
‘’Wah lihat dia tampan sekali.’’
‘’Benar,apa dia seorang model yah.’’
‘’Aku ingin berkenalan dengannya.’’
‘’Eh,tapi dia bersama dengan seorang gadis.’’
‘’Apa dia pacarnya?’’
‘’Kurasa tidak lhat mereka terlihat berbeda bagai langit dan
bumi.’’
‘’Benar hahaha.’’
Reyhan mendengar semua ucapan mereka dia manatap Mei yang
masih memalingkan wajahnya ke arah lain.
‘’Apa setiap kali kamu pergi selalu begini ,di bicarakan
orang lain.’’Kata Mei pelan dia merasa semakin rendah.
‘’Iyah.’’Kata Reyhan dan mendekati Mei menarik tangannya
lagi.
‘’Jangan di denagrkan ucapan mereka.’’Kata Reyhan lagi.
‘’Kan sudah aku bilang kalau hari ini itu kencan pertama kita.’’Lanjut Reyhan.
‘’Sedah aku bilang ini bukan kencan,aku cuman mau memotong
rambut ku saja.’’Kata Mei kesal yang seperti biasa,Reyhan tersenyum karna Mei
sudah kembali lagi seperti tadi.
‘’Iyah ,udah ayo pergi.’’Reyhan menarik tangan Mei dan
kembali berjalan.
‘Entah kenapa rasanya hangat sangat berbeda dari tadi meski
tadi Reyhan menggenggam tangan ku juga.’Pikir Mei, dia terus memperhatikan
tangan yang di genggam tangan besar milik Reyhan.
‘’Reyhan.’’Teriak seseorang di sebrang jalan memanggil
Reyhan.
Merasa namanya ada yang memanggil Reyhan mencari orang yang
memanggilnya dia melihat Indra yang melambai lambai padanya.
Reyhan menarik Mei ke tempat Indra yang sedang bersama dengan
seorang wanita.
‘’Kau mau kemana Reyhan.’’Tanya Indra.
‘’Dan siapa yang bersama mu?’’Tambahnya.
‘’Ah,dia Mei.’’Kata Reyhan.
‘’Mei ini Indra dan yang itu Anggun.’’Tunjuk Reyhan pada
Indra dan Anggun.
‘’Hmm.’’Indra memperhatikan Mei dari atas,bawah dan samping
sambil memegang dagu.
Mei merasa tidak nyaman saat Indra melihatnya seperti itu dia
menyembunyikan dirinya di belakang
Reyhan.
‘’Hentikan itu Indra ,kau membuat Mei tidak nyaman.’’Kata
Reyhan melihat Mei tidak nyaman.
‘’Maaf…maaf.’’Indra mengangkat kedua tangannya.
‘’Apa kalian mau ikut dengan kami?’’Ajak Indra.
‘’Mau ikut?’’Tanya Reyhan pada Mei,Anggun menyengrit tidak
suka dengan perlakuan yang di berikan Reyhan pada Mei.
‘’Untuk apa ikut ,aku kan mau pergi potong rambut.’’Jawab
Mei.
‘’Kalau Mei tidak ikut aku juga tidak akan ikut.’’Kata
Reyhan.
‘’Ayolah kita akan bermain bolling.’’Kata Indra.
‘’Sudah sana, pergi saja dengan mereka jangan ikuti aku
lagi.’’Kata Mei mengusir Reyhan.
‘’Tidak!sudah aku bilang kan hari ini itu kencan pertama
kita.’’Tolak Reyhan,Mei menutar matanya malas.
‘Bagaimana caranya mengusir orang ini sih.’Pikir Mei.
‘’Ikut saja pasti seru.’’Kata Anggun yang dari tadi diam.
‘’Kami punya tiket gratis lebih.’’Lanjutnya.
‘’Bagaimana?’’Tanya Reyhan.
‘’Hah,baiklah.’’Jawab Mei pasrah membuat Reyhan tersenyum.
‘’Baiklah mari kita pergi.’’Kata Indra memimpin mereka menuju
ke tempat bolling.
__ADS_1
‘’Bagaimana kalau kita bertanding?’’Kata Indra setelah mereka
sampai di tempat bolling.
‘’Kau dan Mei,aku dan Anggun.’’Tambahnya,menunjuk Reyhan ,Mei
dan Anggun serta dirinya sendiri.
‘’Boleh.’’Kata Reyhan.
‘’Oke…’’Kata Indra tapi terpotong oleh Mei.
‘’Tunggu,aku tidak bisa main bolling.’’Kata Mei.
‘’Tidak apa –apa nanti akan aku ajari cara mainnya.’’Kata
Reyhan.
‘’Karna sudah sepakat kita mulai.’’Kata Indra.
‘’Tapi akan membosankan kalau tidak ada tantangannya.’’Kata
Indra.
‘’Ahh,begin saja pemenang berhak meminta sesuatu pada yang
kalah,apa kalian setuju.’’Tambah Indra.
‘’Hah.’’Kata yang terkejut dengan ide gila indra.
‘’Setuju.’’Jawab Reyhan mantap.
‘’Aku juga setuju.’’Kata Anggun.
‘Dengan ini aku bisa meminta sesuatu pada Reyhan.’Pikir
Anggun sambil melihat ke arah Reyhan.
‘’Tunggu dulu,kenapa kamu setuju.’’Kata Mei jengkel karna Reyhan
dengan seenaknya menyetujuinya .
‘’Kamu kan tahu, kalau aku tidak bisa bermain terus kalau
kita kalah bagaimana?’’Tanya Mei.
‘’Yah kita tinggal melakukan apa yang mereka minta.’’Jawab
Reyhan santai.
‘’Jangan khawatir, palingan aku yang akan mendapat hukumannya
nanti.’’Lanjut Reyhan membuat Mei tambah kesal.
‘’Tetap saja,kita melukannya berdua akan tidak adil jika
hanya kamu yang dapat hukuman.’’Kata Mei.
‘’Terlebih lagi kalau aku yang melakukan kesalahan dan tidak
mendapat hukuman itu tidak adil untuk mu.’’Tambah Mei.
‘Cewek ini menarik ,pantas Reyhan tertarik padanya.’Pikir
Indra.
dan di lindungi.’Lanjutnya.
‘’Kalu begitu kita tinggal memenangkan permainan ini
saja,agar kita tidak mendapat hukuman.’’Jawab Reyhan sambil tersenyum
menenangkan.
‘’Di pikir mudah apa untuk menang,terserahlah.’’Kata Mei
pelan ,dia jelas tidak akan menang berdebat dengan Reyhan.
‘’Wah Anggun kita sepertinya di remehkan oleh mereka.’’Kata
Indra.
‘’Baiklah aku duluan yang akan melempar.’’Kata Indra dan yang
lainnya juga tidak keberatan.
Indra melempar bola bolling dan menggelinding tapi sayang
bolanya masuk ke selokan di sisi kanan.
‘’Yahh.’’Indra memengang kepalanya kecewa.
‘’Payah.’’Kata Anggun.
‘’Baiklah giliran kita.’’Reyhan bangun dan memegang bola
bolling.
‘’Mau aku duluan atau kamu.’’Tanya Reyhan.
‘’Aku saja.’’Jawab Mei lalu bangun menghampiri Reyhan.
‘Kenapa Reyhan memilihnya.’Pikir Anggun harga dirinya terluka
karna Reyhan lebih memilih dengan Mei yang jauh di bawah dirinya.
‘’Begini cara memegang bolanya.’’Reyhan memperlihatkan cara
yang benar memegang bola bolling.
‘’Gunakan jempol,jari telunjuk dan jari tengah lalu lempar ke
depan dengan posisi begini.’’Kata Reyhan memperagakannya,Mei mengangguk lalu
mengambil bola bolling.
‘’Jadi dia beneran tidak tahu cara mainnya,dia serius sekali
memperhatikan Reyhan.’’Kata Indra saat melihat Mei yang serius memperhatikan
Reyhan.
‘’Kalau begini kita yang bakalan menang,Anggun.’’Tambahnya
__ADS_1
senang.
Mei menarik nafas sebelum melempar bolanya saat Mei
melemparnya bolanya menggelinding ke sisi,Indra tersenyum saat tahu bolanya
akan keluar tapi senyum memudar saat bola itu malah menjatuhkan semua pionnya.
Byaaarrrrr
‘’Straek.’’Teriak Mereka terkejut.
‘’Apa aku melakukannya dengan salah?’’Tanya Mei binggung
dengan respon mereka.
‘’Tidak kamu melakukannya dengan benar.’’Kata Reyhan dengan
tersenyum.
‘’Sekarang kamu harus melemparnya lagi.’’Lanjutnya.
‘’Lagi!Bukannya hanya sekali,tadi Indra melempernya hanya
sekali.’’Kata Mei.
‘’Itu karna Indra tidak menjatuhkan pionnya tapi karna kamu
menjatuhkan semua pionnya kamu punya kesempatan melemparnya lagi sebanyak tiga
kali.’’Kata Reyhan menjelaskan.
‘’Oh ,jadi begitu.’’Mei melemparkan bolanya yang ke dua.
Strekkk
‘’Streekk lagi.’’Kata mereka.
Karna kata Reyhan dia punya tiga kali kesempatan dia
mengambil bola ketiga dan melemparkannya lagi.
Strekkk
‘’Hah.’’Mereka mengangga melihat Mei membuat strek yang ke
tiga.
‘Tidak mungkinkan Reyhan tertarik padanya hanya karna dia
jago bermain bolling kan.’Pikir Anggun.
‘’Kok bisa?’’Kata Indra tidak percaya dengan apa yang dia
lihat.
‘’Bagaimana bisa?’’Kata Indra lagi.
‘’Ini pasti ilusi.’’Kata Indra ngawur.
‘’Pasti ini hanya mimpikan.’’Kata Indra.
Plak
Anggun menampar Indra membuat Indra terdiam .
‘’Awww.’’Kata Indra sambil memegang pipinya.
‘’Sudah sadar.’’Kata Anggun
‘’Iyah,terima kasih.’’Kata Indra
‘’Anggun sepertinya kita akan kalah.’’Lanjutnya,Indra melihat
ke arah Mei dan Reyhan yang terlihat senang.
‘’Mei bagaimana kamu melakukannya.’’Seru Reyhan dengan
semangat.
‘’Seperti apa yang kau lakukan.’’Kata Mei sambil menggaruk
pipinya yang tak gatal.
‘’Kamu hebat sekali hanya satu kali memperaktekkannya
langsung sempurna.’’Puji Reyhan,Kedua pipi Mei merona saat mendengar pujian
Reyhan.
‘’Dengan ini kita pasti menang.’’Kata Reyhan,senyumnya yang
tulus tak pernah lepas dari bibirnya.
‘’Kamu sangat hebat Mei.’’Kata Reyhan.
‘Sudah lama aku tidak melihat Reyhan tersenyum seperti itu
lagi.’Pikir Indra melihat senyuman tulus yang ada di bibir Reyhan.
‘Ku harap ini bertahan lama.’Lanjutnya.
‘’Sepertinya Reyhan serius dengan Mei.’’Kata Indra sambil
menyangga dagunya dengan tangan.
‘’Lihat dia telihat senang sekali.’’Lanjunya.
‘’Tentu saja aku juga serius dengan mu,Anggun.’’Katanya lagi
dengan nada manja pada Anggun dan tak lupa tangannya seperti anak kecil yang
merengaek ingin di gendong dengan bibir yang di manyunkan.
‘Kenapa…kenapa kau terlihat begitu senang hanya karna hal
kecil yang dia lakukan.’Batin Anggun,dia mengeratkan tangannya ,matanya
memancarkan kekesalan dan sendu.
Terkadang sesuatu yang bisa membuat kita bahagia itu adalah
sesuatu yang di anggap sepele dan kecil hingga kita tidak menyadarinya.
__ADS_1