Ajari Aku Untuk Percaya Lagi

Ajari Aku Untuk Percaya Lagi
52


__ADS_3

‘’Minggu yang mengerikan.’’ Kata Anggun menatap horror madding


berisi jadwal ujian.


‘’Aku bakalan sibuk minggu ini.’’Kata Ayumi sedih.


‘’Selamat pagi.’’Sapa Mei berdiri di belakang mereka.


‘’Pagi.’’Balas mereka.


‘’Senangnya sekarang Mei tidak canggung lagi.’’Kata Ayumi


senang.


‘’Maaf.’’Kata Mei yang tersipu,merasa tak enak hati.


‘’Bagaimana kalau kita pergi ke suatu tempat setelah pulang


sekolah.’’Kata Anggun.


‘’Ayo,ayo itung itu represih menyegarkan otak kembali.’’Kata


Ayumi berbalik melihat jabwal ujian hari ini.


Bayangkan saja Di hari pertama ujian, mereka harus mengerjakan


salah satu mata pelajaran yang paling di benci hampir semua orang,fisika.


‘’Kita butuh asupan makanan yang manis untuk mengembalikan semangat


untuk menghadapi ujian besoknya lagi.’’Lanjutnya.


‘’Bilang saja kau mau makan yang manis manis.’’Ejek Anggun


pada Ayumi.


‘’Bukan begitu.’’Balas Ayumi sebal.


‘’Terima kasih,ku kira aku akan pulang sendirian lagi,seperti


dulu aku jadi sedikit takut.’’Kata Mei yang menunduk.


‘’Jangan berpikir seperti itu.’’Kata Ayumi.


‘’Kami tidak akan meninggalkan mu.’’Kata Anggun.


‘’Selamat pagi Reyhan.’’Sapa Ayumi melihat Reyhan.


‘’Selamat pagi.’’Balas Reyhan sambil tersenyum,


‘’Pagi.’’Mei berbalik membalas salam Reyhan ,menunduk malu


dengan rona merah di kedua pipinya.


‘’Loh! Apa terjadi sesuatu.’’Goda Ayumi saat melihat Mei


merona.


‘’Tidak ter-‘’Kata Mei yang di potong Ayumi.


‘’Pasti ada.’’Kata Ayumi cepat.


‘’Katakan pada kami Mei.’’Anggun merangkul bahu Mei.


‘’Pasti terjadi sesuatu antara kau dan Reyhan,kan.’’Kata


Anggun penasaran.


Reyhan tersenyum melihat Mei yang kelabakan menghadapi ke


kepoan Ayumi dan Anggun.


….


‘’Nanti sepulang sekolah kita ke tempat karaoke.’’Kata Alexsa


‘’Lagi?’’Kata siswi di sampingnya.


‘’Hm ,akhir akhir ini banyak kerjaan jadi bikin stress .’’Balas


Alexsa.


‘’Aku butuh penghilang stress.’’Lanjutnya.


‘’Boleh juga.’’Balasnya.


‘’Kira kira kita nyanyi apa yah?,’’Katanya sambil berpikir.


Tanpa di ketahui yang lain Alexsa menatap tak suka saat Alisa


berjalan ke arahnya.


‘’Aku ingin menyanyikan lagu yang baru baru ini buming.’’Kata


Alexsa ceria,dia terus berjalan menghiraukan Alisa yang tersenyum padanya


seolah olah dia tidak ada.


Alias berbalik senyumnya luntur,dia menatap nanar Alexsa yang


menjauh.


Hubungannya dengan Alexsa semakin mendingin sejak dia


bertanya soal Alexsa yang menyukai Reyhan dan memintanya untuk menguburnya


sebelum semakin dalam dan Alexsa semakin menjauhinya setelah pembicaraan waktu


itu.

__ADS_1


‘’Boleh juga,lagu memang enak banget.’’


‘’Dasar! Ikut ikutan mulu .’’Balas temannya.


‘’Apaan,emang benar lagunya enak kok.’’Katanya tak terima.


‘’Eh apa aku boleh mengajak teman teman ku juga.’’Katanya


pada Alexsa.


‘’Kau mau menyusahkan Lexsa.’’Balas yang lain.


‘’Enggak siapa yang bilang.’’


Mereka terus mengobrol tanpa ada niat menyapa Alisa,seorang


siswa yang berada paling belakang berbalik melihat Alisa yang murung.


……


Setelah bell istirahat berbunyi Reyhan langsung menarik Mei keatap,tadi


pagi dia sengaja meminta Nagi  membuatkannya bekal agar bisa makan berdua


dengan Mei.


‘’Mei.’’Panggil Reyhan.


‘’Hm.’’Mei menoleh ke Reyhan.


‘’Aaa.’’Reyhan menyuapi senwict pada Mei.


Mei yang di perlakukan seperti anak kecil merona malu namun


tetap menerima suapan dari Reyhan.


‘’Ih lucunya.’’Ledek Reyhan,Mei memajukan bibirnya sebal.


‘’Aku baru tahu ternyata Mei ‘masokis ‘yah.’’Mei mengangkat


sebelah alisnya tak mengerti maksudnya.


‘’Masokis cenderung untuk membuka mata untuk segala hal yang


terjadi tiba tiba.’’Jelas Reyhan.


‘’Dan kalau sadis kebalikannya.’’Lanjutnya membuat Mei


melotot horror.


‘’Aku tidak seperti itu!.’’Kata Mei marah.


‘’Hahaha,iya..iya maaf aku cuman bercanda.’’Kata Reyhan,menurutnya


wajah kesal Mei itu sangat menggemaskan dan membuatnya ketagihan untuk


‘’Oh iyah,untuk kencan kita nanti.’’Reyhan mengambil sebuah kartu.


‘’Aku sudah menyewa sebuah hotel untuk kita


menginap,sayangnya aku tidak bisa menemukan hotel yang dekat karna sudah penuh


semua.’’Kata Reyhan.


Reyhan  berencana


menghabiskan masa liburan berdua dengan Mei selain untuk kencan dia juga ingin


menghabiskan waktu berduaan dengan Mei seharian penuh tanpa ada gangguan apa pun.


Mei merona meski kemarin Reyhan sudah bilang mereka akan


menginap tapi dia tetap saja dia malu dan gugup saat membayangkan mereka


menginap di hotel walau berbeda kamar.


‘’Apa kamu mau membatalkannya?’’Tanya Reyhan karna tak


mendapat jawaban dari Mei.


‘’Tidak.’’Mei menggeleng cepat takut Reyhan salah paham.


‘’Aku cuman gugup saja.’’Jawab Mei jujur.


‘’Aku juga sama.’’Kata Reyhan seraya tersenyum.


‘’Aku gugup,ketika berpikir akan pergi dengan mu.’’Mei


tersenyum hangat mendengar ucapan Reyhan.


……


‘’Ah keyangnya.’’Kata Septian stelah menghabiskan bakso dan


siomai yang dia psesan tadi.


‘’Oh,Septian!’’Kata salah satu teman sekelasnya menghampiri


meja yang di tempati Septian lalu duduk di depannya.


‘’Kau hebat! berani memukul Reyhan kemarin.’’Kata salah satu


dari mereka.


Saat kejadian kemarin ada beberapa orang yang melihatnya


hingga menyebar ke seluluh sekolah terlebih Reyhan salah satu siswa populer  jadi gosipnya cepat menyebar.


‘’Terima kasih.’’Septian menggaruk belakang kepalanya bingung

__ADS_1


bagaimana menanggapinya.


‘’Waktu pemotretan ku saat itu,aku melihat-‘’Ucapan Alexsa


terpotong saat sedang mengobrol dengan teman sekelas


‘’Oi,Alexsa.’’Septian memotong ucapan Alexsa lalu


menghampirinya.


‘’Apa?’’Kata Alexsa ketus.


‘’Kita perlu bicara.’’Septian pergi meninggalkan kantin di


ikuti Alexsa yang kesal.


Mereka pergi ke belakang sekolah.


‘’Ku dengar kau mempermainkan Mei.’’Kata Septian,dia tidak


memakai kata memfitnah.


‘’Aku tidak melakukan hal itu.’’Elak Alexsa membelakangi


Septian.


‘’apa?’’Kata Septian tidak habis pikir dengan Alexsa yang tak


merasa bersalah sama sekali.


‘’Aku tidak mau mendengar nasehat dari mu.’’Kata Alexsa


kesal.


‘’Orang bodoh mana yang mengatakan perasaannya di depan


kekasihnya.’’Kata Alexsa menganggap tindakan Septian itu sangat bodoh.


‘’Apa lagi dia teman baik mu.’’Lanjutnya.


‘’Apa kau tidak khawatir dengan hubungan pertemanan mu


nantinya.’’Kata Alexsa


‘’Jika itu rusak memang akan sulit lagi memulai dari awal.’’Kata


Septian.


‘’Menurut ku itu baik dari pada membodohi teman.’’Jawab


Septian


‘’Teman tidak boleh saling berbohong.’’Kata Septian tegas.


‘’Kamu itu ternyata orang yang jujur dan bodoh yah.’’Kata


Alexsa yang sedikit tersentil dengan ucapan Septian.


‘’Mungkin!bagaimana dengan diri mu sendiri?’’ Balas Septian


di akhiri bertanya.


‘’Apanya?’’Tanya Alexsa.


‘’Tentu saja tentang Reyhan.’’Jelas Septian.


‘’Tidak terjadi apa apa.’’Jawab Alexsa jujur.


‘’Apa kau benar benar menyukainya?’’Tanya Septian lagi.


‘’Apa?’’Alexsa tak mengerti maksud Septian menanyakan itu.


‘’Kau selalu mendekatinya, tanpa berani   mengungkap


kannya.’’Kata Septian.


‘’Apa mungkin kau tidak benar benar menyukai Reyhan,karna


setau ku hanya ke popoleran yang kau pedulikan.’’Lanjutnya,membuat Alexsa


tersentak.


‘’Kau selalu ingin menjadi pusat perhatian,kau tidak mungkin


menyukai seseorang.’’Kata Septian pedas melihat tingkah Alexsa selama ini.


‘’Bisakah kau diam!’’Kata Alexsa marah.


‘’Aku melakukan itu agar orang lain menghargai ku.’’Lanjutnya.


‘’Apa salahnya untuk melindungi diri sendiri?’’Kata Alexsa.


‘’Kau tahu aku,aku tidak menyukai mereka yang menjatuhkan


orang lain apa pun alasannya.’’Kata Septian.


‘’Sudahlah,lebih baik kau fokuskan saja semua usaha mu untuk


pekerjaan mu itu.’’lalu pergi meninggalkan Alexsa sendiri.


‘’Aku tahu,ini bukan cara terbaik tapi mereka tidak akan


melihat ku sebagai manusia kecuali aku memberi yang mereka mau,termasuk


menjilat  oleh sebab itu aku menaruh


semua usaha ku pada pekerjaan ku.’’Gumam Alexsa sendu saat Septian sudah pergi


jauh.

__ADS_1


__ADS_2