
Mei memeluk boneka beruangnya atau lebih tepatnya Mei yang duduk di paha boneka beruangnya
dengan kedua tangan boneka tersebut melingkar memeluk Mei.
Dia ke pikiran dengan pembicaraannya di atap dengan Ayumi.
KILAS BALIK
‘’Ngomong –ngomong Mei, apa kamu pernah melakukan sesuatu
dengan Reyhan.’’Tanya Ayumi.
‘’Eh.’’ Mei terkejut dan bingung dengan pertanyaannya Ayumi.
‘’Seperti pelukan …atau….. ciuman.’’Lanjut Ayumi dengan nada
menggoda.
‘’Ti-tidak ada .’’Kata Mei,kedua pipinya memerah.
‘’Pasti kalian pernah ciumankan.’’Tebak Ayumi dengan senyum
menggoda saat melihat Mei yang merona.
‘’Bagaimana kau bisa tahu!’’Mei langsung mendekap mulutnya
yang ke ceplosan.
‘’Sudah ku duga,karna Mei itu sangat manis.’’Kata Ayumi
tersenyum senang.
‘’Kau tahu Mei aku juga pernah berciuman dengan
Reyhan.’’Lanjut Ayumi,raut wajah Mei terlihat kecewa.
‘Kenapa aku merasa kesal yah?’Pikir Mei.
‘’Kapan?’’Tanya Mei sambil menggigit bibir bawahnya.
‘’Pas masih SMP ,yah walau sebenarnya aku yang minta Reyhan
untuk mencium ku sih.’’Ayumi menunduk malu.
‘’Apa kau menyukai Reyhan?’’Tanya Mei
‘Pertanyaan bodoh apa yang aku tanyakan ?’Mei merutuki
pikirannya.
‘’Iyah,aku menyukainya.’’Kata Ayumi,Mei merasa terasa sakit
di hatinya.
‘’Bukankah semua orang memang menyukai Reyhan.’’Tambah Ayumi.
‘’Benar.’’Kata Mei.
‘’Bagaimana dengan mu apa kau juga menyukai Reyhan?’’Tanya
balik Ayumi.
‘’Hah.’’Mei terkejut.
‘’Entahlah aku tidak tahu.’’Kata Mei.
‘’Hm….kau tahu?ada rumor kalau Reyhan itu sudah mencium semua
cewek yang ada di sekolah ini,kecuali satu orang.’’Kata Ayumi.
‘’Namanya Alisa Cesilia Putri,dia dari kelas 11
A.’’Lanjutnya.
‘’Katanya juga dia itu cinta pertama Reyhan.’’Kata Ayumi.
‘’Sebenarnya Reyhan itu tidak pernah mencium cewek duluan
kecuali kalau si cewek yang minta,biasanya gitu.’’Tambah Ayumi.
‘Lalu kenapa dia mencium ku duluan waktu itu.’Batin Mei.
‘’Kau yakin.’’Tanya Mei memastikan.
‘’Iyah,Reyhan dan aku satu SMP jadi aku tahu dia itu tidak
gampang untuk di ajak kencan dan melakukan hal yang aneh aneh.’’Jawab Ayumi
yakin.
‘’Terus kenapa ada rumor begitu.’’Tanya Mei.
‘’Mungkin karna dia itu sering di kerumuni cewek –cewek dan
jalan bareng kali.’’Ayumi mengangkat bahunya.
‘’Dia itu baik dan ramah ke semua orang jadi ada yang juga
yang suka memanfaatkan kebaikkan Reyhan.’’Tambah Ayumi.
KILAS BALIK SELESAI.
‘’Hah.’’Mei menghela nafas.
‘’Aku benar –benar tidak mengerti.’’Kata Mei.
‘’Hei tedi menurut mu dia itu beneran tulus atau cuman
kasihan saja pada ku.’’Tanya Mei pada boneka beruangnya.
Saat Mei serius memikirkan semua yang Reyhan lakukan pada
,tiba –tiba hp nya berdering menggagetkannya.
‘’Astaga bikin kaget saja.’’Kata Mei kesal.
‘’Siapa sih yang telepon.’’Karna kesal Mei lupa kalau nomer
kontak hanya ada 3 dan ada tambahan nomer Reyhan.
Ibunya tidak mungkin menelepon karna sama –sama di rumah dan
ayahnya sudah pasti tidak mungkin apa lagi kafe tempat dia bekerja karna dia
__ADS_1
sudah pulang.
‘’Halo.’’Jawab Mei ketus.
‘’Halo Mei,ini aku Reyhan.’’Kata Reyhan di sebrang telepon.
‘Panjang umur nih anak.’Pikir Mei.
‘’Aku senang kamu mau mengangkat telepon dariku.’’Lanjut
Reyhan senang.
‘’Hm.’’Mei hanya berdehem.
‘’Maaf apa kamu sudah tidur.’’Tanya Reyhan saat mendengar
nada kesal dari ucapan Mei,dia merasa tidak enak karna membangunkan Mei.
‘’Tidak.’’Kata Mei singkat.
‘’Beneran.’’Tanya Reyhan memastikan.
‘’Iyah kalau aku sudah tidur tidak mungkin kan aku menjawab
telepon dari mu.’’Kata mei sedikit jengah.
‘’Hehehe,Oh yah Mei!kamu mau ikut enggak ke karaoke
besok.’’Tanya Reyhan.
‘’Apa kau itu sering sekali pergi ke karaoke ?’’Tanya Mei
‘’Tidak juga,aku di ajak anak –anak kelas A.’’Jawab Reyhan.
‘Kelas A.’Batin Mei.
‘’Apa gadis yang bernama Alisa juga ikut.’’Tanya Mei lagi,dia
menggigit bibir bawahnya entah kenapa dia merasa gugup untuk mendengar jawaban
Reyhan.
‘’Apa kamu kenal dengan Alisa?’’Tanya Reyhan heran darimana
Mei tahu nama Alisa.
‘’Jawab saja.’’Kata Mei ketus.
‘’Iyah,dia juga ikut.’’Kata Reyhan.
‘’Ku dengar kalau Alisa itu cinta pertama mu.’’Tanya Mei.
‘’Hm.’’Kata Reyhan.
‘’Iyah.’’Lanjut,Mei menggigit bibir bawahnya terasa ada yang
sakit di dadanya.
‘’Apa benar kalau kamu sudah mencium semua anak cewek di
sekolah.’’Tanya Mei lagi.
‘’Kamu dengar darimana ,aku tidak mencium mereka semua hanya
‘’Apa alasan mu melakukannya.’’Mei ingin tahu alasannya karna
Reyhan juga mencuimnya.
‘’Tidak ada alasan, aku hanya melakukan apa yang ku
mau.’’Jawaban Reyhan membuat Mei semakin membuat hatinya sakit.
‘’Jadi apa kamu mau ikut?’’Lanjut Reyhan.
‘’Tidak.’’Mei langsung mematikan teleponnya.
Mei membaringkan tubuhnya di kasur sambil menutupi wajahnya.
‘Ternyata dia juga sama,munafik.’Pikir Mei sedikit kecewa.
‘’Tapi kenapa tadi aku menanyakan hal bodoh begitu.’’Kata
Mei.
‘’Kenapa juga aku seperti remaja yang sedang cemburu karna
pacarnya yang berhubungan lagi dengan cinta pertamanya?’’keluh Mei.
‘’Ahhh,sudahlah lagian dia itu bukan siapa –siapa ,selamat
malam tedi.’’Setelah mengucapkan ‘selamat malam’Mei langsung tidur.
‘’Apa Mei marah?.’’Kata Reyhan.
Dia menaruh hp nya di nakas dan membaringkan tubuhnya di
kasur.
‘’Selamat malam Mei ,semoga besok kamu tidak marah lagi pada
ku.’’Kata Reyhan lalu memejamkan matanya menyusuri alam mimpi.
…………
‘’Mei selamat pagi.’’Sapa Ayumi.
‘’Pagi Yumi.’’Jawab Mei.
‘Aku masih tidak menyangka orang seceria Ayumi ternyata
mempunyai pengalaman yang sama dengan
ku.’Pikir Mei
‘Ternyata kita tidak boleh menilai penampilan seseorang, dari
luar di boleh ceria tapi kita tak tahu di dalam hatinya.’Mei Tersenyum sendu.
Mereka berjalan menuju kelas sambil mengobrol lebih tepatnya
Ayumi yang bercerita dan Mei hanya mendengarkannya dan sesekali mengiakan.
‘’Oh yah Mei kemarin aku dapat hadiah.’’Ayumi mengeluarkan
__ADS_1
dua buah gantungan hp.
‘’Lihat lucukan.’’Ayumi menunjukan dua bola bulu yang
tersenyum.
‘’Em lucu.’’Kata Mei dia memegang salah satunya.
‘’Lembut lagi.’’Tambahnya.
‘’Benarkan,ini satu untuk dan satunya untuk ku .’’Ayumi
memberikan satu pada Mei yang berwarna oren.
‘’Kamu yakin.’’Tanya Mei
‘’Iyah kita kan teman.’’Kata Ayumi tersenyum manis.
‘’Sekalian kita tukeran nomer.’’Tambah Ayumi sambil
mengeluarkan hp nya begitu pun Mei.
Reyhan tersenyum melihat ke dekatan Ayumi dan Mei.
‘’Itu kan Ayumi dan Mei, kesana ah.’’Kata Sena, dia berjalan
menghampiri mereka.
‘’Sena jangan mengganggu mereka.’’Kata Reyhan tapi Sena sudah
lebih dulu pergi.
‘’Dasar.’’Reyhan menggelengkan kepalanya.
‘’Wah apa ini?’’Sena mengambil gantunga yang ada di tangan
Mei dan menggoyang -goyangkan di depan wajahnya.
‘’Sena kembalikan itu milik Mei.’’Kata Ayumi.
‘’Untuk ku saja yah.’’Pinta Sena.
‘’Tidak boleh ,kembalikan.’’Saat Ayumi ingin mengambilnya lagi
tapi Sena mengangkat gantungan itu tinggi tinggi hingga tak tergapai oleh
Ayumi.
‘’Sena Kembalikan.’’Ayumi melompat lompat untuk meraihnya
membuat kedua ddanya ikut naik turun.
‘’Tidak mau.’’Kata Sena tersenyum menggoda.
‘’Kalau mau silahkan ambil.’’Lanjut Sena.
‘’Ih Sena .’’Ayumi mencoba meraihnya.
‘’Ayo ambil kalau bisa.’’Sena berlari.
‘’Senaa….kembalikan itu.’’Ayumi mengerjar Sena hingga terjadi
kejar kejaran di lapangan Sena tertawa bahagia.
‘’Kalau di rusuh lari sama guru saja dia tidak mau tapi
sekarang dia malah berlarian dia lapangan.’’Kata Mei yang heran dengan kelakuan
Sena dia menggelengkan kepala.
‘’Dia itu memang seperti itu kalau menyangkut soal Ayumi dia
pasti semangat untuk mengerjainya.’’Kata Reyhan yang berdiri di samping Mei
sambil tersenyum manis.
Mei melirik Reyhan sekilas lalu pergi meninggalkan Reyhan
begitu saja.
‘’Apa Mei masih marah yah?’’Kata Reyhan.
‘’Salah ku apa yah ?kenapa Mei marah pada ku.’’Kata
Reyhan,dia menyusul Mei ke kelas.
‘’Ada apa dengan ku ,kenapa aku kesal saat melihat
Reyhan.’’Gumam Mei.
Langkah Mei terhenti saat dia mendengar seseorang memanggil nama ‘Alisa’ dia
mengintip di balik tembok.
‘’Alisa selamat pagi.’’Sapa Hana teman Alisa.
‘’Pagi Hana.’’Jawab Alisa sambil tersenyum manis.
‘’Jadi dia yang namanya Alisa.’’Kata Mei.
‘’Dia cantik bangat seperti boneka,pantas saja Reyhan
menyukainya.’’Lanjut Mei dengan sendu.
‘’Sedang apa dia?’’Tanya siswa yang lewat.
‘’Entah,mungkin sedang mengintip.’’Kata temannya.
‘’Dasar aneh ,menjijikan.’’Katanya lalu pergi.
PLOK
Mei menepuk kedua pipinya hingga merah,para siswa yang
melihat Mei menepuk pipinya sendiri
memandang aneh dan heran.
‘’Sadarlah Mei dia itu bukan siapa –siapa mu jadi mau dia
suka dengan siapa terserah dia,itu bukan urusan mu.’’Kata Mei.
Setelahnya Mei pergi melanjutkan langkahnya .
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENNYA YAH JUGA LIKE,TERIMA KASIH SELAMAT MEMBACA