
‘’Hei lihat siapa itu.’’
‘’Astaga itu Lexsa,dia ada di sini.’’
‘’Wah Lexsa ada di sekolah kita.’’
‘’Sedang apa dia ada di sini ,yah.’’
‘’Ternyata aslinya lebih cantik dari pada di majalah.’’
‘’Kau benar Lexsa seperti boneka.’’
Dan masih banyak lagi ucapan kagum dari murid murid saat
melihat Alexsa yang berjalan dengan anggun di koridor.
‘’Permisi apa kamu bisa memberitahu saya dimana ruangan
kepala sekolah.’’Tanya Alexsa dengan lembut dan senyuman yang manis.
‘’I-itu tinggal lulus saja lalu belok kiri di sana ruangan
kelapa sekolah.’’Jawabnya gugup.
‘’Terima kasih,sampai jumpa.’’Kata Alexsa lalu pergi
mengikuti arahan siswi tadi.
‘’Ahh…mimpi apa aku semalam ,bisa bertemu Lexsa dan berbicara
dengannya.’’Katanya senang.
Tok tok tok
‘’Masuk.’’Kata orang yang berada di dalam.
Cklek
‘’Permisi pak.’’Kata Alexsa lalu masuk ke dalam.
‘’Iyah ada yang bisa dibantu.’’Katanya,pasalnya dia tidak
pernah melihat orang itu berada di sekolahnya.
‘’Nama saya Alexsa,saya mau menyerahkan dokumen perpindahan
sekolah milik saya.’’Kata Alexsa sopan dan menyerahkan dokumen yang dia bawa.
‘’Oh kamu murid baru.’’Kata Kepala sekolah setelah melihat
dokumen tersebut.
‘’Baiklah,karna prosedurnya dan dokumennya sudah lengkap ,kamu
bisa mulai sekolah besok.’’Kata pak kepala sekolah.
‘’Terima kasih,saya permisi.’’Kata Alexsa.
‘’Silahkan.’’Jawab kepala sekolah.
Alexsa meninggalkan ruangan kepala sekolah. Dia berjalan kea
rah kanan berniat menemui Alisa ke kelasnya setelah menghubunginya dan
menanyakan kelasnya.
‘’Reyhan!’’ Sena dan Ayumi menubruk Reyhan.
‘’Hehehehe.’’Mereka cengengesan tak jelas.
‘’Kalian kenapa?’’Tanya Reyhan bingung dengan kedua temannya.
‘’Tidak ada apa apa.’’Jawab Ayumi.
‘’Hehe..’’Sena tersenyum aneh.
‘’Apa kau sakit Sena?’’Tanya Reyhan melihat Sena yang
bertingkah aneh.
‘’Atau terjadi sesuatu yang baik terjadi dengan kalian. ’’Lanjutnya.
‘’….Yang baik?.’’Sena dan Ayumi saling menatap.
‘’Hey,ternyata kamu mesum juga Reyhan.’’Kata Ayumi
mengembungkan kedua pipinya.
‘’Hah!.’’Reyhan bertambah bingung dengan sepasang kekasih
yang tiba tiba menubruknya.
‘’Bukannya kalian juga sedang bahagia kan?’’Kata Ayumi
,mereka melepaskan pelukan mereka.
‘’Kau dan Mei sudah semakin dekatkan.’’Tambah Sena.
‘’Ayo tunjukakan kebahagian mu itu pada kami.’’Lanjutnya
semangat.
‘’Tunjukan!.’’Sena merangkul bahu Ayumi.
‘’Agar seperti kami berdua.’’Lanjutnya.
‘’Oh! Sena, dasar bodoh…. ’’Ayumi memegang pipinya yang merah
karna malu.
‘’Aku tidak keberatan di bilang bodoh oleh mu.’’Kata Sena
menggoda Ayumi.
‘’Asal kamu selalu bersama ku,itu cukup untuk membuatku sangat bahangia.’’Kata Sena menunjukan senyum
yang penuh kebahagianan.
Reyhan hanya tersenyum ikut senang melihat kedua orang di
depannya yang sedang menunjukan ke romantisan mereka.
Mei dan Tania yang sedang membawa buku paket ke kelas mereka,
mendengar para siswi dan siswa membicarakan Alexsa.
__ADS_1
‘’Lexsa,siapa kenapa mereka begitu heboh membicarakannya?’’Gumam
Mei yang penasaran karna sepanjang jalan dia mendengar semua orang menyebut
nama ‘Lexsa’.
‘’Kau tidak tahu siapa Lexsa?’’Tanya Tania yang mendengar
gumaman Mei.
‘’Tidak.’’Mei menggelengkan kepala,dia memang tidak tahu
siapa Lexsa itu.
‘’Waw aku ternyata
masih ada yang tidak tahu tentang dia. ’’Balas Tania terkesan berlebihan
menurut Mei.
‘Apa dia itu orang hebat,sampai responnya berlebihan seperti
itu?’Pikir Mei heran.
‘’Lexsa itu seorang model yang sedang di gemari oleh remaja
saat ini,dia itu sangat poporel.’’Jelas Tania.
‘’Oh.’’Kata Mei.
‘’Eh! Tunggu,tadi kita mengobrol,kan.’’Tanya Tania heboh.
‘’I-iyah.’’Kata Mei bingung.
‘Kenapa dia heboh banget.’Pikir Mei.
Tania terus mengoceh karna ini pertama kalinya Mei mengobrol
dengan yang lain selain Reyhan ,Sena dan yang lain, hingga mereka sampai di
kelas.Mei hanya menjawab seadanya.
‘’Hei!Kalian tahu tadi aku tidak sengaja melihat Lexsa keluar
dari ruangan kepala sekolah.’’Kata Indra.
‘’Benarkah! Untuk apa dia ke ruangan kepala sekolah?’’Tanya
Hendi penasaran.
‘’Entah! Mungkin dia mau sekolah di sini.’’Jawab Indra.
‘’Beneran dia akan sekolah di sini?’’Tanya Sena dan Hendri
bersama dengan semangat.
Mereka bertiga,ah…berempat dengan Reyhan,mereka baru dari
kantin.
‘’Siapa yang sedang kalian bicarakan?’’Tanya Reyhan.
‘’Astaga,kau tidak kenal siapa Lexsa.’’Kata Sena heboh.
itu.
‘’Dasar Reyhan bodoh.’’Sena menggeleng gelengkan kepala.
‘’Lexsa itu model terkenal dengan wajah secantik
Barbie.’’Kata Hendri memuji Lexsa.
‘’Oh.’’Balas Reyhan biasa.
Indra,Hendri dan Sena menatap Reyhan yang terlihat biasa saja
bahkan terkesan tak berminat.
‘’Kenapa kalian menatap ku seperti itu?’’Tanya Reyhan heran.
‘Apa ada yang aneh dengan ucapan ku.’Pikirnya.
Saat mereka menaiki tangga mereka berpapasan dengan Alexsa
yang akan turun bersama Alisa.
Alexsa tertegun melihat Reyhan, di matanya terpancar
kekaguman melihat wajah sempurna Reyhan.
Sementara Reyhan hanya biasa saja tidak terlihat ada
ketertarikan saat melihat Alexsa yang di puji puji semua orang termasuk teman
teman.
Untuk Indra,Hendri dan Sena mereka benar benar terpesona
dengan kecantikan Alexsa. Oh …hanya terpesona saja tidak tertarik apa lagi
jatuh cinta karna di hati mereka sudah tercantum satu nama yang tak bisa
terhapuskan.
‘’Alexsa ada apa?’’Tanya Alisa melihat Alexsa yang terdiam.
‘’Eh.!’’Kata Alexsa tersadar.
‘’Selamat siang.’’Sapa Alexsa sambil tersenyum manis.
‘’Si-siang.’’Jawab Indra,Hendri dan Sena gugup.
‘’Mm,permisi kami mau turun bisa minggir.’’Tanya Alexsa ramah
karna mereka menghalangi jalan.
‘’Ah,maaf.’’Sena dan Indra turun dua anak tangga dan ke
samping.
‘’Silahkan.’’Kata Sena dengan gaya seorang pelayan.
‘’Terima kasih.’’Kata Alexsa sambil tertawa kecil.
‘’Sampai nanti Reyhan.’’Kata Alisa tersenyum..
__ADS_1
‘’Iyah,sampai nanti.’’Balas Reyhan.
‘’Reyhan.’’Gumam Alexsa menatap Reyhan dengan senyuman yang
sulit di artikan .
‘’Reyhan doang.’’Protes Indra.
‘’Iyah,iyah! Dah Indra,Hendri dan Sena.’’Kata Alisa lagi lalu
turun bersama Alexsa.
Reyhan meninggalkan ke tiga temannya yang masih melihat kearah
Alisa dan Alexsa.
Setelah Alisa dan Alexsa tidak terlihat lagi Sena ,Hendri dan
Indra pergi dengan mengomel karna di tinggal Reyhan.
Bell tanda berakhirnya pelajaran berdering nyaring memberi
semangat pada mereka yang sudah jenuh dan kewalahan dengan otak mereka yang sudah
tak mampu menampung lagi semua yang di berikan.
‘’Anak anak kita akhiri pelajaran hari ini.’’Kata pak Danu.
‘’Kita lanjutkan besok,sampai jumpa.’’Setelah berpamita pak
Danu meninggalkan kelas.
‘’Ayo.’’Ajak Reyhan pada Mei.
‘’Kamu duluan saja,aku harus ke ruangan guru sebentar.’’Kata
Mei.
‘’Aku tunggu di gerbang yah.’’Kata Reyhan.
‘’Hm.’’Reyhan pun pergi duluan setelah mendengar jawaban Mei.
Reyhan memasang earphone di telinganya dan menyalakan music.
Dia berjalan ke gerbang menunggu Mei,tiba tiba ada yang merangkul tangan nya
sesampainya disana.
‘’Hei,Reyhan.’’Kata Alexsa.
‘’Oh,kamu! Ada apa?’’Tanya Reyhan.
‘’Mm,aku tahu ini tiba tiba,tapi apa kamu sudah punya
pacar?’’Tanya Alexsa.
‘’Apa?’’Kata Reyhan bingung.
‘’Ya,sudah pasti! kamu kan tampan.’’Kata Alexsa menjawab
pertanyaannya sendiri.
‘’Maaf,aku akan terus terang.’’Alexsa menatap Reyhan.
‘’Aku ingin berpacaran dengan mu.’’Reyhan menyengritkan dahi
mendengar perkataan Alexsa.
‘’Aku jatuh cinta dengan mu pada pandangan pertama .’’Lanjutnya.
‘’Kamu benar benar terlihat seperti seorang pangeran di
mataku.’’Tambahnya sambil tersenyum.
‘’Aku ingin berjalan bersama dengan mu. Aku tidak terlalu
perduli meski kamu sudah punya pacar.’’Kata Alexsa, membuat Reyhan tak suka.
‘’Ku pikir kita sangat serasi dan bisa memiliki waktu yang
indah bersama sama.’’Kata Alexsa yang tak menyadari raut wajah Reyhan.
‘’Kamu bisa memutuskan pacarmu dan agar kita bisa berpacaran.’’Lanjut
Alexsa dengan yakin ,dia tidak menyadari Reyhan yang mengeratkan tangannya
menahan amarah.
‘Putus katanya,yang benar saja! Aku berusaha keras untuk
membuat Mei mau berpacaran dengan ku,sampai sekarang saja Mei belum bisa
menerima ku sepenuhnya.’Batin Reyhan kesal.
‘’Haah.’’Reyhan menarik nafasnya meredakan emosinya agar
tidak menyakiti Alexsa.
‘’Maaf,Tapi aku sama sekali tidak tertarik dengan wanita yang
berpemikiran dangkal seperti mu.’’Kata Reyhan datar.
‘’Apa-‘’Alexsa syok tak bisa berkata kata lagi ,ini pertama
kalinya dia di tolak seorang pria.
‘’Mei!.’’Reyhan melepas rangkulan Alexsa dan menghampiri Mei
saat melihat sosok Mei.
Raut wajah berubah seperti seorang anak yang akan di beri
hadiah oleh ibunya, tidak sedatar tadi.
HAH…….GARA GARA KE PIKIRAN TERUS SAMA HP YANG EROR SAYA
SAMPAI TIDAK KONSENTRASI,UNTUK BIKIN SATU CHAPTER AJA BUTUH PERJUANGAN UNTUK
MIKIR DAN MENGGERAKAN JARI UNTUK NGETIK.
MAAF YAH KALAU TIDAK MAKSIMAL INI SUDAH DI USAHAKAN.
SELAMAT MEMBACA,TERIMA KASIH BAYBAY!
EH….JANGAN LUPA KOMEN SAMA VOTE YAH DAN LAKE JUGA YAH!
__ADS_1