
‘’Minggu yang mengerikan.’’ Kata Anggun menatap horror madding
berisi jadwal ujian.
‘’Aku bakalan sibuk minggu ini.’’Kata Ayumi sedih.
‘’Selamat pagi.’’Sapa Mei berdiri di belakang mereka.
‘’Pagi.’’Balas mereka.
‘’Senangnya sekarang Mei tidak canggung lagi.’’Kata Ayumi
senang.
‘’Maaf.’’Kata Mei yang tersipu,merasa tak enak hati.
‘’Bagaimana kalau kita pergi ke suatu tempat setelah pulang
sekolah.’’Kata Anggun.
‘’Ayo,ayo itung itu represih menyegarkan otak kembali.’’Kata
Ayumi berbalik melihat jabwal ujian hari ini.
Bayangkan saja Di hari pertama ujian, mereka harus mengerjakan
salah satu mata pelajaran yang paling di benci hampir semua orang,fisika.
‘’Kita butuh asupan makanan yang manis untuk mengembalikan semangat
untuk menghadapi ujian besoknya lagi.’’Lanjutnya.
‘’Bilang saja kau mau makan yang manis manis.’’Ejek Anggun
pada Ayumi.
‘’Bukan begitu.’’Balas Ayumi sebal.
‘’Terima kasih,ku kira aku akan pulang sendirian lagi,seperti
dulu aku jadi sedikit takut.’’Kata Mei yang menunduk.
‘’Jangan berpikir seperti itu.’’Kata Ayumi.
‘’Kami tidak akan meninggalkan mu.’’Kata Anggun.
‘’Selamat pagi Reyhan.’’Sapa Ayumi melihat Reyhan.
‘’Selamat pagi.’’Balas Reyhan sambil tersenyum,
‘’Pagi.’’Mei berbalik membalas salam Reyhan ,menunduk malu
dengan rona merah di kedua pipinya.
‘’Loh! Apa terjadi sesuatu.’’Goda Ayumi saat melihat Mei
merona.
‘’Tidak ter-‘’Kata Mei yang di potong Ayumi.
‘’Pasti ada.’’Kata Ayumi cepat.
‘’Katakan pada kami Mei.’’Anggun merangkul bahu Mei.
‘’Pasti terjadi sesuatu antara kau dan Reyhan,kan.’’Kata
Anggun penasaran.
Reyhan tersenyum melihat Mei yang kelabakan menghadapi ke
kepoan Ayumi dan Anggun.
….
‘’Nanti sepulang sekolah kita ke tempat karaoke.’’Kata Alexsa
‘’Lagi?’’Kata siswi di sampingnya.
‘’Hm ,akhir akhir ini banyak kerjaan jadi bikin stress .’’Balas
Alexsa.
‘’Aku butuh penghilang stress.’’Lanjutnya.
‘’Boleh juga.’’Balasnya.
‘’Kira kira kita nyanyi apa yah?,’’Katanya sambil berpikir.
Tanpa di ketahui yang lain Alexsa menatap tak suka saat Alisa
berjalan ke arahnya.
‘’Aku ingin menyanyikan lagu yang baru baru ini buming.’’Kata
Alexsa ceria,dia terus berjalan menghiraukan Alisa yang tersenyum padanya
seolah olah dia tidak ada.
Alias berbalik senyumnya luntur,dia menatap nanar Alexsa yang
menjauh.
Hubungannya dengan Alexsa semakin mendingin sejak dia
bertanya soal Alexsa yang menyukai Reyhan dan memintanya untuk menguburnya
sebelum semakin dalam dan Alexsa semakin menjauhinya setelah pembicaraan waktu
itu.
__ADS_1
‘’Boleh juga,lagu memang enak banget.’’
‘’Dasar! Ikut ikutan mulu .’’Balas temannya.
‘’Apaan,emang benar lagunya enak kok.’’Katanya tak terima.
‘’Eh apa aku boleh mengajak teman teman ku juga.’’Katanya
pada Alexsa.
‘’Kau mau menyusahkan Lexsa.’’Balas yang lain.
‘’Enggak siapa yang bilang.’’
Mereka terus mengobrol tanpa ada niat menyapa Alisa,seorang
siswa yang berada paling belakang berbalik melihat Alisa yang murung.
……
Setelah bell istirahat berbunyi Reyhan langsung menarik Mei keatap,tadi
pagi dia sengaja meminta Nagi membuatkannya bekal agar bisa makan berdua
dengan Mei.
‘’Mei.’’Panggil Reyhan.
‘’Hm.’’Mei menoleh ke Reyhan.
‘’Aaa.’’Reyhan menyuapi senwict pada Mei.
Mei yang di perlakukan seperti anak kecil merona malu namun
tetap menerima suapan dari Reyhan.
‘’Ih lucunya.’’Ledek Reyhan,Mei memajukan bibirnya sebal.
‘’Aku baru tahu ternyata Mei ‘masokis ‘yah.’’Mei mengangkat
sebelah alisnya tak mengerti maksudnya.
‘’Masokis cenderung untuk membuka mata untuk segala hal yang
terjadi tiba tiba.’’Jelas Reyhan.
‘’Dan kalau sadis kebalikannya.’’Lanjutnya membuat Mei
melotot horror.
‘’Aku tidak seperti itu!.’’Kata Mei marah.
‘’Hahaha,iya..iya maaf aku cuman bercanda.’’Kata Reyhan,menurutnya
wajah kesal Mei itu sangat menggemaskan dan membuatnya ketagihan untuk
‘’Oh iyah,untuk kencan kita nanti.’’Reyhan mengambil sebuah kartu.
‘’Aku sudah menyewa sebuah hotel untuk kita
menginap,sayangnya aku tidak bisa menemukan hotel yang dekat karna sudah penuh
semua.’’Kata Reyhan.
Reyhan berencana
menghabiskan masa liburan berdua dengan Mei selain untuk kencan dia juga ingin
menghabiskan waktu berduaan dengan Mei seharian penuh tanpa ada gangguan apa pun.
Mei merona meski kemarin Reyhan sudah bilang mereka akan
menginap tapi dia tetap saja dia malu dan gugup saat membayangkan mereka
menginap di hotel walau berbeda kamar.
‘’Apa kamu mau membatalkannya?’’Tanya Reyhan karna tak
mendapat jawaban dari Mei.
‘’Tidak.’’Mei menggeleng cepat takut Reyhan salah paham.
‘’Aku cuman gugup saja.’’Jawab Mei jujur.
‘’Aku juga sama.’’Kata Reyhan seraya tersenyum.
‘’Aku gugup,ketika berpikir akan pergi dengan mu.’’Mei
tersenyum hangat mendengar ucapan Reyhan.
……
‘’Ah keyangnya.’’Kata Septian stelah menghabiskan bakso dan
siomai yang dia psesan tadi.
‘’Oh,Septian!’’Kata salah satu teman sekelasnya menghampiri
meja yang di tempati Septian lalu duduk di depannya.
‘’Kau hebat! berani memukul Reyhan kemarin.’’Kata salah satu
dari mereka.
Saat kejadian kemarin ada beberapa orang yang melihatnya
hingga menyebar ke seluluh sekolah terlebih Reyhan salah satu siswa populer jadi gosipnya cepat menyebar.
‘’Terima kasih.’’Septian menggaruk belakang kepalanya bingung
__ADS_1
bagaimana menanggapinya.
‘’Waktu pemotretan ku saat itu,aku melihat-‘’Ucapan Alexsa
terpotong saat sedang mengobrol dengan teman sekelas
‘’Oi,Alexsa.’’Septian memotong ucapan Alexsa lalu
menghampirinya.
‘’Apa?’’Kata Alexsa ketus.
‘’Kita perlu bicara.’’Septian pergi meninggalkan kantin di
ikuti Alexsa yang kesal.
Mereka pergi ke belakang sekolah.
‘’Ku dengar kau mempermainkan Mei.’’Kata Septian,dia tidak
memakai kata memfitnah.
‘’Aku tidak melakukan hal itu.’’Elak Alexsa membelakangi
Septian.
‘’apa?’’Kata Septian tidak habis pikir dengan Alexsa yang tak
merasa bersalah sama sekali.
‘’Aku tidak mau mendengar nasehat dari mu.’’Kata Alexsa
kesal.
‘’Orang bodoh mana yang mengatakan perasaannya di depan
kekasihnya.’’Kata Alexsa menganggap tindakan Septian itu sangat bodoh.
‘’Apa lagi dia teman baik mu.’’Lanjutnya.
‘’Apa kau tidak khawatir dengan hubungan pertemanan mu
nantinya.’’Kata Alexsa
‘’Jika itu rusak memang akan sulit lagi memulai dari awal.’’Kata
Septian.
‘’Menurut ku itu baik dari pada membodohi teman.’’Jawab
Septian
‘’Teman tidak boleh saling berbohong.’’Kata Septian tegas.
‘’Kamu itu ternyata orang yang jujur dan bodoh yah.’’Kata
Alexsa yang sedikit tersentil dengan ucapan Septian.
‘’Mungkin!bagaimana dengan diri mu sendiri?’’ Balas Septian
di akhiri bertanya.
‘’Apanya?’’Tanya Alexsa.
‘’Tentu saja tentang Reyhan.’’Jelas Septian.
‘’Tidak terjadi apa apa.’’Jawab Alexsa jujur.
‘’Apa kau benar benar menyukainya?’’Tanya Septian lagi.
‘’Apa?’’Alexsa tak mengerti maksud Septian menanyakan itu.
‘’Kau selalu mendekatinya, tanpa berani mengungkap
kannya.’’Kata Septian.
‘’Apa mungkin kau tidak benar benar menyukai Reyhan,karna
setau ku hanya ke popoleran yang kau pedulikan.’’Lanjutnya,membuat Alexsa
tersentak.
‘’Kau selalu ingin menjadi pusat perhatian,kau tidak mungkin
menyukai seseorang.’’Kata Septian pedas melihat tingkah Alexsa selama ini.
‘’Bisakah kau diam!’’Kata Alexsa marah.
‘’Aku melakukan itu agar orang lain menghargai ku.’’Lanjutnya.
‘’Apa salahnya untuk melindungi diri sendiri?’’Kata Alexsa.
‘’Kau tahu aku,aku tidak menyukai mereka yang menjatuhkan
orang lain apa pun alasannya.’’Kata Septian.
‘’Sudahlah,lebih baik kau fokuskan saja semua usaha mu untuk
pekerjaan mu itu.’’lalu pergi meninggalkan Alexsa sendiri.
‘’Aku tahu,ini bukan cara terbaik tapi mereka tidak akan
melihat ku sebagai manusia kecuali aku memberi yang mereka mau,termasuk
menjilat oleh sebab itu aku menaruh
semua usaha ku pada pekerjaan ku.’’Gumam Alexsa sendu saat Septian sudah pergi
jauh.
__ADS_1