Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
46


__ADS_3

Ayumi yang kesusahan membawa buku paket yang segunung


sendirian,tadinya dia berdua dengan temannya tapi temannya kebelet dan


menyerahkan buku bawaannya pada Ayumi.


‘’Aduh ,Meri kok enggak balik balik sih.’’Kata Ayumi


kesal,yang sesekali menegok ke samping karna wajahnya tertutup buku.


‘’Mana berat lagi,enggak ada yang mau inisiatip bantunin


apa.’’Keluh Ayumi.


‘’Eh…’’Ayumi keget karna tiba tiba ada yang mengangkat


setengah buku yang dia bawa.


‘’Biar aku bantu yah,Ayumi.’’Kata Alexsa yang mengangkat buku


Ayumi sambil tersenyum manis.


‘’Euu terima kasih Lexsa.’’ Balas Ayumi ramah.


‘’Ini mau di bawa kemana?’’Tanya Alexsa.


‘’Ke kelas ku.’’Jawab Ayumi.


‘’Baiklah ,ayo.’’Alexsa jalan lebih dulu di depan Ayumi lalu


Ayumi segera berjalan mensejajarkan diri dengan Alexsa.


‘’Apa tidak apa apa kalau Lexsa membawa buku sebanyak


itu.’’kata Ayumi khawatir takut kalau nanti tangan Alexsa pegal pegal gara gara


membatunya.


‘’Tidak apa apa,selain aku ini tinggi aku juga kuat.’’Jawab


Alexsa sambil tersenyum menyakinkan Ayumi.


‘’Akhir akhir ini kita tidak mengobrol lagi,meski kamu teman


pertama ku.’’kata Alexsa sedih.


‘’Eh…’’Ayumi merasa bersalah saat melihat Alexsa sedih.


‘’Bagaimana kalau sekarang kita mengobrol sambil menuju kelas


mu,aku merindukannya.’’Kata Alexsa ceria.


‘’Em boleh.’’Balas Ayumi tersenyum.


‘Bukannya dari tadi kita sudah mengobrol yah.’Pikir Ayumi


polos.


‘’Yee,kamu memang terbaik.’’Kata Alexsa senang.


Bebarapa murid memperhatian Alexsa dan Ayumi yany bercanda.


‘’Bnarkah aku tidak menyangkanya.’’Kata Alexsa terkejut.


‘’iyah kan aku juga tidak menyangkanya.’’Jawab Ayumi


‘’Tapi setelah di tanyangkan di televisi aku jadi


yakin.’’Lanjutnya.


Mei yang ingin mengajak Ayumi ke kantin mengurungkan niatnya


saat melihat Ayumi sedang asyik mengobrol dengan Alexsa bahkan sesekali mereka


tertawa.


Alexsa menyadari keberadaan Mei saat mereka berbelok naik


tangga Alexsa tersenyum pada Mei,senyuman yang sulit di artikan.


‘’Kenapa Alexsa tersenyum pada seperti itu?’’Kata Mei, dia


tidak merasakan ketulusan atau pun kebaikan dari senyuman itu.


‘Lihatlah aku akan mengambil satu persatu orang yang ada di


dekat mu Mei.’Kata Alexsa dalam hati.


Sebenarnya dia tidak membenci Mei tapi entah kenapa saat


Reyhan memutuskan berhenti jadi model hanya karna tidak mau membuat Mei sedih


membuatnya marah.


Dia juga tidak suka saat melihat Mei bercanda dan tertawa

__ADS_1


bersama teman temannya dengan bahagia, padahal dia jauh lebih baik dan lebih


cantik dari Mei tapi kenapa mereka lebih suka bersama Mei dan Mei juga punya


teman teman yang tulus padanya.


………


‘’Mei,ayo.’’Kata Reyhan.


‘’Iyah.’’Mei menutup tasnya lalu menggendongnya.


‘’Mau kemana kalian?’’Tanya Sena yang baru bangun tidur.


‘’Mau pulanglah,kan sudah bel.’’Jawab Reyhan.


‘’Benarkah.’’Kata Sena terkejut.


‘’Mangkanya kalau belajar tuh jangan tidur mulu.’’Kata Bagas.


‘’jangan menyalahkan ku dong.’’Kata Sena tak terima.


‘’Salahin ibu Lina yang selalu mendongeng kalau lagi bagian


mengajarnya. ’’Lanjutnya.


‘’Itu memang tugas kan, lagian bu Lina itu bukan mendongeng


tapi mencerikatan sejarah masa lalu.’’Kata Mei.


‘’Bagi ku itu mendongeng. ’’Kata Sena lalu melangkah keluar .


‘’Sampai jumpa Reyhan ,Mei.’’Lanjutnya sambil berlari ke


kelas Ayumi menjemputnya.


‘’Dasar,kalau mau ke temu Ayumi pasti semangat banget.’’Kata


Reyhan dan Mei menggelengkan kepala.


‘’Yuk,kita juga pulang.’ ’Reyhan mengenggam tangan Mei


lembut.


Kedua pipi Mei bersemu merah  saat di perlakukan lembut oleh Reyhan.


‘’Ciee,ada yang malu nih.’’Kata Reyhan menggoda Mei saat melihat


pipi Mei yang memerah.


Mei menatap Reyhan tajam tapi bukannya terlihat seram bagi


‘’Uh lucunya.’’Reyhan mencubit pipi Mei saking gemasnya.


‘’Sa-sakit Rey…ih l-lepaskan.’’Kata Mei.


‘’Ehmm.’’


‘’Maaf menganggu acara uwu –uwu kalian.’’Kata Bagas


Reyhan melepaskan cubitannya sementara Mei wajahnya sudah


seperti kepiting rebus saking malunya.


‘’Loh Bagas, kenapa kau balik lagi?’’Tanya Reyhan.


‘’Mei di cariin pak Danu katanya di suruh ke ruang


guru.’’Kata Bagas.


‘’Mau apa yah?’’Tanya Mei.


‘’enggak tahu.’’Bagas mengangkat bahu.


‘’Cuman di suruh nyampein itu doang.’’Lanjutnya.


‘’Dah yah,bay.’’Kata Bagas pamit pergi.


‘’Aku ke pak Danu dulu.’’Kata Mei.


‘’Mau aku temenin.’’Tawar Reyhan.


‘’Enggak usah,kamu tunggu di depan aja.’’Tolak Mei.


‘’Ya udah,aku duluan.’’kata Reyhan seraya mengacak acak rambut


Mei sebelum pergi.


‘’Ih..kebiasaan.’’Mei merapikan rambutnya senyuman kecil


terpangpang di bibirnya.


Setelah rapi Mei pergi ke ruang guru menemui pak Danu seperti


yang di ucapkan Bagas.

__ADS_1


Tok…tok…tok.


‘’Permisi pak.’’Kata Mei sebelum masuk.


‘’Masuk Mei.’’Kata pak Danu melihat kea rah Mei.


‘’Ada apa bapak memanggil saya.’’Tanya Mei.


‘’Cuman mau memberitahu kalau pembangunan rumah mu sudah


hampir selesai,ibu mu di minta untuk pengecekan akhir takut ada yang salah atau


mau di tambahin lagi.’’Kata Danu.


Adik pak Danu adalah pemborong untuk perbaikan rumah Mei atau


lebih tepatnya pak Danu mengajukan adiknya saat tahu rumah Mei terbakar,jadi


terkadang adiknya selalu menyampaikan pesan padanya.


‘’Benarkah pak.’’Kata Mei senang.


‘’Iyah,mungkin saat ayah mu pulang rumahnya sudah


selesai.’’Jawab pak Danu.


‘’Oh yah,ayah mu kapan pulang? Betah amat di laut.’’Kata Pak


Danu.


‘’Tidak tahu soalnya ayah tidak bisa di hubungi karna ada


gangguan di sana.’’Jawab Mei.


‘’Ya sudah, sebaiknya kamu segera pulang.’’Kata pak Danu.


‘’Baik pak ,permisi.’’Setelah Pamit Mei pergi ke gernag depan


menemui Reyhan.


…….


‘’Kamu belum pulang ,Rey.’’ Tanya Alexsa yang juga sedang


menunggu jemputan.


‘’Iyah,aku menunggu Mei dulu yang di panggil pak Danu.’’Jawab


Reyhan ,sebenarnya dia agak tidak nyaman di panggil’Rey’ selain oleh


keluarganya dan Mei tentunya.


‘’o begitu.’’Kata Alexsa.


‘’Em,Rey boleh aku bicara.’’Kata Alexsa ragu ragu.


‘’Tapi kamu jangan marah atau berpikir yang tidak


tidak,yah.’’lanjutnya.


‘’Memangnya apa yang ingin kamu katakan.’’Kata Reyhan


bingung.


‘’Tenang saja aku tidak akan marah.’’Lanjutnya menangkan.


‘’Kemarin aku mendengar Mei dan Septian berbicara soal


kencan.’’Kata Alexsa hati hati.


Deg


Reyhan tertegun mendengar ucapan Alexsa,dia kembali teringat


ucapan Septian yang mengatakan menyukai Mei.


‘’Tapi aku tidak tahu siapa yang mau di ajak kencan.’’


Lanjutnya mengompermasi saat melihat Reyhan terdiam dengan raut wajah antara


kesal dan marah.


‘’Mungkin saja Mei mau mengajak mu kencan.’’ Tambahnya sambil


tersenyum.


namunReyhan tetap diam saja tak membalas ucapan nya.


‘’Jemputan ku sudah datang,aku duluan yah.’’Kata Alexsa berjalan


ke mobil.


‘’Dadah Rey,sampai jumpa.’’Kata Alexsa sebelum masuk ked lam


mobil sambil tersenyum manis namun di balik senyuman itu terkandung makna yang

__ADS_1


berbeda.


SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH SUDAH MAU MAMPIR KALAU ADA TYPO TOLONG DI TANDAI YAH BIAR SAYA PERBAIKI DAN MAAF TELAT KOUTA SAYA HABIS BELUM SEMPAT ISI LAGI.


__ADS_2