Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
25


__ADS_3

Mei berjongkok di taman,di depannya terdapat kardus yang


berisi seekor anak anjing yang masih kecil.


Dia menatap kasih anak anjing itu cukup lama,dia tak


menyadari ada seseorang yang menghampirinya.


‘’Mei,sedang apa kamu di sini?’’Tanya Reyhan,dia baru saja pulang


dari bermain futsal bersama teman sekelasnya.


‘’Ada apa, Mei?’’Reyhan bertanya lagi karna dari tadi Mei


tidak menjawabnya,dia mendekati Mei dan melihat apa yang Mei perhatikan dari


tadi.


‘’Anak anjing!’’Kata Reyhan.


‘’Iyah.’’Kata Mei sambil menoleh ke sampingnya akhirnya menyadari


keberadaan Reyhan.


‘’Sepertinya dia di buang pemiliknya.’’Tambahnya.


‘’Wah lucunya,bulunya putih.’’Kata Reyhan gemas.


‘’Terus kenapa kau sedih?’’Tanya Reyhan.


‘’Aku kasihan padanya,kalau di biarkan di sini dia bakalan ke


hujanan.’’Jawab Mei.


‘’Bawa saja ke rumah.’’Balas Reyhan.


‘’Tidak bisa,ibu ku alergi bulu binatang.’’Balas Mei.


‘’Tapi kalau tidak di bawa kasihan.’’Lanjutnya sendu.


‘’Tenang saja,jangan khawatir karna anak anjingnya lucu pasti


akan ada yang  ma…..’’Ucapan Reyhan di


potong Mei.


‘’Tolong berhenti….’’Kata Mei.


‘’Jangan berpikir ini hal masalah biasa,situansi ini


menentukan hidup atau matinya bagi anak anjing ini.’’Lanjutnya.


‘’Dia sedang membutuhkan perlindungan,jadi ku mohon jangan


menganggap masalah ini sepele.’’Kata Mei sedikit marah.


‘’Mei…!’’Reyhan memandang Mei bersalah.


‘’Maaf,aku tidak bermaksud seperti itu.’’Kata Mei karna tak


enak telah marah padanya.


‘’Tidak apa apa,aku yang seharusnya minta maaf.’’Kata Reyhan.


‘’Lalu sedang apa kau di sini.’’Tanya Mei menggalihkan


pembicaraan.


‘’Oh,aku habis main dengan teman teman sekelas Sena mengajak


bertanding futsal.’’Jelas Reyhan


‘’Kalian sudah akrab lagi.’’Kata Mei sambil mengelus anak


anjingnya,


‘’Yah begitulah,ngomong ngomong kamu tidak kerja Mei.’’Kata


Reyhan yang heran karna Mei ada di taman seharusnya jam segini masih di tempat


kerja.


‘’Kafe libur,jadi aku pulang cepat.’’Jawab Mei.


‘’Ayo aku akan mengantar mu pulang.’’Ajak Reyhan.


‘’Terus anak anjingnya bagaimana?’’Tanya Mei.


‘’Hmm.’’Reyhan menaruh tangannya di dagu sambil berpikir.


 Reyhan mengantar Mei


pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki karna mereka berada di taman yang tidak


jauh dari rumah Mei.


Selepas memastikan Mei masuk ke rumah Reyhan pergi pulang ke


rumahnya.


‘’Sepertinya Nagi akan menyukainya.’’Kata Reyhan di dalam


taxi untuk mengantarnya pulang ke rumah.


Mei merebahkan tubuhnya di kasur,dia terus kepikiran dengan


ucapanya pada Reyhan tadi sore.


‘’Apa aku keterlaluan?’’Tanya Mei.


‘’Bagaimana kalau dia terpaksa melakukan itu hanya karna


ucapan ku.’’Lanjutnya,saat Mei sedang asyik berdebat dengan pikirannya ponsel

__ADS_1


berdering.


‘’Hallo.’’Kata Mei setelah mengangkatnya.


‘’Mei..tolong aku.’’Kata Reyhan di sebrang telepon agak panik.


‘’Ada apa? Apa yang terjadi?’’Tanya Mei ikutan panic


‘’Ini anak anjingnya.’’Kata Reyhan.


‘’Anak anjingnya kenapa?’’Tanya Mei


‘’Di-dia terus saja menikuti ku dan mencengram kaki ku ,dia


tidak mau lepas.’’Kata Reyhan.


‘’Aku harus bagaimana?’’ Tanyanya.


‘’Hah.’’Mei menganga dia pikir ada kejadian apa hingga Reyhan


panic begitu.


‘’Sebelumnya apa kamu pernah memerihara binatang.’’Tanya Mei.


‘’Belum,aku tidak penah memelihara binatang.’’Jawab Reyhan.


‘’Terus kenapa kamu menawarkan diri untuk merawatnya.’’Kata


Mei.


‘’Adik ku sangat menyujai binatang jadi ku pikir dia akan


suka kalau ada anak anjing di rumah terlebih dia sangat lucu.’’Kata Reyhan.


‘’Tapi sekarang dia sedang tidak berada di rumah, dia ikut


pergi dengan kakak ku jadi aku bingung harus bagaimana.’’Jelas Reyhan.


‘’Mei tolong dia terus meggonggong ,aku jadi tidak tega.’’Lanjutnya.


‘’Haaa,sudah kah kamu memberinya makan.’’Kata Mei.


‘’Makan! Ah …iyah aku lupa memberi dia makan dari tadi…..sebentar.’’Reyhan


pergi kedapur mencari makanan.


‘’Makanan untuk anak anjing apa yah.’’Tanya Reyhan,dia tidak


tahu anak anjing biasanya di beri apa.


‘’Snack untuk anjing,apa kamu punya.’’Tanya Mei.


‘’Tidak.’’Jawab Mei.


‘’Kalau gitu kasih susu aja dulu.’’Kata Mei.


Reyhan mengambil susu dan menuangnya ke dalam mangkok seperti


kata Mei.


Reyhan senang.


‘’Terima kasih yah Mei.’’Kata Reyhan.


‘’Aku tidak melakukan apa pun untuk apa berterima


kasih.’’Kata Mei.


‘’Sudah yah selamat malam.’’Lanjutnya lalu menutup


teleponnya.


‘’Selamat malam.’’Kata Reyhan senang,dia bahkan melompat


lompat kesenangan karna Mei menucapkan itu.


……..


‘’Wah lucu sekali.’’Teriak Ayumi heboh saat Reyhan


memperlihatkan foto putih anak anjing yang kemarin sore dia pungut.


‘’Benarkan dia manis dan lucu.’’Reyhan membanggakan anjingnya


seperti anaknya saja.


‘’Apalagi saat dia minta makan,matanya membulat bikin


gemas.’’Lanjutnya.


‘’Aku ingin melihatnya juga.’’Kata Ayumi sambil membayangkan.


‘’Ah…aku minta fotonya,tolong kirim kan.’’Lanjutnya.


‘’Baiklah.’’Reyhan mengirimkan foto putih.


‘’Aku akan menjadikannya wallpaper depan.’’Kata Ayumi senang.


‘’Eh ,Ayumi kok malah menjadikan foto anak anjingnya Reyhan


sebagai wallpaper sih,kan harusnya foto kita berdua.’’Kata Sena tak suka alias


cemburu.


‘’Tapi dia sangant lucu,lihat .’’Ayumi memperlihatkan


fotonya.


‘’Iyah sih lucu,tapi kan biasanya pasangan kekasih itu selalu


menjadikan foto kekasihnya sebagai wallpaper depan.’’Keluh Sena cemberut dan


Ayumi mengusap usap rambut Sena.

__ADS_1


‘’Hadeh lebay bangaet sih kau ini.’’Kata Indra.


‘’Foto anak anjing saja di cemburuin.’’Lanjutnya yang kesal


karna mereka tebar kemesraan di depannya.


‘Kan aku juga pengen seperti itu dengan Anggun.’Pikirnya.


‘’Apa kamu juga mau Anggun?’’Tanya Reyhan.


‘’Tidak,aku tidak suka anjing.’’Jawab Anggun.


‘’Kalian berdua berhentilah bermersaan.’’Kata Hendri yang


membuat keduanya memerah seperti kepiting rebus.


‘’Tidakkah kalian merasa awan mendung di sana, jika kalian


masih bermesraan hujan lebat akan turun.’’Lanjutnya sambil menunjuk Indra


dengan dagunya.


Mereka menoleh kearah yang di maksud Hendri dan melihat aura


suram yang di keluarkan Indra.


‘’Apa?’’Kata Indra kesal saat mereka memperhatikannya.


‘’Tidak.’’Ayumi menggelengkan kepalanya.


‘’Siapa namanya.’’Tanya Ayumi mengubah suasana.


‘’Karna bulunya putih jadi aku memberinya nama….putih.’’


Jawab Reyhan


‘’Ya ampun ternyata kamu payah soal memberi nama.’’Ejek


Anggun.


‘’Kenapa? Menurut ku itu bagus dan sesuai.’’Kata Reyhan.


‘’Terlalu simple dan membosankan.’’Bantah Anggun


‘’Hahahaha…’’Indra,Hendri dan Sena mentertawakan Reyhan.


Yah mereka tahu seberapa payahnya Reyhan soal memberikan


nama, dari dulu Reyhan itu payah dalam memberikan nama.


Mei dari tadi diam memdengarkan pembicaran mereka,sesekali


melirik Reyhan.


Bell berbunyi mereka pun kembali ke kelasnya masing masing


karna waktu istirahat sudah berakhir.


Pulang sekolah Reyhan seperti biasa mengantar Mei pulang,di


perjalanan Mei hanya diam sementara Reyhan terus menceritakan betapa gemasnya


putih.


‘’Mei!’’Panggil Reyhan.


‘’Ada yang mau kamu katakan.’’Tanyanya,karna dari tadi Mei


berdiri terus setelah dia turun dari motor sesampainya di perumahan Mei.


Mei ingin berbicara dengan Reyhan tapi lidahnya kelu, makanya


dari tadi dia hanya diam saja.


‘’Jika….kamu merasa terbebani,jangan memaksakan


diri.’’Akhirnya Mei mengungkap kan  pikirannya.


‘’Maksud mu? Memaksakan untuk apa?’’Tanya Reyhan tak


mengerti.


‘’Menjaga anak anjing itu.’’Jawab Mei.


‘’Mei,aku tidak memaksakan diri dan aku juga tidak berpura


pura suka dengan putih.’’Jelas Reyhan


‘’Dan aku juga sudah bilangkan kalau adik ku suka dengan


binatang.’’Lanjutnya.


‘’Dia sangat senang saat aku memperlihatkannya padanya


semalam.’’Tambahnya.


Mei menghela nafas lega,dia kira Reyhan memaksakan diri


merawat anak anjing itu karna dia.


‘’Bagaimana kalau kamu ke rumah ku untuk melihat putih.’’Ajak


Reyhan.


‘’Besokkan libur jadi,kita bisa bermain bersama dengan ke


taman denannya.’’Lanjutnya.


‘’Apa boleh.’’Reyhan melihat rona bahagia di mata Mei.


‘Sepertinya Mei suka dengan Anjing ,tapi karna ibunya punya


alergi dia tidak bisa memelihara binatang.’Batin Reyhan.

__ADS_1


‘’Tentu kamu kan pacar ku.’’Jawab Reyhan sambil ter senyum


manis membuat kedua pipi Mei merona.


__ADS_2