Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
44


__ADS_3

Reyhan memikirkan perkataan Sena beberapa hari lalu saat


mereka ke mall.


Kilas balik


‘’Rey,bagaimana kalau kau mengajak Mei ke taman


hiburan.’’Kata Sena tiba tiba saat mereka sedang makan di salah satu kafe di


mall.


‘’Apa?’’Kata Reyhan bingung dengan perkataan Sena barusan.


‘’Cek,Bukannya tadi kau bilang mau mengajak Mei


liburan,kenapa malah bingung.’’Bukan Sena yang menjawab tapi Indra yang gemas


melihat raut kebingungan di wajah Reyhan.


‘’Oh,benar.’’Kata Reyhan yang baru ingat, tadi dia mengatakan


kalau dia memikirkan untuk liburan bersama Mei.


‘’Kenapa tiba tiba membahas itu?’’Tanya Hendri


‘’Tadi aku mendengar percakapan cewek cewek yang katanya


sangat senang karna kekasihnya mengajaknya ke taman hiburan yang baru saja di


buka, itu lho.’’Kata Sena.


‘’Mereka bilang  tiga


bulan pembukaan awal akan ada beberapa event dan juga parade.’’Lanjutnya.


‘’Aku berencana akan mengajak Ayumi ke sana juga.’’kata Sena.


‘’Dan juga katanya setiap event yang berlangsung akan ada


barang istimewa yang di jual.’’ Lanjutnya  semangat.


‘’Hah..Tambah lagi satu bocilnya.’’ Kata Indra menghela


nafas.


‘’Siapa yang kau sebut bocil?’’Kata Sena kesal.


‘’Ya,siapa lagi? kau lah.’’Jawab Indra santai.


‘’enak saja aku bukan anak kecil yah,kau kali yang anak


kecil.’’Kata Sena tak terima.


‘’Hanya bocil yang bersemangat pergi ke taman hiburan dan


membeli sponir.’’Kata Indra tak mau kalah.


‘’Benar juga Septian juga sangat suka ke taman hiburan bahkan


kalau ada barang khusus dari event tertentu dia selalu tak mau ketinggalkan dia


selalu membelinya sampai rela mengantri lama.’’Kata Hendri saat ingat kelakuan


aneh salah satu temannya.


‘’Kau juga sama,bego.’’Indra melempar bungkus gula pada


Hendri.


‘’Aku tidak suka pergi  ke taman hiburan atau beli pernak pernik tak jelas.’’Kata Henri.


‘’Yah enggak ,tapi kalau ngeliat cemilan kaya ibu ibu rebutan


barang diskonan.’’Kata Sena,dia tidak mau hanya dia yang di ejek jadi dia


mengejek Hendri.


Memang aneh sih! seharusnya Indra yang di ejek bukan Hendri


tapi tak apalah ‘tak ada rotan akar pun jadi’ tak bisa mengejek Indra Hendri


pun boleh.


Reyhan hanya menggelengkan kepala melihat ketiga teman


berdebat,dia juga memikirkan ucapan Sena.


Kilas balik selesai


Jari Reyhan menari dengan lincah di atas leptopnya mencari


informasi tentang taman hiburan yang akan dia datangi dengan Mei,agar saat mereka


ke sana bisa melihat parade,dia ingin membuat  Mei melihat parade yang katanya sangat meriah dan seru.


‘’Kakak sedang apa sih! Dari tadi di panggil enggak nyaut


nyaut.’’ Nagi menerobos masuk kamar Reyhan saking kesalnya ,dia capek memanggil


manggil Reyhan tapi Reyhannya malah asyik melihat leptop sambil senyum –senyum


sendiri.


‘’Kakak makan malam sudah siap,kak Daichi sudah menunggu di


meja makan.’’ Kata Nagi tapi Reyhan tetap tak menyauti.


Akhirnya Nagi melangkah menghampiri Reyhan, melihat apa yang


sedang di lakukan Reyhan sampai tak mendengarkannya.

__ADS_1


‘’Wah…kakak dan Mei mau ke taman hiburan.’’Teriak Nagi


semangat.


Reyhan mengusap dadanya terkejut, karna Nagi teriak di


samping telinganya.


‘’Aku ikut yah kak.’’Kata Nagi dengan mata berkaca kaca


seperti putih yang meminta susu.


‘’Astaga …Nagi kamu mau membuat telinga kakak tuli.’’Tegur


Reyhan .


‘’Boleh ya kak,aku ikut teman teman ku selalu membicarakannya.’’Kata


Nagi tak memperdulikan protesan Reyhan karna itu salah kakaknya sendiri yang


terlalu asyik berhayal.


‘’Tidak boleh.’’Tolak tagas Reyhan.


‘’Kakak hanya ingin pergi berdua dan menikmati momen


kebersamaan kami tanpa siapa pun.’’Lanjutnya.


‘’Cih,pelit! Kak Rey pelit.’’ Kata Nagi ngambek lalu pergi


keluar kamar Reyhan.


‘’Anak itu.’’Reyhan menggeleng gelengkan kepala.


‘’Ternyata sudah jam segini,pantesan Nagi ke kamar.’’Kata


Reyhan saat melihat jam dinding di kamarnya.


Saking terlalu asyik dia tidak menyadari kalau sudah waktunya


makan malam.


Dia menutup leptopnya dan pergi ke meja makan untuk makan


malam bersama adik dan kakaknya.


……..


‘’Apa? Kenapa tidak kau berikan saja.’’Kata Ayumi yang


menghentikan suapannya saat mendengar Mei bercerita.


Mei mengajak Ayumi makan di atap berdua karna Anggun  tidak masuk sekolah hari ini.Mei mau


menanyakan pendapat Ayumi soal boneka yang mau di berikan pada Reyhan.


‘’Aku malu.’’Mei menunduk malu.


‘’Aku takut kalau Reyhan tak  menyukainya.’’ Lanjutnya.


memberikannya.’’Mei menganggat kepalanya dan menatap Ayumi.


‘’Bagaimana kalau saat kalian kencan saja.’’Kata Ayumi


antusias


‘’Aku yakin, Reyhan akan suka apa pun yang kamu berikan


padanya.’’Kata Ayumi seraya senyum menggoda.


‘’Tapi…aku dan Reyhan tidak pernah berkencan.’’Kata Mei


gugup.


‘’APA…KALIAN TIDAK PERNAH KENCAN,SEKALI PUN.’’Teriak Ayumi


dan Septian.


‘’Eh..Septian/Tian.’’Kata Ayumi dan Mei bersama terkejut


dengan kedatangan Septian.‘’Sedang apa kamu di sini?’’Tanya Ayumi.


‘’H-hai..’’Sapa Septian gugup.


Tadinya dia mau langsung pergi saat mendengar Mei dan Ayumi


sedang mengobrol tapi saat Mei bilang kalau dia dan Reyhan belum pernah


kencan,dia reflek berteriak dan menghampiri mereka.


‘’Maaf ,hanya penasaran aku tidak menguping kalian


kok.’’Septian melambai lambaikan tangannya takut di sangkan menguping.


‘’Tidak apa apa.’’Kata Mei.


‘’Mei beneran kamu belum kencan sekali pun kencan dengan


Reyhan.’’Tanya Ayumi penasaran.


‘’Em.’’Mei mengangguk.


‘’Yang benar saja.’’Kata Ayumi tak peryaca.


‘’Aku dan Sena saja setiap minggu kencan,masa kalian belum


sekali pun.’’Lanjutnya.


‘’Ternyata Reyhan payah soal pacaran.’’Ejek  Septian.


‘’Iyah benar,aku juga tidak menyangkanya.’’Kata Ayumi

__ADS_1


menyetujui.


Mei hanya diam mendengar mereka berdua mengejek Reyhan.


Sementara itu di tempat Reyhan dan Indra serta Hendri.


‘’Hacciih.’’


‘’haccih.’’


‘’Hacciiihh.’’


‘’Kau sakit Rey?’’Tanya Indra melihat Reyhan bersin bersin


terus.


‘’Tidak.’’Jawab Reyhan mengusap hidungnya .


‘’Mungkin ada yang sedang membicarakan mu.’’Kata Hendri


sambil memasukan cemilan ke mulutnya.


‘’Itu hanya mitos belaka Hendri,kau mempercayai itu.’’Kata


Reyhan,dia tidak mempercayai hal hal berbau mitos.


‘’Apa salahnya percaya,orang orang dulu kan ilmu batinnya


tinggi.’’Kata Hendri.


‘’Apa hubungannya bersin bersin dengan ilmu batin.’’Tanya


Indra bingung.


‘’Tidak tahu,bukan aku yang bilang duluan.’’Kata Hendri polos


sambil mengangkat bahunya.


Indra mengepalkan tangannya bersiap memukul kelapa Hendri.


‘’Sabar Indra…sabar, orang sabar disukai cewek cewek


seksi.’’Kata Indra sambil mengelus dadanya.


‘’Dasar playboy.’’Hendri menatap Indra sinis mendengar ucapan


Indra.


Kembali ke Mei dan Ayumi.


‘’Kenapa tidak kau saja yang mengajak Reyhan kencan


duluan.’’Kata Septian memberi saran.


‘’Benar itu,dengan begitu kamu bisa memberikan


hadiahnya.’’Kata Ayumi menyetujui saran Septian.


‘’Apa tidak masalah kalau perempuan duluan mengajak


berkencan.’’Kata Mei.


Jangankan mengajak berkencan mengajak pulang bereng saja Mei tak


sanggup,dia masih malu untuk meminta sesuatu pada Reyhan walau mereka sudah


cukup lama pacaran.


‘’Aku juga tidak tahu harus mengajaknya kemana’’ Lanjutnya.


‘’Tak apa,kadang kadang aku juga selalu mengajak Sena jalan


duluan.’’Kata Ayumi,dia mengusap tangan Mei.


‘’Wanita juga butuh inisiatip agar para laki –laki tidak di


curi wanita lain.’’Lanjutnya.


Mendengar kata’ di curi wanita lain’ Mei teringat dengan


Alexsa yang menyukai Reyhan.


‘Apa Alexsa masih menyukai Reyhan yah?.’Pikir Mei.


‘’Ke taman hiburan saja ,kau bisa mengajak Reyhan ke taman


hiburan.’’Kata Septian membuat Mei tersadar dari lamunannya.


‘’Taman hiburan?’’Kata Mei antara bingung dan tak yakin.


‘’Ide bagus Septian.’’Ayumi berdiri sambil memepuk tangan


semangat.


‘’Memangnya ada orang yang berkenca ke taman hiburan.’’Tanya


Mei.


‘’Hm,Sena juga pernah mengajak ku ke taman hiburan.’’Kata


Ayumi ceria.


‘’Aku yakin kalian akan bersenang senang di sana.’’Lanjutnya.


Mei memikirkan usulan mereka berdua,Ayumi dan Septian


menunggu jawaban Mei dengan gugup.


‘’Baiklah,akan aku coba.’’Kata Mei ,membuat mereka berdua


bersorak gembira.

__ADS_1


‘’Terima kasih .’’Mei tersenyum.


‘’Sama sama.’’Kata Ayumi dan Septian bersamaan.


__ADS_2