Aku Atau Dia

Aku Atau Dia
#part 12


__ADS_3

Suasana pantai tampak ramai sore ini.Kebanyakan dari mereka adalah keluarga yang piknik, mencari hiburan sejenak dari padatnya rutinitas setiap hari.


Keluarga Dimedja tampak menikmati makan siang di restoran yang menghadap langsung ke pantai.


Sherly,Mitha dan Dimas tampak ingin cepat2 bermain air dipantai.


Mereka bertiga makan dengan lahap, membuat Bu Surya geli melihatnya.


"kalian ini.." geleng Bu Surya sambil melayani suaminya makan siang


Pak Surya senang, melihat dua anak perempuannya tampak gembira, walaupun hanya pergi ke pantai yang tak seberapa jauh,terkadang tatapannya di alihkan ke Bayu, anak lelakinya yang sedang di awasi gerak geriknya.


Pak Surya masih berusaha meredam amarahnya setelah mendapat laporan dari anak buahnya yang ditugaskannya untuk mengikuti Bayu, bahwa anak lelakinya itu kemarin malam keluar dari hotel.


Sungguh, benar2 ia ingin menghajar anaknya sendiri.Betapa malu dirinya tidak bisa mendidik anak lelakinya.


"ayah...kami pergi dulu.." pamit Mitha menyadarkan Pak Surya dari alam pikirannya


"ya.." angguk Pak Surya


Dimas langsung berlari menyusul adik dan kakak iparnya, sementara Bayu tinggal di restoran bersama kedua orangtuanya.


"pergi kemana kemarin sampai meninggalkan istrimu?" tanya Pak Surya tegas


"ayah pasti sudah tahu tanpa bertanya padaku.."


"aku peringatkan kamu , jangan pernah bermain api Bayu !" desis Pak Surya


"ada apa 'yah..." tanya Bu Surya bingung


"tanya anak lelakimu itu, apa yang dilakukannya di hotel sampai malam!"


Bu Surya terperangah mendengar ucapan suaminya.


"Bayu!" bentak Bu Surya


"aku tidak melakukan apa2 'bu.." sergah Bayu


"berani2 nya kamu !"


"kemarin Nadia mengajakku bertemu, dia minum sampai mabuk, lalu aku mengajaknya ke hotel, tapi aku tak melakukan apa2 !" jelas Bayu


"kamu bohong pun kami juga tak tahu!" desis Bu Surya, ingin rasanya ia memukul anaknya itu


"percayalah 'bu...aku hanya mencintai istriku,"


"kalau kamu mencintai istrimu, seharusnya kamu menolak bertemu Nadia !" gerutu Pak Surya


Bayu menghembuskan napasnya jengkel.


Percuma ia menjelaskan sampai uratnya putus, karena tak mudah membuat kedua orangtuanya percaya.


"kamu itu jadi laki2 tidak punya harga diri ! ingat apa yang dilakukan wanita itu dan keluarganya dulu !" ceramah ayahnya


"apa kamu tidak berpikir kalau Mitha sampai tahu?"


Bayu semakin terpojok saat di sidang orang tuanya


"dengar , sampai kamu melukai istrimu, kami tidak akan memaafkanmu! cam kan itu!"


Ingin rasanya Bayu melempar semua benda yang berada di hadapannya.

__ADS_1


Dia tersadar jika istrinya telah merebut hati kedua orangtuanya!


Bayu bergegas berdiri dari kursinya dan berjalan keluar dari resto, menyusul istri dan kedua adiknya.


Mitha hanya duduk saja di atas pasir, menikmati pemandangan di hadapannya.


Angin pantai berhembus semilir menerpa wajahnya.


"ayo sini.." seru Sherly yang sudah basah kuyup karena terjatuh ke air saat di jegal Dimas


"aku nggak bawa baju ganti..."


" nanti beli !" seru Sherly lagi


Dimas dan Sherly pun menarik Mitha ke air, kakak beradik itu tertawa puas melihat Mitha menjerit2 karena basah kuyup.


"kalliiiiiaaann...!!" teriak Mitha gemas


Mereka bertiga saling berkejaran.


Bayu sampai di tempat istri dan kedua adiknya asyik bermain air.


Baju Mitha yang basah tampak melekat mencetak tubuhnya, membuat Bayu menatap marah.


Apalagi beberapa pengunjung pria yang lewat terus menatap Mitha penuh arti.


"pria bar2 datang," bisik Dimas pada Sherly yang langsung menatap Bayu yang cemberut


Kedua kakak beradik itu langsung mengambil langkah seribu, LARI !


Mitha yang melihat Dimas dan Sherly yang berlari meninggalkannya sendiri langsung memekik marah, apalagi saat melihat suaminya yang berjalan mendekat dengan wajah tegang menahan amarah.Mitha semakin mati kutu.


"sudah puas main2nya?" tanya Bayu galak


Bayu menarik tangan Mitha, mengajaknya pergi.


Terseok - seok Mitha berjalan mengikuti Bayu.


"kenapa lagi orang ini?" batin Mitha jengkel


Mitha pun menyentak tangannya dan melepas pegangan suaminya, membuat Bayu menoleh.


"tanganku sakit! kamu kenapa sih?" omel Mitha, mengelus tangannya yang memerah


Bayu menatap istrinya, amarahnya semakin memuncak mendengar siulan seorang pria yang lewat saat melihat Mitha.


"kurang ajar!" teriak Bayu menarik baju pria tersebut dan memukul wajahnya


Mitha membulatkan matanya melihat Bayu menghajar pria yang tadi bersiul melewati dirinya.


"berani sekali menyiuli istriku! kubunuh kamu!"


"hentikan..!!" pekik Mitha histeris


Bayu tak berhenti memukuli pria itu, seolah dengan begitu ia bisa melampiaskan rasa panas didadanya


Dimas yang melihat keributan langsung berlari mendekat,


"Mas Bayu berhenti ! dia bisa mati !!" teriak Dimas


di rangkulnya tubuh Bayu dari belakang dan ditariknya, dibantu oleh Mitha.

__ADS_1


"kali ini kamu selamat ba*ingan!" umpat Bayu melihat pria yang dihajarnya sudah babak belur


Mitha tergopoh2 mengikuti Bayu, sementara Dimas berusaha membubarkan kerumunan.


*****


Bayu membanting kasar pintu kamar saat sampai di villa.


" anakmu itu semakin tidak punya adat !" gerutu Bu Surya jengkel, Mitha yang mendengarnya langsung meminta maaf kepada kedua mertuanya.


" maaf ayah, ibu.." ucap Mitha lalu mengikuti Bayu masuk ke kamar


"maaf aku yang salah.." ucap Mitha pelan


Bayu yang melepas kaosnya menatap Mitha.


"kamu senang ya sudah menggoda laki2!"


"aku tidak menggoda!" bantah Mitha


"senang ya pria lain melihat tubuhmu!"


Bayu berjalan mendekat dan menarik baju Mitha yang basah.Tanpa sadar Mitha melayangkan tangannya menampar pipi Bayu!


Siapa pun akan marah jika terus diperlakukan seperti ini! Ingatan Mitha kembali saat mencium parfum wanita yang menempel di baju suaminya, yang membuatnya tak mampu lagi menahan amarahnya.Lelaki di depannya ini dengan enteng menuduhnya menggoda lelaki lain tanpa sadar apa yang sudah dilakukannya sendiri.


"jaga mulutmu!" desis Mitha


Bayu yang tersadar langsung menarik tubuh Mitha dan membantingnya ke atas ranjang.


"kamu itu milikku!"


Dan sore itu Bayu menghukum Mitha tanpa ampun.


*****


Sedan Bayu memasuki halaman villa, tergopoh2 Samuel keluar dari mobil.


"maaf Pak, tadi sedikit macet.." jelas Samuel mendekati Bayu sambil memberikan kunci mobil


Bayu hanya diam, wajahnya dingin dan datar.


Mitha hanya mendengus melihat tingkah suaminya.Masih jengkel rasanya mengingat hukuman Bayu yang membuat ngilu bagian inti tubuhnya di bawah sana.


"mau ke mana?" tanya Bu Surya keluar dari villa , bersiap masuk ke mobil untuk pulang kembali ke rumah


Bayu tak menjawab, berlalu meninggalkan ibunya dan masuk ke mobil.


"maaf ya 'bu... saya duluan.." tunduk Mitha lirih


Betapa malu nya dia melihat kelakuan suaminya


"Ibu yang seharusnya minta maaf..sabar ya menghadapinya..." Bu Surya menghela napas


Mitha mengangguk dan menyusul suaminya.


"semoga anak itu kuat.." ucap Pak Surya


Samuel hanya menatap mobil bos nya meninggalkan villa.


"terus saya pulangnya gimana Pak..."

__ADS_1


*****


__ADS_2