
istri Faisal sendang menyajikan menu makan malam nampak putri membantu kakak iparnya itu, sementara Faisal baru datang dari mini market untuk membeli beberapa cemilan dan minuman, setelah semuanya selesai putri Faisal beserta isinya, duduk di meja makan itu mereka menunggu kedatangan Bima.
"put Coba kamu telepon Bima sudah sampai dimana". putri mengangguk kemudian ia mengambil ponsel di saku celananya. ketika ia hendak akan menghubungi Bima.
Ting...tong...
suara bell berbunyi.
"mungkin itu kak Bima" putri memasukan kembali ponselnya lalu ia bergegas menuju pintu kemudian ia membuka pintu itu.
"Aduh...maaf ya put aku sedikit terlambat ada urusan penting tadi."
"iya kak nggak'apa apa yuk masuk!" spontan putri menarik tangan Bima, sementara Bima melihat tangannya di tarik putri tersenyum.
Bima duduk di samping putri dan berhadapan dengan Faisal.
"yuk kita makan malam dulu mumpung masih panas." ajak istri Faisal, karena istri Faisal merupakan orang Jepang ia memasak masakan Jepang ada sashimi, tokoyaki, tempura. mereka malam dalam suasana damai.
ketika mereka selesai makan malam. Faisal membuka pembicaraan.
"put...." panggil Faisal dengan nada datar
"
__ADS_1
iya kak ad apa?"
deg....tiba tiba jantung Bima berdegup kencang, mungkin sekarang saatnya putri mengetahui kondisi nya bahwa dia sekarang sedangan mengandung anak Raga. sementara istri Faisal tak kalah tegang ia harus siap menenangkan putri.
"put...apa...kamu nggak merasa ada yang aneh di tubuh kamu setelah kemarin di rawat."
"emh....nggak tuh kak... cuman suka sedikit pusing apalagi kalau cium aroma Ramen Rasanya pengen muntah dan sekarang jadi benci banget cium aroma Ramen"
Bima dan Faisal saling lirik, kemudian Bima mengangguk kepalanya ke arah Faisal sekarang saatnya putri harus tau.
Faisal menarik nafas dalam-dalam, istri Faisal pun mencoba bertanya.
" put apa Kaka ipar boleh tau kapan kamu terakhir datang bulan?"
"aku terakhir datang bulan pas aku datang kesini sekitar satu bulan yang lalu"ucap putri santai namun tak berselang lama mata nya membulat.
"kak aku... aku telat satu bulan.." ucap Putri panik sambil memegang tangan kakak iparnya.
sementara Bima tertunduk, dan Faisal mencoba bertanya kepada adiknya.
"put, Kakak mau tanya sebelum kamu memutuskan pindah kesini kamu dekat dengan siapa? emh...maksud kakak pacar kamu siapa?"
Deg.... jantung putri makin berdegup kencang kenapa tiba-tiba Kaka iparnya menanyakan jadwal datang bulan dan kenapa kakak nya sendiri menayangkan pacar putri sebelum pindah. putri mengaitkan memori kejadian dia pingsan sampai dia sering merasakan pusing dan mual.
__ADS_1
"kak....apa...aku...." ucapnya lirih sementara faisal mengangguk kemudina memberi hasil USG di rumah sakit, putri menerima hasil USG itu kemudian Kaka iparnya memeluk erat tubuh Putri.
Badan putri bergetar hebat air mata membanjiri pipinya putri menangis sejadi-jadinya, Bima yang melihat putri menangis pilu merasa iba sesak di dada ia ingin sekali mencengkram leher Raga.
semua orang di ruangan itu terdiam kecuali hanya suara putri yang masih meraung meluapkan emosi dan tangisnya.
setengah jam berlalu putri yang emosi nya terkuras hingga badan nya menjadi lemas. dengan sigap Bima membopong tubuh putri menuju kamarnya, Bima meletakan tubuh putri di atas kasur, mata putri terpejam namun kesadaran nya masih terjaga. Kaka ipar segera memberi minum kepada putri.
setelah minum emosi putri mulai stabil ia melihat sekeliling di hadapannya kemudinya menundukkan kepalanya
"Maaf kan aku..." ucapnya lirih.
"kamu tidak perlu minta maaf ini semua sudah kejadian mau gimana lagi, kakak minta kamu jaga bayi yang ada di dalam perut kamu." faisal mengelus kepala putri
"ya kamu jangan khawatir kami semua selalu ada buat kamu." timpal Kaka Iparnya
"tapi...gimana dengan ayah dan ibu kak?"
" ayah dan ibu sudah tau dia minta Kaka untuk menjaga dan merawat kamu, sebenarnya mereka sangat syok tapi kata ayah bulan depan mereka akan datang kesini."
"apa ayah dan ibu sangat marah padaku kak" tanya nya khawatir ibu dan ayah nya membencinya
"marah sih pasti namun mereka lebih marah sama laki laki brengsek yang udah hancurin masa depan kamu, kamu jangan terlalu banyak pikiran Kaka minta kamu jaga bayi Yang ada di perut kamu"
__ADS_1
"tapi kak... aku nggak mau bayi ini aku mau gugurin aja!!!!"