Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
07


__ADS_3

Tuk


Mei tersentak saat ada tangan yang menepuk bahunya, Mei


memelintir tangan yang menepuk bahunya ke belakang.


‘’Aduh..duh…duh Mei ini aku ,Reyhan.’’Kata Reyhan sambil


menahan sakit.


Mei melepaskan tangan Reyhan lalu berjalan pergi meninggalkan


Reyhan.


‘’Mei ….tunggu!’’Reyhan mengejar Mei yang sudah pergi.


‘’Mei apa aku punya salah pada mu?’’Tanya Reyhan yang sudah


duduk di kursi dekat Mei.


Mei tidak menjawabnya dia hanya memutar matanya malas dan


membaringkan kepalanya di atas meja.


‘Dia itu bodoh atau gimana,dia tidak menyadarinya apa?’Pikir


Mei.


‘’Pagi anak –anak .’’Kata buk Desi memasuki kelas.


‘’Pagi buk.’’Jawab semua murid yang sudah duduk di kursi


masing masing dengan rapi.


‘’Baiklah kita akan mengabsen dulu.’’Buk Desi memanggil satu


persatu nama mereka.


‘’Oke semua hadir,Bayu tolong kumpulkan pr yang ibu berikan


.’’Kata buk Desi


Bayu sedikit terkejut mendengarnya karna dia lupa mengerjakan


prnya.


Sementara yang lainya sudah mengeluarkan buku mereka kecuali


yang tidak mengerjakannya.


‘’Pr yang mana yah bu?’’Tanya Sena.


‘’Sena!’’Panggil bu Desi.


‘’sekarang ibu mau tanya ibu mengajar pelajaran apa?’’Tanya


buk Desi.


‘’Matematika.’’Jawab Sena.


‘’Berarti ibu guru apa?’’Tanya bu Desi lagi.


‘’Guru matematika bu lah kenapa ibu malah bertanya sama saya.’’Jawab


Sena.


‘’Jadi kalau ibu memberi pr berarti pr apa?’’Tanya bu Desi.


‘’Pr matematika lah buk.’’Kata Sena.


‘’Kenapa ibu tanya sama saya ibu  lupakan ibu guru apa.’’Tambah Sena.


‘’Saya tidak lupa yang lupa itu kamu!sekarang berikan pada


ibu pr nya.’’Kata bu Desi agak jengkel.


‘’Itu,sepertinya saya lupa mengerjakan pr nya buk.’’Kata Sena


sambil mengusap rambutnya setelah melihat buku matematikanya.


‘’SENAAAA!’’Teriak bu Desi yang kesal.


Sena dan beberapa murid menutup telinga mereka saking


kerasnya suara bu Desi.


‘’Aduh buk jangan teriak keras keras ,ibu mau kita semua


tuli.’’Keluh Sena.


‘’Hah,bisa –bisa ibu stress kalau meladeni mu terus


Sena.’’Kata bu Desi sambil memijit pelipisnya.


‘’Siapa lagi selain Sena yang belum mengerjakan pr.’’Tanya bu


Desi.


Bayu,Kenan,Galih dan Alvin berdiri ,mereka berlima lupa


mengerjakan pr nya. Bu Desi menghela nafas melihat sang ketua kelas tidak


mengerjakan pr juga.


‘’Bayu kamu juga.’’Kata bu Desi.


‘’Hehe.’’Bayu hanya cengengesan.


‘’Kamu itu adalah ketua kelas ,seharusnya memberi contoh yang

__ADS_1


baik dan membimbing teman temanmu.’’Kata bu Desi menasehati Bayu.


‘’Ketua kelas juga manusia buk bisa lupa dan melakukan


kesalah.’’Kata Bayu.


‘’Sudahlah kalian yang tidak mengerjakan pr berdiri di


lapangan sekarang.’’Perintah bu Desi.


‘’Tapi bu di lapangan panas di depan kelas saja yah


berdirinya.’’Pinta Sena.


‘’Kalau kalian berdiri di depan kelas kalian tidak akan memdapatkan


manfaat apa apa?’’Kata bu Desi.


‘’Di lapangan juga sama.’’Kata Sena pelan tapi masih bisa di


dengar bu Desi.


‘’Kalau di lapangan kalian bisa menerima asupan vitamin D


agar kalian tidak gampang  sakit.’’Kata


bu Desi.


‘’Sekarang cepat kalian ke lapangan mumpung mataharinya masih


bagus untuk tubuh kalian atau mau ibu tambah biar kalian tambah sehat.’’Lanjut


bu Desi .


Mereka segera keluar kelas takut hukumannya di tambah oleh bu


Desi setidanya berdiri di lapangan masih mending dari pada di  suruh lari keliling lapangan 50 kali.


Setelahnya pelajaran di mulai kembali semetara bu Desi


memeriksa pr mereka, Mei dan teman temannya di suruh mengerjakan buku paket.


Berbunyi tanda waktu istirahat bu Desi sudah pergi dan murid


murid pada berlari menuju kantin untuk mengisi perut mereka.


Sena yang tadinya akan ikut Alvin dan Kenan ke kantin tidak


jadi saat melihat Ayumi pergi menuju kelasnya dia pun pergi ke kelas.


‘’Reyhan…..kita ke kantin,yuk .’’Ayumi menghampiri Reyhan .


‘’Boleh.’’Kata Reyhan tersenyum pada Ayumi.


‘’Kau juga mau ikut ,kita  ke kantin bersama.’’Ayumi menoleh ke arah Mei.


‘’Oh yah, kita belum berkenalan kan.’’Kata Ayumi ,dia


‘’Nama ku Ayumi….Ayumi Putriana.’’Kata Ayami sambil tersenyum


manis.


‘’Mei.’’Mei menjabat tangannya.


‘’Ayumiiii.’’Teriak Sena saat masuk kelas.


‘’Apa kamu ke sini mau mengajak ku ke kantin bersama.’’Kata


Sena dengan percaya dirinya.


‘’Tidak!aku mau mengajak Reyhan dan Mei saja.’’Jawab Ayumi


membuat Sena pura pura murung.


‘’Ayumi kamu tega banget, aku itu kan habis berdiri di


lapangan panas panasan masa kamu gitu sih sama aku apa kamu tidak kasihan


dengan ku yang sudah berkeringat banyak kaya gini.’’Kata Sena dengan nada manja


di tambah gerakan alay yang membuat mau muntah.


Reyhan dan Mei menatap jijik pada Sena sedangkan Ayumi


memalingkan wajahnya berusaha menahan tawanya.


‘’Sudahlah tidak penting mengurusi orang bodoh sepertimu.’’Kata


Ayumi.


‘’Ayo Mei kita pergi.’’Ayumi menarik tangan Mei.


‘’A-Ayumi tu-tunggu.’’Kata Mei yang canggung karna sudah lama


dia tidak seperti ini dengan seseorang.


‘’Ayumi…kenapa malah meninggalkan ku sih.’’Kata Sena manja.


‘’Sudahlah lebih baik kita menyusul mereka.’’Reyhan menepuk


bahu Sena ,dia merasa jijik dengan gaya manjanya Sena.


‘’Gebetan mu telah merebut Ayumi ku.’’Keluh Sena.


‘’Justru aku malah senang Ayumi dekat dengan Mei.’’Reyhan


tersenyum penuh syukur.


Dia tahu bahwa Ayumi itu adalah gadis yang ceria dan baik

__ADS_1


jika dia berharap Ayumi bisa berteman dengan Mei dan dia mungkin bisa sedikit


demi sedikit membuat Mei percaya lagi pada seseorang.


‘’Kenapa kau malah senang?’’Tanya Sena heran,seharusnya dia


kesel karna gadis yang dia suka malah dekat dengan orang lain.


Tapi Reyhan hanya tersenyum saja membuat Sena bingung dan


penasaran.


‘’Em ,Ayumi bisa lepaskan tangan ku.’’Kata Mei.


‘’Kenapa?’’Tanya Ayumi.


‘’Tangan ku bersih kok tidak kotor jadi kamu tidak perlu


khawatir.’’Lanjut Ayumi.


‘’Bukan itu maksud ku,aku mau ke toilet.’’Kata Mei ada


sedikit rona merah di pipinya.


‘’Baiklah ayo aku juga mau ke toilet.’’Kata Ayumi.


Mereka berdua pergi ke toilet,setelah menyelesaikan urusan


mereka Mei dan Ayumi mencuci tangan.


 Saat Ayumi memperbaiki


riasanya  datang dua orang siswi.


‘’Wah-wah siapa ini?’’Tanya salah satu siswi.


‘’Si suram dan si dada melon rupanya.’’Lanjutnya dengan


sinis.


Mei menyeritkan dahinya, dia  melihat Ayumi mencengram dompet make up nya


lalu dia tersenyum pada Mei.


‘’Jangan begitu.’’Kata Yang satunya.


‘’Dia itu bukan dada melon.’’Lanjutnya.


‘’Tapi dada semangka lebih cocok,hahaha.’’Katanya lagi,


temannya juga ikut tertawa.


‘’Kau benar hahahaha.’’Katanya.


‘’Dan sepertinya memperlihatkan dadanya belum cukup untuk


menggoda laki laki jadi dia juga berdandan.’’Lanjutnya.


Ayumi menarik tangan Mei keluar  dari toilet dia tidak mau terus terusan


mendengar ocehan mereka.


‘’Yah mereka malah kabur.’’Kata temannya.


‘’Malu ni ye.’’Kata yang satunya.


‘’Ternyata Ayumi itu gadis yang kuat yah.’’Kata Mei ,mereka


tidak jadi ke kantin dan memilih pergi ke atap.


‘’Maksudnya.’’Tanya Ayumi.


‘’Kamu tetap tersenyum saat mereka menghina mu.’’Jelas Mei.


‘’Oh itu,aku tidak sekuat itu.’’Kata Ayumi.


‘’Kau tahu saat SMP dulu aku suka di ejek oleh siswi laki laki


dan perempuan karna ukuran dada yang lebih besar dari anak seumuran ku.’’Kata


Ayumi ada nada sendu di perkataannya.


‘’Tapi!.’’Ayumi menoleh ke arah Mei.


‘’Reyhan datang dan membela ku dan dia juga berkata.’’Jeda


Ayumi.


‘’Orang yang suka mengejek dan mengolok olok itu adalah orang


orang yang iri terhadap kita ,mereka iri dengan apa yang kita punya dan


sebenarnya mereka itu mau memiliki apa yang kita miliki tapi karna mereka tak


memilikinya mereka jadi mengejek kita sebagai pelampiasan.’’Kata Ayumi.


‘’Dia juga  bilang’


kalau kita itu  harus percaya diri dengan


apa yang kita miliki dan menjadikannya sebagai ciri khas kita’jadi sejak saat


itu aku tidak pernah perduli lagi dengan ucapan orang yang menghina ku


lagi.’’Ayumi tersenyum .


Mei tertegun mendengar ucapan yang Ayumi katakan dan  memikirkan ucapan Ayumi.


‘’Lho mereka tidak ada,pergi kemana mereka.’’Kata Sena yang

__ADS_1


sudah berada di kantin tapi tak menemukan Ayumi dan Mei.


__ADS_2