Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
51


__ADS_3

‘’Kau bercanda.’’


‘’Septian anak baru itukan?’’


‘’Yang penampilannya badboy itu kan?’’


‘’Banar,ku dengar mereka saling berpegangan tangan.’’


‘’Yang benar.’’


‘’Wah aku tidak menyangkanya.’’


‘’iya,Tachibana Mei dan Septian jalan bersama.’’


‘’Apa dia cantik sampai bisa menggaet cowok sekeran


Septian.’’


‘’Yang ku dengar dia biasa biasa saja.’’


‘’Kok bisa ya,dia di tembak olehnya.’’


‘’Entah ! tapi kudengar Septian memberikan tiket ke taman


hiburan yang baru buka untuk kencan.’’


‘’Masa ,beruntung bangat.’’


‘’Tapi bukannya dia pacaran dengan Reyhan ,yah.’’


‘’Astaga dia selingkuh.’’


‘’Benar benar tidak tahu di untung.’’


‘’Benar  benar.’’


‘’Cih, dasar wanita murahan.’’


Alexsa tersenyum mendengar semua orang menggosipkan tentang


Mei dan Septian,dia bersenandung sepanjang koridor.


Reyhan yang mendengar semua itu mengeratkan tangannya,menahan


amarah yang bergejolak di hatinya agar tidak menghajar teman baiknya itu karna


emosi.


Alasan selama dua hari ini Reyhan menghindari Mei karna dia


tidak mau melampiaskan ke kesalannya pada Mei atau pun Septian karna dia tahu


ini bukan sepenuhnya salah mereka.


‘’Tenangkan diri mu!jangan emosi,lebih baik ku tanyakan


langsung pada Mei dan Septian.’’Kata Hendri menenangkan Reyhan,agar tak


bertindak gegabah dan sampai membuatnya menyesal nantinya.


‘’Jangan terlalu dengerin omongan anak anak yang belum tentu


benar,merekan selalu menyimpulkan sesuatu tanpa tahu kebenarannya dan menambah


nambahkannya.’’Kata Sena.


‘’Tarik nafas,rilek oke.’’Kata Indra


Reyhan menarik nafas dalam dalam lalu menahan agak lama.


‘’Woy,woy keluarin kau mau mampus apa.’’Kata Indra sedikit


panic.


‘’Huuuhhh.’’setelahnya Reyhan langsung pergi mencari Mei dan


Septian.


….


Sementara itu di teman belakang


‘’Maaf.’’Septian membungkukkan badannya meminta maaf pada


Mei.


‘’Karna ke cerobohan ku,kau jadi terkena masalah.’’Kata


Septian.


Kemarin saat Septian memberikan tiket pada Mei ada salah satu


murid yang melihatnya.


‘’Tidak apa apa.’’Jawab Mei,dia juga tidk terlalu peduli


hanya saja dia cemas apa Reyhan akan mempercayai gossip itu.


Dia dan Reyhan sedang renggang dia takut masalah ini akan


mengakibatkan hal buruk pada hubungan yang baru pertama kali dia bina.


Septian mengakat kembali kepalanya dan tak sengaja melihat


Alexsa yang sedang memperhatiakan mereka,dia teringat ucapan Alexsa yang


menyukai Reyhan dan akan melakukan sesuatu untuk bisa mendapatkan Reyhan.

__ADS_1


‘’Mei!Reyhan melangkah mendekati mereka,matanya menatap tajam


keduanya.


‘’Re…’’Mei menoleh dan sebelum Mei menjawab panggilan Reyhan,


Reyhan memotong ucapannya.


‘’Aku tidak mengerti dengan tindakan mu,Mei.’’Kata Reyhan


marah.


‘’Oy,oy kenapa kau marah begitu Rey…’’Kata Septian tapi


Reyhan memotong.


‘’Diamlah Tian.’’Kata Reyhan, dia tidak suka Septian ikut


campur dengan urusannya dengan Mei.


‘’Apa benar dia mengundang mu pergi dengannya?’’Tanya Reyhan.


‘’Ku dengar kau akan pergi ke Candy land dengannya.’’


Lanjutnya.


‘’Apa?’’Tanya Mei bingung.


‘’Tunggu.’’Kata Septian.


‘’Akhir –akhir ini Mei kelihatan gelisah dan kebetulan aku


memiliki tiket jadi aku memberikannya pada nya.’’Jelas Septian agar kesalah


pahaman ini selesai.


‘’Ku bilang diam.’’Kata Reyhan kesal karna Septian yang


menjawab pertanyaannya.


‘’Kau telah meninggalkan Mei saat dia butuh seseorang untuk


bercerita yang membuatnya kesepian.’’Kata Septian yang mulai jengkel dengan


sikap Reyhan.


‘’Kau bahkan tidak menyadari kalau dia menangis


kan?.’’Lanjutnya membuat Reyhan menundukkan kepalanya sedikit,memikirkan ucapan


Septian.


‘’Apa kau menyadarinya, jawab?’’Tanya Septian.


‘’Jadi kau tidak berhak untuk marah padanya.’’Reyhan tersentak


mendengar nada keras dari ucapan Septian.


perasaan orang lain dan tak perduli perasaan orang di sekitar mu.’’Kata


Septian.


‘’Ternyata kau masih sama seperti dulu,tidak


berubah.’’Lanjutnya.


‘’Itukah pendapat mu tentang ku?’’Tanya Reyhan.


‘’Aku berterima kasih pada mu,Rey,karna mau berteman dengan


orang seperti ku.’’Kata Septian.


‘’Tapi aku benci sikap menyebalkanmu itu.’’Lanjutnya.


‘’Dan terkadang aku aku iri dengan mu yang sangat dengan mudahnya


di terima orang lain dan dengan mulusnya bisa berteman,itu membuat ku


kesal.’’Kata Septian mengungkapkan pemikirannya selama ini.


‘’Septian!’’Teriak Reyhan marah lalu maju memukul Septian


tapi di tahan Septian lalu memukul balik Reyhan hingga tersungkur.


‘’Hah.’’Mei menutup mulutnya terkejut melihat Reyhan


tersungkur ke tanah.


‘’Aku tidak seperti dulu lagi,sekarang aku bisa membalas apa


yang orang yang membuat ku kesal.’’Kata Septian marah.


‘’Aku yang tidak bisa membantumu,memang sangat menyedihkan.


’’Reyhan bangun dan menyeka bibirnya.


‘’Tapi aku juga senang melihat mu kembali dan menjadi


kuat.’’Lanjutnya.


‘’Kau mengatakan aku tidak merasakan hal yang sama?’’Kata


Reyhan menatap Septian,tak terima dengan apa yang di katakan Septian .


‘’Sejujurnya,aku benar benar lega ketika bertemu dengan mu


lagi,tapi ternyata kau tidak berubah sama sekali.’’Kata Septian.

__ADS_1


‘’Mei dan aku punya pengalam yang sama,jadi aku mengerti


perasaannya,jauh lebih mengerti dari pada yang tidak mengalaminya. ’’Kata


Septian lagi.


‘’Mungkin dulu aku perasaan rendah diri tapi sekarang kita


setara dengan mu dan bisa memukul mu juga.’’ Tambahnya.


‘’Jadi itu yang kau pikirkan?’’Kata Reyhan remeh.


‘’Apakah kau ingin jauh lebih baik dari aku?’’Tanya Reyhan


kesal.


‘’Apa?’’Kata Septian bingung.


‘’Kau benar,aku tidak tahu rasa sakit yang Mei rasakan.’’Kata


Reyhan.


‘’Tapi aku ingin menunjukan padanya,tentang hal hal


menyenangkan yang belum pernah dia lihat dan rasakan dan aku ingin kita saling


memahami satu sama lain.’’Kata Reyhan tegas,Mei tersentak,hati menghangat


mendengan ucapan yang Reyhan katakan.


‘’Jika kau mendekati Mei hanya karna ingin mengalahkan ku….dan


jika kau mendekati Mei untuk menyelesaikan hal hal di antara kita…Itu akan


menjadi alasan ku untuk tidak membiarkan mu memilikinya.’’Kata Reyhan serius


dan tegas,matanya penuh tekad.


Kedua saling terdiam setelah Reyhan mengatakan itu,Septian


menatap mata Reyhan mencari kesungguhan akan ucapannya.


‘’Hah,Oh ayolah.’’Septian mengusap kepalanya.


‘’Kau hanya harus mengatakan apa yang kau pikirkan! Jika kau


menyukainya maka bilang kau menyukainya,jangan membuatnya gelisah begitu!’’Kata


Septian.


‘’Tian?’’Kata Reyhan.


‘’Aku benar benar menyukainya Mei.’’Kata Septian seraya


memalingkan wajahnya ke samping.


‘’Tapi aku sadar aku menyukainya hanya sebatas teman dan


sodara saja,karna kami pernah mengalami sesuatu yang sama di masa


lalu.’’Tambahnya.


‘’Rey,aku mungkin merasa kalah dari mu,tapi tanpa diri mu aku


mungkin tidak aka nada di sini.’’Septian berjalan menghampiri Reyhan dan jongkok


di depannya.


‘’Maaf atas pukulan tadi.’’Kata Septian.


‘’Tian.’’Kata Reyhan.


Septian tersenyum kemudian pergi meninggalkan sepasang


kekasih itu.


Mei mendekati Reyhan dan duduk di hadapan Reyhan.


‘’Maaf.’’Kata Reyhan memandang lembut dan menyesal pada Mei.


‘’Tian benar,aku egois bahkan aku tidak tahu kalau kamu


kesepian.’’Kata Reyhan


‘’Hmm.’’Mei menggelengkan kepalanya.


‘’Justru aku yang menyakiti mu tanpa ku sadari.’’Kata Mei


menyesal.


‘’Maaf kan aku.’’Kata Mei.


‘’Mei…’’Bibir Reyhan naik keatas tersenyum tipis.


‘’Ayo kita pergi Candy Land.’’Ajak Reyhan.


‘’Ya,aku ingin pergi bersama dengan mu.’’Jawab Mei sambil


tersenyum manis.


‘’Aku sangat mengharapkan ini selalu.’’Lanjutnya.


Reyhan merah tangan Mei,menariknya ke dalam


pelukannya,berbaring dengan posisi Mei di atasnya lalu berbalik ke samping.


‘’Aku juga.’’Kata Reyhan kemudian memeluknya erat

__ADS_1


mengungkapkan rasa rindunya yang dia tahan selama dua hari tanpa bertemu dengan


Mei.


__ADS_2