
Saat Mei di halte menunggu bis ,saat akan berangkat ke
sekolah,dia mendengar obrolan dua remaja yang memakai seragam sekolahnya sedang
membicarakan Reyhan.
‘’Ah,ada Reyhan! Dia menjadi model.’’Katanya saat membaca
sebuah majalah.
‘’Wah…dia benar benar masuk majalah.’’Kata temannya yang
ikutan melihatnya.
‘’Akhirnya dia menjadi model juga,yah.’’Katanya lagi.
‘’Em,rasanya dia benar benar jadi berbeda,tambah keren
yah.’’Katanya ikut mengomentari.
Mei menggenggam erat tali tasnya,perasaan yang dia rasakan kemarin
masih belum hilang di hatinya.
Mereka terus membicarakan bahkan saat mereka di dalam bis.
Mei hanya menunduk mendengar ucapan mereka.
Dia senang pemotretan perdana Reyhan sukses dan mendapat
hasil positif ,tapi entah kenapa hatinya malah gelisah.
Mei terus melamun sejak dia turun dari bis sampai –sampai dia
tidak menyadari kalau dia sudah berada di sekolah.
‘’Selamat pagi Mei.’’Sapa Reyhan yang menyadarkan Mei.
‘’Pagi.’’Balas Mei dengan mata yang mengerjap bingung.
‘Sejak kapan aku sampai.’Pikir Mei.
‘’Hai, Reyhan!aku melihat mu di majalah roeus lho!.’’Sapa
seorang siswi.
‘’Hai.’’Balas Reyhan.
‘’Aku pasti akan memberi terbitan selanjutnya,jika ada kamu lagi.’’Lanjutnya.
‘’Aku cuma ikut satu terbitan saja.’’Kata Reyhan.
‘’Yah,kok gitu.’’Kata temannya.
‘’Kan sayang,kamu benar –benar berbakat ,lho.’’Tambahnya.
‘’Hahaha kalian bisa saja.’’Reyhan tertawa kecil
menanggapinya.
Yah ! Reyhan memang tak berniat jadi model,dia hanya ingin
membantu Alexsa dan Miranda saja yang sedang ke susahan waktu itu.
‘’Eh?tidak ada terbitan selanjutnya.’’Katanya kecewa.
‘’Aku juga tak berniat jadi modek.’’Kata Reyhan.
‘’Sia sia dong! Pada hal kamu cocok jadi model.’’Lanjutnya.
‘’Terima kasih.’’Kata Reyhan sambil tersenyum manis membuat
mereka tersipu melihatnya.
Mei yang dari tadi melihat dan mendengar hanya menatap
Reyhan,dia teringat pada saat pemotretan kemarin saat Reyhan dan Alexsa yang
begitu mesra dan romantic.
‘Mereka benar –benar seperti pasangan sungguhan.’Pikir Mei
‘Mereka juga begitu indah dan menyilakan mata.’Lanjutnya
melihat wajah tersenyum Reyhan.
‘Mungkin benar, orang yang pantas berada di sisi Reyhan
adalah….’Mei tersadar mendengar panggilan Reyhan.
‘’Mei….Mei,kamu kenapa? Apa kamu sakit.’’Tanya Reyhan
khawatir melihat Mei diam melamun saja dari tadi.
‘’Mm,tidak apa apa.’’Jawab Mei.
‘’Ayo kita ke kelas.’’Reyhan menggandeng tangan Mei.
‘Sebenarnya apa yang ku pikirkan,aku harus berhenti
memikirkan tentang itu.’Batin Mei sambil menggelengkan kepala.
........
‘’Lihat –lihat.’’Ayumi memperlihatkan sebuah majalah yang
adaReyhan dan Alexsa.
‘’Wah lihat! Kau benar –benar masuk majalah.’’Kata Sena
antusias.
‘’Lexsa terlihat cocok dengan berbagai warna dan model baju.’’Kata
Ayumi mengagumi Alexsa.
‘’Benar benar cantik.’’Lanjutnya.
Dari tadi sejak mereka memasuki kantin Mei terlihat murung
dia mulai muak dengan semua ucapan dan komentar Reyhan yang masuk majalah dan terlihat
serasi dengan Alexsa.
‘’Reyhan,kau benar –benar terlihat seperti orang yang berbeda
saat pemotretan.’’ Kata Sena.
‘’Sudah dong! Memalukan ,tahu.’’Kata Reyhan,dia sudah sangat
malu dengan komentar semua murid tentang dirinya.
‘’Eh,padahal kemu terlihat keren.’’Kata Ayumi.
__ADS_1
‘’Iya kan Mei?’’Tanya Ayumi pada Mei yang dari tadi diam
saja.
‘’Iyah kan!Mei menoleh pada Ayumi dan tersenyum.
‘’Em ,kamu sangat keren.’’Jawab Mei.
‘’Benarkah?’’Tanya Reyhan antusias karna di piji Mei.
‘’Benarkah ,it yang kamu pikirkan?’’Kata Reyhan semangat.
‘’Tenanglah,jangan terlalu bersemangat.’’Kata Mei yang
bingung dengan responnya Reyhan berlebihan.
‘’Wah,hebat!’’Kata Anggun yang berdiri di samping Mei,membuat
mereka melihat kearah Anggun yang datang tiba tiba.
‘’Dengan ini semua orang di Negara ini bisa tahu wajah pangeran
SMA GARUDA sekarang.’’Lanjutnya sambil melihat lihat majalah.
‘’Mulai sekarang kamu akan kesulitan Mei.’’Anggun menakut
nakuti Mei.
Tanpa mereka tahu sepasang mata bulat memperhatikan mereka di
meja belakang dengan pendangan yang sulit di artikan pada salah satu dari
mereka.
‘’Mei hari ini kamu ada waktu luang?’’Tanya Reyhan.
‘’Ada.’’Jawab Mei.
‘’Serius,kamu tidak akan kerja?’’Tanya Reyhan.
‘’Tidak,setelah di renovari ada jadwal yang di ubah.’’Jawab
Mei.
‘’Kalau begitu nanti kita pulang bersama.’’Kata Reyhan
senang.
‘’Mm.’’Mei menunduk menghabiskan minumannya menyembunyika
rona merah di pipinya.
‘Kenapa aku jadi sesanang ini padahal ini bukan pertama kali
Reyhan mengajak ku pulang bersama.’Batin Mei.
Reyhan tersenyum bahagia karna bisa pulang bersama dengan Mei
lagi. Rasanya ada yang kurang saat dua hari ini tidak pulang bersama.
…..
Teng~teng ~ teng ~
‘’Oke ,anak anak waktunya pulang.’’Kata buk Susi.
‘’Semoga hari kalian menyenangkan,sampai jumpa besok.’’Lanjunya
‘’Ayo,Mei.’’Kata Reyhan dengan senyum yang bisa melelehkan
semua wanita.
‘’Hm.’’Mei merapihkan bukunya ke dalam tas.
‘’Reyhan tunggu.’’Sena menghentikan Reyhan dan Mei yang akan
pulang.
‘’Apa kau sesanang itu
mengantar Mei?’’Tanya Sena
‘’Ada apa? Cepat katakan.’’Kata Reyhan.
‘’Cih,galak amat! Amat aja gak galak.’’Kata Sena sinis yang
mendapat tatapan tajam dari Reyhan.
‘’Oke,oke baiklah tajam amat tuh mata.’’Lanjutnya takut
dengan tatapan Reyhan,Mei terkekeh menlihat dua sahabat itu.
‘’Ini buku tugas mu yang aku pinjam tadi.’’Sena memberikan
buku.
‘’oh,terima kasih.’’Reyhan memasukan bukunya ke dalam tas.
‘’Hai semuanya.’’Sapa Ayumi bersama Anggun dan Alexsa di
belakangnya.
‘’Hai Reyhan maaf,ada yang ingin aku sampaikan.’’Kata Alexsa
tersenyum tak enak.
‘’Ada apa.’’Tanya Reyhan,dia duduk di meja Mei semetara yang
lainnya berdiri di sekitar meja Mei.
‘’Begini,angensi mendapat banyak telepon mengenai Reyhan
,setelah majalahnya di rilis.’’Kata Alexsa.
‘’Jadi ,pak redaksi meminta untuk jadi model lagi.’’Lanjutnya.
‘’Eh…kamu ingin Reyhan jadi model lagi.’’Kata Ayumi dan Sena
terkejut.
‘’Em,pak Redaksi bahkan sudah memikirkan pemotretan Reyhan
yang berikutnya.’’Kata Alexsa.
‘’Itu hebat sekali Reyhan.’’Kata Ayumi senang.
‘’Kau benar –benar bakal jadi model.’’Sena pun ikut senang.
‘’Hah…kan aku sudah bilang kalau aku tidak hanya mau membantu
dan taka da niatan untuk jadi model.’’Kata Reyhan menolak.
‘’Ku mohon.’’Alexsa mengatup tangannya dengan wajah memelas.
__ADS_1
‘’Kamu akan mendapat upah yang sama seperti model yang
lainnya.’’Bujuk Alexsa.
‘’Dan pak redaksi juga bilang kamu bisa berhenti kapan pun
kamu mau.’’Lanjutnya.
‘Kenapa dia segitunya meminta Reyhan jadi model.’Pikir Anggun
heran,dia menyengritkan dahi.
‘’Bagaimana menurut mu ,Mei.’’Tanya Reyhan.
‘’Hah,kenapa kau menanyakannya pada ku? Itukan urusan mu.’’Kata
Mei bingung.
‘’Karna kamu pacar ku,jadi aku harus bertanya pendapat mu
juga.’’Kata Reyhan membuat Mei merona.
‘’Cieee.’’Sena,Ayumi dan Anggun meledek Mei,membuat Mei
tambah menunduk malu.
Mata Alexsa memicing tajam kearah Mei lalu kembali dengan
tatapan memelas,hingga tak ada yang menyadarinya.
‘’Emm,kupikir itu….kesempatan yang baik. Itu bisa jadi
sesuatu yang bagus.’’Kata Mei ragu dan mengangkat kepalanya.
‘’Dan kamu tidak akan mendapatkan kesempatan ini setiap
waktu,’’Kata Mei.
‘’Betul!’’Kata Ayumi menyetujui.
‘’Lakukan saja,kan tidak ada ruginya.’’Kata Sena.
‘’Aku yakin kamu pasti bisa.’’Kata Alexsa penuh keyakinan
sambil tersenyum manis.
‘’Kalau begitu,baiklah! Aku akan mencoba sekali lagi.’’Putus
Reyhan.
Deg
‘Apa keputusan ku benar?’Batin Mei sendu sambil memegang
dadanya.
‘’Hore.’’Ayumi dan Alexsa bertos ria senang.
Setelahnya pergi menuju parkiran untuk mengambil kendaraan
mereka masing masing karna hari sore hampir semua murid sudah pulang.
Reyhan dan Mei berjalan di depan,lalu Ayumi dan Alexsa di
tengah sementara di belakang ada Sena dan Anggun. Mereka berjalan sambil
mengobrol tentang pemotretan yang lalu.
‘’Ah Alexsa apa pemotretannya selalu di lakukan sepulang
sekolah?’’Tanya Reyhan.
‘’Tidak kok! Kadang kadang di lakukan saat pagi atau weekend.’’Jawab
Alexsa.
‘Syukurlah.’Batin Reyhan lega,dia tidak mau jika melewatkan
mengatar Mei pulang karna baginya itu salah satu momen berharga untuknya
bersama Mei.
‘’Sibut juga yah!’’Kata Sena
‘’Bagaimana kalau kita sekarang pergi jalan jalan atau kemana
gitu.’’Kata Sena
‘’Itung itung sebagai perayaan di mulainya kalir model
Reyhan.’’Lanjutnya semangat.
‘’Bagaimana?’’Tanya Sena.
‘’Boleh juga.’’Kata Anggun.
‘’Hm,kebetulan aku juga tidak ada jadwal.’’Saut Alexsa
lembut.
‘’Kita pergi ke karaoke saja,sudah lama tidak kesana.’’Ayumi
memberi saran tapi dia ingat sesuatu.
‘’Eh ,Mei kan tidak suka ke karaoke.’’Kata Ayumi merasa tak
enak.
‘’Tak apa kalian pergi saja,maaf.’’Kata Mei mencoba
tersenyum.
‘’Aku akan pulang saja.’’Lanjutnya.
‘’Apa kamu yakin tidak ingin ikut dengan kami.’’Kata
Reyhan,dia berusaha membujuk Mei.
‘’Kamu bisa makan saja disana tidak perlu bernyanyi.’’Lanjutnya.
‘’Aku sudah lelah ingin istirahat.’’Jawab Mei.
‘Lelah dengan perdebatan hati dan pikiranku ingin segera
menghilangkan dan menenangkannya.’Batin Mei.
‘’Baiklah.’’Putus Reyhan sedih,Mei tersenyum menenagkan
Reyhan
AHH MAAF,BARU SEMPAT UP SEKARANG BATRAINYA TIDAK MENGISI JADI
TELAT DEH,HEHEHE.
__ADS_1