
Reyhan berdiri bersandar pada motornya di depan halaman
komplek rumah susun,membuat Mei menyerit dahi saat melihatnya.
‘’Sedang apa kau di sini?’’Tanya Mei.
‘’Menjemput mu.’’Jawab Reyhan sambil tersenyum.
‘’Ayo naik .’’Ajak Reyhan sambil menyerahkan helm pada Mei.
Tak mau berdebat Mei menerima helm lalu memakainya setelah terpasang
dengan rapi Mei naik ke motor Reyhan.
Reyhan menjalankan motornya menuju sekolah,sesampainya di
parkiran Reyhan bertemu Sena dan Ayumi, dia memarkirkannya motornya di samping
motor Sena.
‘’Selamat pagi Sena,Ayumi.’’Sapa Reyhan sambil tersenyum.
‘’Selamat pagi juga Reyhan,Mei.’’Balas Ayumi tersenyum manis.
‘’Ayo kita pergi.’’Sena tak membalas sapaan Reyhan,dia
langsung menarik tangan Ayumi.
‘’Tunggu kenapa kita malah pergi meninggalkan Reyhan dan
Mei?’’Tanya Ayumi,dia tidak tahu kalau Sena dan Reyhan sedang bertengkar.
‘’Tidak apa apa nanti mereka juga menyusul.’’Kata Sena.
‘’Apa ada masalah diantara kalian?’’Tanya Ayumi merasa ada
yang di sembunyikan Sena darinya.
‘’Kalian sedang bertengkar yah.’’Kata Ayumi.
‘’Ayumi bisa tidak
kita enggak membahas Reyhan.’’Kata Sena kesal.
‘’Maafkan aku.’’Kata Ayumi sendu.
‘’Aku tidak bermaksud.’’Mata Ayumi berkaca kaca.
‘’Maaf,aku tidak bermaksud begitu hanya saja aku sedang tidak
mau membahas tentang itu dulu.’’Kata Sena yang merasa bersalah telah
melampiaskan kekesalnya pada Ayumi.
‘’Tidak apa apa! Aku yang salah karna ikut campur dengan
urusan kalian.’’Kata Ayumi tersenyum.
‘’Aku hanya penasaran melihat kalian tak seperti
biasanya.’’Lanjutnya.
‘’Ya sudah ,ayo kita ke kelas.’’Ayumi mengandenga tangan Sena
berjalan menuju kelas.
Di parkiran Reyhan menatap nanar pungung Sena yang sudah
pergi menjauh.
‘’Sepertinya Sena masih marah pada ku.’’Kata Reyhan sendu.
‘’Kalian belum baikan.’’Tanya Mei,mereka berjalan menuju
kelas sambil berpegangan tangan.
‘’Belum,semalam aku ke rumahnya tapi dia tidak mau
mendengarkan penjelasan ku dan malah meminta ku pergi.’’Kata Reyhan sedih,Sena
sudah dia anggap sahabat olehnya seperti Indra dan Hendri.
‘’Mungkin dia masih kesal.’’Kata Mei.
‘’Lebih baik kau tunggu sampai pikirannya tanang.’’Lanjutnya.
‘’Perlahan lahan saja jangan di memaksanya nanti dia malah
jadi semakin jengkel.’’Kata Mei.
‘’Terima kasih Mei.’’Reyhan mencubit pipi caby Mei sambil
tersenyum senang.
‘’Ih,lepas! Jangan di cubit,sakit tahu.’’Kata Mei sebal karna
di cubit pipinya.
‘’Habis kamu menggemaskan.’’Kata Reyhan lalu mengacak acak
rambut Mei.
‘’Jangan di acak acak nanti kusut.’’Kata Mei.
‘’Hahahaha maaf…maaf.’’Reyhan tertawa melihat wajah Mei yang
__ADS_1
kesal.
‘’Kalau enggak niat minta maaf jangan minta maaf.’’Kata Mei
sambil merapikan rambutnya yang kusut oleh Reyhan dengan jarinya.
‘’Aku minta maaf yah,jangan marah.’’Kata Reyhan sambil
tersenyum manis membuat pipi Mei merah entah malu atau karna cubitan Reyhan
tadi.
‘’Eh kok pipinya merah sih.’’Goda Reyhan saat melihatnya.
‘’ Cie ada yang malu nih.’’Reyhan mencolek dagu Mei.
‘’Siapa juga yang malu.’’Sangkal Mei.
‘’Ini gara gara kau cubit tadi mangkanya merah.’’Lanjutnya
sebal.
‘’Jujur saja,aku malah senang.’’goda Reyhan,Mei memoloti
Reyhan yang terlihat menggemaskan di mata Reyhan dan mengacah acak rambutnya
lagi.
‘’Kenapa di acak acak lagi,udah di rapiin juga.’’Kata Mei
yang kesal.
‘’Ehem…ehem,ini masih pagi yah! Tolong jangan umbar ke
mesraan kalian.’’Kata Indra yang berdehem yang dari tadi melihat Reyhan menggoda
Mei.
‘’Kasihan para jomblo yang harus melihat ke romantisan kalian
pagi –pagi.’’Lanjutnya.
Plak
‘’Aww…Kenapa memukul ku sih.’’Keluh Indra yang di pukul
Anggun.
‘’Kau memang pantas mendapatkannya.’’Kata Anggun.
‘’Selamat pagi Reyhan,Mei.’’Sapa Anggun.
‘’Jangan dengarkan si gila itu.’’Lanjutnya menunjuk Indara.
‘’Anggun kok gitu sih pada ku.’’Rengek Indra,Mei menatap heran
‘’Pagi juga Anggun.’’Balas Reyhan.
‘Aku tidak percaya kalau orang seperti dia waktu SMP jadi
anak brandal dan membuat geng.’Pikir Mei lalu menatap Reyhan.
‘’Ada apa?’’Tanya Reyhan melihat Mei yang menatapnya ke
heranan.
‘’Tidak apa –apa! Pagi Anggun.’’Kata Mei.
‘’Ini.’’Anggun memberikan sisir pada Mei.
‘’Terima kasih.’’Mei menerimanya setelah selesai dia
mengembalikannya pada Anggun.
‘’Rey,apa Sena masih marah pada mu.’’Bisik Indra.
‘’Iyah,dia bahkan memblokir nomor ku.’’Jawab Reyhan pelan.
‘’Begitu,lalu apa yang mau kau lakukan.’’Tanya Indra.
‘’Mungkin aku akan menunggu dia tenang dulu,baru bicara
padanya.’’Kata Reyhan.
‘’Oke lah kalau gitu.’’Kata Indra.
‘’Kalian sedang apa? Tidak akan ke kelas.’’Kata Anggun yang
sudah jauh di depan bersama Mei.
‘’Eh tunggu kami.’’Teriak Indra,dia dan Reyhan menyusul para
gadis.
Saat di kelas dan di kantin pun Sena tak bicara pada Reyhan
bahkan tak membalas sapaan dari Reyhan ,bukan hanya Reyhan tapi Indra dan
Hendri juga.
Sudah tiga hari Sena dan Reyhan bertengkar dan belum juga
baikkan . Mei dan Ayumi juga diam saja tak ingin ikut campur tapi kalau semakin
besar mungkin mereka akan bertindak.
__ADS_1
Ayumi mengajak Mei untuk piknik bersama, sebenarnya dia juga
mengajak Reyhan,Indra,Anggun dan Hendri tapi berhubung Anggun sedang sibuk dan
Sena sedang bertengkar dengan yang lain jadi hanya ada Mei saja.
‘’Apa tidak apa apa kalau aku di sini.’’Tanya Mei merasa tak
enak menganggu Sena dan Ayumi.
‘’Tidak apa apa,tadinya aku mau piknik bersama yang lain juga
tapi…..’’Jeda Ayumi.
‘’Kamu tahu sendiri kan.’’Mei mengangguk mengerti.
‘’Sebenarnya aku mau tanya pada Sena kenapa mereka bisa
bertengkar tapi, dia selalu mengalihkan pembicaraan.’’Kata Ayumi.
‘’Apa kamu tahu permasalahan mereka Mei.’’Tanya Ayumi.
‘’Iyah! Apa kau mau tahu?’’Tanya Mei,Ayumi mengangguk.
Mei menceritakan apa yang Reyhan ceritakan padanya dan alasan
Sena marah pada Reyhan.
‘’Jadi begitu.’’Kata Ayumi.
‘’Reyhan tak bermaksud membohongi Sena.’’Kata Mei.
‘’Dia hanya tak ingin masa lalunya menghalangi dia untuk
berubah seperti apa yang mendiang ibunya harapkan.’’Lanjutnya.
‘’Apa kita bisa membantu mereka meluruskan kesalah pahaman
ini?’’Tanya Ayumi.
‘’Kamu ingin membantu mereka baikkan.’’Tanya Mei.
‘’Hm,aku tidak ingin mereka bertengkar terus seperti
itu.’’Kata Ayumi.
‘’Apa sebaiknya kita juga memberitahu Anggun agar dia bisa membantu?’’Lanjutnya.
Mei memikirkan perkataan Ayumi lalu mengangguk karna dia juga
tidak tahu apa yang harus di lakukan untuk membuat seorang teman yang sedang
bertengkar baikkan.
‘’Oke, akan aku hubungi Anggun.’’Ayumi mengambil ponselnya
untuk menghubungi Anggun tapi di cegah Mei.
‘’Sebaiknya nanti saja.’’Kata Mei saat melihat Sena yang
sudah kembali.
‘’Baiklah.’’Ayumi meletakan ponselnya kembali.
‘’Kalian sedang membicarakan apa?’’Tanya Sena.
‘’R-a-h-a-s-i-a.’’Jawab Ayumi sambil tersenyum.
‘’Ayumi kenapa main rahasia rahasiaan sih.’’Kata Sena
merajuk.
‘’Ini pembicaraan para gadis,tentu saja rahasia.’’Kata Ayumi.
‘’Oh !aku kira apa.’’Sena mengambil senwitc dan memakannya.
‘’Ada Mei! kenapa kau diam saja?.’’Tanya Sena saat melihat
Mei diam saja.
‘’Kau tidak suka.’’Lanjutnya.
‘’Tidak,hanya saja ini pertama kalinya aku piknik selain
dengan orang tua ku.’’Kata Mei mengaruk lehernya yang tak gatal.
‘’Selama ini kamu tidak pernah pergi dengan teman mu.’’Tanya
Ayumi.
‘’Sudah lama aku tidak pernah pergi dengan teman.’’Jawab Mei.
‘’Aku tidak punya teman seorang pun.’’Lanjutnya.
‘’Tenang saja sekarang sudah ada aku dan Sena.’’Kata Ayumi
sambil tersenyum,Sena menganguk kepala menyetujui ucapan kekasihnya.
‘’Dan juga mulai sekarang kita akan sering melakukan hal ini
dan melakukan banyak hal lagi.’’Kata Ayumi semangat.
‘’Kalau aku sering bersama kalian, nantinya kalian tidak ada
waktu untuk bermesraan.’’Kata Mei.
__ADS_1
‘’uhuk..uhuk.’’Sena tersedak saat mendengar ucapan Mei dia
akhir yang terdengar ambigu.