Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
32


__ADS_3

‘’Sayang sekali kemarin  kamu tidak ikut kita Mei.’’Kata Ayumi


‘’Kemarin sangat menyenangkan.’’Lanjutnya.


‘’Lexsa juga benar benar pandai menyanyi,suaranya bagus


banget.’’Kata Ayumi semangat,dia sangat mengidolakan Alexsa.


‘’Benarkah?’’Kata Mei sambil tersenyum.


Sepanjang kolidor Ayumi bercerita tetang kemarin dan betapa


baik serta berbakatnya  Alexsa dan


cantiknya dia.


Karna sibuk memuji idolanya Ayumi tidak menyadari raut sendu


yang terpancar dari mata Mei.


Mei langsung mengalihkan wajahnya saat tak sengajak melihat


Reyhan yang sedang duduk bersama Alexsa di bangku pinggir lapangan.


‘’Reyhan kamu mengertikan.’’Kata Alexsa menjelaskan tentang


dua permodelan tapi Reyhan malah fokus kearah lain.


Alexsa melihat arah pandangan Reyhan,dia melihat Mei dan Ayumi


yang berjalan di kolidor,Alexsa menatap Mei tak suka.


‘Apa yang di lihat dari wanita culun itu sampai sampai Reyhan


begitu tergila gila padanya?.’Batin Alexsa kesal


‘Aku bahkan berkali kali lebih baik dan cantik


darinya.’Lanjutnya.


‘’Reyhan,kau mendengarkan ku.’’Alexsa metepuk bahu Reyhan dan


merubah kembali raut wajahnya.


‘’Ah,maaf bisa di ulangi …lagi?’’Kata Reyhan sambil menggaruk


pipinya yang tidak gatal,dia merasa tak enak karna tidak mendengarkan ucapan


Alexsa tadi.


‘’Oke…untuk jadi model kamu harus melupakan semua hal yang


ada di pikiran mu dulu.’’Alexsa menerangkannya lagi.


‘’Pokoknya…nikmati saja, kamu perlu mengikuti peran yang di


berikan.’’Kata Alexsa sambil tersenyum.


‘’Kedengarannya itu sulit….’’Kata Reyhan.


‘’Lakukan saja seperti kemarin.’’Kata Alexsa memberReyhan


semangat.


‘’Ahh…Lexsa!’’Dua orang siswi datang menghampiri Alexsa dan


Reyhan.


‘’Apa aku boleh berjabat tangan dengan mu?’’Tanya salah satu


dari mereka.


‘’Eh…tentu,kamu terlalu berlebihan.’’Alexsa menghampirinya


dan menjabat tangannya dengan riang.


‘’Habisnya Lexsa sangat terkenal,kami takut di


tolak.’’Katanya malu malu.


‘’Justru aku malah senang kalau kalian mau berteman dengan


ku.’’Kata Alexsa ceria sambil tersenyum.


‘’Benarkah.’’Katanya.


‘’Kami akan selalu mendukung mu,semangat yah!’’Kata temannya.


‘’Terima kasih.’’Alexsa juga memegang tangan temannya.


‘’Kalau begitu kami permisi.sampai jumpa.’’Kata mereka lalu


meningalkan Alexsa.


‘’Sampai jumpa.’’Alexsa melambai kan tangannya pada mereka.


‘’Apa kamu selalu menanggapi orang orang.’’Tanya Reyhan yang


dari memperhatikan mereka.


‘’Em,aku menghargai setiap dukungan yang mereka


berikan.’’Kata Alexsa berbalik menghadap Reyhan.


‘’Itu cara ku untuk berterima kasih pada dukunagn


mereka.’’Lanjutnya sambil tersenyum manis.


‘’Kamu benar benar orang yang baik ,yah.’’Kata Reyhan.


‘’Benarkah?’’Kata Alexsa.


‘’Baiklah….kita ulang lagi lima aturan utama permodelan yang


tadi aku beritahu,’’Kata Alexsa.


‘’Apa?’’Reyhan gugup.


‘’Eng…pertama itu….em,apa ya.’’Reyhan memegang leher belakangnya


malu.


‘’Hahaha,sudahlah.’’Alexsa tertawa kecil.


……


‘’Mei,ayo makan bersama.’’ Kata Reyhan


Mei yang sedang merapikan bukunya menoleh pada Reyhan.


‘’Boleh.’’Jawab Mei.


‘’Ayo kita hubungi yang lain…’’Saat Mei mengambil ponselnya

__ADS_1


untuk menghubungi yang lain Reyhan menghentikannya.


‘’Tidak…kita makan berdua saja.’’Kata Reyhan.


‘’Mh.’’Mei menunduk malu.


‘’Reyhan kamu akan tetap menjadi model yah.’’Tanya teman


sekelasnya.


Berita soal Reyhan akan menjadi model sudah tersebar luas di


penjuru sekolah .


‘’Kami menantikannya.’’Kata yang lain.


‘’Yang ,terima kasih.’’Reyhan mengangkat tangan .


‘’Ayo kita makan di tempat lain saja.’’Ajak Reyhan,dia


menggandeng Mei keluar kelas.


Dia hanya ingin berduaan dengan Mei tanpa mendengar soal dia


jadi model,dia ingin melupakan soal model sejenak.


Sejujurnya dia agak rishi dan tak nyaman dengan semua itu


tapi saat Mei bilang kalau dia itu keren dia sangat senang mendengarnya.


‘’Apa kita boleh ke sini?’’ Tanya Mei saat Reyhan membawanya


ke rootrop.


‘’Boleh.’’Jawab Reyhan.


‘’Lagian aku tidak ingin di ganggu saat berdua bersama


mu.’’Lanjutnya membuat Mei merona .


Mereka duduk di sofa yang ada di sana. Reyhan memangambil


kotak bekal di kantung yang dia bawa.


Tadi pagi Reyhan meminta Nagi membuatkan dia bekal untuk dia


dan Mei sebagai permintaan maaf karn akemarin Mei tidak bisa ikut.


‘’Aaa…..ayo buka mulut mu.’’Reyhan mengarahkan sendok untuk


menyuapi Mei.


‘’A-aku bisa makan sendiri.’’Kata Mei gugup


‘’Tapi aku mau menyuapimu ….aaaaa.’’Kata Reyhan memaksa.


‘’Tidak u-usah.’’Tolak Mei yang malu.


Reyhan terus memaksa hingga Mei terjatuh ke sofa dan Reyhan


barada di atas Mei keduanya merona .


‘’Mei….ap-apa boleh?’’Tanya Reyhan meminta ijin.


Mei mengangguk mengiyakan permintaan Reyhan dia terlalu malu


untuk mengatakannya.


Reyhan mencium lembut bibir Mei keduanya memejamkan mata


menikmati sentuhan bibir masing masing,reyhan sedikit ******* bibir Mei


menyalurkan rasa rindu dan keresahan hari masing masing.


…..


‘’Selamat berjuang di pemotretan kalian.’’Kata Ayumi .


‘’Semangat yah!’’Kata Sena.


‘’Em,kami berangakat  dulu.’’Kata Alexsa.


‘’Ayo ,Reyhan.’’Kata Alexsa memasuki mobil.


Reyhan merasa enggan melihat raut wajah Mei yang membuat


hatinya tak nyaman saat akan pergi.


‘’Mei,nanti ku kirim pesan.’’Kata Reyhan,Mei tersenyum kecil


dan mengangguk.


Setelah melihat Mei tersenyum dia masuk ke mobil lalu pergi


melaju meninggalkan gerbang sekolah.


‘Hah,kenapa aku jadi melo begini sih? Apa aku sudah mulai


menerima keberadaan Reyhan sehingga mulai takut dia akan meninggalkan ku


sendiri lagi.’Batin Mei yang mulai cemas.


Alexsa memperhatikan Reyhan yang terdiam sejak mereka pergi


menyentuh tangan Reyhan untuk mengalihkan perhatiannya padanya.


‘’Maaf,sudak membuat kalian tidak bisa pulang bersama.’’Kata


Alexsa dengan raut menyesal.


‘’Eh….apa?’’Kata Reyhan bingung.


‘’Karna aku kamu dan mei tidak bisa pulang bersama.’’Kata


Alexsa sendu.


‘’Kamu tidak perlu minta maaf kok.’’Kata Reyhan yang tidak


tega.


‘’Ini bukan salah mu.’’Lanjutnya.


‘’Benarkah? Kamu tidak marah.’’Kata Alexsa senang.


‘’Iyah.’’Jawab Reyhan.


Mei sesekali melihat ponselnya saat bekerja membuat Rani dan


yang lain heran,karna tidak biasanya Mei membawa ponselnya saat kerja.


‘’Terima kasih atas kerja kerasnya hari ini.’’Kata Alexsa


saat mereka sudah selesai pemotretan.

__ADS_1


‘’Wah ,sepertinya ketua redaksi sangat menyukai mu.’’Puji


Alexsa.


‘’Benarkah?’’Kata Reyhan.


‘’Iyah ,sudah ku duga kamu punya bakat.’’Kata Alexsa.


‘’Kamu terlalu berlebihan.’’ Balas Reyhan.


Reyhan mengeluarkan ponselnya untuk memberi pesan pada Mei


yang belum sempat dia kirim karna sibuk.


‘’Apa kamu akan langsung pulang?’’Tanya Alexsa.


‘’Iyah,aku sudah lapar.’’Jawab Reyhan.


Reyhan tak menyadari tatapan tak suka Alexsa saat Reyhan


sedang mengetik pesan untuk Mei.


‘’Emm….apa kamu mau makan bersama ku di kontrakan ku?’’Tanya


Alexsa


‘’Aku membuat terlalu banyak tadi pagi dan tak bisa ku


habiskan sendirian.’’Kata Alexsa,Reyhan menghentikan ketikannya saat Alexsa


bilang sendirian.


‘’Kamu tinggal sendirian? ’’Tanya Reyhan.


‘’Iyah,sudah 3 tahun aku tinggal sendiri.’’Kata Alexsa sendu.


‘’3 tahun .’’Kata Reyhan.


‘’Apa kamu mau menemani ku?’’Tanya Alexsa.


‘’Rasany bosan makan sendirian terus.’’Lanjutnya.


‘’Baiklah.’’Jawab Reyhan.


‘’Terima kasih.’’Kata Alexsa,dia senang karna Reyhan mau


menemaninya dan sudah melupakan mengirim pesan pada Mei.


‘’Astaga Mei! Kamu ngapain,kalau sedang mandi itu jangan main


ponsel.’’Kata Sarah melihat Mei yang sedang melihat ponselnya di ambang pintu


dengan rambut penuh sampo.


‘’Maaf,bu.’’Kata Mei,tadi dia mendengar notivikasi di


ponselnya dia kira itu pesan dari Reyhan tapi bukan hanya pesan dari operator.


‘’Apa itu dari kekasih mu sampai sampai kamu keluar terburu


buru?’’Tanya Sarah.


‘’Bu-bukan….bukan darin siapa siapa.’’Kata Mei lalu masuk


lagi melanjutkan mandinya.


‘’Ayo masuk…’’Ajak Alexsa.


‘’Maaf berantakan,soalnya aku belum sempat beres


beres.’’Lanjutnya.


‘’Tidak kok,menurutku ini rapi.’’Kata Reyhan .


‘’Duduklah dulu,akan aku siapkan makanannya.’’Alexsa pergi ke


dapur memanaskan makanan.


‘’Aku tidak menyangka kamu berani tinggal sendirian.’’Kata


Reyhan.


‘’Yah,meski sulit tapi di sini aku sangat nyaman,tidak harus


di banding bandingkan terus dengan saudara ku dalam segala hal.’’Reyhan


tertegun mendengar perkataan Alexsa.


‘’Ah,maaf ! tolong lupakan ucapan ku tadi.’’Kata Alexsa


berbalik sambil tersenyum.


Reyhan menyadari kalau senyuman itu adalah senyuman yang


mengandung kesedihan yang mengharapkan pengakuan atas keberadaannya. Sama


seperti dirinya yang mengharapkan perhatian ayahnya dulu.


Tapi setelah bertemu dengan Mei dia sudah benar benar menghapus


semua itu karna sekarang pengakuan Mei sudah cukup baginya dia tidak


membutuhkan pengakuan dan perhatian orang lain apa lagi ayahnya.


‘’Silahkan,maaf aku hanya memanaskannya.’’Alexsa menyajikan


makanan yang dia buat di meja.


‘’Wah ini sangat enak.’’Piji Reyhan setelah memakannya.


‘’Aku tidak menyangka kamu pandai memasak.’’Kata Reyhan.


‘’Terima kasih! Oh yah Reyhan,apa kamu mau mememani ku makan


bersama setiap pulang pemotretan.’’Pinta Alexsa.


‘’Eh?’’Kata Reyhan.


‘’Aku selalu makan sendirian,sudah lama aku merindukan bisa


makan bersama orang lain.’’Kata Alexsa sendu.


‘’Boleh.’’Kata Reyhan ,dia tidak tega melihat seorang gadis


yang berusaha terlihat tegar tapi di dalam dia butuh perhatian.


‘’Lagian masakan mu sangat enak.’’Lanjutnya tanpa tahu kalau


kebaikannya bisa menyakiti orang yang dia sayangi.


‘’Benarkah ,terima kasih.’’Alexsa memeluk Reyhan saking


senangnya.

__ADS_1


__ADS_2