
Tuk
Mei tersentak saat ada tangan yang menepuk bahunya, Mei
memelintir tangan yang menepuk bahunya ke belakang.
‘’Aduh..duh…duh Mei ini aku ,Reyhan.’’Kata Reyhan sambil
menahan sakit.
Mei melepaskan tangan Reyhan lalu berjalan pergi meninggalkan
Reyhan.
‘’Mei ….tunggu!’’Reyhan mengejar Mei yang sudah pergi.
‘’Mei apa aku punya salah pada mu?’’Tanya Reyhan yang sudah
duduk di kursi dekat Mei.
Mei tidak menjawabnya dia hanya memutar matanya malas dan
membaringkan kepalanya di atas meja.
‘Dia itu bodoh atau gimana,dia tidak menyadarinya apa?’Pikir
Mei.
‘’Pagi anak –anak .’’Kata buk Desi memasuki kelas.
‘’Pagi buk.’’Jawab semua murid yang sudah duduk di kursi
masing masing dengan rapi.
‘’Baiklah kita akan mengabsen dulu.’’Buk Desi memanggil satu
persatu nama mereka.
‘’Oke semua hadir,Bayu tolong kumpulkan pr yang ibu berikan
.’’Kata buk Desi
Bayu sedikit terkejut mendengarnya karna dia lupa mengerjakan
prnya.
Sementara yang lainya sudah mengeluarkan buku mereka kecuali
yang tidak mengerjakannya.
‘’Pr yang mana yah bu?’’Tanya Sena.
‘’Sena!’’Panggil bu Desi.
‘’sekarang ibu mau tanya ibu mengajar pelajaran apa?’’Tanya
buk Desi.
‘’Matematika.’’Jawab Sena.
‘’Berarti ibu guru apa?’’Tanya bu Desi lagi.
‘’Guru matematika bu lah kenapa ibu malah bertanya sama saya.’’Jawab
Sena.
‘’Jadi kalau ibu memberi pr berarti pr apa?’’Tanya bu Desi.
‘’Pr matematika lah buk.’’Kata Sena.
‘’Kenapa ibu tanya sama saya ibu lupakan ibu guru apa.’’Tambah Sena.
‘’Saya tidak lupa yang lupa itu kamu!sekarang berikan pada
ibu pr nya.’’Kata bu Desi agak jengkel.
‘’Itu,sepertinya saya lupa mengerjakan pr nya buk.’’Kata Sena
sambil mengusap rambutnya setelah melihat buku matematikanya.
‘’SENAAAA!’’Teriak bu Desi yang kesal.
Sena dan beberapa murid menutup telinga mereka saking
kerasnya suara bu Desi.
‘’Aduh buk jangan teriak keras keras ,ibu mau kita semua
tuli.’’Keluh Sena.
‘’Hah,bisa –bisa ibu stress kalau meladeni mu terus
Sena.’’Kata bu Desi sambil memijit pelipisnya.
‘’Siapa lagi selain Sena yang belum mengerjakan pr.’’Tanya bu
Desi.
Bayu,Kenan,Galih dan Alvin berdiri ,mereka berlima lupa
mengerjakan pr nya. Bu Desi menghela nafas melihat sang ketua kelas tidak
mengerjakan pr juga.
‘’Bayu kamu juga.’’Kata bu Desi.
‘’Hehe.’’Bayu hanya cengengesan.
‘’Kamu itu adalah ketua kelas ,seharusnya memberi contoh yang
__ADS_1
baik dan membimbing teman temanmu.’’Kata bu Desi menasehati Bayu.
‘’Ketua kelas juga manusia buk bisa lupa dan melakukan
kesalah.’’Kata Bayu.
‘’Sudahlah kalian yang tidak mengerjakan pr berdiri di
lapangan sekarang.’’Perintah bu Desi.
‘’Tapi bu di lapangan panas di depan kelas saja yah
berdirinya.’’Pinta Sena.
‘’Kalau kalian berdiri di depan kelas kalian tidak akan memdapatkan
manfaat apa apa?’’Kata bu Desi.
‘’Di lapangan juga sama.’’Kata Sena pelan tapi masih bisa di
dengar bu Desi.
‘’Kalau di lapangan kalian bisa menerima asupan vitamin D
agar kalian tidak gampang sakit.’’Kata
bu Desi.
‘’Sekarang cepat kalian ke lapangan mumpung mataharinya masih
bagus untuk tubuh kalian atau mau ibu tambah biar kalian tambah sehat.’’Lanjut
bu Desi .
Mereka segera keluar kelas takut hukumannya di tambah oleh bu
Desi setidanya berdiri di lapangan masih mending dari pada di suruh lari keliling lapangan 50 kali.
Setelahnya pelajaran di mulai kembali semetara bu Desi
memeriksa pr mereka, Mei dan teman temannya di suruh mengerjakan buku paket.
Berbunyi tanda waktu istirahat bu Desi sudah pergi dan murid
murid pada berlari menuju kantin untuk mengisi perut mereka.
Sena yang tadinya akan ikut Alvin dan Kenan ke kantin tidak
jadi saat melihat Ayumi pergi menuju kelasnya dia pun pergi ke kelas.
‘’Reyhan…..kita ke kantin,yuk .’’Ayumi menghampiri Reyhan .
‘’Boleh.’’Kata Reyhan tersenyum pada Ayumi.
‘’Kau juga mau ikut ,kita ke kantin bersama.’’Ayumi menoleh ke arah Mei.
‘’Oh yah, kita belum berkenalan kan.’’Kata Ayumi ,dia
‘’Nama ku Ayumi….Ayumi Putriana.’’Kata Ayami sambil tersenyum
manis.
‘’Mei.’’Mei menjabat tangannya.
‘’Ayumiiii.’’Teriak Sena saat masuk kelas.
‘’Apa kamu ke sini mau mengajak ku ke kantin bersama.’’Kata
Sena dengan percaya dirinya.
‘’Tidak!aku mau mengajak Reyhan dan Mei saja.’’Jawab Ayumi
membuat Sena pura pura murung.
‘’Ayumi kamu tega banget, aku itu kan habis berdiri di
lapangan panas panasan masa kamu gitu sih sama aku apa kamu tidak kasihan
dengan ku yang sudah berkeringat banyak kaya gini.’’Kata Sena dengan nada manja
di tambah gerakan alay yang membuat mau muntah.
Reyhan dan Mei menatap jijik pada Sena sedangkan Ayumi
memalingkan wajahnya berusaha menahan tawanya.
‘’Sudahlah tidak penting mengurusi orang bodoh sepertimu.’’Kata
Ayumi.
‘’Ayo Mei kita pergi.’’Ayumi menarik tangan Mei.
‘’A-Ayumi tu-tunggu.’’Kata Mei yang canggung karna sudah lama
dia tidak seperti ini dengan seseorang.
‘’Ayumi…kenapa malah meninggalkan ku sih.’’Kata Sena manja.
‘’Sudahlah lebih baik kita menyusul mereka.’’Reyhan menepuk
bahu Sena ,dia merasa jijik dengan gaya manjanya Sena.
‘’Gebetan mu telah merebut Ayumi ku.’’Keluh Sena.
‘’Justru aku malah senang Ayumi dekat dengan Mei.’’Reyhan
tersenyum penuh syukur.
Dia tahu bahwa Ayumi itu adalah gadis yang ceria dan baik
__ADS_1
jika dia berharap Ayumi bisa berteman dengan Mei dan dia mungkin bisa sedikit
demi sedikit membuat Mei percaya lagi pada seseorang.
‘’Kenapa kau malah senang?’’Tanya Sena heran,seharusnya dia
kesel karna gadis yang dia suka malah dekat dengan orang lain.
Tapi Reyhan hanya tersenyum saja membuat Sena bingung dan
penasaran.
‘’Em ,Ayumi bisa lepaskan tangan ku.’’Kata Mei.
‘’Kenapa?’’Tanya Ayumi.
‘’Tangan ku bersih kok tidak kotor jadi kamu tidak perlu
khawatir.’’Lanjut Ayumi.
‘’Bukan itu maksud ku,aku mau ke toilet.’’Kata Mei ada
sedikit rona merah di pipinya.
‘’Baiklah ayo aku juga mau ke toilet.’’Kata Ayumi.
Mereka berdua pergi ke toilet,setelah menyelesaikan urusan
mereka Mei dan Ayumi mencuci tangan.
Saat Ayumi memperbaiki
riasanya datang dua orang siswi.
‘’Wah-wah siapa ini?’’Tanya salah satu siswi.
‘’Si suram dan si dada melon rupanya.’’Lanjutnya dengan
sinis.
Mei menyeritkan dahinya, dia melihat Ayumi mencengram dompet make up nya
lalu dia tersenyum pada Mei.
‘’Jangan begitu.’’Kata Yang satunya.
‘’Dia itu bukan dada melon.’’Lanjutnya.
‘’Tapi dada semangka lebih cocok,hahaha.’’Katanya lagi,
temannya juga ikut tertawa.
‘’Kau benar hahahaha.’’Katanya.
‘’Dan sepertinya memperlihatkan dadanya belum cukup untuk
menggoda laki laki jadi dia juga berdandan.’’Lanjutnya.
Ayumi menarik tangan Mei keluar dari toilet dia tidak mau terus terusan
mendengar ocehan mereka.
‘’Yah mereka malah kabur.’’Kata temannya.
‘’Malu ni ye.’’Kata yang satunya.
‘’Ternyata Ayumi itu gadis yang kuat yah.’’Kata Mei ,mereka
tidak jadi ke kantin dan memilih pergi ke atap.
‘’Maksudnya.’’Tanya Ayumi.
‘’Kamu tetap tersenyum saat mereka menghina mu.’’Jelas Mei.
‘’Oh itu,aku tidak sekuat itu.’’Kata Ayumi.
‘’Kau tahu saat SMP dulu aku suka di ejek oleh siswi laki laki
dan perempuan karna ukuran dada yang lebih besar dari anak seumuran ku.’’Kata
Ayumi ada nada sendu di perkataannya.
‘’Tapi!.’’Ayumi menoleh ke arah Mei.
‘’Reyhan datang dan membela ku dan dia juga berkata.’’Jeda
Ayumi.
‘’Orang yang suka mengejek dan mengolok olok itu adalah orang
orang yang iri terhadap kita ,mereka iri dengan apa yang kita punya dan
sebenarnya mereka itu mau memiliki apa yang kita miliki tapi karna mereka tak
memilikinya mereka jadi mengejek kita sebagai pelampiasan.’’Kata Ayumi.
‘’Dia juga bilang’
kalau kita itu harus percaya diri dengan
apa yang kita miliki dan menjadikannya sebagai ciri khas kita’jadi sejak saat
itu aku tidak pernah perduli lagi dengan ucapan orang yang menghina ku
lagi.’’Ayumi tersenyum .
Mei tertegun mendengar ucapan yang Ayumi katakan dan memikirkan ucapan Ayumi.
‘’Lho mereka tidak ada,pergi kemana mereka.’’Kata Sena yang
__ADS_1
sudah berada di kantin tapi tak menemukan Ayumi dan Mei.