
Happy Reading ❤️
"huekkkkk"
"hueekkkk"
"huueekkk"
Rasa mual memengaruhi Raya karena ia dengan santai menelan obat tanpa mengisi perutnya. Alhasil ia mengalami mual dan overdosis obat, karena menelan obat berlebihan.
Keringat dingin terus mengalir dipelipis Raya, badan gemetar dan detak jantung di atas normal.
"gak nyaman banget" memegang dadanya yang terasa tak nyaman saat berdecak begitu cepat.
"bodo banget gue nelan obat berlebihan gitu" gumam Raya langsung mencuci wajahnya.
Selesai melakukan urusannya Raya keluar dari toilet dan berpapasan dengan Aksa dan wewe gombel (sella).
Aksa yang melihat Raya pun langsung menghampirinya dengan senyuman tanpa mengingat kejadian tadi pagi dikantin.
"by" panggil Aksa namun tak di respon sama sekali oleh Raya.
Merasa tak ada tanggapan akhirnya Aksa mencekal pergelangan tangan Raya hingga menghadap dirinya.
Aksa kaget melihat wajah cantik itu menjadi pucat dan keringat dipelipisnya. "kamu kenapa?" tanya Aksa.
"gak usah sok peduli" menghempaskan tangan Aksa namun tak bisa "kamu kenapa by?" tanya sekali lagi.
"awssss sakit Sa, aku gak papa" sahut Raya ketus "kamu sakit" ucap Aksa khawatir.
"aku gak papa, udahlah sana nempelan terus sama wewe gombel sana" usir Raya namun pergelangan tangannya tak lepas dari Aksa hingga seseorang mendorongnya.
__ADS_1
"sa mending kamu temani Raya deh" Ucap Sella lembut.
"gak usah sok perhatian lo gembel, dasar ceper ehhh maksudnya caper" sahut Raya menatap sinis Sella.
"Ray, sopanan dikit. Kenapa ngomong gt hm" mencengkram tangan Raya.
"lepasin, gak usah kasar sama cewe. Buta lo dia kesakitan" bukan geng Aksa atau dua teman Raya, melainkan Amanda yang pernah membuli Raya ditaman.
Cekalan tangan Aksa terlepas, Amanda langsung menarik tangan Raya meninggalkan Aksa dan Sella.
Diperjalanan Raya sedikit bingung dengan sikap Amanda "lo sawan, tumben banget lo waras. Kesambet setan lo" tanya Raya membuat Amanda jengah.
"lo mau bawa gue kemana?" tanya Raya.
"udah ikutin aja napa sih, gue punya hal penting"
Setelah sampai di rooftop, Amanda menyerahkan gelang berbentuk Naga.
"selama ini lo nyari pelaku itu kam, saat di tkp gue nemuin ini sebelum dibersihkan oleh orang orang yang gak gue kenal" Sahut Amanda.
"kok lo tau gue pernah di ngalamin itu, siapa yang ngasih tau lo"
"waktu kita di RSJ gue sempet denger lo cerita sama dokter yang nangain lo dan gue juga tau sebenarnya bukan lo yang pembunuh anak itu. Gue cuma kepalang iri sama lo, tapi sekarang udah enggak"
"iri... Ngapain lo iri sama gue"
"iri karena lo bisa dapetin yang lo mau, lo beruntung dan gue benci itu. Tapi ya gue udah gak peduli lagi, sekarang gue udah nemuin kebahagian gue. Lo harus ingat jangan menyesali apa pun nantinya" jelas Amanda.
"maksud lo"
"lo bakalan tau suatu saat nanti. Good look ya" Amanda meninggalkan Raya dengan beribu pertanyaan di otaknya.
__ADS_1
Ia kembali memandang gelang itu dan memasukkan Kedalam saku seragamnya.
***
"anterin aku pulang ya, kepala aku pusing banget. Bang Nico gak masuk juga" pinta Raya yang sudah semakin pucat.
"iya sayang" saat Raya ingin menaiki motor Aksa tiba tiba Sella datang dengan kaki yang pincang.
"lo kenapa" tanya Aksa menghampiri Sella.
"jatuh dari tangga Sa" sahut Sella.
"lo kok belum pulang" tanya Aksa kembali.
"mau pulang Sa, tapi dompet aku ketinggalan terus mama sama papa gak bisa jemput karena ke luar kota. Mau naik taksi gak ada ongkos" jelas Sella dengan wajah lesu nya membuat Raya jengah melihat serta mendengar ucapan wewe gombel itu.
"ya udah gue anterin lo pulang ya" membimbing Sella menuju motornya.
"kamu pulang bareng temen kamu ya by, aku anterin Sella kasian dia sendirian" ucap Aksa.
Raya kenaikan sebelah alisnya kemudian memejamkan mata dan mengatur nafasnya "ok fine" Raya meninggalkan Aksa tanpa berpamitan.
"Kak Arsalan gue nebeng ya" ucap Raya pada pria tampan bernama Arsalan saat melintas pelan disekolah Raya.
"ya udah ayo, lagian tadi om juga suruh kaka jemput kamu" ucap Arsalan.
Raya memasuki mobil itu tanpa menatap Aksa yang sudah mengepalkan tangannya.
"Sa" panggil Sella.
Aksa menoleh dan langsung membawa Sella pergi, mengantar gadis itu.
__ADS_1