
‘’Mau kemana?’’Tanya Reyhan cemas,dia pikir Mei pergi karna
tak suka.
‘’Ambil sambel, yang di sini habis.’’Jawab Mei,Reyhan
menghela nafas lega dia pikir Mei marah padanya.
‘’Biar aku yang ambil,kamu duduk saja.’’Kata Reyhan lembut.
‘’Tidak perlu aku bisa ambil sendiri.’’Tolak Mei.
‘’Tidak apa –apa ,duduklah.’’Reyhan menuntun Mei untuk duduk.
‘’Tapi…’’Reyhan memotong ucapan Mei.
‘’Duduk saja, aku akan ambilkan.’’Kata Reyhan.
Intreraksi mereka di lihat oleh teman temannya dengan
berbagai ekpresi,ada yang berbunga senang ada yang terlihat malas,kesal,tak
senang dan biasa saja.
Reyhan pergi mengambil sambel untuk Mei dan duduk kembali di
samping Mei.
Mei tersenyum saat melihatnya lalu menyedok sambel dan
memasukannya pada bakso miliknya.
‘’Jangan terlalu banyak sambelnya Mei.’’ Reyhan
memperingatkan Mei saat melihatnya mengambil sambel yang ke empat sendok.
‘’Nanti kamu bisa sakit perut.’’Lanjutnya khawatir.
‘’Tidak apa apa aku sudah biasa.’’Kata Mei,dia penyuka pedas
jadi dia suka memakan bakso dengan sambel banyak.
‘’Tetap tidak boleh.’’Reyhan menahan tangan Mei yang akan
menaruh sambel di mangkuknya.
‘’Ih kalau tidak pedas tidak enak.’’Kata Mei dengan wajah
yang terlihat lucu karna sebal dengan Reyhan.
Teman temannya yang semeja dengan Mei menganga tak percaya
ternyata Mei bisa berekpresi seperti itu juga.
‘’Jangan pake sambel saus saja.’’Perkataan Reyhan menyadarkan
mereka.
‘Sialan Reyhan pantas dia tergila gila pada Mei ternyata dia
manis juga.’Umpat Indra dalam hati.
‘Aku tidak percaya ternyata Mei bisa bertingkah manis.’Batin
Sena.
‘Hiya… Mei manis sekali.’Batin Ayumi senang.
‘Apa itu benar benar Mei Tachibana.’Pikir Alisa,karna yang
dia dengar Mei itu selalu terlihat suram.
‘Apa karna ini Reyhan tertarik dengannya?’Pikir Anggun.
‘Hmm,menarik’Pikir Hendri.
‘’Tidak mau, kalau pakai saus kurang pedas.’’Tolak Mei.
‘’Aku tidak mau kalau kamu nanti sakit perut .’’Kata Reyhan.
‘’Yang sakitkan aku ,kenapa kau yang repot?’’Kata Mei yang
sudah kesal.
‘’Kalau kamu sakit aku juga sakit.’’Kata Reyhan sendu.
‘’Ehm,bisa tolong kalian hentikan acara romantic
–romantisannya.’’Kata Indra yang kesal karna merasa iri.
‘’Hargai orang sekeliling kalian.’’Lanjutnya.
‘’Dunia bukan hanya milik kalian berdua saja,kami juga ada di
sini bukan ngontrak .’’Tambahnya kesal.
‘’Memangnya kalian ngontrak di sini.’’Tanya Mei polos.
‘’Untuk apa kalian ngontrak di sekolah,kalian kabur dari
rumah?’’Tanya Mei menatap bingung Indra dan yang lain.
Reyhan menutup mulutnya menahan tawa atas ucapan polos Mei
yang lainnya lagi lagi terkejut dengan kepolosan Mei.
‘Mei itu polos apa bodoh.’Pikir mereka serempak.
__ADS_1
‘’Kalian kenapa?’’Tanya Mei yang heran kenapa teman temannya
malah bengong.
Mei melirik Reyhan yang sedang cekikikan dan yang lainnya
terdiam,dia mengangkat bahunya lalu memakan baksonya tak lupa memasukan satu
sendok sambal lagi.
‘’Mei!’’Kata Reyhan tersadar saat melihat wajah Mei yang
memerah kepedesan.
‘’Astaga.’’Reyhan merebut mangkuk Mei.
‘’Sudah jangan makan lagi muka mu sudah merah.’’Kata Reyhan.
‘’Reyhan apa –apaan sih kembalikan bakso ku.’’Kata Mei
jengkel karna acara makannya di ganggu.
‘’Tidak!makan saja milik ku.’’Reyhan menyodorkan mangkuk
miliknya.
‘’Tidak mau punya mu tidak pedas.’’Mei menyodorkannya
kembali.
‘’Mulai lagi dramanya.’’Kata Hedri malas.
Reyhan menatap Hendri lalu melemparkan cemilan ke sukaan
Hendri ke tempat sampah.
’’Reyhan apa yang kau lakukan.’’Teriak Hendri saat cemilan
kesayangannya masuk tong sampah.
‘’Apa kau tahu itu tinggal satu satunya yang tersisa di
tempat bik Mimi?’’Kata Hendri.
‘’Bukan urusan ku.’’Balas Reyhan sambil mengangkat bahunya.
‘’Pokoknya kau harus menggantinya,titik.’’Kata Hendri.
‘’Itukan hanya cemilan ngapain di ributin ,lebay amat.’’Kata
Anggun.
‘’Apa kau bilang ?hanya cemilan kata mu!’’Kata Hendri kesal.
‘’Itu bukan hanya cemilan biasa tapi…….’’Indra menutup mulut
‘’Aku tidak mau mendengarnya lagi, jadi diamlah.’’Hendri
melototi Indra yang masih membekam mulutnya.
‘’Sebaiknya kamu tidak membicarakan soal cemilannya.’’Kata
Sena yang sependapat dengan Indra.
‘’Kenapa?’’Tanya Ayumi penasaran.
‘’Tidak ada apa apa.’’Sena tersenyum pada Ayumi.
Hedri memukul mukul tangan Indra dia sudah merasa sesak,Indra
pun melepaskannya sambil cengecesan.
Mei mengambil ponselnya yang bergetar di sakunya saat di lihat
panggilan masuk dari pak Danu.
‘’Hallo pak .’’Kata Mei mengangkat teleponnya.
‘’Mei ,sekarang kamu ke ruang guru.’’Kata pak Danu.
‘’Baik pak.’’Jawab Mei.
‘’Kalau kamu bertemu Bayu sekalian ajak dia juga.’’Kata pak
Danu.
‘’Iyah pak.’’Jawab Mei ,setelahnya pak Danu memutuskan
panggilannya.
‘’Ada apa Mei?’’Tanya Reyhan.
‘’Di panggil pak Danu ke ruang guru.’’Jawab Mei.
‘’Untuk apa?’’Tanya Reyhan.
‘’Tidak tahu.’’Mei mengangkat bahunya.
Sebelum pergi Mei membungkus baksonya pas di depan pintu
masuk kantin dia melihat Bayu dan yang lain masuk, Mei langsung menarik kerah
baju milik Bayu.
‘’Eh…eh Mei apa yang kau lakukan.’’Teriak Bayu dan membuat
mereka jadi pusat perhatian.
__ADS_1
‘’Di panggil pak Danu.’’Jawab Mei singkat.
‘’Tapi enggak seperti ini juga kali,lepaskan.’’Kata Bayu.
Mei melepaskan kerah bajunya, berjalan pergi mendahului Bayu sambil
menghabiskan baksonya ,Bayu merapikan bajunya dan menyusul Mei.
‘’Hahahaha si Bayu kasihan banget di seret Mei begitu.’’Sena
mentertawakan Bayu dan yang lain pun ikut tertawa.
‘’Tapi aku heran kok Mei bisa kuat menyeret Bayu yah.’’Kata
Sena heran dia juga sudah tidak tertawa lagi.
‘’Sempet sempetnya juga membungkus baksonya.’’lanjutnya.
‘’Mei itu punya tenaga yang kuat.’’Kata Reyhan.
‘’Pak ada apa memanggil kami.’’Kata Bayu setelah mereka
sampai dan menghadap pak Danu.
‘’Tadi pak Hasan bilang akan terlambat jadi dia minta untuk
membawakan buku buku itu ke kelas lebih dulu.’’Tunjuk pak pak Danu pada dua
tumpuk buku.
‘’Dan bawa juga peta dunia yang masih di kelas 12 F.’’Lanjutnya.
‘’Baik pak.’’Jawab Bayu.
‘’Terus kenapa saya juga di panggil pak,kan saya bukan bagian
dari organisasi kelas.’’Tanya Mei heran harusnya tugas ini kan di kerjakan oleh
ketua kelas dan wakilnya.
‘’Ah itu,untuk membantu Bayu soalnya Tania sedang membantu buk
Sisi.’’Jawab pak Danu ramah.
‘Kenapa saat bicara dengan Mei pak Danu selalu ramah beda
banget kalau sama yang lain.’Batin Bayu.
‘’Oh,lalu apa ada lagi pak.’’Kata Mei.
‘’Nanti sebelum pak Hasan datang kamu suruh teman teman mu
mengerjakan soal di halaman 24.’’kata Pak Danu.
‘’Baik pak, kami permisi.’’Kata Bayu lalu mengangkat satu
tumpukan buku dan yang satunya di bawa Mei lalu mereka pergi meninggalkan
ruangan guru.
‘’Hah belum juga makan sudah di suruh lagi.’’Keluh Bayu.
‘’Nasib nasib harusnya dulu ku tolak saja pas di suruh jadi
ketua kelas.’’Lanjutnya.
‘’Memang bisa di tolak.’’Kata Mei.
‘’Tidak.’’Kata Bayu lesu.
‘’Eh tapi kenapa pak Danu memanggil mu bukan si Dea.’’Batu
menoleh ke Mei dia baru sadar.
‘’Kan Dea itu seketaris.’’Lanjutnya.
‘’Aku tidak tahu mungkin beliau lupa .’’Kata Mei.
‘’Lalu yang akan mengambil peta dunianya siapa?’’Tanya Mei.
‘’Sebentar lagi masuk kelas.’’Tambahnya.
‘’Benar juga,mana di kelas 12 dan lagi pake di kelas F
segara.’’Kata Bayu.
‘’Kalau aku ambil sekarang ribet masih bawa buku.’’Kata Bayu
menimbang -nimbang.
‘’Dan kau tidak mungkin membawa semua buku ini.’’Lanjut Bayu.
Mei berdiri di depan Bayu membuatnya terkejut dan hampir
tabrakan lalu menumpukan buku yang dia bawa ke Bayu semua.
‘’Eh…’’Bayu terkejut saat Mei meletakan buku yang di bawanya.
‘’Biar aku yang mengambil petanya.’’Kata Mei lalu mengambil
roti di sakunya menaruhnya di atas buku yang menggunung.
‘’Ini makanlah.’’Kata Mei lalu pergi menaiki tangga.
‘’Eh apa yang di taruhnya,makan katanya.’’Tanya Bayu bingung.
SELAMAT TAHUN BARU SEMUANYA SEMOGA DI TAHUN YANG BARU INI KITA BERI REZEKI YANG MELIMPAH DAN SEMUA YANG KITA CITA CITAKAN TERWUJUD SERTA DIBARI KESEHATAN DAN FANDEMI CEPAT SELESAI AGAR KITA BISA MELAKUKAN KEGIATAN BERSAMA KELUARGA DAN TEMAN DENGAN TENANG DAN AMAN.
__ADS_1