AKSARA

AKSARA
RUA| 47


__ADS_3

Happy Reading ❤️


Kini Aksa tampak kesal sambil memainkan handphonenya, kelihatan sekali guratan amarah di wajahnya.


"lu kenapa bos, gak enak banget tu muka" ujar Aldi sejak tadi melihat Aksa diam.


"Raya.... Udah seminggu gak ada kabar" jawab Aksa sambil membanting handphonenya ke meja.


Brakkk


"wehh wehh sabar wehh, jangan esmosi napa" menepuk pundak Aksa.


"gue rasanya mau gila gak denger kabarnya Raya" Aksa mengusap wajahnya kasar, terlihat sekali keadaannya tak baik baik aja.


"emang Raya gak sekolah" tanya Reynan.


"enggak"


"elu gak tanyain ke Nico?" lanjut Aiden.


"Nico gak aktif, lagian lo tau. Nico sibuk sama olimpiadenya Aus, gak mungkin dia main sosmed" Aksa membuang nafas dengan kasar.


"hahahah mampus lo kalo sampe diselingkuhin Raya" Alam tertawa mengejek.


Aldi melempar buku paket kearah Alam "jelek banget doa lu dugong" ucap Aldi.


"ya siapa tau kan, lo pikirin aja nih yang mau sama Raya tu banyak banget. Walau Aksa keren, kaya gak menutup kemungkinan kalo Raya berpaling... Kan?" jelas Alam dengan santainya.


"kalo Raya ninggalin gue, gue bikin bunting dia gampang" Sahut Aksa dengan santai membuat semuanya membelalakan matanya.


"sinting" ucap Aldi

__ADS_1


"bego" lanjut Reynan.


"gue dukung lo Sa" Aiden memberikan jempol pada Aksa.


"anj-temen gitu malah lo dukung bego banget lo" Alam melempar kulit kacang pada Aiden.


"apa apaan sih lo, lempar kulit kacang gitu. Nyampah tau gak" Sinis Aiden.


"biarin.... Emang gue peduli, ohh tentu tidak ferguso" sahut Alam dengan wajah yang menyebalkan.


Tak lama tangan seorang gadis menyentuh pundak Aksa, membuat Aiden menatapnya dengan marah. Ya siapa lagi pelakunya jika bukan Sella biang kerok hubungan Aksa dan Raya.


Apalagi teman teman Aksa amat sangat kesal melihatnya "bisa gue ngomong sama lo sebentar" ucap Sella


"oke" jawab Aksa langsung berdiri.


"gue temenin lo" ucap Aiden, mendapat gelengan dari Aksa.


"sialan" decak Aiden kesal.


***


"lo mau ngomong apaan" tanya Aksa to the point.


"gue mau kasih lo sesuatu" Sella memberikan beberapa lembar foto pada Aksa.


Awalnya Aksa enggan menatap foto itu namun saat melihat seseorang yang amat ia kenal, Aksa langsung merampas foto tersebut dari tangan Sella.


"maksud lo apaan nunjukin ini" tanya Aksa.


Foto itu menunjukan Raya sedang bersama seseorang ditaman, berpelukan didalam mobil, dan lebih mengejutkan lagi ia lah foto dimana Raya baru saja keluar dari ruangan cek kandungan.

__ADS_1


"gue liat beberapa hari ini Raya bareng tu cowo sa, buka mata lo. Gue tau selama seminggu Raya gak masuk, dia selingkuh dibelakang lo Sa" jelas Sella, Aksa meremas foto itu.


"gak mungkin Raya ngelakuin hal itu" gumam Aksa.


"lo jangan bodoh sa, jelas jelas Raya selingkuh dan parahnya lagi dia hamil sama selingkuhannya. Selama itu juga dia ngilang dan gak ngasih lo kabar" jelas Sella mulai membuat Aksa percaya.


"lo bener Sell, sesibuk apapun pasti ngabarin. Sementara dia gak ngabarin gue dan malah asik selingkuh dibelakang gue" ucap Aksa.


"mending lo temuin Raya langsung dan minta penjelasan sama dia, gue sebenarnya takut omongan gue salah" Sella pura pura sedih.


"lo gak salah, semua dugaan lo bener. Makasih udah ngasih tau gue kelakuan dia dibelakang gue selama ini" Aksa menepuk kepala Sella dengan lembut.


"gue cuma gak mau lo ketipu sama dia yang bertopeng Sa" lirih Sella.


"gue tau"


"lo percayakan sama gue" tanya Sella.


"gue percaya Sell, untung lo kasih tau kalo enggak gue bakalan jadi orang terbodoh yang di permainin sama Raya"


"lo terlalu baik Sa buat Raya, gue yakin lo bakalan dapat yang terbaik dari dia" ucap Sella penuh kelembutan.


"kisah cinta lo bakalan hancur Ray, selamat menikmati" batin Sella dengan senyuman iblis.


"gue tau,,, sekarang lo kekelas. Gue anterin" Aksa menggandeng tangan Sella dengan santainya, hiruk pikuk siswa siswi disekolahan pun terdengar saat menatap Aksa dan Sella berjalan sambil bergandengan tangan.


"Sa....mending gak usah gandengan, gue takut entar Raya tau dan nyakitin hati dia" ucap Sella pura pura takut.


"buat apa gue peduli, sedangkan dia gak peduliin perasaan gue" sahut Aksa dengan nada kesal.


"tapi Sa....."

__ADS_1


"shutttt..... Mending lo belajar yang bener ya.... Bayyy" setelah mengantar Sella, Aksa langsung bergegas pulang menuju rumah Raya.


__ADS_2