Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
23


__ADS_3

“Jadi kalian ingin aku membantu membuat mereka baikkan


lagi.’’Tanya Anggun .


Setelah bell istirahat berbunyi Ayumi menemui Anggun dan


membawanya ke atap sekolah dan menceritakan tentang Reyhan dan yang lain


bertengkar dengan Sena,Mei pun tak lupa dia bawa.


‘’Iyah, kamu mau kan membantu .’’Kata Ayumi.


‘’Kami tidak tahu bagaimana caranya agar mereka


baikkan.’’Lanjutnya sendu.


‘’Hm baiklah, akan aku bantu.’’Kata Anggun.


‘’Terima kasih Anggun.’’Ayumi memeluk Anggun saking


senangnya,Mei tersenyum tipis.


‘’Oke, oke lepaskan dulu,aku sesak.’’Kata Anggun.


‘’Hehehe maaf.’’Ayumi melepaskan pelukannya.


‘’Jadi apa yang harus kita lakukan.’’Tanya Ayumi.


‘’Gampang saja tinggal kurung mereka saja dalam satu


ruangan.’’Kata Anggun santai.


‘’Hah.’’Ayumi dan Mei terkejut dengan idenya Anggun.


Anggun menjelaskan ide setelah membicarakan langkah untuk


membuat para pria baikkan mereka turun karna sebentar lagi bel masuk berbunyi


dan untungnya Mei membawa makanan jadi mereka tidak kelaparan walau tidak


sempat ke kantin.


‘’Yakin kita akan melakukan ini.’’Tanya Ayumi pada Anggun dan


Mei.


Mereka sekarang sedang berada di belakang sekolah dekat


gudang. Mereka langsung ke sana setelah pelajaran berakhir.


‘’Iyah! kalian ingin agar mereka cepat baikkan kan.’’Kata


Anggun.


‘’Iyah.’’Kata Ayumi menganggukkan kepala.


‘’Kalau gitu sekarang kau ajak Sena ke mari dan Mei ajak


Reyhan juga.’’Perintah Anggun.


‘’Terus Indra dan Hendri bagaimana?’’Tanya Ayumi.


‘’Tentang mereka tenang saja biar aku yang urus.’’Kata


Anggun.


‘’Baiklah aku akan menemui Sena.’’Kata Ayumi lalu pergi.


‘’Apa tak masalah melakukan ini?’’Tanya Mei yang dari tadi


diam.


‘’Tenang saja semua pasti beres.’’Kata Anggun.


‘’Ya sudah.’’Mei pun pergi menemui Reyhan.


‘’Oke aku akan menghubungi si bodoh.’’Anggun mengambil


ponselnya dan mencari nomor Indra.


‘’Hallo Anggun ada apa? Tumben  telepon ,kangen yah.’’Kata Indra di sebrang


telepon.


‘’Enggak,aku cuman butuh bantuan kamu dan  Hendri, bisa ke gudang belakang


sekarang.’’Kata Anggun.


‘’Gudang belakang,untuk apa.’’Tanya Indra.


‘’Terus ngapain harus bawa Hendri segala.’’Lanjutnya.


‘’Sudahlah ke mari saja,Kalau kau tidak mau membantu aku akan


meminta yang lain saja.’’Kata Anggun pura pura.


‘’Jangannnn! Oke aku akan ke sana,tunggu jangan penggil yang


lain.’’Kata Indra lalu menutupnya.


‘’Beres,tinggal menunggu dua lagi.’’Kata Anggun santai.


‘’Sena bisa bantu aku sebentar.’’Pinta Ayumi dengan mata


anjing minta di pungut.


‘’Apa yang bisa aku bantu?’’Tanya Sena,dia tidak bisa menolah


kalau di tatap seperti itu.


‘’Tadi pak Budi minta aku mencari sesuatu di gudang.’’Kata


Ayumi.


‘’Aku takut kalau sendirian.’’Lanjutnya pura pura takut.


‘’Baiklah ayo aku bantu mencarinya.’’Kata Sena dia tidak tega


melihat Ayumi seperti itu.


‘’Benarkah,ayo!’’Ayumi menarik tangan Sena.


‘’Memangnya apa yang kamu cari.’’Tanya Sena.


‘’Nanti akan aku beri tahu di sana.’’Kata Ayumi.


Mei menyelusuri koridor berjalan ke ruangan klub


fotograpi,mencari Reyhan yang katanya mau membantu mereka untuk mengambil foto


untuk di jadikan perlombaan.


‘’Mei,Kamu disini.’’Tanya Reyhan saat melihat Mei berdiri di


ambang pintu.


‘’Apa sudah selesai?’’Tanya Mei


‘’Sudah.’’Jawab Reyhan.


‘’Apa kamu menunggu ku ?’’Tanya Reyhan terlihat sangat jelas


di wajahnya kalau dia senang.


‘’Ikut aku sebentar.’’Lagi –lagi Mei tak menjawab pertanyaan


Reyhan

__ADS_1


Reyhan mengikuti Mei,dia berkali kali menyanyakan kemana


mereka akan pergi tapi Mei selalu menjawab ‘ikuti saja nanti juga bakalan tahu’


jadi Reyhan akhirnya mengalah dan mengikuti Mei tanpa bertanya lagi.


Anggun melihat Sena dan Ayumi yang sudah datang lalu mereka


masuh ke dalam gudang.


‘’Ah sudah datang tinggal menunggu yang lainnya.’’Kata


Anggun.


‘’Jadi apa yang harus kita cari?’’Tanya Sena setelah mereka


di dalam.


‘’Apa yah?’’Kata Ayumi pura pura bingung.


‘’Astaga aku lupa.’’Teriak Ayumi yang pura pura lupa.


‘’Kamu tunggu dulu di sini,jangan kemana mana.’’Kata Ayumi.


‘’Aku akan menanyakannya pada pak Budi dulu.’’Lanjutnya lalu


melangkah ke luar.


‘’Ingat yah jangan pergi kemana mana dulu sampai aku


kembali.’’Ayumi menongolkan kepalanya di ambang pintu.


‘’Iyah aku tahu, akan aku tunggu.’’Kata Sena yang gemas


dengan kelakuan kekasihnya.


‘’Sudah sana ke buru pak Budi nya pergi.’’Lanjutnya,Ayumi pun


pergi tapi bukan ke tempat pak Budi tapi ke tempat persembunyian Anggun.


‘’Hehe.’’Ayumi mengacungkan jempolnya pada Anggun.


‘’Bagus tinggal tunggu Mei sama Reyhan dan kedua curut


itu.’’Kata Anggun.


Setelah mengatakan itu beberapa saat kemudian Mei datang


bersama Reyhan.


‘’Untuk apa kita ke gudang Mei.’’Tanya Reyhan heran.


‘’Masuk saja,kau akan tahu saat di dalam.’’Kata Mei.


‘’Masuk?’’Tanya Reyhan bingung.


‘’Iyah cepat masuk.’’Kata Mei.


Reyhan pun masuk ke dalam gudang walau dia kebingung dengan


maksud Mei tapi dia percaya pada Mei.


Setelah Reyhan masuk Mei pergi ke tempat Anggun dan


Ayumi,lalu Indra dan Hendri juga datang.


‘’kenapa kau menyeretku ke mari.’’Kata Hendri kesal karna di


seret Indra.


‘’Sudahlah ikut saja.’’Kata Indra yang tak perduli keluhan


temannya itu.


‘’Sekali kali bantu teman mu ini kemana sih.’’Lanjutnya.


Hendri.


Mereka pun masuk ke dalam gudang seperti yang di katakan Anggun


tadi.


Setelah mereka masuk semua Ayumi,Anggun dan Mei keluar dari


tempat persembunyian mereka lalu menutup pintu gudang dan menguncinya.


Blamm


‘’Beres,tinggal terserah mereka yang ada di dalam.’’Kata


Anggun.


‘’Apa dengan begini mereka bisa baikkan.’’Tanya Ayumi yang


masih khawatir.


‘’Kita tunggu saja.’’Kata Anggun dan di angguki oleh Mei dan


Ayumi.


‘’Em maaf,sepertinya aku harus segera pergi.’’Kata Mei,dia


merasa bersalah pada mereka karna harus meninggalkan mereka.


‘’Aku harus berkerja.’’Lanjutnya.


‘’Bekerja!’’Kata Ayumi,Mei mengangguk.


‘’Baiklah,tak masalahkan Anggun.’’Tanya Ayumi pada Anggun.


‘’Iyah pergilah.’’Kata Anggun .


‘’Nanti kabari kalau mereka sudah berbaikan.’’Kata Mei lalu


pergi.


‘’Iyah akan aku beritahu.’’Jawab Ayumi.


Sementara itu Reyhan yang tak mengerti apa maksud Mei


berkeliling mencari apa yang dia maksud begitu pun dengan Indra dan Hendri.


‘’Reyhan ngapain kau di sini juga.’’Tanya Indra yang melihat


Reyhan ada di dalam.


‘’Apa Anggun juga meminta bantuan mu?’’Lanjutnya.


‘’Kalian juga di sini,aku di suruh Mei masuk ke dalam.’’Kata


Reyhan.


‘’Seperti ada yang tidak beres.’’Kata Hendri yang ada di


belakang Indra.


‘’Ayumi kamu sudah datang.’’Sena keluar di balik lemari saat


mendengar suara.


‘’Ngapain kalian di sini.’’Kata Sena menatap mereka sinis.


‘’Sena kau juga ada di sini.’’Tanya Reyhan yang tambah


binggung.


‘’Ah…. sekarang aku mengerti.’’Kata Reyhan yang sudah

__ADS_1


mengerti jelas apa yang terjadi.


‘’Sena kita perlu bicara.’’Kata Reyhan pada Sena.


‘’Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi.’’Sena melangkah ke


pintu keluar  tapi sayang pintunya


tertutup dan terkunci.


‘’Kenapa ini tidak bisa di buka?’’Kata Sena.


‘’Apa? Tidak bisa di buka.’’Indra menghampiri Sena dan


membuka pintunya.


‘’Benar kita terkunci di sini.’’Kata Indra.


‘’Bagaimana ini?’’Tanya Indra pada Reyhan dan Hendri yang


santai saja.


‘’Tinggal tunggu orang yang akan membukakan pintu.’’Jawab


Hendri polos.


‘’Jangan bercanda kau Hendri.’’Kata Indra kesal.


‘’Hendri benar,mending kita tunggu.’’Kata Reyhan.


‘’Terserah kalianlah.’’Kata Indra pasrah toh berbedat juga


tak akan membuatnya bisa keluar.


‘’Selagi kita terjebak aku mau menjelaskan tentang ke salah


pahaman tempo hari.’’Kata Reyhan yang tak menyia –nyiakan kesempatan yang mungkin


di berikan oleh Mei dan yang lain.


‘’Sudah ku bilang aku tidak mau mendengarkan omong kosong


mu.’’Kata Sena.


‘’Terserah kau mau mendengarkan ku atau tidak.’’Kata Reyhan.


‘’Tapi aku akan tetap menjelaskan pada mu.’’Lanjutnya.


‘’Aku, maksudnya kami tidak bermaksud untuk membohongi mu


atau pun tak menganggap mu sebagai teman.’’Kata Reyhan.


‘’Dulu kami bertiga sering berkelahi dan ikut tawuran dan


kami juga punya geng sendiri.’’Jelas Reyhan.


‘’Pas kelas 8 aku berteman dengan teman sebangku ku namanya


Radit kami cukup dekat tapi beberapa bulan kemudian para senior sering


membullynya untuk melampiaskan kekesalan mereka pada ku dan mereka.’’Tunjuk


reyhan pada Indra serta Hendri yang bersandar di lemari.


‘’Karna mereka tidak bisa menang melawan aku ,Indra dan


Hendri jadi mereka melampiaskannya pada Radit secara diam diam dan mereka juga


mengancamnya untuk tidak memberitahu kami.’’Lanjutnya.


‘’Dan tepat saat pemakaman mama ku dia menghampiri ku dan


bilang terima kasih karna sudah mau berteman dengannya lalu esok paginya dia


pindah sekolah dan kami baru mengetahui kalau salama ini dia di bully karna


kami.’’Katanya sendu.


‘’Saat itu aku sangat menyesal dan marah tapi karna janji ku


pada mama aku tidak bisa melampiaskan nya pada mereka,itu adalah kebenaran dari


diri ku.’’Reyhan menatap Sena.


‘’Soal tempo hari bukan kami tak menganggap mu teman tapi aku


tidak mau melibatkanmu dalam masalah dan berakhir seperti Radit.’’Kata Reyhan.


‘’Apa kalian masih melakukan hal yang dulu?’’Tanya Sena


memastikan.


‘’Tidak,kami tidak pernah melakukannya lagi setelah kami


bubar.’’Jawab Indra.


‘’Cuman ya,kami masih suka menjahili orang yang telah


menyakiti orang yang kami sayang.’’Lanjutnya.


‘’Aku benar benar menganggap mu temanku dan aku tidak ingin melibatkan


mu, aku tidak mau kejadian dulu terjadi lagi.’’Kata Reyhan.


‘’Apa kau pikir aku selemah itu?’’Kata Sena.


‘’Aku bukan orang yang akan diam saja jika ada yang membully


ku.’’Lanjutnya kesal.


‘’Oke, maaf kan aku tidak jujur pada mu lebih awal.’’Kata


Reyhan.


‘’Apa kau mau memaafkan aku?’’Lanjutnya.


‘’Akan aku pikirkan.’’Jawab Sena


‘’Ayolah kalau kau tidak memaafkan kami pintunya tidak akan


terbuka.’’Kata Hendri sambil menggaruk tangan dan wajahnya.


‘’Astaga Hendri.’’Teriak Indra panik,dia baru ingat kalau


temannya itu punya alergi terhadap debu.


‘’Kau kenapa?’’Tanya Sena yang melihat wajah Hendri merah.


‘’Mei buka pintunya.’’Reyhan mengedor gedor pintu.


‘’Alergi Hendri kumat cepat buka pintunya.’’Lanjutnya.


Anggun dan Ayumi saling pandang lalu membuka pintu, mereka


terkejut melihat wajah Hendri sudah memerah.


‘’ASTAGAAA.’’Teriak Anggun dan Ayumi.


MAAF KEMARIN TIDAK SEMPAT UP KUOTA SAYA HABIS JADI TELAT MAAF


YAH.


OKE ,SELAMAT MEMBACA UNTUK SEMUA JANGAN LUPA UNTUK KOMEN,VOTE


DAN LAKE YAH.


BAY BAY SAMBAI JUMPA!

__ADS_1


TERIMA KASIH!


__ADS_2