
Sebulan sudah sejak Septian mengatakan kalau dia menyukai Mei
dan hubungan antara Reyhan dan Septian tidak sedekat dulu terasa canggung .
Selama sebulan ini juga Septian sudah dekat dengan Mei dan
teman teman Reyhan,dia bahkan selalu
membantu Mei,membuat Reyhan khawatir kalau Mei akan menyukai Septian dan
meninggalkan dirinya.
‘’Ha yooo.’’Sena
memukul punggung Reyhan.
‘’Melamun aja ,mikirin apaan sih.’’Tanyanya.
‘’Enggak ada.’’Jawab Reyhan sambil mengusap punggungnya yang
sakit karna pukulan Sena.
‘’Tahu,kalau tahu kau menghubungi kita cuman menemani kau
melamun lebih baik aku kencan bersan Anggun.’’Keluh Indra.
Pulang sekolah setelah menggantar Mei, Reyhan menghubungi
teman temannya mengajak ke karaoke.
‘’Benar,lebih baik pergi bersama Ayumi.’’Kata Sena.
‘’Kalian jahat.’’Rengek Reyhan manja.
‘’Jijik Rey.’’Indra melepar snak di meja tapi Reyhan
memiringkan tubuhnya menghidarinya.
‘’Ck.’’Indra berdecik kesal karna lemparannya tak kena.
‘’Ngomong ngomong Septian tidak datang,apa kau tidak
menghubunginya Reyhan?’’Tanya Sena,sudah hampir satu jam mereka di sana tapi
dia tidak melihat kedatangan Septian.
‘’Dia bilang tidak bisa ikut soalnya sedang membantu ibunya
mengirimkan barang.’’Jabaw Reyhan,dia memang menghubungi Septian juga tapi
karna ibunya sedang banyak orderan dia membantu ibunya mengiringkan barang
barang pesanan.
‘’Hubungan mu dan Septian baik baik saja kan.’’Tanya
Hendri,meski dia itu kadang bodoh dan ngeselin tapi diantra mereka Hendri lah
yang paling peka meski teman temannya tak memberitahunya dia pasti tahu.
‘’Maksudnya?’’Tanya Indra tak mengerti,setahunya mereka baik
baik saja taka da yang sedang bertengkar.
‘’Baik tidak ada apa apa.’’Jawab Reyhan.
‘’Kupikir kalian ada masalh soalnya ku lihat kalian sangat
canggung ah.. bukan tapi kau.’’Kata Hendri.
‘Seperti biasa.’Batin Reyhan menghela.
‘’Kau masih meras bersalah .’’Tanya Indra.
‘Itu salah satunya.’Kata Reyhan dalam hati.
‘’Katakan saja kalau kau lagi ada masalah kita ini teman mu
ingat.’’Kata Sena merangkul bahu Reyhan.
Reyhan tersenyum menanggapi perlakuan Sena,dia sangat
bersyukur bisa mempunyai teman teman seperti mereka.
‘’Tidak ada aku hanya sedang memikirkan mau mengajak kemana
Mei liburan nanti.’’Jawab Reyhan,dia tidak mau hubungan pertemanan di antara
mereka renggang.
Hendri tahu kalau Reyhan berbohong tapi dia tetap menerimanya
dia tidak mau memaksa Reyhan untuk mengatakannya itu pripasinya.
‘’Ujian saja belum kau sudah memikirkan liburan.’’Kata Indra.
‘’Pergi yuk! Bosen nih.’’Lanjutnya seraya menyederkan
kepalanya di sofa.
__ADS_1
‘’Kemana?’’Tanya Sena sambil memasukan snak ke dalam
mulutnya.
‘’Ya, kemana aja ke! Bermain bolling ke ,futsal ke atau ke
mall aja kita pergi ke time zone.’’Kata Indra.
‘’Oke ,aku juga bosen kalau enggak ada ceweknya.’’Balas Sena.
‘’Ku bilang Ayumi lo,kalau kau masih suka pergi ke karaoke
bareng cewek lain.’’Kata Hendri.
‘’Sembarangan!aku tidak pernah melakukan itu,fitnah .’’Kata
Sena tak terima melempar botol minuman pada Hendri tapi bisa di hindari.
‘’Sudah jangan ribut lagi.’’Kata Reyhan menengahi.
‘’Ayo pergi.’’Lanjutnya.
Mereka keluar melakukan pembayaran dan pergi menuju ke mall.
Para wanita dari remaja,dewasa sampai ibu ibu berbisik
membicarakan mereka karna terpesona terutama Reyhan bahkan ada beberapa remaja
yang meminta berfoto,saat mereka berjalan keliling mall.
‘’Cih yang super model udah berhenti aja masih ada yang minta
foto.’’Kata Sena sinis pada Reyhan yang sedang berfoto dengan seorang wanita
untuk ke 4 kalinya.
‘’Kau mengejek ku Sena.’’Kata Reyhan sambil berjalan ke tempat
eman temannya.
‘’Tidak,bukannya itu fakta.’’Kata Sena lagi,dia tidak iri
sama sekali pada Reyhan dia hanya menggodanya saja.
‘’Iyah kan.’’Tanyanya pada Hendri yang berada di sampingnya.
‘’Benar kata Sena,kenapa kau bilang mengejek,Sena kan tidak mengejek mu Rey, dari
tadi kan kau dimintai foto bareng mulu.’’Kata Hendri polos.
‘’Sena itu menyidir Reyhan makannya Reyhan bilang kalau Sena
mengejeknya.’’ Kata Indra menjelaskan.
Reyhan ,Sena dan Indra memutar mata malas ,mereka sungguh tak
mengerti bagaimana dengan otak segitu bisa sangat peka dengan ke adaan sekitar.
‘Tuhan memang adil.’Pikir mereka bertiga.
‘’Ngapin kalian begong katanya mau ke permainan.’’Kata Hendri
karna ketiga temannya masih belum bergerak.
‘Gini amat punya teman.’pikir mereka bertiga.
Mereka melangkah menyusul Hendri sambil menutupi wajah mereka
dengan sebelah tangan mereka,malu ! karna Henri melambai lambaikan tangan
memanggil nama mereka.
……
‘’Senpai,hasiburi?’’Tanya Septian.
‘’Maaf saya bukan orang Jepang,jadi tidak bisa menjawab
pertanyaan anda.’’Kata Mei jengah.
Hanya karna namanya sama dengan nama orang Jepang dia suka di
sangka orang Jepang terlebih tubuhnya yang kecil berkulit putih dan mata sipit
.
‘’Hahaha,jangan kesal begitu.’’Kata Septian melihat raut tak
suka di wajah Mei.
‘’Mau pesan apa?’’Tanya Mei tak mau memperpanjang.
‘’Ayam geprek level lima.’’Lanjutnya.
‘’Tidak,tidak kali ini tidak.’’Jawab Septian.
‘’Kenapa muprehokit sudah bosen.’’Tanya Kiki yang ikut
bergabung.
__ADS_1
‘’Mana mungkin bosen.’’Kata Septian.
‘’Eh,tapi apa lagi itu.’’Tanyanya.
‘’Apa?’’Tanya Kiki.
‘’Yang tadi muprehokit.’’Kata Septian.
‘’Oh itu,muka preman hati hello kitti.’’Jelas Kiki lalu pergi
meninggalkan Septian yang mengaga tak peryaca dengan nama panggilan yang di
berikan.
‘’Awas nanti lalat masuk.’’Kata Mei.
‘’Apa semua orang di sini memanggil ku dengan panggilan itu?’’Tanya
Septian pada Mei.
‘’Kurasa iya,kalau tidak salah kak Rani juga memberi mu nama
panggilan mungkin artinya sama dengan dengan kak Kiki.’’Kata Mei.
‘’Sudahlah mungkin kesan pertama yang kau berikan pada
kunjungan pertama mu sangat membekas.’’ Lanjutnya.
‘’Sampai segitunya yah,sampai malu.’’Kedua pipi Septian
merona.
‘’pffff.’’Mei tertawa kecil dia tidak tahu di balik
penampilan yang sangar Septian bisa malu malu kucing juga.
‘’panggilan itu memang cocok.’’Kata Mei pelan.
‘’Kau mengatakan sesuatu.’’Tanya Septian.
‘’Mau pesan apa.’’Tanya Mei.
‘’Ayam rica rica di bawa pulang,3.’’Jawab Septian.
‘’Oke tunggu.’’Kata Mei lalu pergi mengambil pesanan.
‘’Tian.’’Kata Septian menghentikan langkah Mei.
‘’Apa?’’tanya Mei tak mengerti.
‘’Panggil Tian lain kali panggil Tian saja kalau mau
memanggil nama ku.’’Jelas Septian.
‘’Hm.’’Mei mengangguk dan kembali melanjutkan langkahnya.
Setelah menunggu 5 menit pesanan Septian jadi,dia melukan
pembayaran dan langsung pergi setelah berpamitan dengan Mei dan beberapa
pegawai di sana.
…….
‘’Bu kapan ayah pulang?’’Tanya Mei.
Dia dan ibu sedang makan malam bersama.
‘’Katanya ayah mau pulang tapi kok belum pulang pulang.’’Kata
Mei lagi.
‘’Ayah mu bilang tidak bisa pulang karna cuaca sangat tidak
memungkinkan untuk berlayar jadi pulangnya di tunda sampai benar benar aman.’’Jawab
Sarah.
‘’Masih lama dong.’’Kata Mei kecewa,dia sudah rindukan
ayahnya.
‘’Kenapa tanya soal ayah,sudah kangen.’’Kata Sarah,Mei itu
sangat dekat dengan ayahnya dan juga selian dia dan ayahnya Mei tidak punya
teman sepermainan sebelum kenal Reyhan.
‘’ayah bilang nanti dia akan membawa oleh oleh sebagi
permintaan maaf untuk mu.’’Lanjutnya.
‘’Hm.’’Jawab Mei.
‘’Sudah sana ke kamar kerjakan tugas sekolah mu lalu tidur.’’Kata
Sarah.
Mei beranjak dari kursinya ,melangkah ke kamarnya.
__ADS_1
‘’Jangan begadang.’’Kata Sarah lagi.
‘’Iyah,ibu.’’Kata Mei sebal sambil menutup pintu kamarnya.