
Reyhan memikirkan perkataan Sena beberapa hari lalu saat
mereka ke mall.
Kilas balik
‘’Rey,bagaimana kalau kau mengajak Mei ke taman
hiburan.’’Kata Sena tiba tiba saat mereka sedang makan di salah satu kafe di
mall.
‘’Apa?’’Kata Reyhan bingung dengan perkataan Sena barusan.
‘’Cek,Bukannya tadi kau bilang mau mengajak Mei
liburan,kenapa malah bingung.’’Bukan Sena yang menjawab tapi Indra yang gemas
melihat raut kebingungan di wajah Reyhan.
‘’Oh,benar.’’Kata Reyhan yang baru ingat, tadi dia mengatakan
kalau dia memikirkan untuk liburan bersama Mei.
‘’Kenapa tiba tiba membahas itu?’’Tanya Hendri
‘’Tadi aku mendengar percakapan cewek cewek yang katanya
sangat senang karna kekasihnya mengajaknya ke taman hiburan yang baru saja di
buka, itu lho.’’Kata Sena.
‘’Mereka bilang tiga
bulan pembukaan awal akan ada beberapa event dan juga parade.’’Lanjutnya.
‘’Aku berencana akan mengajak Ayumi ke sana juga.’’kata Sena.
‘’Dan juga katanya setiap event yang berlangsung akan ada
barang istimewa yang di jual.’’ Lanjutnya semangat.
‘’Hah..Tambah lagi satu bocilnya.’’ Kata Indra menghela
nafas.
‘’Siapa yang kau sebut bocil?’’Kata Sena kesal.
‘’Ya,siapa lagi? kau lah.’’Jawab Indra santai.
‘’enak saja aku bukan anak kecil yah,kau kali yang anak
kecil.’’Kata Sena tak terima.
‘’Hanya bocil yang bersemangat pergi ke taman hiburan dan
membeli sponir.’’Kata Indra tak mau kalah.
‘’Benar juga Septian juga sangat suka ke taman hiburan bahkan
kalau ada barang khusus dari event tertentu dia selalu tak mau ketinggalkan dia
selalu membelinya sampai rela mengantri lama.’’Kata Hendri saat ingat kelakuan
aneh salah satu temannya.
‘’Kau juga sama,bego.’’Indra melempar bungkus gula pada
Hendri.
‘’Aku tidak suka pergi ke taman hiburan atau beli pernak pernik tak jelas.’’Kata Henri.
‘’Yah enggak ,tapi kalau ngeliat cemilan kaya ibu ibu rebutan
barang diskonan.’’Kata Sena,dia tidak mau hanya dia yang di ejek jadi dia
mengejek Hendri.
Memang aneh sih! seharusnya Indra yang di ejek bukan Hendri
tapi tak apalah ‘tak ada rotan akar pun jadi’ tak bisa mengejek Indra Hendri
pun boleh.
Reyhan hanya menggelengkan kepala melihat ketiga teman
berdebat,dia juga memikirkan ucapan Sena.
Kilas balik selesai
Jari Reyhan menari dengan lincah di atas leptopnya mencari
informasi tentang taman hiburan yang akan dia datangi dengan Mei,agar saat mereka
ke sana bisa melihat parade,dia ingin membuat Mei melihat parade yang katanya sangat meriah dan seru.
‘’Kakak sedang apa sih! Dari tadi di panggil enggak nyaut
nyaut.’’ Nagi menerobos masuk kamar Reyhan saking kesalnya ,dia capek memanggil
manggil Reyhan tapi Reyhannya malah asyik melihat leptop sambil senyum –senyum
sendiri.
‘’Kakak makan malam sudah siap,kak Daichi sudah menunggu di
meja makan.’’ Kata Nagi tapi Reyhan tetap tak menyauti.
Akhirnya Nagi melangkah menghampiri Reyhan, melihat apa yang
sedang di lakukan Reyhan sampai tak mendengarkannya.
__ADS_1
‘’Wah…kakak dan Mei mau ke taman hiburan.’’Teriak Nagi
semangat.
Reyhan mengusap dadanya terkejut, karna Nagi teriak di
samping telinganya.
‘’Aku ikut yah kak.’’Kata Nagi dengan mata berkaca kaca
seperti putih yang meminta susu.
‘’Astaga …Nagi kamu mau membuat telinga kakak tuli.’’Tegur
Reyhan .
‘’Boleh ya kak,aku ikut teman teman ku selalu membicarakannya.’’Kata
Nagi tak memperdulikan protesan Reyhan karna itu salah kakaknya sendiri yang
terlalu asyik berhayal.
‘’Tidak boleh.’’Tolak tagas Reyhan.
‘’Kakak hanya ingin pergi berdua dan menikmati momen
kebersamaan kami tanpa siapa pun.’’Lanjutnya.
‘’Cih,pelit! Kak Rey pelit.’’ Kata Nagi ngambek lalu pergi
keluar kamar Reyhan.
‘’Anak itu.’’Reyhan menggeleng gelengkan kepala.
‘’Ternyata sudah jam segini,pantesan Nagi ke kamar.’’Kata
Reyhan saat melihat jam dinding di kamarnya.
Saking terlalu asyik dia tidak menyadari kalau sudah waktunya
makan malam.
Dia menutup leptopnya dan pergi ke meja makan untuk makan
malam bersama adik dan kakaknya.
……..
‘’Apa? Kenapa tidak kau berikan saja.’’Kata Ayumi yang
menghentikan suapannya saat mendengar Mei bercerita.
Mei mengajak Ayumi makan di atap berdua karna Anggun tidak masuk sekolah hari ini.Mei mau
menanyakan pendapat Ayumi soal boneka yang mau di berikan pada Reyhan.
‘’Aku malu.’’Mei menunduk malu.
‘’Aku takut kalau Reyhan tak menyukainya.’’ Lanjutnya.
memberikannya.’’Mei menganggat kepalanya dan menatap Ayumi.
‘’Bagaimana kalau saat kalian kencan saja.’’Kata Ayumi
antusias
‘’Aku yakin, Reyhan akan suka apa pun yang kamu berikan
padanya.’’Kata Ayumi seraya senyum menggoda.
‘’Tapi…aku dan Reyhan tidak pernah berkencan.’’Kata Mei
gugup.
‘’APA…KALIAN TIDAK PERNAH KENCAN,SEKALI PUN.’’Teriak Ayumi
dan Septian.
‘’Eh..Septian/Tian.’’Kata Ayumi dan Mei bersama terkejut
dengan kedatangan Septian.‘’Sedang apa kamu di sini?’’Tanya Ayumi.
‘’H-hai..’’Sapa Septian gugup.
Tadinya dia mau langsung pergi saat mendengar Mei dan Ayumi
sedang mengobrol tapi saat Mei bilang kalau dia dan Reyhan belum pernah
kencan,dia reflek berteriak dan menghampiri mereka.
‘’Maaf ,hanya penasaran aku tidak menguping kalian
kok.’’Septian melambai lambaikan tangannya takut di sangkan menguping.
‘’Tidak apa apa.’’Kata Mei.
‘’Mei beneran kamu belum kencan sekali pun kencan dengan
Reyhan.’’Tanya Ayumi penasaran.
‘’Em.’’Mei mengangguk.
‘’Yang benar saja.’’Kata Ayumi tak peryaca.
‘’Aku dan Sena saja setiap minggu kencan,masa kalian belum
sekali pun.’’Lanjutnya.
‘’Ternyata Reyhan payah soal pacaran.’’Ejek Septian.
‘’Iyah benar,aku juga tidak menyangkanya.’’Kata Ayumi
__ADS_1
menyetujui.
Mei hanya diam mendengar mereka berdua mengejek Reyhan.
Sementara itu di tempat Reyhan dan Indra serta Hendri.
‘’Hacciih.’’
‘’haccih.’’
‘’Hacciiihh.’’
‘’Kau sakit Rey?’’Tanya Indra melihat Reyhan bersin bersin
terus.
‘’Tidak.’’Jawab Reyhan mengusap hidungnya .
‘’Mungkin ada yang sedang membicarakan mu.’’Kata Hendri
sambil memasukan cemilan ke mulutnya.
‘’Itu hanya mitos belaka Hendri,kau mempercayai itu.’’Kata
Reyhan,dia tidak mempercayai hal hal berbau mitos.
‘’Apa salahnya percaya,orang orang dulu kan ilmu batinnya
tinggi.’’Kata Hendri.
‘’Apa hubungannya bersin bersin dengan ilmu batin.’’Tanya
Indra bingung.
‘’Tidak tahu,bukan aku yang bilang duluan.’’Kata Hendri polos
sambil mengangkat bahunya.
Indra mengepalkan tangannya bersiap memukul kelapa Hendri.
‘’Sabar Indra…sabar, orang sabar disukai cewek cewek
seksi.’’Kata Indra sambil mengelus dadanya.
‘’Dasar playboy.’’Hendri menatap Indra sinis mendengar ucapan
Indra.
Kembali ke Mei dan Ayumi.
‘’Kenapa tidak kau saja yang mengajak Reyhan kencan
duluan.’’Kata Septian memberi saran.
‘’Benar itu,dengan begitu kamu bisa memberikan
hadiahnya.’’Kata Ayumi menyetujui saran Septian.
‘’Apa tidak masalah kalau perempuan duluan mengajak
berkencan.’’Kata Mei.
Jangankan mengajak berkencan mengajak pulang bereng saja Mei tak
sanggup,dia masih malu untuk meminta sesuatu pada Reyhan walau mereka sudah
cukup lama pacaran.
‘’Aku juga tidak tahu harus mengajaknya kemana’’ Lanjutnya.
‘’Tak apa,kadang kadang aku juga selalu mengajak Sena jalan
duluan.’’Kata Ayumi,dia mengusap tangan Mei.
‘’Wanita juga butuh inisiatip agar para laki –laki tidak di
curi wanita lain.’’Lanjutnya.
Mendengar kata’ di curi wanita lain’ Mei teringat dengan
Alexsa yang menyukai Reyhan.
‘Apa Alexsa masih menyukai Reyhan yah?.’Pikir Mei.
‘’Ke taman hiburan saja ,kau bisa mengajak Reyhan ke taman
hiburan.’’Kata Septian membuat Mei tersadar dari lamunannya.
‘’Taman hiburan?’’Kata Mei antara bingung dan tak yakin.
‘’Ide bagus Septian.’’Ayumi berdiri sambil memepuk tangan
semangat.
‘’Memangnya ada orang yang berkenca ke taman hiburan.’’Tanya
Mei.
‘’Hm,Sena juga pernah mengajak ku ke taman hiburan.’’Kata
Ayumi ceria.
‘’Aku yakin kalian akan bersenang senang di sana.’’Lanjutnya.
Mei memikirkan usulan mereka berdua,Ayumi dan Septian
menunggu jawaban Mei dengan gugup.
‘’Baiklah,akan aku coba.’’Kata Mei ,membuat mereka berdua
bersorak gembira.
__ADS_1
‘’Terima kasih .’’Mei tersenyum.
‘’Sama sama.’’Kata Ayumi dan Septian bersamaan.