
‘’Mei mau pulang bersama?’’ Tanya Reyhan.
‘’Boleh.’’Jawab Mei.
Setelah berkemas Reyhan menggandeng tangan Mei keluar
kelas,sepanjang koridor mereka di tatap murid lain, ada juga yang membicarakan
tentang mereka dan Alexsa.
Reyhan mengacuhkan tatapan dan ucapan mereka dia mengengam
erat tangan Mei sambil tersenyum hangat.
‘’Tak usah perdulikan ucapan mereka.’’Kata Reyhan melihat Mei
menundukan kepalanya.
‘’Iya.’’Jawab Mei yang masih menundukan kepalanya.
Sebenarnya Mei bukan menunduk karna ucapan murid lain yang
melihat mereka tapi dia memandangi tangannya yang di genggam Reyhan,dia senang
karna tangan hangat Reyhan menggenggam tanganya lagi.
Sesampainya di parkiran Reyhan memakaikan helm pada
Mei,setelah rapi Reyhan naik ke motornya di ikuti Mei di rasa Mei sudah duduk
dengan aman Reyhan menjalankan motornya meninggalkan sekolah menuju restoran
tempat Mei bekerja.
‘’Terima kasih.’’Mei turun dari motor setelah sampai, dia
menyerahkan helm pada Reyhan.
‘’Mei tunggu.’’Reyhan menghentikan Mei yang mau masuk
restoran,dia meraih tangan Mei yang membuat Mei berbalik menghadap Reyhan.
‘’Ada apa?’’Tanya Mei bingung.
‘’Kamu telah memperbaiki gelangnya.’’Reyhan mengusap gelang
yang di pergelangan tangan Mei.
Kemarin saat dia tahu gelang milik Mei terputus ,dia ingin
mengganti gelangnya tapi Mei menolaknya.
‘’Iyah.’’Jawab Mei.
‘’Padahalkan aku bisa menggantinya dengan yang baru.’’Kata
Reyhan.
‘’Ini bukan sekedar gelang bagi ku,setiap kali aku memakainya
aku merasa kalau kamu selalu di sisi ku.’’Kata Mei.
‘’Aku merasa tidak sendiri.’’Lanjutnya ,pipinya merona .
‘’Mei.’’Kata Reyhan,dia merasa bersalah karna beberapa hari
ini telah membuat Mei sendirian.
Padahal dia telah berjanji akan selalu bersama dengannya dan
tak meninggalkannya apa lagi menghianatinya.
Cup
Reyhan mencium pungung tangan Mei yang membuat wajah Mei
seperti tomat matang.
‘’Ah, seharusnya tadi aku mengambil jalan memutar agar kita
lebih lama bersama.’’Kata Reyhan kecewa.
‘’Sudahlah,sampai jumpa.’’Kata Mei tersenyum sendu.
Reyhan bisa melihat raut sedih dan menyesal di senyuman Mei.
‘’Ada sesuatu yang mau aku beli,jadi aku akan mencarinya dan
menunggu mu pulang kerja.’’Kata Reyhan.
‘’Tidak apa apa kan.’’Lanjutnya.
‘’Tentu.’’Kata Mei tersenyum,Reyhan pun tersenyum manis
melihat senyuman Mei.
Setelah Mei masuk ke dalam Reyhan memarkirkan motornya dan
pergi.
‘’Reyhan.’’Panggil Indra.
Reyhan menoleh saat namanya di panggil,Indra dan Anggun
menyebrang jalan menghampiri Reyhan.
‘’Mau kemana?’’Tanya Indra.
__ADS_1
‘’Kami akan ke karaoke,apa kau mau ikut.’’Tanya Indra lagi.
‘’Maaf,Ada barang yang mau aku beli.’’Jawab Reyhan.
‘’Oh sayang sekali.’’Kata Indra kecewa.
‘’Memangnya apa yang ingin kau beli.’’Tanya Indra penasaran.
‘’Em,itu…..’’Kata Reyhan malu untuk mengatakannya meski Indra
sahabatnya.
‘’Kenapa kau malu malu begitu?mencurigakan.’’Kata Indra
menggoda.
‘’Sudahlah ayo pergi,sampai jumpa Reyhan.’’Anggun menarik
Indra pergi,dia tahu Indra pasti akan menggoda Reyhan terus.
‘’Tunggu,Anggun.’’Kata Indra yang hampir jatuh karna di tarik
Anggun.
‘’Cepat jalan.’’Kata Anggun.
‘’Iyah tunggu,nanti aku jatuh.’’Protes Indra.
Reyhan menggelengkan kepalanya melihat kelakuan kedua
temannya.
Saat Reyhan memasuki sebuah toko dia tak sengaja berpapasan dengan
sesorang yang tak terduga.
Pertemuan antara Reyhan dan ‘dia’ yang tanpa mereka sadari
itu akan menjadi kejutan untuk Reyhan.
Tring
Mendengar pintu restoran terbuka Mei yang sedang berdiri di
depan kasir mengobrol dengan Rani berbalik menghadap kearah pintu.
Rani dan Mei terkejut melihat orang yang baru datang yang
penampilannya seperti seorang preman dangan banyak tindik di telinga dan
tampang seram.
‘’Hei kau, aku ingin memesan.’’Katanya pada Mei.
Glek
penampilan pelanggan satu ini.
‘’Sana layani dia, sebelum dia membuat keributan.’’Kata Rani
berbisik dan mendorong Mei.
‘’ck.’’Mei berdecak
sebal.
‘’Anda mau pesan apa?’’Tanya Mei sopan.
‘’Ayam geprek level 6 satu sama es teh.’’Katanya.
‘’Baik.’’Jawab Mei,lalu segera pergi ke dapur menyampaikan
pesanan.
‘’Ini pesanan anda.’’Selang beberapa menit Mei datang menaruh pesanan.
Dia langsung memakan ayamnya,saat Mei akan beranjak dari sana
dia di kejutkan dengan teriakan di belakangnya.
‘’AAAHHH,PEDAS,PEDAS PEDAS.’’Teriaknya lalu meminum habis es
tehnya.
Tapi meski sudah menghabiskan minumannya dia masih kepedasan
dan terus mengipasi wajahnya.
‘’Air,air mana air astaga tidak ada lagi.’’Katanya.
‘’Ini minumlah.’’Mei yang kasihan memberinya air hangat.
Dia langsung meminum habis air yang di berikannya Mei tanpa
peduli lidahnya sedikit terasa panas.
‘Astaga itukan panas meski sudah aku kasih air dingin sih
,apa lidahnya tidak melepuh.’Batin Mei ngeri melihat nya minum.
‘’Huh pedasnya,aku tidak menyangka akan sepedas
ini.’’Keluhnya.
‘’Itu kan level 6 tentu saja pedas ,salah sendiri pesen yang
level 6 kalau mau tidak pedas level 1.’’Kata Mei pelan sebal sendiri dengan
__ADS_1
tingkah pelanggannya.
‘’Eh kau mengatakan sesuatu?’’Tanyanya yang mendengar gumaman
Mei.
‘’Ti-tidak aku tidak me-engatkan apa pun.’’Jawab Mei gugup.
‘’Eh…apa itu kunci cinta?’’Katanya antusias melihat gantungan
kunci yang di berikan Ayumi.
‘’Kunci cinta?’’Kata Mei bingung.
‘’Kau tidak tahu.’’katanya terkejut.
‘’Lalu untuk apa kau membelinya.’’Tanyanya lagi.
‘’Ini pemberian dari seorang teman.’’Jawab Mei yang entah
kenapa kesal.
‘’Begitu yah,Kalau begitu apa boleh aku membelinya.’’ Katanya
penuh harap.
‘’Tidak.’’Tolak Mei tegas.
‘Kenapa sih setiap barang yang sepasang dengan Reyhan selalu
ada yang mau membelinya?’Batin Mei heran dan juga kesal.
‘’Ayolah ,aku mohon! Aku sudah mengantri untuk membelinya tapi
kehabisan.’’Katanya memohon seperti anak kecil.
‘Tampilan aja kaya preman tapi kelakuan hello kitty.’Batin
Mei yang sama ada di batin semua yang orang yang ada di restoran.
‘’Kenapa kamu segitunya ingin kunci ini?’’Tanya Mei
penasaran.
‘’Kau benaran tidak tahu?’’Tanyanya syok.
‘’Iyah.’’Kata Mei jengah engan tingkah lebaynya.
‘’Kunci itu selalu di jual setiap event di hari valentain di
taman hiburan.’’katanya.
‘’Katanya, jika sepasang kekasih menulis nama pasangan mereka di kunci itu
cintanya akan terkunci di hati mereka selamanya. ’’Jelasnya.
‘’Bagi yang belum punya pasangan dan bila dia menulis nama
gebetannya di kunci katanya hatinya akan mengunci nama orang yang ditulisnya
lalu mereka akan berpacaran.’’Lanjutnya.
‘’Apa itu benar?’’Tanya Mei yang tertarik,dia memikirkan
Reyhan.
‘Apa kalau aku menulis nama Reyhan kami akan selalu
bersama?’Pikir Mei yang tersipu memikirkan Reyhan.
‘’Seperti kau sudah memiliki kekasih yah.’’Tanyanya.
Mei tersipu malu karna pelanggan itu bisa melihat dengan
jelas perasaannya.
‘’Beneran tidak mau menjualnya pada ku.’’Tanyanya lagi.
‘’Tidak.’’Jawab Mei tagas.
‘’Baiklah.’’Katanya menyerah.
‘’Aku pesan ayam katsu untuk di bawa pulang dan tolong
bungkus yang ini juga.’’Katanya.
‘’Baik tunggu sebentar.’’Mei pergi sambil membawa piring
miliknya untuk di bungkus.
Setelah menerima pesannya dia pergi ,dia agak malu dengan
tingkahnya barusan sebelum keluar dia berbalik.
‘’Kalau kau berubah pikiran beritahu aku.’’Katanya pada Mei
‘’Nama ku Septian,mulai minggu depan aku akan sekolah di SMA
GARUDA. ’’Kata Septian malambai pada Mei lalu pergi meninggalkan restoran.
‘’Hah ,dia masih SMA.’’Kata Mei dan Rani bersamaan terkejut.
‘’Eh, tunggu bukannya itu sekolah ku.’’Kata Mei yang menoleh
ke arah Rani.
‘’Berarti dia murid pindahan di sekolah ku,dong. ’’Lanjutnya
__ADS_1
terkejut.