Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
02


__ADS_3

Sepanjang upacara Reyhan terus


memperhatikan Mei dari samping,Mei yang merasa ada yang menatapnya menoleh ke


kanan dan ke kiri mencari orang yang menatpnya namun tak menemukannya.


‘Apa cuman perasaan ku


saja,yah.’Batin Mei.


Reyhan merasa kalau tindakan yang


di lakukan Mei itu lucu dia terkikik geli dan menahan tawanya.Setelah upacara


selesai semua murid kembali ke kelas masing –masing.


‘’Hah…kenapa harus ada upacara


sih.’’Keluh Sena.


‘’Sudah panas pegal


lagi.’’Lanjutnya.


‘’Kau ini baru di suruh berdiri


satu jam saja sudah mengeluh.’’Tegus Mawar teman sekelasnya.


‘’Para calon tentara dan polisi aja


yang berjemur dan berdiri selama berjam –jam tidak mengeluh tuh.’’Lanjut Mawar.


‘’Itu kan karna mereka yang mau,


aku kan malas kalau harus upacara.’’Kata Sena .


‘’Kau tahu dulu kakek buyut kita


berjuang berkorban jiwa dan raganya agar anak dan cucunya  tidak menderita ,kau hanya dia suruh untuk


upacara saja males apa lagi kalau di suruh berperang.’’Kata Mawar.


‘’Iyah buk MayJen saya mengerti.’’Sena


berdiri tegak seperti seorang prajurit yang sedang melapor pada atasannya.


‘’Ahh…….’’Sena berlari kecil saat


melihat dua orang siswi yang sedang menaiki tangga sambil memegang roknya yang


pendek.


‘’Haaah.’’Teman temannya menghela


nafas dengan otak mesum Sena sedangkan Reyhan hanya tersenyum.


‘’Hai,kalian berdua.’’Seru Sena.


‘’Kalian  membuat ku terangsang.’’Kata Sena dengan seyum


mesumnya.


‘’Hiaaa!Dasar Sena mesumm.’’Teriak


salah satu dari cewek tadi yang berrambut panjang  kesal.


‘’Pergi sana.’’Kata yang satunya


lagi dengan rambut sebahu dengan pita.


‘’Sudahlah Sena jangan menganggu


mereka.’’Tegur Reyhan yang menyusul Sena.


‘’Aku tidak menganggu


mereka.’’Kata Sena terseyum polos.


‘’Aku hanya mau memperingatkan


mereka kalau mereka tidak mau di intip jangan memakai rok yang pendek.’’Kata


Sena.


‘’Bukannya jika mereka berpakaian


bergitu malah hanya akan membuat laki –laki berpikir untuk mengintip rok


mereka.’’Jelas Sena.


‘Iyah juga ‘Pikir Reyhan.


‘’Ibarat kucing jika dia melihat


ikan dia akan terus memperhatikan dengan penuh nafsu ingin mengambil dan


memakannya.’’Kata Sena mengangkat jari seperti orang tua yang sedang menasehati


anaknya.


‘’Begitu juga dengan laki –laki


pasti akan terangsang saat melihat rok cewek yang pendek.’’Lanjutnya.


‘’Itu sih otak mu saja yang


mesum.’’teriak kedua siswi itu marah.


‘’Reyhan nanti pulang sekolah kita


pergi ke moll ,yuk.’’Ajak cewek berambut panjang pada Reyhan.


‘’Em boleh.’’Balas Reyhan dengan


senyum manis.


‘’Wah…kalau gitu boleh  kita juga ikut .’’Kata yang lain dan semua


cewek yang ada mengelilingi Reyhan.

__ADS_1


‘’Tentu ,lebih ramai lebih  seru.’’Kata Reyhan.


‘’Beneran!’’Kata mereka senang.


‘’Hm.’’Reyhan mengangguk


Sena memutar matanya malas dan


berdecik kesal karna lagi –lagi para cewek  selalu mengerumuni Reyhan.


‘Cih, lagi –lagi begini.’Pikir


Sena sebal.


Sena melihat ke tangga atas ada


satu cewek sedang naik tangga tak memperdulikan sekitar dia memakai rok yang


agak panjang sebawah lutut.


‘’Yang memakai rok panjang lebih  bikin penasaran.’’Kata Sena mesum.


‘’Kira kira siapa yang mengenakan


rok panjang.’’Sena menaiki tangga tangannya memegang ujung rok hendak


menyikabkannya.


Mei berhenti karna terkejut  menyadari kalau roknya di pegang seseorang.


‘’Lho….Mei.’’Sena tertegun


mengetahui siapa cewek yang roknya mau dia singkab.


“Sena kamu lagi ngapain.’’Reyhan


naik menegur temannya.


Tak terima  di lecehkan  Mei berputar dan menendang  kakinya ke arah belakang membuat Reyhan


terdorong ke belakang dan menabrak diniding.


‘’Hiaaah.’’Teriak para gadis


histreris melihat Reyhan terdorong.


‘’Reyhan.’’


‘’Kau baik –baik saja.’’


‘’Apa ada yang terluka.’’


Mereka semua khawatir pada Reyhan


,sementara Reyhan yang terkejut menatap tidak percaya pada cewek yang ada di


hadapannya dengan pandangan sulit di artikan.


‘’Kalian selalu saja bilang tak


sengaja.’’Teriak Mei marah.


‘’Tak bisakah kalian membiarkan ku


sendirian.’’


‘’Kenapa tidak mati saja kalian.’’Mei


mengkentakan kakinya dan berbalik pergi.


‘’Hahahahahaha.’’Reyhan tertawa


setelah Mei pergi membuat mereka tambah khawatir.


‘’Apa kepala mu terbentur.’’Tanya


Sena yang heran kenapa Reyhan malah tertawa.


‘’Reyhan kamu kenapa.’’


‘’Apa perlu ke UKS .’’


‘’Kau harus segera di periksa


dokter.’’.


‘’benar kepala mu pasti terbentur


keras.’’


Mereka semakin cemas karna Reyhan


tidak mengatakan apa –apa,Reyhan menghentikan tawanya dan mengatakan kalau dia


tidak apa –apa lalu mereka menuju ke kelas masing –masing karna bel sesudah


berbunyi.


………..


Mei membereskan bukunya beranjak


dari kursinya lalu pergi meninggalkan kelas karna bel tanda pulang sudah


berbunyi 5 menit yang lalu.


‘’Cih lihat si ****** itu, dia


tidak meminta maaf sama sekali pada Reyhan.’’Kata seorang siswi yang tadi pagi


bersama Reyhan saat peristiwa penendangan.


‘’Benar padahal kan yang salah


Sena.’’Kata yang lain.


‘’Iyah tak tahu malu.’’


Sena yang mendengar teman temannya

__ADS_1


mecibir Mei merasa tak enak padanya karna ke usilannya yang keterlaluan membuat


Mei di benci banyak orang.


Di sepanjang jalan Mei mendengar


cibiran tentangnya karna dia menendang pengeran sekolah mereka yang tidak


bersalah.


Gossip tentang Mei yang menandang


Reyhan sudah tersebar sesekolahan dalam waktu singkat.


Mei menulikan pendengarannya dan


terus berjalan toh dia merasa apa yang dia lakukan itu benar,wanita mana yang


tidak marah saat roknya di tarik laki –laki.


‘’Hai.’’Reyhan berdiri di depan


Mei sambil menyapanya.


Mei yang tak menyadari Reyhan


memanggilnya dan terus berjalan sambil menunduk pun menubruk dada Reyhan.


‘’Aww,apa aku menabrak dinding.’’Kata


Mei pelan,tangannya mengusap –usap dahinya yang sedikit sakit.


‘’Keras sekali.’’Lanjutnya yang


masih tak menyadari ke hadiran Reyhan.


‘’Mey……hai.’’Reyhan melambaikan


tangannya di depan wajah Mei untuk menarik perhatiannya sambil terkekeh melihat


betapa polosnya Mei.


Mei mengangkat kepalanya melihat


apa dia salah melangkah dan betapa terkejutnya dia melihat Reyhan berdiri di


depanya.


‘’Ahhh.’’Mei mundur selangkah


karna terkejut.


‘’Akhirnya kau melihat ku


juga.’’Kata Reyhan senang.


‘’Dari tadi aku memanggil


mu.’’Tambahnya.


‘’Ternyata bukan tembok.’’Kata Mei


pelan setelah tahu bahwa yang di tabraknya bukan tembok.


‘’Tapi kenapa terasa


sakit?’’Lanjutnya tak memperdulikan ucapan Reyhan.


‘Menarik…..benar –benar menarik


dia.’Pikir Reyhan


 Reyhan melihat Mei tak memperdulikannya meski


sudah tahu kalau Reyhan ada di hadapannya tak seperti perempuan lain yang


langsung bersemu malu -malu.


‘’Aku mau minta maaf soal tadi


pagi atas ke tidak sopanan teman ku.’’Kata Reyhan.


‘’Hah.’’Kata Mei bingung.


‘’Yang menarik rok mu tadi padi


itu adalah teman baik ku.’’Jelas Reyhan saat melihat Mei kebingungan.


‘Lucunya…..’’Pikir Reyhan saat


melihat ekpresi kebingungan Mei.


‘’Ya sudah yah,sampai


jumpa!’’Reyhan melambaikan tangan sambil terseyum manis lalu berbalik pergi,dia


takut kalau terlalu lama bersama Mei dia tidak akan tahan untuk tidak menerjang


dan memeluknya.


‘’Dasar aneh!Kenapa juga coba mau


meminta maaf atas ke salahan orang lain.’’Kata Mei.


‘’Aku muak mendengarnya,dia pikir


karna dia temannya dia juga harus ikut bertanggung jawab dan meminta maaf atas


kesalahan temannya itu.’’Kata Mei acuh.


‘’Jangan bercanda.’’Mei


melanjutkan kembali jalannya.


Mei berjalan ke tempat kerjanya


dia bekerja paruh waktu untuk membantu kedua orang tuanya mengumpulkan uang


untuk membangun kembali rumahnya yang tahun lalu ikut terbakar saat rumah

__ADS_1


tetangganya kebakaran membuat dia harus tinggal sementara di rumah susun.


__ADS_2