
### Selamat membaca kelanjutan cerita aku,jangan lupa selalu support aku ya, terus jangan lupa vote and coment ya!
thanks! 💙💙
Ini nih part yang udah gue tunggu dari lama, part yang muncul untuk jadi sudut pandang dari gue. " Ezaa.
Jangan bosen ya! Likenya jangan lupa juga:) makasih mbak mbak cantik dan mas maa ganteng, tapi gantengan Ejaa. :)
°°°°°°°°°°°°°
Fixs! Lo semua tahu kan kalau gue suka sama dia?.
Pasti tau dong, secara author udah ngejelasin gimana perasaan gue, gimana tingkah laku gue kalau ketemu dia. HahaHahaHa oke.
Udah beberapa hari ini gue sakit. Ya bisa dikatakan demam, itu Mama gue yang bilang. Gue sih iya iya aja.
Dan gue ga suka yang namanya sakit, entah karena apa sakit ini datang gue Ga tau. But! Ada yang buat gue berterima kasih karena sakit. What???
Kata Mama gue, eh Mama lagi. Gue bukan anak Mama. Tapi ini kata Mama, kalau sahabat cewek gue bakal jengukin gue hari ini, Yeyyyy! Gue seneng nih? Atau bahagia. Ah! Campur aduk pokoknya!
Sekarang gue masih asik tiduran, sambil sesekali megang sebuah handuk kecil diatas kening gue. Sekalian nunggu dia datang. Gue udah ga sabar gimana nanti suasana didalam kamar gue ini. HihiHihiHihi.
∆∆∆∆∆∆∆
Setelah beberapa puluh menit, pintu rumah ada yang mengetuk. Gue bangun dan segera turun dari kamar lalu membuka kan pintu. Bantin gue berbisik " Shania dateng coyyyyy" Dag dig dug. Jantung gue ko bedebar cepet banget yak?! Ngak biasa gini, ah bodo amat"
Lalu Ezaa dengan cepat membuka pintu rumah dan •••
Hay! Apa kabar?" sapa Shania dengan senyuman khas miliknya. Ia membawa bungkusan plastik yang Ezaa yakini itu adalah buah buahan untuknya.
Ha-hay! Kabar gue baik" jawab Ezaa. " yuk masuk " tambahnya.
Shania melangkah memasuki rumah itu. Sudah lama ia tak berkunjung ke rumah ini. Pikirnya. Lalu duduk, sang empunya rumah pun ikut duduk.
"Ejaa, gimana keadaan lo? Kata tante lo sakit, demam? Butuh apa apa kasih tau gue ya, jangan sungkan kan gue tau elo" ucap Shania. Ezaa masih diam.
"Yahh elo masih sakit banget ya? Gue ganggu ya? Atau gue pulang aja?" cerocos Shania.
Ezaa tersenyum.
"Ih Ejaa, ko palah senyum, jawab ih" ucap Shania kesal.
"Hehehe, gue udah mendingan ko, kan lo udah jenguk" jawab Ezaa.
"Makanya jangan aneh- aneh, jadi sakit kan"
"Gue ga aneh-aneh Shaniaaakuuu"
"Nih gue bawain buah buat lo, dimakan ya"
"Pasti dong, btw lo udah selesai ngampusnya?"
"Udah. Makanya gue kesini. " jawab Shania.
Ezaa berdiri ingin menuju dapur.
__ADS_1
"Eh lo mau kemana Ja?" Shania ikut berdiri.
"Mau buat minum buat lo" jawab Ezaa yang sudah melangkah ke dapur. shania mengikuti.
"Ko palah ikutin gue."
"Kan lo lagi sakit, biar gue aja yang bikin Ejaa" Shania sudah duduk dikursi meja bar kecil yang berada didapur Ezaa.
Setelah membuat minuman. Mereka berdua duduk duduk santai diruang televisi sambil memakan buah yang tadi Shania beli, dan kue kering yang Mamanya Ezaa bikin.
"Btw, tante kemana Ja?" tanya Shania, seraya mencomot kue kering itu, enak.
"Lagi ke cafe, udah buka cabang baru di jogya lagi" jawab Ezaa.
"Wihhh, tante anis oke juga, kalau Mama aku bikin cafe gitu juga pasti oke juga, tapi gue nanti sendiri dirumah" ujar Shania.
"Ntar gue temenin"
"Eh iyaa, tau ga kemaren gue •••" Shania menceritakan kejadian ketika jalan jalan malam bersama Vanessa.
Selesai bercerita Ezaa yang mendengarkan hanya diam.
"Ejaaa... Gue cerita panjang lebar gini lo ga nanggepin gituh" cerocos Shania. Ezaa hanya tersenyum kuda.
"Kalau lagi sama gue, jangan bahas dosen itu. Gue males dengernya. Mending bahas yang lain" jawab Ezaa sekenanya.
"Tau ga?" tanya Shania
"Ngak"
"ihh kan gue belom cerita lagi Ezaa.!!"
"Vanessa ikut anggota rohis"
"What!! Beneran apa? Cewek macem dia mau ikutan yang agamis?" whaaaaaHaHahahahHaaa" Ezaa tertawa sangat keras. Shania hanya diam. Dia heran.
"ih lo ini, bukanya di dukung biar jadi yang lebih baik"
"Iya iya pasti gue dukung" ujar Ezaa selesai tertawa.
Shania masih heran. Apakah Ezaa sudah sembuh atau belum. Ia sedikit mencondongkan tubuhnya ke arah Ezaa.
Ezaa yang didepan nya pun langsung diam. Menahan napas. Apa yang akan dilakukan Shania kepadanya?
Mencium nya? Ezaa rasa tidak. Dan••••
Tangan Shania terulur ke kening Ezaa.
"Udah ngak panas" ujarnya setelah itu memposisikan tubuhnya seperti semula.
"Napas Ejaa" ujar Shania lagi.
"Eh, " Ezaa gugup sendiri.
"Jangan pikir gue bakal cium lo" introgasi Shania, karena melihat tingkah laku Ezaa. Yang emm bisa dibilang •••.
" ih, ya ngak lah Shania, btw trus gimana si Vanes? " tanya Ezaa, agar gugupnya tidak terlalu terlihat oleh Shania akibat kejadian barusan yang dirasa Ezaa memalukan! .
__ADS_1
Shania membenarkan duduknya jadi selonjoran. Kakinya pegal karena memakai jeans pensil.
"Kayaknya dia sebentar lagi pakek hijab deh" jawab Shania Asal. Ia kembali memakan kue kering itu.
"Ouhh" Ezaa hanya ber O riaaaaa. Lalu diam.
Suasana hening. Shania masih mengunyah kue kering tadi. Ezaa hanya memperhatikan gerak gerik Shania.
"Uhhhh enak banget kue nya!" Shania bersuara.
Siapa dulu yang bikin"
Mama lo lah"
HahaHaha iya sih"
Huuuuuuuu"
👑👑👑
Senang, Bahagia. Itu yang Ezaa rasakan hari ini.
Sudah satu setengah jam Shania telah kembali kerumahnya sendiri. Ah hari ini ia harus berterima kasih kepada Sakit yang ia derita, ya walau sedikit menyusahkan.
Ezaa. Masih saja tidak beranjak dari ruang televisi sampai Mamanya pulang dari mengurus cafenya itu.
Mamanya saja sampai heran, tadi pagi Ezaa sedikit manja kepadanya, dan sekarang ia senyum senyum sendiri didepan televisi yang mati total.
"Ezaa!! Kenapa kamu senyum- senyum gituh"
"Eh!" Ezaa terlonjak kaget ketika tangan Mamanya melambai lambai didepan wajahnya.
Mama apaan sih, ganggu aja" ujar Ezaa sedikit kesal.
Ya kamu aneh, kenapa senyum senyum sendiri?" intro Mamanya.
Hehehe ngak apa-apa Ma," jawab Ezaa lalu ia beranjak melangkah ke kamar nya untuk berbaring lagi.
Eh! Udah sembuh?" tanya Mamanya.
Udah Ma, tadi obatnya udah dateng" jawab Ezaa sembari melangkah ke tangga yang menghubungkan lantai satu dan kamarnya.
Siapa? Shania?" tanyanya lagi.
Ezaa hanya senyum lalu segera kekamarnya. Dan menutup pintu kamar.
Mama dibawah hanya geleng geleng kepala liat kelakuan anaknya itu.
∆∆∆∆∆∆∆
Terima kasih sakit, terima kasih untuk kamu. Aku senang hari ini '- Ezaa.
buatKalianjanganlupaLikenyaYa...please:)
followMeOnInstagram:@qu.citra ok
thanks!
__ADS_1
Eeeeenjoooooyyyyyyyyy !