Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
12


__ADS_3

‘’Wah lihat dia tampan sekali.’’


‘’Benar,apa dia seorang model yah.’’


‘’Aku ingin berkenalan dengannya.’’


‘’Eh,tapi dia bersama dengan seorang gadis.’’


‘’Apa dia pacarnya?’’


‘’Kurasa tidak lhat mereka terlihat berbeda bagai langit dan


bumi.’’


‘’Benar hahaha.’’


Reyhan mendengar semua ucapan mereka dia manatap Mei yang


masih memalingkan wajahnya ke arah lain.


‘’Apa setiap kali kamu pergi selalu begini ,di bicarakan


orang lain.’’Kata Mei pelan dia merasa semakin rendah.


‘’Iyah.’’Kata Reyhan dan mendekati Mei menarik tangannya


lagi.


‘’Jangan di denagrkan ucapan mereka.’’Kata Reyhan lagi.


‘’Kan sudah aku bilang kalau hari ini itu kencan  pertama kita.’’Lanjut Reyhan.


‘’Sedah aku bilang ini bukan kencan,aku cuman mau memotong


rambut ku saja.’’Kata Mei kesal yang seperti biasa,Reyhan tersenyum karna Mei


sudah kembali lagi seperti tadi.


‘’Iyah ,udah ayo pergi.’’Reyhan menarik tangan Mei dan


kembali berjalan.


‘Entah kenapa rasanya hangat sangat berbeda dari tadi meski


tadi Reyhan menggenggam tangan ku juga.’Pikir Mei, dia terus memperhatikan


tangan yang di genggam tangan besar milik Reyhan.


‘’Reyhan.’’Teriak seseorang di sebrang jalan memanggil


Reyhan.


Merasa namanya ada yang memanggil Reyhan mencari orang yang


memanggilnya dia melihat Indra yang melambai lambai padanya.


Reyhan menarik Mei ke tempat Indra yang sedang bersama dengan


seorang wanita.


‘’Kau mau kemana Reyhan.’’Tanya Indra.


‘’Dan siapa yang bersama mu?’’Tambahnya.


‘’Ah,dia Mei.’’Kata Reyhan.


‘’Mei ini Indra dan yang itu Anggun.’’Tunjuk Reyhan pada


Indra dan Anggun.


‘’Hmm.’’Indra memperhatikan Mei dari atas,bawah dan samping


sambil memegang dagu.


Mei merasa tidak nyaman saat Indra melihatnya seperti itu dia


menyembunyikan  dirinya di belakang


Reyhan.


‘’Hentikan itu Indra ,kau membuat Mei tidak nyaman.’’Kata


Reyhan melihat Mei tidak nyaman.


‘’Maaf…maaf.’’Indra mengangkat kedua tangannya.


‘’Apa kalian mau ikut dengan kami?’’Ajak Indra.


‘’Mau ikut?’’Tanya Reyhan pada Mei,Anggun menyengrit tidak


suka dengan perlakuan yang di berikan Reyhan pada Mei.


‘’Untuk apa ikut ,aku kan mau pergi potong rambut.’’Jawab


Mei.


‘’Kalau Mei tidak ikut aku juga tidak akan ikut.’’Kata


Reyhan.


‘’Ayolah kita akan bermain bolling.’’Kata Indra.


‘’Sudah sana, pergi saja dengan mereka jangan ikuti aku


lagi.’’Kata Mei mengusir Reyhan.


‘’Tidak!sudah aku bilang kan hari ini itu kencan pertama


kita.’’Tolak Reyhan,Mei menutar matanya malas.


‘Bagaimana caranya mengusir orang ini sih.’Pikir Mei.


‘’Ikut saja pasti seru.’’Kata Anggun yang dari tadi diam.


‘’Kami punya tiket gratis lebih.’’Lanjutnya.


‘’Bagaimana?’’Tanya Reyhan.


‘’Hah,baiklah.’’Jawab Mei pasrah membuat Reyhan tersenyum.


‘’Baiklah mari kita pergi.’’Kata Indra memimpin mereka menuju


ke tempat bolling.

__ADS_1


‘’Bagaimana kalau kita bertanding?’’Kata Indra setelah mereka


sampai di tempat bolling.


‘’Kau dan Mei,aku dan Anggun.’’Tambahnya,menunjuk Reyhan ,Mei


dan Anggun serta dirinya sendiri.


‘’Boleh.’’Kata Reyhan.


‘’Oke…’’Kata Indra tapi terpotong oleh Mei.


‘’Tunggu,aku tidak bisa main bolling.’’Kata Mei.


‘’Tidak apa –apa nanti akan aku ajari cara mainnya.’’Kata


Reyhan.


‘’Karna sudah sepakat kita mulai.’’Kata Indra.


‘’Tapi akan membosankan kalau tidak ada tantangannya.’’Kata


Indra.


‘’Ahh,begin saja pemenang berhak meminta sesuatu pada yang


kalah,apa kalian setuju.’’Tambah Indra.


‘’Hah.’’Kata yang terkejut dengan ide gila indra.


‘’Setuju.’’Jawab Reyhan mantap.


‘’Aku juga setuju.’’Kata Anggun.


‘Dengan ini aku bisa meminta sesuatu pada Reyhan.’Pikir


Anggun sambil melihat ke arah Reyhan.


‘’Tunggu dulu,kenapa kamu setuju.’’Kata Mei jengkel karna Reyhan


dengan seenaknya menyetujuinya .


‘’Kamu kan tahu, kalau aku tidak bisa bermain terus kalau


kita kalah bagaimana?’’Tanya Mei.


‘’Yah kita tinggal melakukan apa yang mereka minta.’’Jawab


Reyhan santai.


‘’Jangan khawatir, palingan aku yang akan mendapat hukumannya


nanti.’’Lanjut Reyhan membuat Mei tambah kesal.


‘’Tetap saja,kita melukannya berdua akan tidak adil jika


hanya kamu yang dapat hukuman.’’Kata Mei.


‘’Terlebih lagi kalau aku yang melakukan kesalahan dan tidak


mendapat hukuman itu tidak adil untuk mu.’’Tambah Mei.


‘Cewek ini menarik ,pantas Reyhan tertarik padanya.’Pikir


Indra.


dan di lindungi.’Lanjutnya.


‘’Kalu begitu kita tinggal memenangkan permainan ini


saja,agar kita tidak mendapat hukuman.’’Jawab Reyhan sambil tersenyum


menenangkan.


‘’Di pikir mudah apa untuk menang,terserahlah.’’Kata Mei


pelan ,dia jelas tidak akan menang berdebat dengan Reyhan.


‘’Wah Anggun kita sepertinya di remehkan oleh mereka.’’Kata


Indra.


‘’Baiklah aku duluan yang akan melempar.’’Kata Indra dan yang


lainnya juga tidak keberatan.


Indra melempar bola bolling dan menggelinding tapi sayang


bolanya masuk ke selokan di sisi kanan.


‘’Yahh.’’Indra memengang kepalanya kecewa.


‘’Payah.’’Kata Anggun.


‘’Baiklah giliran kita.’’Reyhan bangun dan memegang bola


bolling.


‘’Mau aku duluan atau kamu.’’Tanya Reyhan.


‘’Aku saja.’’Jawab Mei lalu bangun menghampiri Reyhan.


‘Kenapa Reyhan memilihnya.’Pikir Anggun harga dirinya terluka


karna Reyhan lebih memilih dengan Mei yang jauh  di bawah dirinya.


‘’Begini cara memegang bolanya.’’Reyhan memperlihatkan cara


yang benar memegang bola bolling.


‘’Gunakan jempol,jari telunjuk dan jari tengah lalu lempar ke


depan dengan posisi begini.’’Kata Reyhan memperagakannya,Mei mengangguk lalu


mengambil bola bolling.


‘’Jadi dia beneran tidak tahu cara mainnya,dia serius sekali


memperhatikan Reyhan.’’Kata Indra saat melihat Mei yang serius memperhatikan


Reyhan.


‘’Kalau begini kita yang bakalan menang,Anggun.’’Tambahnya

__ADS_1


senang.


Mei menarik nafas sebelum melempar bolanya saat Mei


melemparnya bolanya menggelinding ke sisi,Indra tersenyum saat tahu bolanya


akan keluar tapi senyum memudar saat bola itu malah menjatuhkan semua pionnya.


Byaaarrrrr


‘’Straek.’’Teriak Mereka terkejut.


‘’Apa aku melakukannya dengan salah?’’Tanya Mei binggung


dengan respon mereka.


‘’Tidak kamu melakukannya dengan benar.’’Kata Reyhan dengan


tersenyum.


‘’Sekarang kamu harus melemparnya lagi.’’Lanjutnya.


‘’Lagi!Bukannya hanya sekali,tadi Indra melempernya hanya


sekali.’’Kata Mei.


‘’Itu karna Indra tidak menjatuhkan pionnya tapi karna kamu


menjatuhkan semua pionnya kamu punya kesempatan melemparnya lagi sebanyak tiga


kali.’’Kata Reyhan menjelaskan.


‘’Oh ,jadi begitu.’’Mei melemparkan bolanya yang ke dua.


Strekkk


‘’Streekk lagi.’’Kata mereka.


Karna kata Reyhan dia punya tiga kali kesempatan dia


mengambil bola ketiga dan melemparkannya lagi.


Strekkk


‘’Hah.’’Mereka mengangga melihat Mei membuat strek yang ke


tiga.


‘Tidak mungkinkan Reyhan tertarik padanya hanya karna dia


jago bermain bolling kan.’Pikir Anggun.


‘’Kok bisa?’’Kata Indra tidak percaya dengan apa yang dia


lihat.


‘’Bagaimana bisa?’’Kata Indra lagi.


‘’Ini pasti ilusi.’’Kata Indra ngawur.


‘’Pasti ini hanya mimpikan.’’Kata Indra.


Plak


Anggun menampar Indra membuat Indra terdiam .


‘’Awww.’’Kata Indra sambil memegang pipinya.


‘’Sudah sadar.’’Kata Anggun


‘’Iyah,terima kasih.’’Kata Indra


‘’Anggun sepertinya kita akan kalah.’’Lanjutnya,Indra melihat


ke arah Mei dan Reyhan yang terlihat senang.


‘’Mei bagaimana kamu melakukannya.’’Seru Reyhan dengan


semangat.


‘’Seperti apa yang kau lakukan.’’Kata Mei sambil menggaruk


pipinya yang tak gatal.


‘’Kamu hebat sekali hanya satu kali memperaktekkannya


langsung sempurna.’’Puji Reyhan,Kedua pipi Mei merona saat mendengar pujian


Reyhan.


‘’Dengan ini kita pasti menang.’’Kata Reyhan,senyumnya yang


tulus tak pernah lepas dari bibirnya.


‘’Kamu sangat hebat Mei.’’Kata Reyhan.


‘Sudah lama aku tidak melihat Reyhan tersenyum seperti itu


lagi.’Pikir Indra melihat senyuman tulus yang ada di bibir Reyhan.


‘Ku harap ini bertahan lama.’Lanjutnya.


‘’Sepertinya Reyhan serius dengan Mei.’’Kata Indra sambil


menyangga dagunya dengan tangan.


‘’Lihat dia telihat senang sekali.’’Lanjunya.


‘’Tentu saja aku juga serius dengan mu,Anggun.’’Katanya lagi


dengan nada manja pada Anggun dan tak lupa tangannya seperti anak kecil yang


merengaek ingin di gendong dengan bibir yang di manyunkan.


‘Kenapa…kenapa kau terlihat begitu senang hanya karna hal


kecil yang dia lakukan.’Batin Anggun,dia mengeratkan tangannya ,matanya


memancarkan kekesalan dan sendu.


Terkadang sesuatu yang bisa membuat kita bahagia itu adalah


sesuatu yang di anggap sepele dan kecil hingga kita tidak menyadarinya.

__ADS_1


__ADS_2