
Cklek
‘’Kakak darimana saja baru pulang sekarang.’’Tanya Nagi yang
bersedekap dada sambil membawa majalah.
‘’Ah,maaf ! tadi kakak mampir dulu ke rumah teman.’’Jawab
Reyhan.
‘’Sejak kapan kak Rey jadi model?’’Tanya Nagi.
Tadi pagi saat dia baru sampai ke sekolah teman teman sekelas nya
langsung mengerubunginya menanyakan soal kakaknya yang jadi model di majalah
roese.
‘’Apa Mei tahu kalau kakak ja…’’Ucapan Nagi di potong Reyhan.
‘’Maaf Nagi bisa nanti pagi saja bertanyanya, kakak sudah
lelah ingin segera istirahat.’’Kata Reyhan pergi memasuki kamarnya.
‘’Rey baru pulang?’’Tanya Dimas.
‘’Iyah.’’Jawab Reyhan menutup pintu kamar.
‘’Apa kalian sedang bertengkar?’’Tanya Dimas yang melihat
wajah masam adik bungsunya.
‘’Tidak.’’Jawab Nagi.
‘’Lalu kenapa wajah mu masam begitu?’’Tanya Dimas.
‘’Aku hanya sebal pada kak Rey,karna dia tidak mau menjawab
pertanyaan ku.’’Kata Nagi.
‘’Mungkin dia lelah.’’Balas Dimas.
‘’Tapi ini juga penting kak Daichi.’’Kata Nagi.
‘’Memang apa yang mau kamu tanyakan.’’Tanya Dimas.
‘’Soal ini.’’Nagi menunjukan majalah yang terdapat foto
Reyhan yang berpose mesra dengan Alexsa.
‘’Wah sejak kapan Reyhan jadi model.’’Kata Dimas saat
melihatnya.
‘’Aku tidak menyangka dia punya bakat jadi seorang
model.’’Lanjutnya.
‘’Jadi , kamu tidak suka kalau Reyhan jadi model
gitu.’’Tanya Dimas.
‘’Bukan karna itu.’’Kata Nagi.
‘’Lalu karna apa?’’Kata Dimas.
‘’Kakak lihat pose mesra kak Rey dan wanita ini.’’Tunjuk Nagi.
‘’Apa masalahnya?’’Tanya Dimas tambah tak mengerti.
‘’Ck,kalau Mei melihatnya dia pasti sedih walau ini setingan
tapi di lihat bagaimana pun ini terlihat sungguhan.’’Kata Nagi menjelaskan.
‘’Aku ingin tanya apa Mei tahu kalau kakak jadi
model.’’Lanjutnya.
‘’Oh gitu! Tunggu siapa itu Mei?’’Tanya Dimas.
‘’Pacarnya kak Rey.’’Jawab nagi.
‘’Reyhan sudah punya pacar.’’Kata Dimas kaget.
‘’Ngak usah sekaget itu kali kak,udah ah…aku mau tidur.’’Kata
Nagi.
‘’Selamat malam.’’Lanjutnya lalu menutup pintu.
‘’Kenapa Reyhan tidak cerita pada ku? Apa aku terlalu banyak
bekerja sampai melewatkan momen penting adik adik ku?’’Kata Dimas menyesal.
‘’Padahal aku sudah berjanji pada ibu dan aku juga tak mau jadi
seperti orang itu.’’Lanjutnya.
‘’Selamat malam adik adik kecil ku.’’Kata Dimas ,dia pun
masuk ke kamarnya.
Mei dari tadi tak lepas memandang ponselnya menunggu pesan
dari Reyhan yang tak kunjung datang.
‘’Apa dia lupa yah? Tidak ,pasti dia lelah dan tak sempat
__ADS_1
mengirim pesan.’’Kata Mei berusaha menyingkirkan pemikiran negative .
‘’Sebaiknya aku tidur saja.Besok pasti Reyhan mengatakan
alasannya.’’Mei menaruh ponselnya di atas meja lalu membaringkan badannya untuk
tidur.
…….
‘’Selamat pagi.’’Sapa Reyhan menghampiri Nagi dan Dimas yang
sudah duduk di meja untuk sarapan.
‘’Pagi.’’Balas Dimas.
‘’Lho Nagi kok diam aja.’’Tanya Reyhan duduk di kursinya.
‘’Hm.’’Nagi memalingkan mukanya.
‘’Are,ada apa?’’Tanya Reyhan bingung.
‘’oh yah Reyhan ,kata Nagi kamu sudah punya pacar yah.’’Tanya
Dimas.
‘’Iyah benar……astaga aku lupa mengabari Mei.’’Reyhan berdiri
dari kursi ,lanhsung berlari keluar dan melahab cepat rotinya.
‘’Aku berangkat.’’Teriak Reyhan .
Dimas menatap Nagi dan Nagi hanya mengangkat bahunya tak
tahu,mereka pun melupakan tindakan Reyhan tadi dan melanjutkan sarapan mereka.
‘’Mei!.’’Reyhan memarkirkan motor sembarangan ,berlari
menghampiri Mei.
‘’Mei.’’Panggil Reyhan sambil menunduk,memegangi kedua
lututnya.
‘’Maaf….aku tidak sempat mengabari mu.’’Kata Reyhan menyesal.
‘’Semalam setelah pulang pemotretan aku langsung tertidur.’’Lanjutnya.
‘’Maaf ,yah.’’Kata Reyhan memelas.
‘’Tidak apa apa,aku ngerti.’’Kata Mei tersenyum.
‘’Terima kasih,ayo sekarang kita berangkat nanti telat.’’Ajak
Reyhan.
‘’Hehehe.’’Reyhan cengengesan dan menuntun Mei naik ke
motornya.
Setelah Mei duduk dengan nyaman Reyhan menjalankan motornya
melaju meninggalkan rumah Mei menuju sekolah.
‘’Wah lihat siapa yang datang.’’Kata Indra saat Reyhan tiba
di sekolah dan memarkirkan motornya.
‘’Pangeran sekolah kita yang sudah menjadi model terkenal.’’Lanjutnya
meledek Reyhan.
‘’Apaan sih kalian? Ini masih pagi.’’Balas Reyhan.
‘’Ini memang masih pagi,kata siapa sudah siang.’’Kata Hendri
polos.
‘’Maksud Reyhan itu bukan seperti itu.’’Kata Indra.
‘’Lalu,tadi kan dia bilang masih pagi ,memangnya apa
maksudnya kalau bukan itu.’’Kata Hendri.
‘’Astaga aku tidak mengerti kenapa orang sebodoh ini bisa
berkelahi lebih hebat dari ku.’’Kata Indra mengusap kasar wajahnya.
‘’Karna aku lebih hebat dari mu.’’Jawab Hendri peryaca diri.
‘’Lebih baik aku mencari Anggun,lama lama bersama mu bisa
membuat darah ku naik.’’Kata Indra.
‘’Samapi jumpa Reyhan ,Mei.’’Indra pergi meninggalkan mereka.
‘’Baiklah kami juga akan pergi ke kelas,sampai jumpa.’’Kata
Reyhan pamit dan menggandeng tangan Mei.
‘’Indra pergi mencari Anggun,Reyhan juga pergi bersama Mei.’’Kata
Hendri yang asyik memakan cemilannya.
‘’Lah! Terus ngapain aku masih di sini.’’Tanya Hendri.
‘’Kekelas juga aja deh.’’Kata Hendri pergi ke kelasnya.
__ADS_1
Saat jam istirahat Alexsa menghampiri Reyhan ke dalam kelas untuk
membahas pemotretan yang akan di lakukan hari ini.
Mereka asyik berbicara seolah hanya ada mereka saja di
kelas,Anggun dan Ayumi untuk mengajak Mei,Reyhan dan Sena kekantin menatap
mereka dengan tatapan yang sulit.
‘Reyhan kau terlalu baik dan mungkin kebaikan mu akan
menghancurkan hati orang yang kau sayangi.’Pikir Anggun melihat tatapan sendu
Mei.
……
Beberapa hari ini Reyhan lebih banyak menghabiskan waktu di
studio bersama Alexsa setelah pulang sekolah.
Dan seperti janjinya setelah pulang pemotretan dia akan
menemani Alexsa makan malam di kontrakan Alexsa.
Meski Reyhan selalu memberi kabar pada Mei ,Mei merasa ada
yang mengganjal di hatinya dia semakin gelisah hari demi hari apa lagi saat
melihat Reyhan pergi dengan Alexsa.
…..
‘’Hah…setiap hari Reyhan selalu bersama Alexsa.’’Kata Ayumi
masam.
Sakarang Ayumi,Mei dan yang lain sedang ada di kantin karna
jam kosong.
‘’Mau bagaimana lagi itu pekerjaannya.’’Kata Mei
memakluminya.
‘’Eu ,Reyhan dan Alexsa lagi,seperti mereka lebih sering
muncul di majalah.’’Anggun menaruh majalah di tengah tengah meja menunjukan
foto Reyhan yang bergandengan dengan Alexsa memakai jam tangan kapel.
Deg
Hati Mei terasa sakit saat melihat Reyhan tidak memakai
gelang tanda cinta mereka di tambah tangan Reyhan yang bergandengan dengan
perempuan lain.
‘’Ah! Membosankan!.’’Sena menaruh kepalanya di atas meja.
‘’Kenapa?’’Tanya Ayumi,dia mengambil majalah Anggun dan
melihat lihat.
‘’Apa kalian merasa kalau belakang ini Reyhan semakinmenjauh.’’Kata
Indra.
‘’Kau benar,aku tidak mengira menjadi seorang orang model
begitu sibuknya.’’Kata Sena menyetujui.
Sreek
Mei berdiri pergi tanpa mengatakan apa apa dengan pandangan
kosong,Anggun menatap nanar punggung Mei yang menjauh.
‘’Ada apa dengannya?’’Tanya Hendri.
‘’Entah,mungkin Mei mau ke toilet.’’Kata Ayumi.
Mei berjalan lunglai menyusuri koridor dengan pandangan
sendu,dia berhenti saat mendengar ada yang menyubut nama Reyhan.
‘’Bukankah Reyhan itu berpacaran dengan Mei,yah?.’’Tanyanya.
‘’Tapi aku dengar dari seseorang kalau ada yang melihat Reyhan keluar dari
kontrakan Alexsa.’’Kata temannya.
‘’Ehh! Serius.’’Tanyanya lagi.
‘’Em,tapi aku tidak terlalu terkejut sih.’’Katanya lagi.
‘’iyah juga.’’Balasnya.
‘’Ahh.’’Mereka bergegas pergi saat melihat Mei.
Air mata Mei mengalir tanpa permisi ,apa yang berusaha dia
bendung tak bisa lagi ditahan, hatinya benar benar sakit.
Mei berlari ke belakang gudang sekolah,menangis menumpahkan
__ADS_1
semua keluhan yang dia tahan beberapa hari ini.