
Ayumi yang kesusahan membawa buku paket yang segunung
sendirian,tadinya dia berdua dengan temannya tapi temannya kebelet dan
menyerahkan buku bawaannya pada Ayumi.
‘’Aduh ,Meri kok enggak balik balik sih.’’Kata Ayumi
kesal,yang sesekali menegok ke samping karna wajahnya tertutup buku.
‘’Mana berat lagi,enggak ada yang mau inisiatip bantunin
apa.’’Keluh Ayumi.
‘’Eh…’’Ayumi keget karna tiba tiba ada yang mengangkat
setengah buku yang dia bawa.
‘’Biar aku bantu yah,Ayumi.’’Kata Alexsa yang mengangkat buku
Ayumi sambil tersenyum manis.
‘’Euu terima kasih Lexsa.’’ Balas Ayumi ramah.
‘’Ini mau di bawa kemana?’’Tanya Alexsa.
‘’Ke kelas ku.’’Jawab Ayumi.
‘’Baiklah ,ayo.’’Alexsa jalan lebih dulu di depan Ayumi lalu
Ayumi segera berjalan mensejajarkan diri dengan Alexsa.
‘’Apa tidak apa apa kalau Lexsa membawa buku sebanyak
itu.’’kata Ayumi khawatir takut kalau nanti tangan Alexsa pegal pegal gara gara
membatunya.
‘’Tidak apa apa,selain aku ini tinggi aku juga kuat.’’Jawab
Alexsa sambil tersenyum menyakinkan Ayumi.
‘’Akhir akhir ini kita tidak mengobrol lagi,meski kamu teman
pertama ku.’’kata Alexsa sedih.
‘’Eh…’’Ayumi merasa bersalah saat melihat Alexsa sedih.
‘’Bagaimana kalau sekarang kita mengobrol sambil menuju kelas
mu,aku merindukannya.’’Kata Alexsa ceria.
‘’Em boleh.’’Balas Ayumi tersenyum.
‘Bukannya dari tadi kita sudah mengobrol yah.’Pikir Ayumi
polos.
‘’Yee,kamu memang terbaik.’’Kata Alexsa senang.
Bebarapa murid memperhatian Alexsa dan Ayumi yany bercanda.
‘’Bnarkah aku tidak menyangkanya.’’Kata Alexsa terkejut.
‘’iyah kan aku juga tidak menyangkanya.’’Jawab Ayumi
‘’Tapi setelah di tanyangkan di televisi aku jadi
yakin.’’Lanjutnya.
Mei yang ingin mengajak Ayumi ke kantin mengurungkan niatnya
saat melihat Ayumi sedang asyik mengobrol dengan Alexsa bahkan sesekali mereka
tertawa.
Alexsa menyadari keberadaan Mei saat mereka berbelok naik
tangga Alexsa tersenyum pada Mei,senyuman yang sulit di artikan.
‘’Kenapa Alexsa tersenyum pada seperti itu?’’Kata Mei, dia
tidak merasakan ketulusan atau pun kebaikan dari senyuman itu.
‘Lihatlah aku akan mengambil satu persatu orang yang ada di
dekat mu Mei.’Kata Alexsa dalam hati.
Sebenarnya dia tidak membenci Mei tapi entah kenapa saat
Reyhan memutuskan berhenti jadi model hanya karna tidak mau membuat Mei sedih
membuatnya marah.
Dia juga tidak suka saat melihat Mei bercanda dan tertawa
__ADS_1
bersama teman temannya dengan bahagia, padahal dia jauh lebih baik dan lebih
cantik dari Mei tapi kenapa mereka lebih suka bersama Mei dan Mei juga punya
teman teman yang tulus padanya.
………
‘’Mei,ayo.’’Kata Reyhan.
‘’Iyah.’’Mei menutup tasnya lalu menggendongnya.
‘’Mau kemana kalian?’’Tanya Sena yang baru bangun tidur.
‘’Mau pulanglah,kan sudah bel.’’Jawab Reyhan.
‘’Benarkah.’’Kata Sena terkejut.
‘’Mangkanya kalau belajar tuh jangan tidur mulu.’’Kata Bagas.
‘’jangan menyalahkan ku dong.’’Kata Sena tak terima.
‘’Salahin ibu Lina yang selalu mendongeng kalau lagi bagian
mengajarnya. ’’Lanjutnya.
‘’Itu memang tugas kan, lagian bu Lina itu bukan mendongeng
tapi mencerikatan sejarah masa lalu.’’Kata Mei.
‘’Bagi ku itu mendongeng. ’’Kata Sena lalu melangkah keluar .
‘’Sampai jumpa Reyhan ,Mei.’’Lanjutnya sambil berlari ke
kelas Ayumi menjemputnya.
‘’Dasar,kalau mau ke temu Ayumi pasti semangat banget.’’Kata
Reyhan dan Mei menggelengkan kepala.
‘’Yuk,kita juga pulang.’ ’Reyhan mengenggam tangan Mei
lembut.
Kedua pipi Mei bersemu merah saat di perlakukan lembut oleh Reyhan.
‘’Ciee,ada yang malu nih.’’Kata Reyhan menggoda Mei saat melihat
pipi Mei yang memerah.
Mei menatap Reyhan tajam tapi bukannya terlihat seram bagi
‘’Uh lucunya.’’Reyhan mencubit pipi Mei saking gemasnya.
‘’Sa-sakit Rey…ih l-lepaskan.’’Kata Mei.
‘’Ehmm.’’
‘’Maaf menganggu acara uwu –uwu kalian.’’Kata Bagas
Reyhan melepaskan cubitannya sementara Mei wajahnya sudah
seperti kepiting rebus saking malunya.
‘’Loh Bagas, kenapa kau balik lagi?’’Tanya Reyhan.
‘’Mei di cariin pak Danu katanya di suruh ke ruang
guru.’’Kata Bagas.
‘’Mau apa yah?’’Tanya Mei.
‘’enggak tahu.’’Bagas mengangkat bahu.
‘’Cuman di suruh nyampein itu doang.’’Lanjutnya.
‘’Dah yah,bay.’’Kata Bagas pamit pergi.
‘’Aku ke pak Danu dulu.’’Kata Mei.
‘’Mau aku temenin.’’Tawar Reyhan.
‘’Enggak usah,kamu tunggu di depan aja.’’Tolak Mei.
‘’Ya udah,aku duluan.’’kata Reyhan seraya mengacak acak rambut
Mei sebelum pergi.
‘’Ih..kebiasaan.’’Mei merapikan rambutnya senyuman kecil
terpangpang di bibirnya.
Setelah rapi Mei pergi ke ruang guru menemui pak Danu seperti
yang di ucapkan Bagas.
__ADS_1
Tok…tok…tok.
‘’Permisi pak.’’Kata Mei sebelum masuk.
‘’Masuk Mei.’’Kata pak Danu melihat kea rah Mei.
‘’Ada apa bapak memanggil saya.’’Tanya Mei.
‘’Cuman mau memberitahu kalau pembangunan rumah mu sudah
hampir selesai,ibu mu di minta untuk pengecekan akhir takut ada yang salah atau
mau di tambahin lagi.’’Kata Danu.
Adik pak Danu adalah pemborong untuk perbaikan rumah Mei atau
lebih tepatnya pak Danu mengajukan adiknya saat tahu rumah Mei terbakar,jadi
terkadang adiknya selalu menyampaikan pesan padanya.
‘’Benarkah pak.’’Kata Mei senang.
‘’Iyah,mungkin saat ayah mu pulang rumahnya sudah
selesai.’’Jawab pak Danu.
‘’Oh yah,ayah mu kapan pulang? Betah amat di laut.’’Kata Pak
Danu.
‘’Tidak tahu soalnya ayah tidak bisa di hubungi karna ada
gangguan di sana.’’Jawab Mei.
‘’Ya sudah, sebaiknya kamu segera pulang.’’Kata pak Danu.
‘’Baik pak ,permisi.’’Setelah Pamit Mei pergi ke gernag depan
menemui Reyhan.
…….
‘’Kamu belum pulang ,Rey.’’ Tanya Alexsa yang juga sedang
menunggu jemputan.
‘’Iyah,aku menunggu Mei dulu yang di panggil pak Danu.’’Jawab
Reyhan ,sebenarnya dia agak tidak nyaman di panggil’Rey’ selain oleh
keluarganya dan Mei tentunya.
‘’o begitu.’’Kata Alexsa.
‘’Em,Rey boleh aku bicara.’’Kata Alexsa ragu ragu.
‘’Tapi kamu jangan marah atau berpikir yang tidak
tidak,yah.’’lanjutnya.
‘’Memangnya apa yang ingin kamu katakan.’’Kata Reyhan
bingung.
‘’Tenang saja aku tidak akan marah.’’Lanjutnya menangkan.
‘’Kemarin aku mendengar Mei dan Septian berbicara soal
kencan.’’Kata Alexsa hati hati.
Deg
Reyhan tertegun mendengar ucapan Alexsa,dia kembali teringat
ucapan Septian yang mengatakan menyukai Mei.
‘’Tapi aku tidak tahu siapa yang mau di ajak kencan.’’
Lanjutnya mengompermasi saat melihat Reyhan terdiam dengan raut wajah antara
kesal dan marah.
‘’Mungkin saja Mei mau mengajak mu kencan.’’ Tambahnya sambil
tersenyum.
namunReyhan tetap diam saja tak membalas ucapan nya.
‘’Jemputan ku sudah datang,aku duluan yah.’’Kata Alexsa berjalan
ke mobil.
‘’Dadah Rey,sampai jumpa.’’Kata Alexsa sebelum masuk ked lam
mobil sambil tersenyum manis namun di balik senyuman itu terkandung makna yang
__ADS_1
berbeda.
SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH SUDAH MAU MAMPIR KALAU ADA TYPO TOLONG DI TANDAI YAH BIAR SAYA PERBAIKI DAN MAAF TELAT KOUTA SAYA HABIS BELUM SEMPAT ISI LAGI.