri dari pada


orang lain.’’Kata Teri.


‘’Kau tahu para laki laki menyebut mu apa?’’Tanya Teri.


‘’Pelac*r berdada besar.’’Tunjuk Teri pada Ayumi.


Ayumi yang berdiri di belakang Mei menunduk sendu.


‘’Hey kalian!’’Sena masuk kedalam saat mendengar kata pelac*r.


‘’Berhenti menghinanya, hanya karna kalian iri.’’Kata Sena.


‘’He.’’Mereka terkejut melihat Sena tiba tiba masuk.


‘’Asal kalian tahu yah,dada besar itu menunjukan seberapa


besar impiannya.’’Lanjut Sena.


‘’Dan beberapa orang bilang ukuran yang terbaik adalah ukuran


yang pas di telapak tangan.’’kata Sena


‘’Itu lah kenapa laki laki suka dengan dada besar ,aku juga


suka dengan dada yang besar ,jadi…..’’Tiba tiba darah yang di hidung Sena


mengalir kembali membuat mereka salah paham dan berpikir Sena mimisan karna


memikirkan hal mesum,Sena langsung menutupnya dengan tangan.


‘’Cih mimisan,menjijikan.’’Kata Nata menatap jijik pada Sena.


‘’Kau dengar cepat layani dia.’’Kata Teri dengan nada


menghina.


Ayumi berlari pergi dari sana air matanya sudah mengalir di pipinya.


‘’Hahahahaha.’’Teri dan Nata tertawa


‘’Ayumi tunggu….’’Sena merasa bersalah .


Mei mengejar Ayumi dan Sena pun menyusulnya,saat melihat

__ADS_1


Ayumi pergi ke atap Mei tidak mengejarnya dia berdiri di dekat tangga.


‘’Ayumi….’’Sena datang ,melihat Mei menatap tangga dia pun


berhenti.


‘’Apa dia benar benar marah?’’Kata Sena sendu.


‘’Hal itu sudah menggangunya sejak lama.’’Kata Mei.


‘’Tapi dia berusaha untuk tak memperdulikannya.’’Lanjut Mei.


‘’Kenapa?’’Tanya Sena.


‘’Dada besar kan bagus.’’Tambahnya.


‘’Itu hanya dari sudut pandang mu.’’Mei menoleh pada Sena.


‘’Terkadang hal itu pada akhir  akan menyakiti seseorang tanpa kita


sadari,kalau cuman mengatakan apa yang kamu pikirkan.’’Lanjut Mei.


‘’Aku tidak bermaksud menghinanya atau pun


merendahkannya.’’Kata Sena semakin bersalah.


‘’Aku tidak pernah melihat dia marah sebelumnya,walau mereka


terus menghinanya.’’Kata Mei.


‘’Ku pikir mungkin kau memiliki tempat istimewa di


hatinya,sehingga dia bersikap seperti itu.’’Sena tersentak mendengar ucapan


Mei.


‘’Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang.’’Tanya Sena,dia


tidak mau menyakiti orang yang dia sukai lebih dari ini.


‘’Ku rasa …..mungkin kau harus jujur dengan perasaan mu


sendiri.’’Kata Mei tak yakin.


‘’Begitu yah….Baiklah.’’Kata Sena menyakinkan diri.


‘’Terima kasih …Mei.’’Kata Sena lalu naik ke atas menemui


Ayumi sebelum terlambat.


‘’Hah,apa aku pantas memberi nasihat itu?’’Kata Mei.


‘’Jujur dengan perasaan mu sendiri.’’Mei menunduk sendu dan


pergi dari sana.


‘’Ayumi…’’Panggil Sena.


Ayumi menghapus air matanya,dia  berputar pergi menuju ke arah pintu keluar.


‘’Tunggu  sebentar.’’Cegah Sena saat Ayumi mau kabur.


Ayumi berhenti.


‘’Aku minta maaf atas ucapan ku tadi.’’Kata Sena.


‘’Aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu dan mempermalukan


mu.’’Lanjut Sena.


‘’Mei sudah bilang semua pada ku jadi …..maaf kan aku.’’Sena


menunduk dia menarik nafas.


‘’Aku tidak seperti Reyhan.’’Sena mengangkat kepalanya dengan


mata yang memancarkan keseriusan.


‘’Tapi aku benar benar memperdulikan dirimu lebih dari siapa


pun!’’Kata Sena.


‘’Aku menyukaimu….Ayumi!’’Lanjut Sena.


Ayumi terkejut dengan pernyataan Sena dia berbalik ingin


melihat apa di sungguh sungguh atau hanya candaan seperti biasa,dia tertegun


melihat tatapan penuh keseriusan di mata Sena.


‘’Tentu saja aku menyukai dada besar itu benar.’’kata Sena.


‘’Tapi bukan hanya itu saja yang aku sukai dari mu.’’Lanjut


Sena.


‘’Aku suka melihat senyum mu saat kamu senang dan aku suka


dengan apa pun yang kau lakukan juga suara mu ketika kamu tertawa.’’Tambah


Sena.


‘’Apa pun itu kamu selalu membuat membuat ku tergila –gila.’’Kata


Sena.


‘’Aku ingin menjadi orang pertama yang melihat semua itu dan


berada di sisi mu saat kamu bersedih.’’Sena tersenyum dan berjalan mendekati


Ayumi.


‘’Aku benar benar mencintai mu….Ayumi.’’Kata Sena tegas.


Mata Ayumi berkaca kaca ,lalu memeluk Sena sambil menangis


bahagia Sena tersenyum dan memeluknya juga.

__ADS_1


‘’Jadi Reyhan ada apa kau memanggil kami.’’Kata Indra


langsung.


Setelah bel istirahat berbunyi Indra langsung ke kelas Hendri


dan menyeretnya ke gudang belakang sekolah untuk menemui Reyhan.


‘’Tak bisakah kita makan dulu ,perut ku sangat lapar.’’Keluh


Hendri ,karna tadi dia langsung di bawa ke sini.


Pluk


Reyhan melempar plastik ke arah Hendri dan di tangkap dengan


sempurna olehnya saat di buka isinya roti,kue dan minuman kotak.


‘’Jadi!’’Setelah mendapat bayarannya,dia pun memakannya.


‘’Dasar.’’Kata Indra melihat kelakuan Hendri,dia  mengambil satu roti dari Hendri dan memakannya.


‘’Aku ingin minta tolong kalian untuk menemukan orang yang


menampar Mei.’’Kata Reyhan


‘’Mei!siapa dia?’’Tanya Indra.


‘’Teman sekelas ku.’’Jawab Reyhan.


‘’Nama lengkapnya Mei Tachibana.’’Lanjut Reyhan.


‘’Sejak kapan sekolah kita kedatangan murid asing.’’Tanya


Hendri heran.


‘’Sekolah kita kan tidak pernah melakukan pertukaran pelajar


dan setahu ku kita juga tidak kedatangan murid baru.’’Tambahnya.


‘’Dia itu bukan murid pindahan atau pun petukaran pelajar


asing.’’Kata Reyhan.


‘’Namanya memang seperti nama orang Jepang tapi dia asli


orang Indo.’’Tambahnya.


‘’Apa hubungan mu dengannya hingga kau mau mencari orang yang


membulinya.’’Tanya Indra setelah melahap habis rotinya.


‘’Tidak ada hubungan apa pun,lebih tepatnya belum.’’Kata


Reyhan.


‘’Belum yah!kau tertarik padanya.’’Tanya Indra yang mulai


penasaran dengan orang membuat Reyhan seperti ini.


Reyhan hanya tersenyum menjawab pertanyaan Indra.


Drrrt drrrtttt


Reyhan mengambil ponsel yang bergetar di sakunya.


‘’Halo Sena ,ada apa?’’Kata Reyhan mengangkat telepon dari


Sena.


‘’Kau dimana?’’Tanya Sena.


‘’Aku ada urusan,memangnya kenapa?’’Tanya Reyhan.


‘’Oh!aku cuman mau meneraktir mu soalnya…’’’Jeda Sena.


‘’AKU SUDAH JADIAN DENGAN AYUMI.’’Teriak Sena senang membuat


Reyhan menjauhkan teleponnya.


‘’Kalian sudah jadian yah,selamat.’’Reyhan memberi ucapan


selamat.


‘’Hehehe,ini semua berkat Mei.’’Kata Sena sedikit malu malu.


‘’Mei?’’Kata Reyhan.


‘’Iyah ini berkatnya,oh yah aku mau memberi tahu mu.’’Kata


Sena.


‘’Ayumi bilang Mei di tampar sama dua cewek karna membelanya.’’Lanjut


Sena.


‘’Kalau tidak salah mereka itu anak kelas 12 namanya….Teri


sama Nata kalau aku tidak salah ingat.’’Kata Sena.


‘’Bernarkah, kau yakin.’’Tanya Reyhan memastikan.


‘’Tentu apa kau lupa siapa aku.’’Kata Sena dengan bangga.


‘’Iyah –iyah ,terima kasih yah sudah memberi tahu ku tentang


ini.’’Kata Reyhan.


‘’Apaan sih,pake terima kasih segala lagian kita kan teman


dan Mei itu  gadis yang sudah membuat mu tertarik


jadi aku ingin kau  jadi seorang bucin


juga hahahaha.’’Kata Sena dan di akhiri tawa.


‘’Sudah yah, bay.’’Sena menutup teleponnya.

__ADS_1


‘’Kita menemukannya.’’Kata Reyhan tersenyum menyeramkan


membuat siapa pun merinding.


__ADS_2