
‘’Euugghh’’Mei bangun, duduk di kasur, matanya melihat
sekeliling kamar, dia masih
menggumpulkan nyawanya.
‘’Kamu sudah bagun?’’Mei terkejut mendengar suara Reyhan lalu
menoleh kearah suara.
‘’Selamat pagi.’’Sapa Reyhan yang sehabis keluar dati kamar mandi,sambil
mengeringkan ranbutnya dengan handuk kecil.
‘’Maaf,semalam aku ketiduran.’’Kata Mei tak enak.
‘’Ya,apa boleh buat.’’Kata Reyhan pura pura kecewa.
‘’Maaf.’’Mei menunduk merasa bersalah pada Reyhan.
‘’Tapi,itu memberi kesempatan untuk ku melakukan sesuatu pada
mu.’’Kata Reyhan yang mengedipkan sebelah matanya mengerjai Mei.
‘’Apa yang sudah kamu perbuat.’’Kata Mei panik,
‘’Tidak,tidak ada!’’Kata Reyhan main main.
‘’Beri tahu aku?’’Kata Mei yang akan turun tapi Reyhan segera
memeluk pinggangnya dan menenggelamkan wajahnya di perut Mei,duduk di hadapan
Mei.
‘’Maaf aku bercanda.’’Kata Reyhan menenangkan.
‘’Kita lakukan nanti saja kalau kita sudah menikah.’’
Lanjutnya seraya tersenyum.
‘’Iya.’’Jawab Mei lalu mengelus rambut Reyhan.
‘’Itu pun kalau kita menikah.’’Kata Mei.
‘’Kita pasti akan menikah, karna kamu hanya milik ku tidak
akan ku biarkan orang lain mengambil mu dari ku.’’Kata Reyhan mutlak.
‘’Ya,ya,Mei hanya milik Reyhan.’’Kata Mei pasrah dengan nada
bercanda namun di dalam hatinya dia mengamininya.
Drrt…drrrttt…..drrtttt
Saat sedang asyik bermanja manja pagi tiba tiba ponselnya
berdering.
Reyhan menyeritkan dahi saat melihat nama kontak yang
menghubunginya.
‘’Departemen redaksi.’’Kata Reyhan bingung
‘’Ada apa yah?’’ Lalu menganggatnya.
‘’Hallo?’’Kata Reyhan.
‘’………’’
‘’Ah,sudah lama.’’Balas reyhan.
‘’Ya….’’
‘’Apa? Alexsa?!’’Kata Reyhan terkejut dan panik.
‘’Ada apa,Rey?’’Tanya Mei penasaran saat melihat reaksi
Reyhan saat menyebut nama Alexsa.
‘’Mereka bilang ,mereka tidak bisa menghubungi Alexsa.’’Jawab
Reyhan.
‘’Apa?’’Kata Mei terkejut.
Mereka bergegas pulang setelah Nagi bangun atas permintaan
Mei yang khawatir pada Alexsa entak kenapa dia merasa kalau Alexsa itu mirip
dengan dirinya.
Setelah turun dari kereta Reyhan menitipkan Nagi pada Mei
untuk mengantarnya pulang.
‘’Aku titip Nagi yah.’’Kata Reyhan.
‘’Iyah,kamu tenang sama.’’Kata Mei
Setelah mendapat jawab dari Mei,Reyhan bergegas pergi,Nagi
menatap bingung pada kakaknya dan Mei,dia tidak mengerti akan situasi yang
terjadi karna langsung di seret setelah bangun.
……
‘’Manis.’’Kata Alexsa dengan tatapan kosong.
‘’Asin.’’
‘’Manis.’’
__ADS_1
‘’Pedas.’’
Tok….tok…tok…
Terdengar ketukan di luar tapi Alexsa masih tetap diam.
‘’Lexsa,selamat pagi.’’Kata Alisa.
‘’Ini aku membawakan mu bubur ayam ke sukaan mu.’’Kata Alisa.
‘’Tolong buka pintunya.’’Lanjutnya
karna Alexsa tak
menjawabnya,Alisa turun kembali dengan
raut kecewa karna tak berhasil membuat Alexsa keluar.
Sesampainya di bawah dia terkejut dengan ke datang Reyhan.
‘’Alisa.’’Panggil Reyhan.
‘’Reyhan?’’Kata Alisa.
‘’Sedang apa kamu di sini?’’Tanya Alisa.
‘’Penerbit memberitahu ku kalau mereka tidak bisa menghubungi
Alexsa.’’Jawab Reyhan.
‘’Bagitu yah.’’Kata Alisa.
‘’Sebenarnya dari kemarin aku sudah mengetuk pintu apartemen
Alexsa dan membujuknya,tapi dia tidak mau membukanya.’’Kata Alisa sedih.
‘’Apa yang harus aku lakukan?’’Tanya Alisa prustasi.
‘’Sebenarnya apa yang terjadi padanya?’’Tanya Reyhan sambil
menatap ke atas.
Alias menceritakan saat Alexsa dan beberapa temannya
bertengkar karna mengundang dirinya ke karaoke lalu saat Alexsa mengungkapkan
isi hatinya,Alisa yang terus memikirkan ucapan Alexsa mencari tahu lebih lanjut
karna tidak mungkin hanya karna hal itu Alexsa jadi seperti ini.
Setalah dia mencari tahu dia shok mendengar beberapa netizen
menjelek jelekan dirinya bahkan yang sudah Alexsa bantu dan di perlakukan baik
ikut mengejek Alexsa bahkan lebih parah dari yang lain.
Reyhan dan Alisa kembali naik ke atas setelah Alisa
menceritakan semuanya. Reyhan terus mengetuk pintu apartemen Alexsa.
‘’Apa kau di dalam?’’Tanya Reyhan.
‘’Reyhan.’’Gumam Alexsa saat mendengar suara Reyhan.
‘’Lexsa.’’Alisa mencoba memanggilnya lagi.
‘’Kalau kau sedang ada masalah,kau bisa menceritakannya
pada-‘’Alexsa segera memotong ucapan Reyhan.
‘’Pergi sana!’’Teriak Alexsa.
‘’Lexsa,buka pintunya.’’Kata Alisa.
‘’Gak mau.’’Tolak Alexsa.
‘’Siapa yang menyuruh mu datang ke sini?’’Kata Alexsa.
‘’Aku tidak mau kembali.’’Lanjutnya.
‘’Lexsa….’’Kata Alisa.
‘’Tidak ada yang mengharapkan ku! Tidak ada satu pun.’’Kata
Alexsa.
‘’Apa yang kamu katakan-‘’Alexsa memotong ucapan Alisa.
‘’Jangan sho bersikap baik pada ku!’’Kata Alexsa.
‘’Jangan berpura pura menjadi teman ku saat kau tidak benar
benar perduli pada ku.’’Alexsa memeluk lututnya dan menenggelam kan kepalanya
di lututnya.
‘’Aku sudah muak dengan orang yang hanya memanfaatkan ku dan
mentertawakan ku.’’Kata Alexsa.
‘’Kalian hanya mau berteman dengan ku di saat aku di atas dan
akhirnya kalian mengkhianati ku.’’Lanjutnya.
‘’Lebih baik,aku tidak usap berteman saja,aku tidak
membutuhkan mereka.’’Kata Alexsa.
Reyhan tersentak dengan pengakuan Alexsa.
‘’Pergi! Tinggalkan aku sendiri.’’Usir Alexsa,Alisa menunduk
sendu karna di usir lagi.
__ADS_1
‘’Alexsa.’’Kata Reyhan.
‘’Ada seorang gadis yang sama seperti dirimu,yang mengatakan
ingin sendirian.’’Lanjut Reyhan.
‘’Dia mengatakan ,Orang orang dengan cepat mengkhianati
mu,dia tidak butuh teman.’’Tambah Reyhan.
‘’Dia benar. Mereka semua hanya akan menyakiti hati mu.’’Kata
Alexsa membenarkan.
‘’Tidak semua orang seperti itu,pasti ada orang yang tulus
mau bersama dengan mu dan membantu mu juga.’’Bantah Reyhan.
‘’Yang benar benar perduli pada mu. Lihat dengan benar
sekeliling mu.’’Kata Reyhan.
‘’Kalau kau hanya berdiam saja tidak akan merubah apapun,orang
orang perduli pada mu juga tidak bisa
membantu mu.’’Teriak Reyhan.
‘’Kau bukan saja menyakiti diri mu sendiri tapi juga perasaan
orang yang mengkhawatir kan diri mu juga.’’
‘’Bukalah mata mu jangan hanya karna orang yang yang tidak
menyukai mu kau menutup mata pada semua orang.’’Lanjut Reyhan.
‘’Lexsa,maaf karna aku meninggalkan mu sendirian karna aku
lemah dan pengecut.’’Kata Alisa.
‘’Maaf..hiks..hiks’’Alisa menangis tidak bisa membendungnya
lagi.
‘’Kenapa kau meminta maaf?’’Tanya Alexsa pada Alisa.
‘’Itu karna aku tidak tahu seberapa menyakitkannya diri mu
sekarang. Walau kau memberitahu ku,aku tidakmungkin bisa mengerti, tapi aku
kamu memberitahu ku rasa untuk memperingan beban yang kamu pikul,walau hanya
sedikit.’’Jawab Alisa tulus.
‘’Ibu mu juga mengkhawatirkan mu,tolong biarkan aku mendengar
keluh kesah mu dan membantu meringankan masalah mu.’’Lanjutnya.
‘’Semua usaha ku untuk membuat semua orang suka pada ku
semuanya berakhir sia sia.’’Kata Alexsa.
‘’Tidak perduli aku berusaha sekeras apa pun aku
mencoba,mereka pada akhirnya meninggalkan ku.’’Lanjutnya putus asa.
‘’Tidak ada yang menginginkan ku,tidak satu orang pun yang
membutuhkn ku!.’’Teriak Alexsa marah.
‘’Siapa yang perduli tentang pendapat orang lain? Jangan
perdulikan apa yang orang lain pikirkan tentang mu.’’ALexsa tersentak dengan
teriakan Alisa.
‘’Kau sudah bekerja keras dari kecil,kau cantik,kau berbakat
dan banyak orang yang mau mendukung mu,hanya itu yang perlu kau percayai.’’Kata
Alisa
‘’Menurut ku,kau itu sangat keren jadi untuk apa aku
menghancurkan semua usaha mu.’’Lanjutnya.
‘’Kau harus percaya diri kalau kau itu keren jangan dengarkan
orang yang iri pada mu.’’Kata Alisa.
Alexsa teringat saat kecil di saat anak anak lain mengejek
dirinya dan menjauhinya hanya Alisa yang mau berteman dengannya bahkan mengatakan
kalau dia itu cantik.
‘orang yang selalu ada di dekat ku dan selalu mau
mendengarkan semua ceritaku hanya….’Batin Alexsa.
Cklek
Alexsa membuka pintu apartemennya lalu memeluk Alisa sambil
menangis.
‘’Alisa…maafkan aku…..maafkan aku..hiks…hiks…hiks.’’Alexsa
menumpahkan semua keresahannya dengan menangis di pelukan Alisa.
Mei yang khawatir pada Alexsa segera bergegas ke apartemen
milik Alexsa setelah mengantar Nagi,sesampainya di sana dia melihat Alexsa yang
__ADS_1
menangis di pelukan Alisa,dia tersenyum lega melihat Alexsa baik baik saja.