
‘’Tebak kemarin aku pergi dengan siapa?’’Tanya Fildan.
‘’Siapa?’’Tanya balik Anggun.
‘’Reyhan dan Mei Tachibana.’’Jawab Fildana membuat Anggun
tersentak.
‘’Dan sepertinya dia benar benar menyukai nya.’’Tambahnya.
‘’Apa kau yakin?’’Tanya Anggun.
‘’Kalau Reyhan benar benar menyukai Mei.’’Tambahnya.
‘’Yah,aku juga sempat tidak percaya,padahal Reyhan itu
popular tapi kenapa suka dengan cewek aneh itu.’’Kata Fildan sinis.
‘’Dia bahkan memukul ku karna bilang ingin berteman dekat dengan
Mei.’’Tambahnya kesal mengingat Reyhan memukul wajahnya sampai sekarang masih
sakit dan biru.
‘’Tidak mungkin Reyhan melakukan itu.’’Kata Anggun tak
percaya.
‘’Kau tidak percaya pada ku.’’Kata Fildan marah.
‘’Ini,kau lihat! Ini adalah bekas pukulan Reyhan
kemarin.’’Kata Fildan menunjukan luka lebam yang ada di pipinya.
‘’Aku hanya tidak percaya Reyhan melakukan hal itu.’’Kata
Anggun.
‘’Aku tidak pernah melihat dia semarah itu hingga
memukul.’’Lanjutnya.
‘’Heh! dia begitu marah hanya karna hal kecil kurasa dia
sudah di guna guna oleh si aneh itu.’’Kata Fildan.
‘’Kurasa kau tidak mengerti .’’Kata Anggun.
‘’Apa maksud mu aku tidak mengerti.’’Kata Fildan kesal.
‘’Sudahlah.’’Anggun melangkah pergi.
‘’Kau sama saja dengan mereka.’’Kata Fildan mencibir.
‘’Reyhan…Reyhan…Reyhan terus, apa sih bagusnya dia.’’Katanya
kesal.
‘’Reyhan itu tidak seperti kau ,yang hanya berteman dengan
dangkal saja.’’Anggun berbalik.
‘’Dia itu tulus tidak seperti mu yang munafik.’’Tambahnya.
‘’Kau…’’Fildan menunjuk Anggun marah.
Mei tersentak terkejut mendengar suara orang yang sedang
bertengkar saat dia akan kembali setelah di minta mengambil air oleh bak Susi.
‘’Padahalkan aku cuman mau mengambil air ,kenapa harus
mendengarkan pertengkaran orang sih.’’Mei mengerutu.
‘’Jangan membuatku tertawa,kau pun sama.’’Kata Fildan.
‘’Kau hanya cewek gendut yang berlaga cantik,kau pikir aku
tidak tahu kau berusaha mati matian menguruskan badan hanya untuk terlihat
cantik di hadapan Reyhan.’’Lanjutnya.
‘’Kau sungguh menjijikan,kau kira Reyhan akan tertarik dengan
tubuh menjijikan mu.’’Fildan mencibir Anggun.
Anggun mengepalkan tangannya erat atas hinaan Fildan dia
tidak bisa membantah ucapan nya karna itu memang benar.
‘’Kau tahu apa yang lebih menjijikan?’’Kata Mei yang tiba
tiba datang .
‘’Hey,kau tahu mulutnya itu benar benar menjijikan.’’Kata Mei
melihat ke arah Anggun.
‘’Bahkan saat makan pun berserakan kemana -mana.’’Kata Mei.
‘’Kau cewek aneh kau pikir kau cantik hah! hanya karna mereka
membicaran mu .’’Kata Fildan marah karna perkataan Mei.
‘’Kau lebih menjijikkan dan membuat ku ingin muntah.’’Kata
Fildan mnghina Mei.
‘’Oh benarkah! Apa kau habis makan sampah sampai ingin
muntah.’’Kata Mei yang membuat Anggun terkekeh dan Fildan naik pitam.
‘’Mangkanya kalau di suruh makan makan yang sehat itu di
lakuin jangan makan sampah biar sehat dan mulut juga jadi sehat tak kotor
__ADS_1
lagi.’’Lanjut Mei.
‘’Kau benar benar!.’’Fildan mendekati Mei dan mengambil ember
yang di pegang Mei.
Byuurrrr
‘’Ini akibatnya berani menghina ku.’’Setelah menyiramkan air
pada Mei Fildan melepar embernya dan pergi.
‘’Dasar laki laki tak bertanggung jawab.’’Kata Mei kesal.
‘’Menghina orang tapi tidak mau di hina balik,malah
menyiramkan air emang aku tanaman apa.’’Lanjutnya.
‘’Kalau sudah seperti ini siapa yang harus membersihkannya coba.’’Keluh Mei.
‘’Ah ….menyebalkan! aku juga harus mengambil lagi
airnya.’’Anggun masih diam mendengar gerutuan Mei.
‘’Kenapa kau menolong ku?’’Tanya Anggun.
‘’Aku tak menolongmu aku hanya mengatakan hal yang
benar.’’Kata Mei mengambil ember yang di
lempar Fildan.
‘’Aku tidak tahu bagaimana perjuangan mu untuk Reyhan.’’Kata
Mei.
‘’Tapi aku salut dengan mu yang berjuang untuk orng yang di
berharga untuk mu.’’Lanjutnya.
‘’Jadi jangan dengarkan orang orang yang berbicara buruk
tentangmu.’’Tambah mei.
‘’Selama apa yang kau lakukan tidak merugikan orang lain pd
aja.’’Kata Mei.
‘’Ternyata kau dan Reyhan sama sama aneh.’’Kata Anggun
tersenyum.
‘’Hah.’’Kata Mei yang bingung.
‘’Nama ku Anggun.’’Anggun mengenalkan diri.
‘’Kalian berdua pasangan yang benar benar serasi.’’Lanjutnya.
‘’Dan sekarang aku mengerti kenapa Reyhan marah pada Fildan
‘’Aku tidak akan mengangu hubungan kalian lagi,jadi apa kau
mau berteman dengan ku.’’Kata Anggun sambil mengulurkan tangannya.
‘’Mantan rival ku.’’Tambahnya.
‘’Hm,boleh.’’Mei menyambut tangan Anggun.
‘’Oh apa kau membawa pakaian ganti.’’Tanya Anggun .
‘’Tidak,sepertinya aku akan menunggunya hingga kering
saja.’’Jawab Mei.
‘’Tunggu di sini.’’Anggun pergi setelah mengatakan itu.
‘’Lagi –lagi kau bicara seenaknya Mei.’’Kata Mei pada dirinya
sendiri.
‘Aku merasa seperti orang yang munafik saja,aku bisa bicara
seperti itu pada orang lain tapi aku tidak bisa menyakinkan diri sendiri untuk
berubah.’Batin Mei.
Beberapa menit kemudian Anggun kembali membawa baju olahraga
dan menarik Mei ke toilet.
‘’Pakailah.’’Kata Anggun,Mei mengambilnya dan mengganti
bajunya .
‘’Seberapa kecil tubuhmu.’’Tanya Anggun,dia kira tubuhnya
sudah paling kecil tapi ternyata ada yang lebih kecil darinya.
‘’Entah dari dulu tubuhku segini gini aja.’’Jawab Mei.
‘’Ah beruntung bangat kamu punya tubuh seperti itu.’’Kata
Anggun cemberut.
‘’Sudahlah ayo kita pergi.’’Lanjutnya.
‘’Tapi bagaimana kau mau olahraga kalau bajunya aku
pakai.’’Kata Mei yang tak enak.
‘’Tidak perlu kau pikirkan ,lagian aku lagi malas
olahraga.’’Kata Anggun.
Mereka berdua pergi kekantin dan tak lupa Mei mengisi lagi
__ADS_1
embernya dengan air,setelah menaruh ember ke bak Susi Mei dan Anggun ke tempat
Reyhan dan yang lain.
‘’Hah.’’Reyhan masih kepikiran dengan kejadian kemarin.
‘’Kenapa kau galau bener?.’’Tanya Sena.
‘’Hm.’’Kata Reyhan.
‘’Astaga Reyhan, tangan kamu kenapa?’’Tanya Ayumi cemas melihat
tangan Reyhan yang di balut sapu tangan.
‘’Tidak apa apa Ayumi, hanya lecet.’’Jawab Reyhan.
‘’Cih,dasar pilih kasih.’’Guman Sena kesal karna pertanyaannya
tak di jawab sementara ayumi di jawab.
‘’Sabar…sabar.’’Indra mentertawakan Sena.
‘’Diam kau.’’Kata Sena kesal.
‘’Hey Reyhan bagaimana ?bukannya kemarin kau dan Mei ketemuan
dengan Fildan.’’Tanya Sena.
‘’Hah.’’Reyhan menghela nafas.
‘’Lah di tanya malah menghela nafas.’’Kata Sena sebal.
‘’Kau benar Sena.’’Kata Reyhan.
‘’Apanya?’’Kata Sena bingung.
‘’Fildan itu seperti yang kau bilang,aku menyesal karna
mengenalkan Mei padanya.’’Kata Reyhan.
‘’Memang ada apa?’’Tanya Indra,Reyhan menceritakan kejadian
kemarin pada mereka.
‘’Wah gila tuh anak,bisa bisanya bilang begitu.’’Kata Sena.
‘’Terus rencana kau apa.’’Tanya Hendri yang tiba tiba datang
membuat mereka terkejut.
‘’Astaga Hendri kau membuat kaget saja.’’Kata Sena.
‘’Kau seperti jalangkung saja,datang tak di undang pulang tak
di antar.’’Kata Indra kesal.
‘’Hendri kau bikin kaget saja.’’Kata Ayumi.
Mereka mengomeli Hendri yang membuat mereka jantungan,Indra
tak sengaja melihat Anggun yang berjalan bersama dengan Mei sambil mengobrol
menjatuhkan rahangnya saking terkejutnya.
‘’Kenapa kalian berdua berjalan bersama sama?’’Tanya Indra
heran.
‘’Kenapa? Tidak boleh.’’Kata Anggun galak.
‘’Boleh…boleh ….boleh.’’Jawab Indra takut Anggun marah.
Lalu Anggun duduk di samping Indra yang membuat Indra bertambah
heran dan Mei memilih duduk di samping ayumi.
‘’Mei kenapa kamu memakai baju olahraga,hari ini kan buka
jadwalnya kelas 11 B olahraga.’’Tanya Ayumi.
‘’Itu……’’Tapi Anggun memotong ucapannya.
‘’Fildan menyiram Mei dengan air hingga seragamnya basah
kuyup.’’Kata Anggun,dia menyeringai dalam hati jika Reyhan memukul Fildan hanya
karna perkataannya bagaimana kalau Reyhan tahu kalau Mei di siram oleh Fildan,
apa yang akan terjadi pada Fildan.
‘Kukuku, rasakan membalasan dari ku.’Batin Anggun tertawa
menyeramkan.
‘’Apa?’’Tanya mereka serempak.
‘’Apa benar itu Mei?’’Tanya Reyhan tegas.
‘’Itu….’’Kata Mei gugup.
‘Kenapa Anggun memberitahu mereka sih,kan jadi repot.’Batin
Mei jengkel.
‘’Jangan Bilang kalau kamu tertajuh lagi.’’Kata Reyhan.
‘’Sudahlah jangan di bahas,aku sudah lapar.’’Kata Mei yang
mengalihkan pembicaraan dan beranjak memesan makanan.
‘’Baiklah kalau kamu tidak mau bilang tidak apa apa.’’Kata
Reyhan sambil tersenyum.
Membuat Indra dan Hendri berdo’a untuk keselamatan Fildan.
__ADS_1