
Pov Anggun.
Dulu aku melakukan apa pun untuk terlihat cantik dan manis
agar kekasih ku senang, aku terus memakai berbagai kosmetik untuk terlihat
cantik walau itu melukai kulit ku.
Tapi apa yang aku dapat hanya penghiatan dari pengorbanan
yang aku lakukan,kekasih ku pergi kencan dengan wanita lain yang lehih cantik
dan seksi dari ku.
Dia tidak pernah menghargai semua yang aku lakukan untuknya
sampai sampai aku melukai tubuhku sendiri.
Aku sangat frustari
rasanya ingin mati saja. dan aku berlari ke Reyhan memanfaatkan kebaikannya dan
memaksanya untuk menemaniku tidur bersama.
Karna perkataannya itu aku bisa bangkit kembali.
‘’Kamu sudah cantik meski tidak berdandan seperti itu.’’Kata
Reyhan sambil tersenyum.
‘’Kamu sudah berusaha keras untuk menjalin hubungan dengan
kekasih mu.’’
Itu pertama kalinya ada seseorang yang memujiku wajah ku
tanpa dandanan,perkataannya saat itu bagai oasis di padang gurun.
Setelah itu aku berjuang keras membentuk tubuhku dan
memperajari semua tips kecantikan agar terlihat pantas di sisi Reyhan.
Karna itu aku tidak akan kalah dari orang yang tidak berusaha
keras untuk mendapatkan yang dia inginkan tanpa pengorbanan.
ANGGUN OFF.
‘Aku tidak mengerti,apa yang hebat dari si suram,jelek,manja
dan malas itu?’Pikir Anggun.
‘’Anggun kamu tidak mengatakan hal buruk pada Mei kan.’’Tanya
Indra khawatir.
Dia tahu betul bagaimana sifat Reyhan bila menyangkut orang
yang dia sayang. Karna itu dia khawatir kalau Anggun menyakiti Mei,meski pun
dia menyukai Anggun tapi dia tidak bisa menolong nya dari Reyhan bila dia
menyakiti orang yang di sayang Reyhan.
‘’Apa maksud mu.’’Tanya Anggun kesal.
‘’Aku tahu kalau kamu menyukai Reyhan dan kesal melihat, saat
Reyhan terlihat senang saat bersama Mei.’’Kata Indra.
‘’Itu bukan urusan mu.’’Kata Anggun acuh.
‘’Tentu itu menjadi urusan ku.’’Indra sedikit marah.
‘’Karna aku sayang padamu.’’Lanjunya.
‘’Kamu tidak tahu seperti apa Reyhan bila menyangkut orang
yang dia sayang dan aku tidak mau kamu kenapa –napa.’’Tambahnya.
‘’Aku tidak akan menyerah pada wanita yang tidak melakukan
apa pun untuk Reyhan.’’Kata Anggun.
‘’Ini tidak ada kaitannya dengan Mei yang tidak
memperjuangkan Reyhan tapi tentang Reyhan yang berjuang mendapatkanya.’’Kata
Indra.
‘’Hah…sudahlah lebih baik kita mencari makan saja.’’Tambahnya.
‘’Mau makan kemana ,kau tidak melihat di luar sedang
hujan.’’Kata Anggun mengingatkan.
‘’Oh yah benar.’’Kata Indra.
Mereka kembali duduk di tempat mereka menunggu hujan reda.
……
‘’Hujan……ayo kita berteduh.’’Reyhan menarik tangan Mei
membawanya ke tempat yang teduh.
__ADS_1
‘’Kamu sedang mencari apa? Mei!’’Tanya Reyhan saat melihat
Mei mengobrak abrik tasnya.
‘’Payung.’’Jawab Mei.
‘’Ahh…tidak ada,aku lupa memasukannya ke dalam tas.’’Kata Mei
kecewa.
‘’Sudahlah ,berharap saja hujannya segera reda.’’Kata Reyhan
menghibur Mei.
‘’Kalau tidak reda –reda bagaimana?’’Tanya Mei.
‘’Ya kita akan di sini lebih lama lagi.’’Jawab Reyhan.
‘’Cih.’’Mei berdecik kesal.
‘’Dasar tidak tanggung jawab.’’Guman Mei pelan.
Karna hujannya turun semakin lebat serta ada angin,membuat
Mei memeluk tubuhnya sendiri karna kedinginan .
Tempat yang di jadikan berteduh oleh mereka di depan
gudang yang atapnya tidak terlalu lebar
jadi air hujan masih mengenai mereka walau hanya cipratan saja.
‘’Dingin.’’Tanya Reyhan.
‘’Hm.’’Gumam Mei,Reyhan melepaskan jaketnya dan memakaikannya
pada Mei.
‘’A-apa yang kau lakukan.’’Tanya Mei gugup.
‘’Menghangatkan tubuh mu.’’Jawab Reyhan sambil tersenyum.
‘’Tidak perlu.’’Kata Mei.
‘’Pakai saja tubuh mu gemeteran.’’Kata Reyhan.
‘’Tapi nanti kau kedinginan.’’Kata Mei.
‘’wah apa kamu sekarang mengkhawatirkan ku.’’Kata Reyhan
senang karna di khawatirkan oleh orang yang dia sukai.
‘’T-tidak.’’Bantah Mei dan melepaskan jaketnya tapi di
hentikan Reyhan.
lagi.
‘’Lagian kalau aku kedinginan aku bisa menghangatkan
tubuhku…..dengan begini.’’Reyhan bergeser ke belakang Mei dan memeluknya.
‘’Se-sedang apa kau.’’Tanya Mei gugup dan pipinya merona.
‘’Menghangatkan tubuh kita.’’Jawab Reyhan sambil tersenyum.
‘’Mei,boleh.’’Tanya Reyhan.
‘’Apa?’’Tanya Mei binggung.
‘’Mencium leher mu.’’Kata Reyhan.
‘’APA.?’’Mei menoleh pada Reyhan karna terkejut.
‘’Hahahaha aku bercanda,maaf.’’Reyhan tertawa melihat wajah
Mei yang terkejut.
‘Sangat lucu.’Pikir Reyhan.
‘’Berhenti mengerjai ku.’’Kata Mei kesal.
‘’Haha maaf…maaf.’’Kata Reyhan sambil menahan tawanya.
‘’Rey….’’Kata Mei.
‘Apa benar kamu pernah tidur dengan Anggun?’Batin Mei,dia
ingin menanyakan hal itu tapi lidahnya terasa kelu.
‘’Ada apa?’’Tanya Reyhan.
‘’Em….apa aku bisa percaya lagi pada orang lain?’’Tanya
Mei,dia meremas ujung bajunya.
‘’Apa masih ada orang yang bisa aku percaya?’’Tanyanya lagi.
‘’Pasti! Aku yakin kamu pasti menemukan orang yang perduli
dan mau berteman dengan tulus dengan mu.’’Jawab Reyhan.
‘’Aku takut…..aku takut akan di khianati lagi seperti
dulu.’’Kata Mei sendu.
__ADS_1
‘’Sebenarnya apa yang kamu alami dulu,hm.’’Tanya Reyhan.
‘’Hanya permasalahan sepele antara anak kecil saja.’’Jawab
Mei,dia belum bisa menceritakannya pada Reyhan karna dia belum sepenuhnya
mempercayainya.
‘’Tapi malah membuat ku trauma.’’Lanjutnya.
‘’Begitu.’’Kata Reyhan,dia tidak memaksa Mei untuk
menceritakan masalahnya.
‘Sepertinya Mei masih belum mempercayai ku.’Pikir Reyhan.
‘Akan aku buat Mei percaya pada ku sedikit demi sedikit.’Lanjutnya.
‘’Lakukanlah secara perlahan.’’Kata Reyhan.
‘’Aku akan membantu mu dan selalu di sisi mu.’’Tambah Reyhan.
‘’Hm.’’Guman Mei.
Karna suasana yang dingin dan pelukan hangat Reyhan membuat
Mei tertidur,Reyhan mendengar dengkuran halus melihat Mei yang sudah memejamkan
matanya.
Reyhan perlahan mendudukan Mei dan membuatnya pirisinya nyaman
dengan hati –hati agar tidak membangunkan Mei.
Karna hujan belum juga reda Reyhan pun memejamkan matanya
menyusul Mei yang sudah mengarungi dunia mimpi.
Beberapa jam mereka tertidur dan hujan pun sudah reda,Mei
yang pertama membuka matanya sedikit kebingungan.
‘’Kapan aku duduk,persaan tadi aku berdiri lalu aku…..’’Kata
Mei.
‘’Astaga aku ketiduran.’’Mei panic karna ke cerobohannya.
‘’Mei bodoh bagaimana bisa tidur sambil berdiri sih.’’Rutuk
Mei.
‘’Ahh….kenapa kebiasan ku tidak hilang hilang.’’Kata Mei.
‘’Tapi pelukan Reyhan memang hangat sih.’’Meingakui kalau
pelukan Reyhan itu memang hangat sampai dia terbuai dan tertidur.
‘’Reyhan.’’Dia baru teriangat pada Reyhan pasti dia terganggu
karna ulahnya,Mei menoleh pada Reyhan yang masih memejamkan matanya.
‘’Dia tertidur.’’Kata Mei
‘’Pantas saja banyak wanita yang menyukainya.’’Mei mengagumi
wajah tampan Reyhan tanpa sadar tangannya membelai pipi Reyhan.
‘Eh…. apa yang aku lakukan.’Teriak Mei di dalam hati,dia
segera menarik tangannya setelah sadar kelakuannya seperti orang mesum.
‘’Ada apa Mei?’’Tanya Reyhan membuka matanya.
Sebenarnya dia sudah bangun saat Mei mengerutu sendiri
tadi,tapi Reyhan pura pura tertidur dan dia sangat senang karna Mei membelai
pipinya,dia ingin terus merasakan belayan lembut yang Mei berikan karna dia
sudah lama tidak merasakan semenjak mama nya meninggal.
‘’Tidak ada apa –apa, hujannya sudah reda.’’Kata Mei
canggung.
‘’Ayo kita pergi,sebelum di sangka pecuri karna masuk tanpa
izin.’’Tambahnya,dia bangun dan melepaskan pelukan Reyhan.
Reyhan pun berdiri mereka membersihkan kotoran yang menempel
di celana dan pergi dari sana melewati jalan yang sama.
‘’Pada akhirnya aku tidak bisa memotong rambut ku.’’Kata
Mei,mereka jalan berdua sambil menggandenga tangan seperti tadi pagi.
‘’Aku suka wanita yang memiliki rambut panjang.’’Kata Reyhan
membuat kedua pipi Mei merona.
‘Mungkin tidak ada salahnya memanajangkan rambut ku sekali
kali.’Batin Mei.
__ADS_1
SAYA UP SESUKA HATI JADI MAAF YAH KALAU KELAMAAN.
TERIMA KASIH JANGAN LUPA KOMEN,VOTE DAN LAKE.