Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
29


__ADS_3

‘’Aku minta maaf.’’ Tiba tiba saja Alexsa menbungkuk di depan


Reyhan serta yang lainnya.


‘’Aku benar –benar bertindak tidak sopan pada mu


kemarin.’’Katanya menyesal.


‘’Aku benar –benar minta maaf.’’ Semua orang saling pandang


tak mengerti dengan apa yang terjadi.


‘’Aku tidak tahu kalau kamu dengan pacar mu begitu


dekat.’’Katanya,mengundang lebih banyak tanda tanya.


‘’Bisakah kamu memperlakukan ku seperti teman sekelas


biasa?’’Tanya Alexsa sendu.


‘’Jika kamu tidak keberatan ,aku ingin menjadi teman kalian berdua.’’


Matanya mengarah pada Mei.


‘’A-aku sih tidak keberatan.’’Jawab Mei gugup dia sedikit


risi karna di lihat banyak orang.


‘’Ya…aku juga sedikit berlebihan kemarin.’’Kata Reyhan


menyesal.


‘’Maaf.’’Tambahnya.


‘’Jadi apa kamu memaafkan ku.’’Alexsa mengangkat tubuhnya.


‘’Iyah.’’Jawab Reyhan tersenyum.


‘’Syukurlah!’’Alexsa menepuk kedua pipinya dengan senyum yang


terlihat manis.


‘’Rasanya beban di punggung ku terangkat.’’Kata Alexsa


tersenyum manis.


‘’Apa….apa ada sesuatu yang terjadi di antara kalian?’’Tanya


Sena yang dari tadi penasaran.


‘’Ceritakan dong!.’’Kata Ayumi sebal karna tak mengerti apa


yang terjadi.


‘’Tidak ada! Tidak terjadi apa apa?’’Alexsa tersenyum


misterius membuat yang lain tambah penasaran.


‘’Tanyakan saja pada Reyhan.’’Katanya sambil tersenyum.


Entah kenapa saat  Mei


melihat senyuman Alexsa, dia merasa khawatir seolah sesuatu yang berharga


miliknya akan di ambil.


‘’Kalau gitu aku permisi,dah.’’Alexsa pergi meninggalkan


mereka  yang masih bertanya tanya.


‘’Reyhan,apa yang terjadi?’’Tanya Sena yang masih penasaran.


‘’Kasih tahu dong.’’Lanjutnya tak menyerah.


……..


Seperti biasa Reyhan mengantar Mei ke tempat kerjanya.


‘’Mei!’’Panggil Reyhan.


‘’Hm.’’Mei melepaskan helmnya.


‘’Apa kamu tidak penasaran ,dengan apa yang terjadi?’’Tanya


Reyhan.


‘’Huh,em….memangnya apa yang terjadi?’’Tanya Mei


gugup,sebenarnya dia sangat penasaran tapi tak berani bertanya.


‘’Tidak ada.’’Jawab Reyhan


‘’Kalau begitu,baiklah.’’Kata Mei.


‘’Kamu seharusnya lebih penasaran!’’Kata Reyhan kesal karna


Mei seolah tak perduli dengan hubungan mereka.


‘’Yah memang tidak terjadi apa –apa sih! Tapi tetap


saja….’’Reyhan mengenggam tangan Mei merasa bersalah.


Mei mengenggam tangan Reyhan yang memegangnya sambil


tersenyum ada rona merah di pipinya,dia tahu kalau Reyhan khawatir.


‘’Aku kerja dulu.’’Kata Mei.


‘’Kamu pulanglah dan istirahat.’’Lanjutnya.


‘’Mei,tunggu.’’Reyhan menarik Mei ke pelukannya.


Mei membalas pelukan Reyhan entak kenapa dia juga merasa


gelisah.


Cup~


‘’Selamat bekerja.’’Reyhan mencium dahi Mei.


Setelah berpamitan Reyhan menjalankan motornya meninggalkan


tempat kerja Mei.


‘’Hah,semoga tidak terjadi apa pun.’’Kata Mei lalu masuk ke


kafe.


……


‘’Selamat pagi Mei,Ayumi.’’ Sapa Alexsa.


‘’Selamat pagi Lexsa.’’Jawab Ayumi sambil tersenyum senang.


‘’Pagi.’’Mei menjawab biasa saja.

__ADS_1


‘’Waw…Lexsa terlihat manis dan imut saat memakai seragam


sekolah.’’Kata Ayumi.


‘’Kan?’’Ayumi menoleh ke Mei minta persetujuan.


‘’Hm.’’Mei mengangguk.


‘’Benarkah! Terima kasih aku senang bisa sekolah di


sini.’’Balas Alexsa.


‘’Syukurlah.’’Balas Ayumi,Mei memperhatikan Ayumi dan Alexsa


yang berbincang dengan gembira.


‘’Ah….sepertinya aku harus pergi jam pelajaran ku akan segera


di mulai.’’Kata Alexsa melihat jam tangannya.


‘’Bukannya jam pelajaran pertama kelas 11 D itu biologi,berarti


harus pindah kelas?’’Tanya Ayumi.


‘’Lexsa kan murid baru,kamu pasti belum tahu tata letaknyakan.’’Lanjutnya.


‘’Benar juga,bagaimana dong.’’Kata Alexsa antara bingung dan


sedih.


‘’Aku tidak tahu dimana letaknya.’’Lanjutnya.


‘’Ah ,Reyhan!’’Panggil Ayumi saat melihat Reyhan yang baru


turun dari tangga .


‘’Ada apa?’’Tanya Reyhan,dia tersenyum menyapa Mei.


‘’Lexsa harus ke ruangan biologi tapi dia belum tahu tata


letak sekolah kita. ’’Jawab Ayumi.


‘’Bisa kamu mengantarnya. ’’Lanjutnya.


‘’Oh,boleh.’’Jawab Reyhan.


‘’Benarkah,terima kasih Reyhan.’’Kata Alexsa senang.


‘’Ayo kita harus bergegas.’’ Kata Alexsa saat Reyhan mau


menyapa Mei.


‘’Ah ,baiklah.’’Reyhan berbalik berjalan di samping Alexsa.


‘’Sampai jumpa.’’Ayumi lemabai lambaikan tanganya.


Mei menatap ke pergian mereka dengan tatapan sulit di


artikan.


‘’Wah itu Lexsa…cantik banget.’’Kata seorang siswa.


‘’Bukahkan mereka berdua terlihat sangat serasi.’’Kata yang


lain.


‘’Ya benar,mereka mempunyai aura yang sama.’’Katanya


membenarkan.


siswi .


‘’Em seperti pangeran dan tuan putri.’’Kata yang lainnya.


Mereka terus membicarakan dan memuji Alexsa yang berjalan


dengan Reyhan tanpa peduli kalau ucapan mereka menyakiti hati dari seorang


perempuan yang berstatus sebagai kekasihnya.


‘’Maaf yah aku jadi merepotkan mu.’’Kata Alexsa yang


menyesal.


‘’Soalnya yang aku kenal cuma Alisa.’’Lanjutnya.


‘’Tapi sayangnya kami tidak sekelas.’’Kata Alexsa.


‘’Tidak apa apa ,aku tidak merasa di repotkan.’’Kata Reyhan.


‘’Karna para murid yang lain selalu malu malu kalau ku dekati.’’Kata


Alexsa.


‘’Itu hal biasa,mungkin mereka merasa  takut dan malu berbicara dengan seorang model


terkenal.’’Kata Reyhan.


‘’Eh..padahalkan aku masih jauh dari kata terkenal!.’’Bantah


Alexsa.


‘’Selain itu aku yakin kamu pasti bisa lebih cepat jadi model


terkenal dari pada aku.’’Lanjutnya.


‘’Oh yah! Agensi ku sedang mencari seorang model pria,ku


pikir kamu akan cocok.’’Kata Alexsa semangat.


‘’Jika kamu mau-‘’ Reyhan memotong ucapan Alexsa


‘’Tidak itu mustahil.’’Kata Reyhan.


‘’Jangan berkata begitu,kamu pasti jadi model terkenal dalam


waktu singkat.’’Kata Alexsa.


‘’Aku tidak tertarik.’’Kata Reyhan.


‘’Kenapa? Sungguh sia –sia!’’Kata Alexsa tak mengerti.


‘’Hahaha.’’Reyhan hanya tertawa menganggapinya.


……


Sudah lebih dari satu jam Mei berdiri di dekat meja dapur.


Dia terus kepikiran  dengan ucapan ucapan


teman sekolahnya yang mengangap kalau Alexsa sebagai pasangan yang cocok dengan


Reyhan.


Dari awal dia sudah tahu kalau dia tidak pantas berdampingan

__ADS_1


dengan Reyhan.


‘’Mei! Astaga apa yang kamu lakukan.’’Sarah bergegas


mematikan kompor saat tercium bau gosong.


‘’Kamu sedang apa sih,kalau lagi pakai kompor itu jangan


melamun,bahaya tahu. ’’Sarah memperingatkan Mei tapi Mei tak bergeming.


‘’Mei!’’Sarah menepuh dahu Mei menyadarkannya.


‘’Eh…iyah ibu! Sedang apa ibu di sini?’’Tanya Mei setelah


sadar.


‘’Kamu sedang ada masalah di sekolah atau tempat kerja


kamu.’’Tanya Sarah.


‘’Kalau memang ada masalah kamu cerita sama ibu jangan di


pendam sendiri.’’Lanjutnya.


‘’Mei tidak ada masalah apa apa.’’Kata Mei yang bingung


kenapa ibunya bilang begitu.


‘’Terus kenapa kamu melamun sampai membuat oven ibu


gosong.’’Kata Sarah.


‘’Hah!gosong?’’Tanya Mei.


‘’Tuh lihat.’’Tunjuk Sarah pada kue yang gosong seperti


arang.


‘’Ahhhh....kueku hancur.’’ Mei terduduk menangisi kue yang


dia buat  berubah jadi arang.


‘’Lain kali kalau lagi melakukan sesuatu itu hati hati jangan


melamun.’’Kata Sarah menasehati putrinya dan kembali menonton sinetron lagi


yang tertunda gara gara tercium bau gosong.


‘’Hah,padahal aku ingin membautkan kue untuk Reyhan dan yang


lain.’’Kata Mei lemas.


‘’Mana tepung dan gulanya sudah habis lagi.’’Lanjutnya.


‘’Aku juga belum mengerjakan pr  fisika.’’Tambahnya


‘’Hah sudahlah ,lain kali saja aku membuatkan mereka kuenya.


Lebih baik aku belajar saja.’’ Putusnya.


……


‘’Eh…..kamu mau menjadi model Reyhan.’’Teriak Sena dan Ayumi


yang terkejut saat mendengar Reyhan akan menjadi model begitu pun Mei tapi dia


tetap diam.


Mereka berlima,Alexsa, Reyhan Mei,Sena dan Ayumi sedang


berada di kelas 11 A.


‘’Bukan begitu,aku cuman mau membantu agensi Alexsa untuk


menjadi model sementara karna mereka sedang membutuhkan model pria.’’Jelas


Reyhan.


Kemarin saat pulang sekolah Reyhan melihat Alexsa dan seorang


wanita yang lebih dewasa dari mereka sedang kebingungan.


Alexsa meminta bantuannya setelah mencerikatan masalah


mereka,karna kasihan Reyhan menyetujuinya.


‘’Benarkah.’’Tanya Sena.


‘’Ya,kalau kalian mau,kalian bisa memonton pemotretannya juga.’’Kata


Alexsa.


‘’Apa kah kami boleh melihat kalian pemotretan.’’Tanya Ayumi


antusias.


‘’Hm,boleh.’’Jawab Alexsa yang tersenyum.


‘’Wah kita bisa melihat secara langsung pemotretan Lexsa,senangnya.’’Kata


Sena senang.


‘’Memangnya tidak akan menggangu.’’Tanya Reyhan.


‘’Tidak apa apa lagian terkadang adajuga  penonton  saat pemotretan berlangsung .’’Jawab Alexasa.


‘’Apa kamu juga mau ikut juga Mei?’’Tanya Alexsa.


‘’Eh..’’Mei tersadar


‘’Mei ayo ikut juga pasti menyenangakan.’’Kata Ayumi.


‘’Itu….boleh.’’Jawab Mei ragu.


‘’Eh,Mei! kau mau ikut juga.’’Tanya Reyhan terkejut.


‘’Apa aku tidak boleh ikut?’’Tanya Mei menggigit bibir


bawahnya.


‘’Boleh…hanya saja aku malu kalau di lihat oleh mu Mei.’’Kata


Reyhan dengan rona merah di kedua pipinya.


‘’Tapi Reyhan…’’Alexsa bangun dari bangkunya dan duduk di


depan kursi Reyhan.


‘’Apa nanti sepulang sekolah kita bisa pulang bersama?


Soalnya bos ku mau mengatakan sesuatu’’tanya Alexsa.


Deg


Tanpa sadar Mei meremas roknya di bawah meja bibirnya di

__ADS_1


gigit hingga berdarah hatinya terasa sesak.


__ADS_2