Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
53


__ADS_3

MINAL ADINWALPA’IDIN YAH SEMUANYA,SELAMAT HARI RAYA IDUL


FITRI BAGI YANG MELAKSANAKANNYA.


Maaf baru up,kalian pasti tahu kan bagaimana sibuknya kalau


mau lebaran.


Oke selamat membaca!


‘’Kira kira pilih yang mana yah?’’Kata Ayumi yang sedang melihat


lihat katalog majalah fashion.


‘’Kalau yang ini, bagaimana?’’Ayumi menunjukan gambar sebuah


kalung pada Anggun yang sedang membaca novel di depannya.


‘’Hm.’’Balas Anggun yang masih membaca novelnya.


‘’Yang ini …ah atau yang ini.’’Ayumi menunjuk beberapa


asesoris.


‘’Hm.’’Balas Anggun .


‘’Ayo lah Anggun bantu aku memilih dong.’’Kata Ayumi yang


sebal karna di abaikan Anggun.


‘’Hah.’’Anggun menutup novelnya.


‘’Sebenarnya untuk siapa kau memilih hadiah?’’Tanya Anggun.


‘’Ini itu untuk Mei dan Reyhan.’’Jawab Ayumi.


‘’Ini kan pertama kalinya mereka berkencan jadi aku ingin


memberi mereka hadiah.’’Lanjutnya.


‘’Astaga Ayumi,mereka itu cuman mau berlibur bukan


honeymoon.’’Kata Anggun kesal.


‘’Yah kan anggap saja sebagai ucapan selamat untuk hubungan


mereka yang sudah mulai melangkah ke tahap berikutnya.’’Kata Ayumi.


‘’Kalau begitu beri saja k**d**m.’’Kata Anggun asal.


‘’Anggun!’’Kata Ayumi sebal.


‘’Hai,apa yang sedang kalian bicarakan.’’Alexsa datang menghampiri


mereka.


‘’Sepertinya sangat menyenangkan.’’Kata Alexsa tersenyum.


‘’Eh,Lexsa.’’Kata Ayumi sedikit terkejut dengan kedatang


Alexsa.


‘’Ah kami sedang memilih hadiah.’’Jawab Ayumi


‘’Menurut mu,apa yang harus kami berikan untuk Mei dan


Reyhan?’’Tanya Ayumi meminta pendapat Alexsa


Anggun pun menoleh ke Alexsa menunggu jawaban Alexsa,dia


sudah memperhatikan tinggah laku Alexsa selama dia dekat dengan mereka dan dia


tahu kalau dia menyukai Reyhan atau mungkin ingin mendapatkan Reyhan untuk


sesuatu,entahlah dia tidak perduli.


‘’Mereka akhirnya berlibur berdua untuk pertama


kalianya.’’Kata Anggun ingin melihat reaksi Alexsa.


‘’Hm,dan kami ingin memberi mereka hadiah.’’Kata Ayumi.


Wajah Alexsa terlihat kesal tapi langsung dia tutupi hingga


tak ada yang menyadari perubahan raut wajahnya.


Brak


Alexsa menggrebrak meja pelan untuk mengalihkan pembicaraan.


‘’Yang itu tidak penting,ada fashion show dia salah satu


butik terkenal sebentar lagi,apa kalian mau ikut.’’Kata Alexsa yang tersenyum


cerah.


‘’Kebetulan aku boleh mengajak dua orang ke sana.’’Lanjutnya.


‘’Di tambah lagi akan ada party juga,kalian boleh makan makan


manis sebanyak banyaknya.’’Kata Alexsa bersemangat tak lupa bibirnya yang


tersenyum manis.


‘’Apa Mei juga di ajak?’’Tanya Ayumi.


Senyuman Alexsa luntur  saat Ayumi menyebutkan nama Mei.


‘’Kalau aku sih tidak tertarik,jika kau mau kau saja yang


pergi Ayumi.’’Kata Anggun terlihat tidak perduli akan ajakan Alexsa.


‘’Tidak mau! Kalau kau tidak ikut aku juga tidak mau


ikut.’’Bantah Ayumi.


Alexsa mematung mendengar perdebatan antara Ayui dan


Anggun,dia merasa kesal terlebih dia merasa kehadirannya tak dianggap oleh

__ADS_1


meraka.


‘’Pergi saja.’’Kata Anggun.


‘’Tidak.’’Kekeh Ayumi.


‘’Itu tidak akan menyenangkan kalau tidak pergi bersama


sama.’’Kata Ayumi.


‘’Ya,memang benar sih.’’Kata Anggun.


‘’Namun aku tidak  terlalu suk-‘’Anggun tak melanjutkan ucapannya


saat mendengar Alexsa bicara,dia dan Ayumi menatap Alexsa.


‘’Berisik.’’Kata Alexsa yang sudah jengah.


‘’Kalian berdua tinggal ikut saja.’’Kata Alexsa seraya


tersenyum ceria namun hatinya sangat kesal.


‘Berhentilah berpura pura menjadi teman baik.’Kata Alexsa di


dalam hati.


‘’Kalian juga bisa bertemu dengan artis secara


langsung!’’Lanjutnya.


‘Kenapa kalian memiliki kedok yang berbeda untuk semua


orang.’


‘’Kalian bahkan bisa pergi ke ruang tunggu untuk meminta


foto.’’Kata Alexsa


‘Aku bahkan tidak mau melihat Mei Tachibana.’


‘’Aku bisa memperkenalkan mereka pada kalian.’’Kata Alexsa


‘Semua yang mereka bicarakan selalu Mei,Mei dan Mei.’


‘’Aku menggundang kalian saja!’’Kata Alexsa dengan nada


sedikit tinggi karna dia sudah sangat kesal.


Srek.


‘’Kami bukan hewan peliharaan mu. ’’Anggunbangun dari


kursinya,dia sudah tidak tahan dengan sikap sok dekat yang di tunjukan Alexsa


padanya dan Ayumi.


‘’Yang selalu mengibaskan ekor serta mengikuti perintah mu.’’Lanjutnya.


‘’Apa?’’Alexsa berpura pura tak mengerti dengan apa yang di


ucapkan Anggun.


‘’Aku tidak…’’Anggun memotong ucapa Alexsa.


teman mu berasal dari ketenaran mu.’’Kata Anggun


‘’Jadi,kenapa kau khawatir?’’Tanya Anggun.


Alexsa masih tetap mempertahankan senyuman nya itu,tiba tiba


pikirannya teringat akan hujatan teman temannya sewaktu sekolah dasar. Dia


pergi meninggalkan Ayumi dan Anggun tanpa permisi.


‘Dasar jelek’’


‘Kaki panjang.’


‘Kamu paling belakang karna kau ituyang paling jelek.’


‘Hahahahaha…’


Teman temannya terus mentertawakannya


‘Alexsa ,kamu harus memotong rambut mu atau di ikat


saja.’Kata guru


Karna Alexsa selalu menutup wajahnya dengan rambutnya yang di


biarkan tergerai ,itu membuat para guru rishi.


‘Jika tidak mungkin kami harus mengatakan  hal ini pada ibu mu.’


‘Ibu aku…’Kata Alexsa.


‘Ah,maaf ibu harus pergi ke kantor,kamu bisa makan sendiri


atau pergi ke luar.’Jawab ibunya.


‘Iya.’seletah mengatakan itu ibunya langsung pergi tanpa


melihat Alexsa.


Alexsa kecil berdiri di depan pintu yang sudah di tutup oleh


ibunya kembali dengan sendu.


Alexsa memakan mie cap instan sambil melihat fotonya dan ibynya,perkataan


teman temannya terngiang di kepalanya.


‘Kamu selalu di belakang karna kamu itu paling jelek.’


‘’Haah.’’Alexsa menghela nafas,mengacak acak rambutnya karna


teringat dengan apa yang berusaha dia lupakan.


Untungnya dia ada di belakang sekolah sehingga tidak ada yang

__ADS_1


melihatnya melakukan hal itu.


……


‘’Untuk apa kau datang,aku tidak mengundang mu.’’Kata Alexsa


sinis  pada Alisa yang ikut dengan teman


temannya yang di ajak ke tempat karaoke untuk melupakan kejadian tadi tapi


bukannya bisa tenang malah sebalik dia semakin kesal.


‘’Aku yang mengundangnya. ’’Jawab salah satu laki laki yang


duduk tidak jauh dari Alisa yang masih berdiri.


‘’Apa?’’Alexsa hampir tersedak saat meminum jusnya.


‘’Kenapa kau tidak memberitaku ku dulu!.’’Kata Alexsa kesal.


‘’Sudah cukup.’’Dia berdiri.


‘’Kamu lebih memilih dia dari pada aku.’’Kata Alexsa tak


terima.


‘’Bukankah kita bersenang senang? Bahkan aku meneraktir


kalian.’’Lanjynya.


‘’Kenapa? Bukannya kita itu teman?’’Tanya Alexsa.


‘’Teman?’’Katanya.


‘’Alasan kami di sini karna kamu mengajak kita.’’Jawabnya.


‘’Kau sendiri yang bilang akan meneraktis kami.’’lanjutnya.


‘’Kau tidak berhak menuntut imbalan apa pun.’’Tambahnya tanpa


melihat kea rah Alexsa.


Alexsa tertegun mendengar ucapannya,dia tidak bisa


membalasnya karna apa yang dia katakan benar.


‘’Kau beruntung karna kau seorang model dan memiliki banyak


uang,kau sangat berbeda dengan kami.’’Katanya lalu pergi di ikuti yang lainnya.


Alisa masih berdiri,melihat wajah Alexsa yang kesal dan


terlihat marah dia juga pergi dari sana.


Alexsa berusaha menenangkan emosinya sebelum pergi ke agensi.


….


‘’Kudengar untuk pemotretan untuk musin ini berjalan dengan


baik.’’Kata Kanaya tersenyum.


Dia dan Alexsa sedang di ruang make up menunggu penggilan .


‘’Kanaya bersiap siap lah.’’Kata stap memanggil Kanaya untuk


pemotretan.


‘’Iya.’’Jawab Kanaya lalu pergi.


Karna bosan Alexsa mengambil ponselnya dan melihat akun media


sosialnya.


‘Lexsa sangat


cantik,aku ingin seperti dia.’


Alexsa tersenyum melihat komentar dari fansnya.


‘Aku tidak terlalu


menyukai Lexsa.’


‘semua model selalu


berpikir kalau mereka lebih cantik dari yang lain.’


Dia mulai gelisah saat membaca komentar negatip tentangnya.


‘Lexsa bersekolah di


sekolah, aku pernah melihatnya tapi..ku pikir dia itu sangat menyebalkan.’


‘Dia sangat egois dan


kejam.


‘Dia pikir dia itu


hebat…padahal dia Cuma amatiran.


‘Dia kira dia sangat


berbakat sampai memandang rendah model lain.’


‘Aku benci dia.’


‘Alexsa itu jelek


kuharap dia segera berhenti jadi model.’


Brak


Alexsa menggebrak meja rias karna tak tahan membaca komentar


mereka yang menghinanya. Lalu dia pergi dari sana bisa di bilang kabur,beberapa


saat kemudian ada stap yang masuk ke ruang rias.

__ADS_1


‘’Alexsa ,waktu kau bersiap –sia….’’Stap itu heran dan


binggung karna tak mendapati Alexsa di ruangan….


__ADS_2