
“Jadi kalian ingin aku membantu membuat mereka baikkan
lagi.’’Tanya Anggun .
Setelah bell istirahat berbunyi Ayumi menemui Anggun dan
membawanya ke atap sekolah dan menceritakan tentang Reyhan dan yang lain
bertengkar dengan Sena,Mei pun tak lupa dia bawa.
‘’Iyah, kamu mau kan membantu .’’Kata Ayumi.
‘’Kami tidak tahu bagaimana caranya agar mereka
baikkan.’’Lanjutnya sendu.
‘’Hm baiklah, akan aku bantu.’’Kata Anggun.
‘’Terima kasih Anggun.’’Ayumi memeluk Anggun saking
senangnya,Mei tersenyum tipis.
‘’Oke, oke lepaskan dulu,aku sesak.’’Kata Anggun.
‘’Hehehe maaf.’’Ayumi melepaskan pelukannya.
‘’Jadi apa yang harus kita lakukan.’’Tanya Ayumi.
‘’Gampang saja tinggal kurung mereka saja dalam satu
ruangan.’’Kata Anggun santai.
‘’Hah.’’Ayumi dan Mei terkejut dengan idenya Anggun.
Anggun menjelaskan ide setelah membicarakan langkah untuk
membuat para pria baikkan mereka turun karna sebentar lagi bel masuk berbunyi
dan untungnya Mei membawa makanan jadi mereka tidak kelaparan walau tidak
sempat ke kantin.
‘’Yakin kita akan melakukan ini.’’Tanya Ayumi pada Anggun dan
Mei.
Mereka sekarang sedang berada di belakang sekolah dekat
gudang. Mereka langsung ke sana setelah pelajaran berakhir.
‘’Iyah! kalian ingin agar mereka cepat baikkan kan.’’Kata
Anggun.
‘’Iyah.’’Kata Ayumi menganggukkan kepala.
‘’Kalau gitu sekarang kau ajak Sena ke mari dan Mei ajak
Reyhan juga.’’Perintah Anggun.
‘’Terus Indra dan Hendri bagaimana?’’Tanya Ayumi.
‘’Tentang mereka tenang saja biar aku yang urus.’’Kata
Anggun.
‘’Baiklah aku akan menemui Sena.’’Kata Ayumi lalu pergi.
‘’Apa tak masalah melakukan ini?’’Tanya Mei yang dari tadi
diam.
‘’Tenang saja semua pasti beres.’’Kata Anggun.
‘’Ya sudah.’’Mei pun pergi menemui Reyhan.
‘’Oke aku akan menghubungi si bodoh.’’Anggun mengambil
ponselnya dan mencari nomor Indra.
‘’Hallo Anggun ada apa? Tumben telepon ,kangen yah.’’Kata Indra di sebrang
telepon.
‘’Enggak,aku cuman butuh bantuan kamu dan Hendri, bisa ke gudang belakang
sekarang.’’Kata Anggun.
‘’Gudang belakang,untuk apa.’’Tanya Indra.
‘’Terus ngapain harus bawa Hendri segala.’’Lanjutnya.
‘’Sudahlah ke mari saja,Kalau kau tidak mau membantu aku akan
meminta yang lain saja.’’Kata Anggun pura pura.
‘’Jangannnn! Oke aku akan ke sana,tunggu jangan penggil yang
lain.’’Kata Indra lalu menutupnya.
‘’Beres,tinggal menunggu dua lagi.’’Kata Anggun santai.
‘’Sena bisa bantu aku sebentar.’’Pinta Ayumi dengan mata
anjing minta di pungut.
‘’Apa yang bisa aku bantu?’’Tanya Sena,dia tidak bisa menolah
kalau di tatap seperti itu.
‘’Tadi pak Budi minta aku mencari sesuatu di gudang.’’Kata
Ayumi.
‘’Aku takut kalau sendirian.’’Lanjutnya pura pura takut.
‘’Baiklah ayo aku bantu mencarinya.’’Kata Sena dia tidak tega
melihat Ayumi seperti itu.
‘’Benarkah,ayo!’’Ayumi menarik tangan Sena.
‘’Memangnya apa yang kamu cari.’’Tanya Sena.
‘’Nanti akan aku beri tahu di sana.’’Kata Ayumi.
Mei menyelusuri koridor berjalan ke ruangan klub
fotograpi,mencari Reyhan yang katanya mau membantu mereka untuk mengambil foto
untuk di jadikan perlombaan.
‘’Mei,Kamu disini.’’Tanya Reyhan saat melihat Mei berdiri di
ambang pintu.
‘’Apa sudah selesai?’’Tanya Mei
‘’Sudah.’’Jawab Reyhan.
‘’Apa kamu menunggu ku ?’’Tanya Reyhan terlihat sangat jelas
di wajahnya kalau dia senang.
‘’Ikut aku sebentar.’’Lagi –lagi Mei tak menjawab pertanyaan
Reyhan
__ADS_1
Reyhan mengikuti Mei,dia berkali kali menyanyakan kemana
mereka akan pergi tapi Mei selalu menjawab ‘ikuti saja nanti juga bakalan tahu’
jadi Reyhan akhirnya mengalah dan mengikuti Mei tanpa bertanya lagi.
Anggun melihat Sena dan Ayumi yang sudah datang lalu mereka
masuh ke dalam gudang.
‘’Ah sudah datang tinggal menunggu yang lainnya.’’Kata
Anggun.
‘’Jadi apa yang harus kita cari?’’Tanya Sena setelah mereka
di dalam.
‘’Apa yah?’’Kata Ayumi pura pura bingung.
‘’Astaga aku lupa.’’Teriak Ayumi yang pura pura lupa.
‘’Kamu tunggu dulu di sini,jangan kemana mana.’’Kata Ayumi.
‘’Aku akan menanyakannya pada pak Budi dulu.’’Lanjutnya lalu
melangkah ke luar.
‘’Ingat yah jangan pergi kemana mana dulu sampai aku
kembali.’’Ayumi menongolkan kepalanya di ambang pintu.
‘’Iyah aku tahu, akan aku tunggu.’’Kata Sena yang gemas
dengan kelakuan kekasihnya.
‘’Sudah sana ke buru pak Budi nya pergi.’’Lanjutnya,Ayumi pun
pergi tapi bukan ke tempat pak Budi tapi ke tempat persembunyian Anggun.
‘’Hehe.’’Ayumi mengacungkan jempolnya pada Anggun.
‘’Bagus tinggal tunggu Mei sama Reyhan dan kedua curut
itu.’’Kata Anggun.
Setelah mengatakan itu beberapa saat kemudian Mei datang
bersama Reyhan.
‘’Untuk apa kita ke gudang Mei.’’Tanya Reyhan heran.
‘’Masuk saja,kau akan tahu saat di dalam.’’Kata Mei.
‘’Masuk?’’Tanya Reyhan bingung.
‘’Iyah cepat masuk.’’Kata Mei.
Reyhan pun masuk ke dalam gudang walau dia kebingung dengan
maksud Mei tapi dia percaya pada Mei.
Setelah Reyhan masuk Mei pergi ke tempat Anggun dan
Ayumi,lalu Indra dan Hendri juga datang.
‘’kenapa kau menyeretku ke mari.’’Kata Hendri kesal karna di
seret Indra.
‘’Sudahlah ikut saja.’’Kata Indra yang tak perduli keluhan
temannya itu.
‘’Sekali kali bantu teman mu ini kemana sih.’’Lanjutnya.
Hendri.
Mereka pun masuk ke dalam gudang seperti yang di katakan Anggun
tadi.
Setelah mereka masuk semua Ayumi,Anggun dan Mei keluar dari
tempat persembunyian mereka lalu menutup pintu gudang dan menguncinya.
Blamm
‘’Beres,tinggal terserah mereka yang ada di dalam.’’Kata
Anggun.
‘’Apa dengan begini mereka bisa baikkan.’’Tanya Ayumi yang
masih khawatir.
‘’Kita tunggu saja.’’Kata Anggun dan di angguki oleh Mei dan
Ayumi.
‘’Em maaf,sepertinya aku harus segera pergi.’’Kata Mei,dia
merasa bersalah pada mereka karna harus meninggalkan mereka.
‘’Aku harus berkerja.’’Lanjutnya.
‘’Bekerja!’’Kata Ayumi,Mei mengangguk.
‘’Baiklah,tak masalahkan Anggun.’’Tanya Ayumi pada Anggun.
‘’Iyah pergilah.’’Kata Anggun .
‘’Nanti kabari kalau mereka sudah berbaikan.’’Kata Mei lalu
pergi.
‘’Iyah akan aku beritahu.’’Jawab Ayumi.
Sementara itu Reyhan yang tak mengerti apa maksud Mei
berkeliling mencari apa yang dia maksud begitu pun dengan Indra dan Hendri.
‘’Reyhan ngapain kau di sini juga.’’Tanya Indra yang melihat
Reyhan ada di dalam.
‘’Apa Anggun juga meminta bantuan mu?’’Lanjutnya.
‘’Kalian juga di sini,aku di suruh Mei masuk ke dalam.’’Kata
Reyhan.
‘’Seperti ada yang tidak beres.’’Kata Hendri yang ada di
belakang Indra.
‘’Ayumi kamu sudah datang.’’Sena keluar di balik lemari saat
mendengar suara.
‘’Ngapain kalian di sini.’’Kata Sena menatap mereka sinis.
‘’Sena kau juga ada di sini.’’Tanya Reyhan yang tambah
binggung.
‘’Ah…. sekarang aku mengerti.’’Kata Reyhan yang sudah
__ADS_1
mengerti jelas apa yang terjadi.
‘’Sena kita perlu bicara.’’Kata Reyhan pada Sena.
‘’Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi.’’Sena melangkah ke
pintu keluar tapi sayang pintunya
tertutup dan terkunci.
‘’Kenapa ini tidak bisa di buka?’’Kata Sena.
‘’Apa? Tidak bisa di buka.’’Indra menghampiri Sena dan
membuka pintunya.
‘’Benar kita terkunci di sini.’’Kata Indra.
‘’Bagaimana ini?’’Tanya Indra pada Reyhan dan Hendri yang
santai saja.
‘’Tinggal tunggu orang yang akan membukakan pintu.’’Jawab
Hendri polos.
‘’Jangan bercanda kau Hendri.’’Kata Indra kesal.
‘’Hendri benar,mending kita tunggu.’’Kata Reyhan.
‘’Terserah kalianlah.’’Kata Indra pasrah toh berbedat juga
tak akan membuatnya bisa keluar.
‘’Selagi kita terjebak aku mau menjelaskan tentang ke salah
pahaman tempo hari.’’Kata Reyhan yang tak menyia –nyiakan kesempatan yang mungkin
di berikan oleh Mei dan yang lain.
‘’Sudah ku bilang aku tidak mau mendengarkan omong kosong
mu.’’Kata Sena.
‘’Terserah kau mau mendengarkan ku atau tidak.’’Kata Reyhan.
‘’Tapi aku akan tetap menjelaskan pada mu.’’Lanjutnya.
‘’Aku, maksudnya kami tidak bermaksud untuk membohongi mu
atau pun tak menganggap mu sebagai teman.’’Kata Reyhan.
‘’Dulu kami bertiga sering berkelahi dan ikut tawuran dan
kami juga punya geng sendiri.’’Jelas Reyhan.
‘’Pas kelas 8 aku berteman dengan teman sebangku ku namanya
Radit kami cukup dekat tapi beberapa bulan kemudian para senior sering
membullynya untuk melampiaskan kekesalan mereka pada ku dan mereka.’’Tunjuk
reyhan pada Indra serta Hendri yang bersandar di lemari.
‘’Karna mereka tidak bisa menang melawan aku ,Indra dan
Hendri jadi mereka melampiaskannya pada Radit secara diam diam dan mereka juga
mengancamnya untuk tidak memberitahu kami.’’Lanjutnya.
‘’Dan tepat saat pemakaman mama ku dia menghampiri ku dan
bilang terima kasih karna sudah mau berteman dengannya lalu esok paginya dia
pindah sekolah dan kami baru mengetahui kalau salama ini dia di bully karna
kami.’’Katanya sendu.
‘’Saat itu aku sangat menyesal dan marah tapi karna janji ku
pada mama aku tidak bisa melampiaskan nya pada mereka,itu adalah kebenaran dari
diri ku.’’Reyhan menatap Sena.
‘’Soal tempo hari bukan kami tak menganggap mu teman tapi aku
tidak mau melibatkanmu dalam masalah dan berakhir seperti Radit.’’Kata Reyhan.
‘’Apa kalian masih melakukan hal yang dulu?’’Tanya Sena
memastikan.
‘’Tidak,kami tidak pernah melakukannya lagi setelah kami
bubar.’’Jawab Indra.
‘’Cuman ya,kami masih suka menjahili orang yang telah
menyakiti orang yang kami sayang.’’Lanjutnya.
‘’Aku benar benar menganggap mu temanku dan aku tidak ingin melibatkan
mu, aku tidak mau kejadian dulu terjadi lagi.’’Kata Reyhan.
‘’Apa kau pikir aku selemah itu?’’Kata Sena.
‘’Aku bukan orang yang akan diam saja jika ada yang membully
ku.’’Lanjutnya kesal.
‘’Oke, maaf kan aku tidak jujur pada mu lebih awal.’’Kata
Reyhan.
‘’Apa kau mau memaafkan aku?’’Lanjutnya.
‘’Akan aku pikirkan.’’Jawab Sena
‘’Ayolah kalau kau tidak memaafkan kami pintunya tidak akan
terbuka.’’Kata Hendri sambil menggaruk tangan dan wajahnya.
‘’Astaga Hendri.’’Teriak Indra panik,dia baru ingat kalau
temannya itu punya alergi terhadap debu.
‘’Kau kenapa?’’Tanya Sena yang melihat wajah Hendri merah.
‘’Mei buka pintunya.’’Reyhan mengedor gedor pintu.
‘’Alergi Hendri kumat cepat buka pintunya.’’Lanjutnya.
Anggun dan Ayumi saling pandang lalu membuka pintu, mereka
terkejut melihat wajah Hendri sudah memerah.
‘’ASTAGAAA.’’Teriak Anggun dan Ayumi.
MAAF KEMARIN TIDAK SEMPAT UP KUOTA SAYA HABIS JADI TELAT MAAF
YAH.
OKE ,SELAMAT MEMBACA UNTUK SEMUA JANGAN LUPA UNTUK KOMEN,VOTE
DAN LAKE YAH.
BAY BAY SAMBAI JUMPA!
__ADS_1
TERIMA KASIH!