
‘’Itu Mei kenapa kok membawa tas,yah?’’Tanya Ayumi melihat
Mei pergi.
‘’Biarkan saja dia sendirian dulu.’’Kata Anggun sambil
mengenggam erat majalah.
‘’Tapi Anggun.’’Kata Ayumi cemas.
‘’Saat ini dia sedang bertarung dengan dirinya sendiri.’’Kata
Anggun.
‘’Dia akan mendatangi kita jika dia membutuhkan
bantuan.’’Lanjutnya.
‘’Apakah Mei tahu soal wawancara Alexsa di majalah?’’Kata
Ayumi sedih.
‘’Kurasa iyah,tidak mungkin dia tidak tahu saat semua orang
membicarakannya.’’ Jawab Anggun.
‘’Lalu apa yang harus kita lakukan untuk membantunya.’’Tanya
Ayumi sedih.
‘’Sesuatu yang dia benar benar butuhkan saat ini hanya
ketenangan.’’Kata Anggun.
‘’Untuk saat ini kita hanya harus selalu di sampingnya dan
mendukungnya.’’ Lanjutnya .
‘’Sudah jangan sedih,kita akan membantunya di saat dia
membutuhkannya.’’Kata Anggun menghibur Ayumi.
‘’Ini,kupon donat.’’Anggun mengambil sebuah kupon.
‘’Ayo kita mampir setelah pulang sekolah.’’Ajak Anggun.
‘’Anggun…huaaa.’’Ayumi memeluk Anggun sambil menangis.
‘Sepertinya Reyhan sedikit berlebihan.’Pikir Anggun.
…..
‘’Reyhan bisa ikut aku sebantar.’’Kata Anggun yang
menghampiri Reyhan dan yang lain.
‘’Ada yang ingin aku bicarakan.’’Lanjutnya.
‘’Kamu ingin bicara apa dengan Reyhan ,Anggun?’’Tanya Indra.
‘’Kau tidak perlu tahu.’’Anggun menatap Indra tajam.
‘’Kok gitu sih Gun,aku kan pacar mu.’’Kata Indra pura pura
sedih.
‘’Cih,jijik tahu Dra!ayo Reyhan ini penting.’’Kata Anggun
lagi tak memperdulikan Indra,Anggun pergi lebih dulu.
‘’Baiklah.’’kata Reyhan lalu mengikuti Anggun.
Mereka pergi ke taman belakang sekolah.
‘’Apa yang ingin kamu katakan, Anggun?’’Tanya Reyhan
sesampainya mereka di taman belakang.
‘’Bacalah.’’Anggun menyerahkan majalah pada Reyhan.
‘’Ini?’’Tanya Reyhan antara bingung dan terkejut setelah
membacanya.
‘’Ya,aku tidak menyalahkan mu karna tidak tahu apa
apa,tapi…’’Jeda Anggun.
‘’Pengakuan seperti itu benar banar curang.’’Lanjutnya.
Reyhan masih terkejut melihat isi majalah tentang wawancara
Alexsa saat di tanya tentang’ apa dia menyukai seseorang’.
Dan jawaban yang di ucapkan sunggung membuatnya terkejut,dia
bilang’Aku dan dia pasangan model,aku juga selalu gugup hanya memikirkannya
saja. Belakangan ini kami sering makan malam bersama dan aku merasa senang saat
bersamanya. Dia seperti seorang pangerang! Dia sungguh mengerti diriku dan dia
sangat baik. Meski dia sering menolak ku’.
‘’Kami juga sudah tahu.’’Kata Anggun.
‘’Belakangan ini kamu pergi ke apartemen Alexsa,bukan?’’Tanya
Anggun.
‘’Hah.’’Reyhan terkejut.
‘’Seseorang pernah melihatnya dan rumor itu langsung menyebar
dengan cepat aku ,Ayumi dan mungkin semua orang di sekolah sudah tahu.’’Kata
Anggun,yang membuat Reyhan tambah terkejut.
‘’Dan tentu saja Mei juga sudah tahu.’’Anggun berbalik
melihat Reyhan.
‘’Mei pulang lebih awal karna dia terkejut.’’Kata Anggun.
‘’Tunggu sebentar!.’’Kata Reyhan membela diri karna merasa di
pojokkan oleh perkataan Anggun.
‘’Aku dan Alexsa tidak melakukan apa apa.’’ Lanjutnya.
‘’Kami hanya makan malam-‘’Anggun memotong ucapan Reyhan.
‘’Bukan itu masalahnya.’’Kata Anggun sedikit kesal.
‘’Meski pun tidak melakukan apa apa,Kau telah membuat Mei
__ADS_1
terus khawatir.’’Kata Anggun.
‘’Coba kamu pikirkan kalau kamu berada di posisinya.’’Tanya
Anggun.
‘’Mei yang pergi ke rumah laki laki lain tanpa kau sadari,dan
dia tidak mengatakan apa pun mengenai itu pada mu.’’Kata Anggun.
‘’Bagaimana perasaan mu? Apa kamu akan memaafkannya?’’Tanya
Anggun.
‘’Aku…’’Reyhan tidak bisa melanjutkannya.
‘’Tidak bisa kan.’’Kata Anggun.
‘’Itulah di rasakan Mei dan kamu telah melakukannya. ’’Lanjutnya.
‘’Aku sangat yakin kalau Mei itu begitu cemas saat kamu masuk
dunia permodelan. ’’Kata Anggun.
‘’Dan dia terus merahasiakannya sendirian,dan terus menghibur dirinya
sendiri,itu tidaklah mudah.’’Lanjutnya dengan nanar.
Dia teringat dengan perjuangannya selama ini untuk orang yang
dia sayang namun berujung pengkhianatan.
‘’Tapi aku benar benar tidak-‘’Kata Reyhan membantah.
‘’Jika begitu,kenapa tidak langsung kamu katakan pada
Mei.’’Potong Anggun.
‘’Kamu banar.’’Kata Reyhan menyadari kebodohannya.
‘’Pokoknya kesalah pahaman ini harus segera terselesaikan
cepat mungkin.’’Kata Anggun.
‘’Kau tahu,Hal terburuk bagi wanita adalah melihat kekasihnya
akrab dengan wanita lain.’’Anggun menyetuh bahu Reyhan sebelum meninggalkannya.
Reyhan mengambil ponselnya dan menekan nomor Mei.
Tut tut tut
‘’Hah tidak di angkat. ’’Reyhan mengusap rambutnya prustasi.
‘’Mei maafkan aku .’’Kata Reyhan menyesal.
Reyhan segera berlari pergi mengambil motornya untuk menemui
Mei dan menjelaskan semuanya,dia tidak mau kalau hubungannya dengan Mei
berakhir.
Sementara itu Mei! dia berada di taman tempat biasa dia dan
Reyhan menghabiskan waktu sepulang sekolah kalau tidak bekerja.
‘Kenapa waktu itu ….aku mengatakan itu.’Pikir Mei saat dia
ingat pernah mengatkan mesum pada Reyhan dan awal mereka mulai regang.
‘’Kenapa aku saat itu tidak langsung meminta maaf padanya,dan
‘’Dan kenapa aku tidak bertanya kenapa dia pergi ke apartemen
Alexsa.’Lanjutnya.
Reyhan menepikan motornya saat ponselnya bergetar,dia sangat senang
berpikir mungkin Mei yang menghubunginya.
‘’Hallo,Me-‘’Kata Reyhan yang harus menelan kembali kebahagiannya
saat mendenger bukan suara wanita yang dia harapkan.
‘’Reyhan,kamu sekarang ada dimana?’’Tanya Alexsa
‘’Aku sangat khawatir saat mengetahui kalau kamu tidak
ada.’’Kata Alexsa khawatir.
‘’Maaf Alexsa,hari ini aku tidak bisa melakukan
pemotretan.’’Jawab Reyhan
‘’Akan aku hubungi agensi nanti.’’Lanjutnya,dia tidak mau
menyia nyiakan waktu Reyhan menutup panggilannya.
‘’Apa? Kenapa kamu- ‘’
Tut tut tut
‘’Reyhan,ck.’’Alexsa merasa kesal karna Reyhan memutuskan
teleponnya begitu saja.
‘’Dia langsung menghubungi Reyhan saat tahu Reyhan tidak
ada.’’Kata Hendri yang tidak sengaja menguping saat Alexsa menghubungi Reyhan
tadi.
‘’Wajahnya sekarang tidak semanis yang terlihat, mencurigakan
.’’Lanjutnya lalu pergi dari sana.
‘’Hah,akhirnya aku malah kemari juga.’’Kata Mei yang berada
di depan kafe.
‘’Lho,Mei! Tumben ini kan masih siang.’’Kata pak menejer yang
kebetulan akan pergi keluar.
‘’Apa ada masalah?’’ Tanyanya.
‘’Tidak,hanya di sekolah sedang tidak ada kegiatan jadi saya kemari
lebih awal.’’Kata Mei beralasan.
‘’Apa tidak boleh?’’Tanya Mei cemas,takut kalau bosnya tidak
mengizinkan ,dia tidak mungkin pulang karna ibu ada di rumah bisa bisa ibunya
bertanya macam macam.
__ADS_1
‘’Boleh,kebetulan si Kiki tidak masuk,sana ganti baju.’’Kata
Menejernya.
‘’Baik.’’KataM ei senang,dia langsung masuk mengganti
bajunya.
Tok tok tok
‘’Iyah sebentar.’’Kata Sarah dari dalam rumah.
Cklek
‘’Eh,ada yah? Kamu siapa?’’Tanya Sarah heran melihat Reyhan
di depan pintu.
‘’Mei nya ada,saya temannya.’’Tanya Reyhan.
‘’Mei nya masih di sekolah sebentar lagi juga pulang.’’Jawab
Sarah.
‘’Oh begitu,kalau begitu saya permisi.’’Kata Reyhan pamit.
Mei pulang lebih awal karna kepalanya pusing dia juga kadang
melamun dan mendapat teguran dari pelanggan.
Mei berjalan lunglai sambil memperhatikan ponselnya.
‘Aku penasaran,apa Reyhan juga memasang gantungan kuncinya
atau tidak.’’Gumam Mei,tiba tiba air matanya mengalir.
‘’Sepertinya aku benar benar menyukai Reyhan.’’Katanya pelan
‘’Rasanya sakit…..aku tidak tahu apa yang harus aku
lakukan,aku benar benar tidak tahu!’’Mei terus menghapus kasar air matanya yang
tak mau berhenti mengalir.
‘’Sejak pertama kali aku jatuh cinta pada Reyhan,aku mulai
merasa menderita.’’Gumam Mei.
Plas[anggap aja suara gelang putus]
Gelang miliknya tiba tiba terputus,dia menatap nanar pada
gelang pemberian Reyhan,kilasan ingat tentang adegan mesra antara Reyhan dan
Alexsa mulai terbayang kembali di kepalanya.
Mei terduduk di depan gelang yang putus air matanya bertambah
deras.
‘’Mei!’’Reyhan bergegas menghampiri Mei saat melihat
terduduk.
‘’Maaf,Mei.’’Kata Reyhan.
‘’Aku benar benar minta maaf.’’Katanya ,Reyhan terkejut
melihat Mei yang menangis ,dia langsung memeluk tubuh Mei.
‘’Aku sudah tidak tahan.’’Kata Mei,Reyhan tersentak terkejut
melepaskan pelukannya.
‘’Sejak aku jatuh cinta pada mu semua yang aku pikirkan hanya
kamu saja…kamu juga yang selalu aku khawatirkan. ’’Kata Mei mengungkapkan
perasaannya.
‘’Aku juga ingin mendukung karirmu sebagai model,tapi aku
tidak sanggup.’’Kata Mei mengatakan apa yang dia pikirkan.
‘’Aku bahkan membuat Ayumi dan Anggun khawatir pada ku dan
menolak bantuan mereka.’’Lanjutnya.
‘’Aku juga ingin menganggap Alexsa itu orang yang baik tapi
tidak bisa,aku telah jadi wanita yang buruk dalam hitungan menit.’’Kata Mei
mengatakan perasaan khawatirnya.
‘’Itu tidak banar.’’Bantah Reyhan yang merasa bersalah karna
tidak menyadari penderitaan yang Mei alami.
‘’Aku yang harusnya di salahkan,kamu tidak berubah sama
sekali.’’Kata Reyhan.
‘’Aku yang telah membuat mu merasakan hal itu.’’Lanjutnya.
‘’Sudahlah.’’Kata Mei sendu.
‘’Tidak,biarkan aku minta maaf dan menjelaskan
semuanya.’’Pinta Reyhan
‘’Aku dan Alexsa tidak melakukan apa pun,tapi aku akui aku
memang ke tempatnya tanpa memberitahu kepadamu.’’Kata Reyhan.
‘’Anggun telah memarahiku,aku benar benar
ceroboh.’’Tambahnya.
‘’Tapi Mei,aku benar benar mencintai mu.’’Kata Reyhan tulus.
‘’Aku minta maaf ,aku sungguh minta maaf. ’’Tambahnya,Reyhan
menghapus air mata Mei dengan jempolnya.
‘’Plis jangan meninggalkan ku,aku tidak mau kita pisah.’’Kata
Reyhan,air matanya telah menumpuk di matanya.
‘’Hm.’’Reyhan memeluk Mei lagi dia senang karna Mei
memberinya kesempatan dan memaafkannya.
‘’Terima kasih.’’Saking senangnya Reyhan pun menumpahkan air
matanya.
__ADS_1
‘Ah… sepertinya aku dan Reyhan benar benar pemula dalam
hubungan antara hati.’Batin Mei.