
Sepanjang upacara Reyhan terus
memperhatikan Mei dari samping,Mei yang merasa ada yang menatapnya menoleh ke
kanan dan ke kiri mencari orang yang menatpnya namun tak menemukannya.
‘Apa cuman perasaan ku
saja,yah.’Batin Mei.
Reyhan merasa kalau tindakan yang
di lakukan Mei itu lucu dia terkikik geli dan menahan tawanya.Setelah upacara
selesai semua murid kembali ke kelas masing –masing.
‘’Hah…kenapa harus ada upacara
sih.’’Keluh Sena.
‘’Sudah panas pegal
lagi.’’Lanjutnya.
‘’Kau ini baru di suruh berdiri
satu jam saja sudah mengeluh.’’Tegus Mawar teman sekelasnya.
‘’Para calon tentara dan polisi aja
yang berjemur dan berdiri selama berjam –jam tidak mengeluh tuh.’’Lanjut Mawar.
‘’Itu kan karna mereka yang mau,
aku kan malas kalau harus upacara.’’Kata Sena .
‘’Kau tahu dulu kakek buyut kita
berjuang berkorban jiwa dan raganya agar anak dan cucunya tidak menderita ,kau hanya dia suruh untuk
upacara saja males apa lagi kalau di suruh berperang.’’Kata Mawar.
‘’Iyah buk MayJen saya mengerti.’’Sena
berdiri tegak seperti seorang prajurit yang sedang melapor pada atasannya.
‘’Ahh…….’’Sena berlari kecil saat
melihat dua orang siswi yang sedang menaiki tangga sambil memegang roknya yang
pendek.
‘’Haaah.’’Teman temannya menghela
nafas dengan otak mesum Sena sedangkan Reyhan hanya tersenyum.
‘’Hai,kalian berdua.’’Seru Sena.
‘’Kalian membuat ku terangsang.’’Kata Sena dengan seyum
mesumnya.
‘’Hiaaa!Dasar Sena mesumm.’’Teriak
salah satu dari cewek tadi yang berrambut panjang kesal.
‘’Pergi sana.’’Kata yang satunya
lagi dengan rambut sebahu dengan pita.
‘’Sudahlah Sena jangan menganggu
mereka.’’Tegur Reyhan yang menyusul Sena.
‘’Aku tidak menganggu
mereka.’’Kata Sena terseyum polos.
‘’Aku hanya mau memperingatkan
mereka kalau mereka tidak mau di intip jangan memakai rok yang pendek.’’Kata
Sena.
‘’Bukannya jika mereka berpakaian
bergitu malah hanya akan membuat laki –laki berpikir untuk mengintip rok
mereka.’’Jelas Sena.
‘Iyah juga ‘Pikir Reyhan.
‘’Ibarat kucing jika dia melihat
ikan dia akan terus memperhatikan dengan penuh nafsu ingin mengambil dan
memakannya.’’Kata Sena mengangkat jari seperti orang tua yang sedang menasehati
anaknya.
‘’Begitu juga dengan laki –laki
pasti akan terangsang saat melihat rok cewek yang pendek.’’Lanjutnya.
‘’Itu sih otak mu saja yang
mesum.’’teriak kedua siswi itu marah.
‘’Reyhan nanti pulang sekolah kita
pergi ke moll ,yuk.’’Ajak cewek berambut panjang pada Reyhan.
‘’Em boleh.’’Balas Reyhan dengan
senyum manis.
‘’Wah…kalau gitu boleh kita juga ikut .’’Kata yang lain dan semua
cewek yang ada mengelilingi Reyhan.
__ADS_1
‘’Tentu ,lebih ramai lebih seru.’’Kata Reyhan.
‘’Beneran!’’Kata mereka senang.
‘’Hm.’’Reyhan mengangguk
Sena memutar matanya malas dan
berdecik kesal karna lagi –lagi para cewek selalu mengerumuni Reyhan.
‘Cih, lagi –lagi begini.’Pikir
Sena sebal.
Sena melihat ke tangga atas ada
satu cewek sedang naik tangga tak memperdulikan sekitar dia memakai rok yang
agak panjang sebawah lutut.
‘’Yang memakai rok panjang lebih bikin penasaran.’’Kata Sena mesum.
‘’Kira kira siapa yang mengenakan
rok panjang.’’Sena menaiki tangga tangannya memegang ujung rok hendak
menyikabkannya.
Mei berhenti karna terkejut menyadari kalau roknya di pegang seseorang.
‘’Lho….Mei.’’Sena tertegun
mengetahui siapa cewek yang roknya mau dia singkab.
“Sena kamu lagi ngapain.’’Reyhan
naik menegur temannya.
Tak terima di lecehkan Mei berputar dan menendang kakinya ke arah belakang membuat Reyhan
terdorong ke belakang dan menabrak diniding.
‘’Hiaaah.’’Teriak para gadis
histreris melihat Reyhan terdorong.
‘’Reyhan.’’
‘’Kau baik –baik saja.’’
‘’Apa ada yang terluka.’’
Mereka semua khawatir pada Reyhan
,sementara Reyhan yang terkejut menatap tidak percaya pada cewek yang ada di
hadapannya dengan pandangan sulit di artikan.
‘’Kalian selalu saja bilang tak
sengaja.’’Teriak Mei marah.
‘’Tak bisakah kalian membiarkan ku
sendirian.’’
‘’Kenapa tidak mati saja kalian.’’Mei
mengkentakan kakinya dan berbalik pergi.
‘’Hahahahahaha.’’Reyhan tertawa
setelah Mei pergi membuat mereka tambah khawatir.
‘’Apa kepala mu terbentur.’’Tanya
Sena yang heran kenapa Reyhan malah tertawa.
‘’Reyhan kamu kenapa.’’
‘’Apa perlu ke UKS .’’
‘’Kau harus segera di periksa
dokter.’’.
‘’benar kepala mu pasti terbentur
keras.’’
Mereka semakin cemas karna Reyhan
tidak mengatakan apa –apa,Reyhan menghentikan tawanya dan mengatakan kalau dia
tidak apa –apa lalu mereka menuju ke kelas masing –masing karna bel sesudah
berbunyi.
………..
Mei membereskan bukunya beranjak
dari kursinya lalu pergi meninggalkan kelas karna bel tanda pulang sudah
berbunyi 5 menit yang lalu.
‘’Cih lihat si ****** itu, dia
tidak meminta maaf sama sekali pada Reyhan.’’Kata seorang siswi yang tadi pagi
bersama Reyhan saat peristiwa penendangan.
‘’Benar padahal kan yang salah
Sena.’’Kata yang lain.
‘’Iyah tak tahu malu.’’
Sena yang mendengar teman temannya
__ADS_1
mecibir Mei merasa tak enak padanya karna ke usilannya yang keterlaluan membuat
Mei di benci banyak orang.
Di sepanjang jalan Mei mendengar
cibiran tentangnya karna dia menendang pengeran sekolah mereka yang tidak
bersalah.
Gossip tentang Mei yang menandang
Reyhan sudah tersebar sesekolahan dalam waktu singkat.
Mei menulikan pendengarannya dan
terus berjalan toh dia merasa apa yang dia lakukan itu benar,wanita mana yang
tidak marah saat roknya di tarik laki –laki.
‘’Hai.’’Reyhan berdiri di depan
Mei sambil menyapanya.
Mei yang tak menyadari Reyhan
memanggilnya dan terus berjalan sambil menunduk pun menubruk dada Reyhan.
‘’Aww,apa aku menabrak dinding.’’Kata
Mei pelan,tangannya mengusap –usap dahinya yang sedikit sakit.
‘’Keras sekali.’’Lanjutnya yang
masih tak menyadari ke hadiran Reyhan.
‘’Mey……hai.’’Reyhan melambaikan
tangannya di depan wajah Mei untuk menarik perhatiannya sambil terkekeh melihat
betapa polosnya Mei.
Mei mengangkat kepalanya melihat
apa dia salah melangkah dan betapa terkejutnya dia melihat Reyhan berdiri di
depanya.
‘’Ahhh.’’Mei mundur selangkah
karna terkejut.
‘’Akhirnya kau melihat ku
juga.’’Kata Reyhan senang.
‘’Dari tadi aku memanggil
mu.’’Tambahnya.
‘’Ternyata bukan tembok.’’Kata Mei
pelan setelah tahu bahwa yang di tabraknya bukan tembok.
‘’Tapi kenapa terasa
sakit?’’Lanjutnya tak memperdulikan ucapan Reyhan.
‘Menarik…..benar –benar menarik
dia.’Pikir Reyhan
Reyhan melihat Mei tak memperdulikannya meski
sudah tahu kalau Reyhan ada di hadapannya tak seperti perempuan lain yang
langsung bersemu malu -malu.
‘’Aku mau minta maaf soal tadi
pagi atas ke tidak sopanan teman ku.’’Kata Reyhan.
‘’Hah.’’Kata Mei bingung.
‘’Yang menarik rok mu tadi padi
itu adalah teman baik ku.’’Jelas Reyhan saat melihat Mei kebingungan.
‘Lucunya…..’’Pikir Reyhan saat
melihat ekpresi kebingungan Mei.
‘’Ya sudah yah,sampai
jumpa!’’Reyhan melambaikan tangan sambil terseyum manis lalu berbalik pergi,dia
takut kalau terlalu lama bersama Mei dia tidak akan tahan untuk tidak menerjang
dan memeluknya.
‘’Dasar aneh!Kenapa juga coba mau
meminta maaf atas ke salahan orang lain.’’Kata Mei.
‘’Aku muak mendengarnya,dia pikir
karna dia temannya dia juga harus ikut bertanggung jawab dan meminta maaf atas
kesalahan temannya itu.’’Kata Mei acuh.
‘’Jangan bercanda.’’Mei
melanjutkan kembali jalannya.
Mei berjalan ke tempat kerjanya
dia bekerja paruh waktu untuk membantu kedua orang tuanya mengumpulkan uang
untuk membangun kembali rumahnya yang tahun lalu ikut terbakar saat rumah
__ADS_1
tetangganya kebakaran membuat dia harus tinggal sementara di rumah susun.